Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 109. Flashback, Penginapan Anxi (2)


__ADS_3

Hanya mereka berdua sendiri yang tahu apa arti dari senyuman itu.


Di pagi hari yang dingin, matahari menyinari bumi, membuat hari menjadi cerah dan memberikan semacam kehangatan.


Terlihat enam orang keluar dari pintu rumah keluarga Lan, tentu saja itu adalah Lan Huang dengan pengawal nya Ji Tian, Lan Yueshang dengan pengawal nya Ji Lang dan juga Leng Yuesheng dengan pengawal nya yaitu Ji Ruan.


Lan Yueshang dan Leng Yuesheng saling memandang, dengan penuh kebencian di mata mereka berdua.


Wajah mereka menjadi gelap, ketika melihat mereka berdua di tempatkan dalam mobil yang sama, pandangan mereka berdua menjadi jijik lagi.


Lan Huang dari balik kaca mobil, dengan jelas melihat ada kebencian yang berat, di antara mereka berdua.


Kapan kedua cucu nya bisa akur?


Dua buah mobil Porsche berwarna hitam melewati jalanan yang ramai.


dan kedua mobil Porsche itu akhirnya berhenti di bandara internasional.


Lan Huang, Ji Tian, Lan Yueshang, Ji Lang, Leng Yuesheng dan Ji Ruan segera turun dari mobil, lalu mereka berenam berjalan dengan secara terburu-buru untuk masuk ke dalam pesawat, ini adalah karena waktu keberangkatan pesawat hanya dalam beberapa menit lagi.


Bandara, Kabupaten Anxi


"Apa...?"


Kata Leng Yuesheng dengan ekspresi wajah yang terkejut, namun mata itu penuh dengan kegembiraan dan ada cahaya dingin dan licik di kedalaman mata Leng Yuesheng yang jelas bisa di sembunyikan dengan baik, tidak bisa di lihat oleh siapapun sama sekali.


"Benarkah kakek memberi kami kebebasan..? Lan Yueshang agak tidak bisa di percaya dan sangat terkejut.


Kapan kakek nya menjadi sangat murah hati pada mereka berdua, biasanya kakeknya selalu menjadi sangat ketat pada mereka berdua.


Jadi dia bertanya pada Ji Lang dan juga Ji Ruan sekali lagi, untuk bisa memastikan benar atau tidak nya.


"Benarkah..Ji Lang?"


"Ya benar! Tentu saja benar! Ini adalah apa yang patriak katakan sendiri, kedua tuan muda dapat dengan bebas untuk jalan-jalan, bermain dan juga tempat menginap"


Kata Ji Lang dengan senyum di wajahnya, tapi dalam hatinya dia mengeluh dan mengeluh, kedua tuan muda ini pasti akan melakukan hal yang buruk lagi di kabupaten Anxi.


"Ini hebat!"


Kata Leng Yuesheng dengan bersorak gembira, lalu dia melanjutkan dan segera berkata dengan suara keras.


"Baiklah aku akan mencari sebuah penginapan yang terbaik di seluruh kabupaten Anxi ini" lebih baik bagi dirinya untuk dapat menemukan sebuah penginapan bagus yang agak sedikit jauh dari keramaian nya. Lalu rencana yang sudah di persiapkan bisa segera di lakukan.

__ADS_1


Sudut bibir Lan Yueshang berkedut beberapa kali, dahi nya dipenuhi dengan garis-garis hitam, setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Leng Yuesheng. Dia merasa ini agak salah dan juga merasa seperti di perhitungkan oleh Leng Yuesheng.


Tapi segera Lan Yueshang langsung mengabaikan nya, jika dia berani untuk menghitung nya bahkan sebelum itu, dia akan memastikan Leng Yuesheng masuk dan terjebak dalam rencana nya. Memikirkan hal ini Lan Yuesheng kembali berdiri dan berjalan keluar dari bandara. Lalu mereka bertiga di belakang nya mulai mengikuti juga.


Di sisi lainnya, Ji Tian memandang patriak nya yang terlalu tampak khawatir dengan kedua cucunya ini, tampak agak tidak berdaya. Bahkan setelah puluhan tahun, temperamen patriak tidak pernah berubah.


"Patriak, bukankah anda melakukan hal ini untuk kebaikan kedua tuan muda juga, supaya mereka berdua menjadi rukun satu sama lain"


Kata Ji Tian dengan ekspresi senyum kecil di wajah nya.


"Tapi bagaimana jika kedua cucuku yang polos dan baik itu ditindas oleh orang lain di jalan, diculik atau pun ditipu orang lain nantinya"


Kata Lan Huang dengan suara yang dipenuhi dengan keluhan.


Ji Tian benar-benar tidak bisa untuk berkata apapun lagi, polos dan baik?


Itu hanya seperti iblis kecil. Ji Tian justru khawatir banyak orang yang malah akan tertindas atau pun ditipu oleh kedua iblis kecil itu. Dan juga kedua tuan muda di culik? Dengan Tingkat kultivasi nya bagaimana mungkin itu bisa terjadi?


Ji Tian kemudian terus menyuruh Supir untuk berkendara, tanpa mendengar ocehan dari Lan Huang.


Sementara itu, di dalam mobil yang suasana nya hening, dua orang anak laki-laki itu sedang mengotak-atik ponselnya, untuk mencari sebuah penginapan yang sesuai dengan yang mereka berdua inginkan.


Penginapan Anxi,


"Ji Ruan bagaimana? Apakah orang itu setuju?" Tanya Leng Yuesheng dengan suara yang dipenuhi dengan kecemasan dan kegembiraan.


"Tentu saja orang itu setuju, uang yang kami bayar sama seperti gajinya selama 3 bulan, bisakah orang itu tidak mau melakukan nya?"


