Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 112. Penjelasan!


__ADS_3

Begitu sebilah pedang muncul begitu saja dari udara hampa, Lan Yueshang dan Leng Yuesheng sangat terkejut, karena belum pernah melihat hal-hal seperti itu sebelumnya. Bagaimana cara nya pedang bisa muncul dari udara tipis? Apakah itu seperti di buku kuno yang dia baca? Seperti cincin penyimpanan dan ruang?


Tapi sekarang bukan waktunya untuk berpikir tentang itu, yang pertama adalah memikirkan agar lolos dari amukan Hua Chenran. Mereka berdua memutuskan untuk meminta maaf, tentu saja harus mendapatkan resiko dihajar sampai setengah mati oleh Hua Chenran.


"Ran'er tunggu! kami berdua bisa menjelaskan semua nya!"


Kata Lan Yueshang dengan wajah dingin nya yang dipenuhi kecemasan.


"Tunggu apa, ... huh? Berdiri kalian berdua dengan patuh!"


Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin dan pedang nya sudah bersiap untuk melakukan serangan nya pada Lan Yueshang dan Leng Yuesheng.


"Ran'er kami bisa menjelaskan semua nya! Oh... Ran'er jangan terlalu kejam untuk suami mu"


Kata Leng Yuesheng dengan wajah yang terlihat menyedihkan, siapapun yang melihat nya pasti akan merasa sangat kasihan, dan ingin membuat nya tersenyum dengan bahagia. Tapi sekarang yang ada di depan Leng Yuesheng adalah Hua Chenran, yang tidak mempan dengan menggunakan ekspresi wajah yang menyedihkan.


Lan Yueshang senang dengan kalimat pertama Leng Yuesheng, tetapi ketika kalimat kedua di ucapkan, Rasanya sangat ingin memukul nya hingga menjadi bengkak seperti babi. Dia segera menjadi jengkel dan berkata


"Kapan kamu menjadi suami Ran'er?"


"Tentu saja mulai hari ini!"


Kata Leng Yuesheng dengan senyum cerah di wajahnya dan penuh dengan kepercayaan diri.


"Sial! Aku yang akan menjadi suami Ran'er, bukan kamu!"


Kata Lan Yueshang dengan penuh kemarahan dan langsung menarik kerah baju Leng Yuesheng dan meninju wajah nya, hingga lebam ungu terlihat di ujung bibirnya dan ada darah yang mengalir di bibirnya.


"Sial! Lan Yueshang mati! Ran'er akan menjadi istri ku!"


Kata Leng Yuesheng dengan suara yang dingin dan kemudian dia juga meninju wajah Lan Yueshang.


Jadi lah Lan Yueshang dan juga Leng Yuesheng, kedua nya saling berkelahi.


Mereka berdua saling meninju dan menendang, dan juga berguling di tanah, tapi mereka berdua berkelahi dengan tangan kosong, juga tanpa menggunakan energi spiritual.


Sederet garis-garis hitam memenuhi dahinya Hua Chenran akhirnya melirik pedang yang jadi menganggur di tangan nya, lalu melihat ke arah Lan Yueshang dan Leng Yuesheng yang sedang berkelahi dengan sengit, dan selalu mengatakan bahwa dia adalah istri salah satu dari mereka berdua.

__ADS_1


Hua Chenran mendengar itu, tentu saja menjadi sangat marah, dia lalu menghela nafas panjang dan langsung berteriak dengan suara yang dingin dan tajam pada mereka berdua


"Potong omong kosong! Kalian berdua diam! Berhenti berkelahi sekarang!"


Mendengar suara dingin dan tajam dari Hua Chenran, akhirnya mereka berdua segera berhenti berkelahi.


Dapat dilihat sekarang wajah mereka berdua sudah lebam di seluruh wajah nya, wajah mereka bengkak, dengan darah yang mengalir dari hidung dan juga sudut bibirnya.


"Sekarang jelaskan! Cepat, aku juga tidak punya banyak waktu untuk mendengarkan cerita kalian berdua".


Kata Hua Chenran sambil menguap dengan malas, lalu dia mengeluarkan sebuah kursi dan segera duduk di kursi itu, dia kemudian menatap ke arah mereka berdua dengan tenang.


Bukannya dia merasa kasihan dengan tidak menghajar mereka berdua, itu karena jika mereka berdua pingsan, nanti akan lebih lama lagi bagi dirinya untuk menemukan kebenaran malam itu, yang di penginapan Anxi.


"Ran'er baiklah aku akan segera menjelaskan nya!"


Kata Lan Yueshang dengan cepat dan suaranya juga menjadi lebih lembut.


"Tidak! Ran'er biarkan aku saja yang menjelaskan semua nya!"


Pada saat Lan Yueshang dan Leng Yuesheng sibuk bertengkar lagi, tiba-tiba saja pohon yang ada di belakang mereka terbelah begitu saja dengan sangat cepat, dan tidak terlihat dengan mata telanjang, siapa sebenarnya yang melakukan nya.


Lan Yueshang dan Leng Yuesheng segera terkejut dan berhenti berkelahi dengan jujur, lalu mereka berdua melihat ke arah pedang yang sedang dipegang oleh Hua Chenran, dengan ekspresi ketakutan di mata mereka berdua.


