Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 24. Identitas Hua Chenran?


__ADS_3

"Ini hanya bawang hijau, besok berita ini pasti ditarik. Aku akan menyimpan foto dan video ini dulu sebelum dihapus"


Kata Lin Huayu bersemangat.


"Ide yang bagus"


Lalu Hua Chenran mengalihkan perhatiannya kepada dua bayi mungil di depannya.


Kedua bayi tertawa dan juga berusaha membalikkan badan mereka, setelah berjuang lama sekali akhirnya Hua Junyi membalikkan badannya diikuti oleh Hua Junyan.


Melihat ini Hua Chenran terkejut sekaligus senang, kedua bayinya tumbuh dengan baik. Jadi Hua Chenran kembali membuat keduanya seperti semula.


"Xio ran Yi'er dan Yan'er sangat pintar" Lin Huayu terus memuji.


"Iya lihat wajah merah keduanya, terlalu imut. Aku ingin mengambil beberapa foto" jadi Hua Chenran mengambil handphone dan mengambil foto kedua bayinya.


Kediaman Yu


"Ibu..."


Yu Qiujie terus berkata dengan nada memohon.


Wanita yang dipanggil ibu itu terlihat memiliki fitur wajah yang cantik dan lembut, lalu menatap Yu Qiujie dengan pandangan tidak berdaya.


"Kamu telah membuat malu keluarga Yu kita hari ini, apa yang sebenarnya kamu coba lakukan?"


Kata nyonya Yu dengan tajam. Kemudian dia menghela nafasnya


"Video dan foto di forum sudah dibersihkan, kamu tidak diizinkan untuk pergi ke sekolah selama beberapa hari ini dan renungkan itu"


"Ibu..., Jika aku tidak ke sekolah, dia pasti akan mengejek ku. Juga ibu kamu harus membantu membalas dendamku" kata Yu Qiujie dengan wajah sedih dan dianiaya.


Menghela nafas panjang, setelah itu dia bertanya lagi


"Siapa namanya?"


"Hua Chenran"


Jawab Yu Qiujie singkat dengan gigi terkatup.


"Yang nomor satu dalam tes masuk ke sekolah menengah Luocheng?"


Tanya nyonya Yu dengan sedikit terkejut, lalu melanjutkan


"Baiklah ibu akan menyelidikinya dulu dan sekarang kamu kembali ke kamar renungkan perkataan ibu"


Nyonya Yu berkata dengan lembut pada putri bungsu nya.


"Baik ibu"


Yu Qiujie segera tersenyum dan pergi dengan wajah bahagia.


Setelah Yu Qiujie pergi dari kamarnya, ekspresi wajah nyonya Yu menjadi muram tidak selembut sebelumnya. Dia mengambil handphone dari dalam tasnya, lalu menghubungi seseorang.


Panggilan terhubung, kemudian dia berkata dengan suara dingin


"Selidiki yang namanya Hua Chenran, sekolah menengah Luocheng"


Lalu nyonya Yu langsung mematikan panggilannya.


Sekarang di dalam kamarnya Yu Qiujie sedang berguling-guling dengan gembira di kasurnya. Dia sangat bahagia sekarang, dia tahu wanita seperti apa ibunya. Jangan lihat penampilannya yang lembut, tapi jika itu musuh sangat kejam.


"Hua Chenran kamu sekarang akan tahu apa akibatnya memprovokasi Keluarga Yu"


Yu Qiujie berkata dengan seringai kejam di wajahnya.

__ADS_1


Kamar Hua Chenran,


"Lihat tidak sampai 5 jam di forum sekolah kita, semua postingan foto dan video Yu Qiujie terhapus. Untungnya aku menyimpan semua foto dan videonya tadi. Aku adalah orang bijak yang sebenarnya, bukankah begitu Xio ran?"


Dia melihat ke arah Hua Chenran dengan tatapan meminta pujian.


"Ya"


Jawab Hua Chenran singkat sambil membuat kedua bayinya tertidur.


Lin Huayu berbisik pelan


"Apakah sudah tidur?"


"Em.... keduanya sudah tertidur"


Hua Chenran tidak tahan dengan wajah tidur imut kedua bayinya, jadi dia mengambil ponselnya untuk mengabadikan momen ini.


Kemudian dia juga mengirimkan foto-foto ini ke grup lima orang mereka yaitu Ling, Mei, Sun Lili, Lin Huayu dan dirinya sendiri.


Send picture


#bayi-bayi sedang tidur#


[ Ling : aku merasa Yi'er dan Yan'er terlihat semakin cantik dan imut ]


[ Chenran : Aku tahu 😎 ]


[Mei : aku sangat merindukan Xio Yiyi dan xio Yanyan ]


[Chenran :Kalau begitu selesaikan tugas kakak Mei lebih cepat]


[Lili : kakak rasa kami akan pulang satu minggu lagi]


[ Chenran : terlalu lama..., Tapi jangan lupa oleh-oleh nya😜]


[ Semua : "..." ]


[ Huayu : hai kalian semua kenapa off-line sekarang....😤😤....]


"Oh....Xio ran kamu harus memberikan keadilan padaku"


Lin Huayu berkata dengan wajah penuh kesedihan.