Kata Ji Lang dengan tenang dan senyum mengejek di wajah nya.


"Aku harap wanita yang dipilih oleh nya nanti bisa melakukan semua yang telah aku rencanakan dengan baik"


Kata Leng Yuesheng dengan senyum bahagia di wajahnya.


Kemudian Leng Yuesheng melihat kotak hitam, lalu membuka nya dan mengambil sebuah jarum suntik dan membelai nya dengan lembut.


Lihat saja nanti malam! Bukankah Lan Yueshang ini tidak pernah dekat dengan jenis kelamin perempuan? dan hanya ingin menikah dengan perempuan yang benar-benar dia cintai sampai rambut memutih?


Naif! Hari ini lihat bagaimana kamu harus terpaksa untuk bertanggung jawab kepada wanita yang tidak dia kenal, kemudian Lan Yueshang tidak akan pernah lagi bisa menikahi orang yang dia cintai di masa depan.


Di sisi lain, Lan Yueshang sudah menginstruksikan Ji Lang, untuk menemukan seorang wanita untuk Leng Yuesheng, terserah dengan usia nya dan yang penting bisa melakukan rencananya dengan baik.


Lihat bagaimana dia sangat jijik dan ingin muntah Ketika melihat seorang wanita, lalu harus bertanggung jawab untuk menikahinya dan dia juga tidak akan pernah bisa menikah dengan perempuan yang tidak akan membuat Leng Yuesheng itu jijik.

__ADS_1


Di malam hari yang penuh bintang dan cahaya bulan, itu menambah keindahan langit malam.


Lan Yueshang dan Leng Yuesheng memulai makan malam dengan begitu lahap, tentunya itu karena suasana hatinya yang baik.


Lalu Ji Lang dan Ji Ruan memegang masing-masing satu botol anggur  merah, dengan tahun yang berbeda.


tentu yang sudah diberi afrosidiak.


Mendapatkan isyarat dari dua tuan muda akhirnya mereka menuangkan anggur untuk kedua tuan muda.


Di lantai 1 penginapan Anxi terlihat dua orang gadis muda, dengan umur sekitar 13 tahun dan 15 tahun.


Mereka berdua makan dengan lahap, terus bercanda tanpa ada yang bisa berhenti tertawa, sampai beberapa saat kemudian seorang gadis muda terlihat mabuk dan matanya menjadi berkabut dan pipinya memerah.


Kedua gadis muda itu tentu nya adalah Hua Chenran dan Dai Yuping.


Setelah itu Dai Yuping berpura-pura untuk takut pulang karena melihat Hua Chenran yang mabuk, jadi nya Dai Yuping bermaksud untuk pergi memesan sebuah kamar.


Setelah membawa Hua Chenran ke dalam kamar penginapan yang sudah di persiapkan, Dai Yuping menelepon seseorang dan berbicara dengan kaki yang terlihat sedikit gemetar.


Sementara itu, di lantai 2 penginapan Anxi kedua anak laki-laki sudah mulai mabuk, jadi Ji Lang dan Ji Ruan tidak terlalu peduli dan biarkan dua orang itu bersenang-senang.


Namun yang tidak mereka duga, ternyata masing-masing dari dua tuan muda sudah menaruh afrosidiak di dalam botol anggur merah.


Kemudian Ji Lang dan Ji Ruan cemas, karena wanita yang digunakan untuk rencana mereka, tidak kunjung untuk muncul di penginapan Anxi.


Terpaksa, Ji Lang dan Ji Ruan pergi membawa Lan Yueshang dan Leng Yuesheng turun ke lantai 1, lalu dan berencana untuk pergi ke kolam renang, di belakang penginapan ini.


Entah berkah atau kemalangan, Ji Lang dan Ji Ruan melihat salah satu kamar penginapan yang terbuka dan ada seorang gadis muda yang juga di jebak dengan afrosidiak. Jadi mereka berdua memutuskan untuk pergi membaringkan kedua tuan muda di samping Hua Chenran yang sudah sangat kacau pikiran nya. Kemudian mereka berdua keluar dan terus berjaga di luar pintu.


Di dalam kamar Hua Chenran tidak percaya bahwa dia menjadi mabuk, hanya karena meminum jus? Siapa yang akan percaya jika ternyata dia dijebak oleh seseorang dan sekarang dia khawatir dengan Dai Yuping. Dia takut Dai Yuping juga akan menjadi korban orang itu juga.


Saat dia akan bangun untuk pergi ke kamar mandi, untuk menghilangkan efek afrosidiak dari yang dia lihat di TV. Tapi tubuh nya tidak bisa di gerakkan sama sekali, karena ada yang memeluk pinggang nya. Lalu Hua Chenran menjadi takut dan ingin berteriak dengan keras.


Bibir kecil merah muda nya dicium dengan agak kasar dan tersentak, oleh  Lan Yueshang, lalu kemudian menjadi lebih lembut dan bergairah. Lalu juga Leng Yuesheng mencium leher harum Hua Chenran dengan penuh gairah di matanya yang sudah berkabut.


( Untuk adegan yang selanjutnya, bayangkan sendiri 😜 )


wajah mereka terus memerah karena mendengar suara itu terdengar agak keras, Ketika mereka berdua tidak mendengar suara apapun lagi, mereka berdua masuk ke dalam kamar dan membereskan semuanya.


Begitu Lan Yueshang dan Leng Yuesheng bangun dari tidurnya, mereka berdua tidak ingat apapun.


Bahkan kenapa mereka berdua ada di kabupaten Anxi pun mereka menjadi lupa, jadi mereka berdua terus bertanya pada Ji Lang dan Ji Ruan.

__ADS_1


__ADS_2