Kekuatan Lan Yueshang dan Leng Yuesheng bisa jadi sedikit lebih tinggi dari dirinya, tetapi Hua Chenran tahu, dengan pedang di tangan nya ini, tidak tahu siapa yang akan kalah nantinya jika mereka bertarung.


Hua Chenran duduk dengan tenang, tidak berbicara lagi, dia hanya terus menatap mereka berdua dengan tatapan mata yang dingin dan tajam.


Lan Yueshang dan Leng Yuesheng tahu sekarang, bahwa Hua Chenran menunggu mereka berdua untuk segera berbicara dan menjelaskan semuanya, dengan singkat dan cepat.


Jadi Lan Yueshang dan Leng Yuesheng mulai menjelaskan semuanya kepada Hua Chenran tanpa penyembunyian apapun, karena takut nanti akan ada kesalahpahaman lagi diantara mereka berdua dengan Hua Chenran.


"Kami sudah menyelidiki semuanya tadi malam, tapi tidak pernah dapat menemukan petunjuk, siapa pelaku yang sudah menjebak mu dan juga mengirimkan seorang laki-laki paruh baya untuk merusak kepolosan mu, malam itu di penginapan Anxi"


Kata Lan Yueshang dengan wajah dingin yang dipenuhi emosi rumit.


Amarah di mata Lan Yueshang juga terlihat dengan sangat jelas.

__ADS_1


"Semua petunjuk nya dihapus dan dihilangkan dengan sangat rapi, bahkan pelaku kejahatan itu dapat dengan sangat cepat, menghapus video CCTV selama satu hari penuh"


Kata Leng Yuesheng dengan suara yang agak jengkel.


"Kalian tidak perlu repot-repot untuk mencari orang itu lagi"


Hua Chenran berkata dengan seringai dingin di wajahnya.


"Ran'er bagaimana mungkin kami tidak mencarinya untuk membalas dendam mu!" Bantah Leng Yuesheng dengan suara yang keras, apakah hati Hua Chenran menjadi lembut dan tidak ingin membunuh orang itu? Atau mungkin orang yang menjebak nya sudah mati?


"Bukan urusan mu juga kan? dan Tentu saja orang itu sudah mati!"


Kata Hua Chenran dengan nada suara yang dingin, lalu dia kembali melihat ke arah mereka berdua dan berkata


"Jika berbicara tentang membalas dendam, bagaimana aku harus membalas perbuatan baik kalian berdua, hm..?" Sungguh jika bukan karena perbuatan konyol mereka berdua, yang hasilnya malah menjadi senjata makan tuan ( niat mereka berdua adalah untuk saling membalas dendam, juga melepas kebencian nya dengan afrosidiak, tapi mereka berdua malah terkena afrosidiak itu sendiri ) dan korban dari perbuatan mereka berdua adalah dirinya.


"Apakah kalian tahu? Karena kalian berdua, betapa banyak penghinaan! ejekan dan juga betapa banyak kata-kata kotor yang diucapkan kepada ku oleh orang-orang di desa Dachen! bahkan mereka juga ikut mengungkit kedua orang tua ku yang sudah lama meninggal, dan juga sangat menghina mereka berdua. perlakuan yang seperti itu benar-benar sangat tidak tertahankan bagi diriku." Kata Hua Chenran dengan penuh kemarahan dan kebencian yang terlihat jelas di wajahnya, dia sudah menahan rasa sakit, kebencian, amarah dan juga kesedihan ini selama ratusan tahun.


Hati Lan Yueshang dan juga Leng Yuesheng terasa sangat sakit, setelah mendengar hari macam apa yang telah dilalui oleh Hua Chenran, karena kecerobohan mereka berdua.


"Ran'er...kami.."


Kata Lan Yueshang dan Leng Yuesheng secara bersamaan.


Tetapi sebelum bahkan mereka berdua selesai berbicara, Hua Chenran memotong nya dan berkata.


"Diam!"


Lalu dia kembali melanjutkan dan segera berkata dengan nada yang dipenuhi kebencian dan amarah


"Karena kalian berdua! Orang-orang di desa bahkan berkata aku ini adalah seorang pelacur! Mereka juga berkata bahwa aku hamil dengan seorang ayah gula. Bahkan tidak sampai di situ, mereka semua bahkan mengusir ku dari desa, karena hal yang tidak masuk akal. Bayangkan aku baru berumur 13 tahun saat itu, 13 tahun! apa yang bisa seorang gadis berusia 13 tahun lakukan? ketika dia diusir dari tempat kelahirannya dengan keadaan hamil lima bulan? Bukankah orang-orang desa ingin membunuh diriku secara perlahan? karena mereka menganggap aku ini adalah seorang pembawa sial, bagi desa ku!"


Hua Chenran mengeluarkan semua kesedihan, amarah dan kebencian nya


di depan Lan Yueshang dan juga Leng Yuesheng, air mata perlahan mengalir dari kedua matanya hingga ke pipi.


Sial! Dia tidak rapuh! Tapi mengapa air mata ini mengalir dan dia juga tidak bisa menghentikan air mata nya yang mengalir semakin deras.

__ADS_1


__ADS_2