"Yi'er dan Yan'er sekarang tertidur, aku juga mau tidur sekarang"


Kata Hua Chenran berbisik pelan.


"Aku tahu, aku mengabaikan kalian semua huh..."


Setelah mengatakan itu Lin Huayu pergi dengan mendengus marah.


Melihat tingkah temannya dia terkekeh geli, menghela nafasnya sebentar sebuah ide terlintas di benaknya, segera dia berkata


" Baiklah aku akan membuat camilan untuk Huayu besok"


Kemudian Hua Chenran kembali berbaring di kasurnya dan segera terbang ke alam mimpi.


Kediaman Wei


Di sebuah ruangan, terdapat 2 orang lelaki tua yang sedang duduk saling berhadapan.


Usia keduanya tampak berumur sekitar 60'an dengan kerutan terlihat jelas menampakkan usianya.


Yang satunya memakai jas hitam, wajahnya terdapat beberapa kerutan yang menunjukkan usianya, tapi aura yang keluar dari tubuhnya cukup untuk mengintimidasi bawahannya.

__ADS_1


Ya ini adalah penguasa keluarga Wei, Wei Wutian.


Yang lainnya memakai setelan abu-abu, usianya terlihat lebih muda sedikit dari orang didepannya.


Ini adalah pengurus rumah tangga keluarga Wei, Steward Liu.


Keduanya membahas masalah perselisihan internal yang terjadi di rumah dan perusahaan keluarga Wei.


Sampai pada topik cucu ke 14 nya dibahas, wajah Wei Wutian tampak rumit dan sekali-kali menghela nafas.


"Dia belum kembali"


Kata Wei wutian dengan emosi rumit di matanya.


"Tuan tua tenang saja, semua pengaturan sudah disiapkan. Berita dari ibukota, tuan muda mungkin kembali beberapa hari lagi"


Steward Wang berkata dengan hormat dan sopan.


"Aku mengerti, kembalilah"


Kata Wei wutian sambil melambaikan tangannya dengan wajah letih.


"Baik tuan tua"


Kata Steward Wang sambil membungkuk hormat sedikit, kemudian keluar dari ruangan.


Kini wajah tua Wei Wutian terlihat lebih letih dari sebelumnya. Beberapa emosi tercampur sehingga terlihat rumit di matanya. Dia pun kembali menutup matanya dan hanya tersisa keheningan di ruangan itu.


_______________~_______________


Sebuah ruangan agak gelap, seorang wanita tengah duduk di sofanya, usianya tampak sekitar 40 tahun. Sekarang wajahnya tampak muram dan makin menakutkan, ketika membaca berkas yang ada di tangannya saat ini.


Kali ini setelah membaca semua data yang ada dalam berkas, wajahnya tampak pucat dan langsung melemparkan berkas kelantai dengan penuh amarah.


"Tidak ada informasi apapun? Bagaimana mungkin dia bisa masuk ke sekolah menengah Luocheng.


Apakah keluarganya menutup informasi gadis ini?" Setelah meredakan amarahnya, dia bergumam pelan


"Tidak ada orang yang berkuasa di kota A dan di Ibukota, mungkinkah keluarganya di luar negeri?"


Nyonya Yu tidak bisa memikirkannya, jika benar Hua Chenran ini, bukanlah orang yang dia bisa singgung sembarangan.


Di satu sisi dia ingin membantu putrinya membalas dendam, tapi di sisi lain adalah perusahaan keluarga Yu, Yu Group.


Yu Group memang perusahaan besar di kota A, tapi itu hanya menjadi seperti orang kaya biasa di Ibukota,


Apalagi luar negeri.


Baru-baru ini Yu Group baru melemparkan sayapnya ke bisnis luar negeri di negara M.


Sekarang pertanyaan terbesarnya adalah, apakah Hua Chenran berasal dari luar negeri? Atau mungkin memang dari negara M.


Jika benar maka, keluarga Yu yang berani dan secara terbuka menyinggung gadis itu Hua Chenran, Yu Group yang sedang melebarkan sayap bisnisnya ke luar negeri, mungkin akan hancur bahkan sebelum melakukan langkah pertama.


Takutnya bahkan perusahaan Yu Group yang sudah mereka pertahankan puluhan tahun, akan dihancurkan dengan mudah.


Berbagai macam pemikiran muncul di benak nyonya Yu, wajahnya sekarang nampak terlihat pucat.


Menutup matanya dia kembali berpikir dengan tenang, lalu ketika dia membuka matanya kembali, matanya tampak tegas seperti telah memutuskan sesuatu.


"Aku harus menyuruh putriku untuk berteman dengan gadis itu" mengernyitkan keningnya, lalu dia kembali tersenyum cerah


"Tidak lebih baik menyuruh Qiujie menjauh dari gadis ini, mungkin anak ini sudah membenci Qiujie sekarang"


Nyonya Yu jelas tahu bagaimana kepribadian dan perilaku sombong putri bungsunya ini. Dari video dalam forum sekolah sudah jelas, putrinya yang memprovokasi Hua Chenran terlebih dulu. Nyonya Yu tahu Qiujie seperti itu karena cemburu yang lain lebih cantik dari dirinya sendiri.

__ADS_1


"Yang penting, sekarang harus memperingatkan putriku untuk tidak memprovokasi Hua Chenran".


__ADS_2