Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 75. Tahap Pembangunan Yayasan


__ADS_3

"Ehkm...ini tidak disengaja"


Leng Yuesheng tetap menjawab dengan canggung.


"Tidak disengaja? Dasar cabul, bajingan...!!!" Kata Hua Chenran dengan sangat dingin dipenuhi dengan amarah yang siap untuk meletus kapan saja, lalu tidak tahu darimana dia mendapatkan ide yang begitu kuat. Hua Chenran menendang bagian bawah tubuh Leng Yuesheng dengan lututnya.


"Ah.....ah...ini.. keterlaluan!!!"


Leng Yuesheng meraung keras.


Tangan Leng Yuesheng melemah dan kakinya gemetar, badannya segera membungkuk sangat kesakitan. "Sa..kit..!!."


Akhirnya tangan dan tubuhnya tidak terkunci lagi dan bisa bergerak bebas.


Melihat lawan yang sudah melemah, Hua Chenran segera mengeluarkan pedangnya, kemudian dia berkata dengan suara dingin


"Katakan! Siapa yang menyuruh mu untuk membunuh ku? Berani kamu bermain dengan wanita tua itu, inilah akhirnya.."


Ketika Hua Chenran ingin mengatakan kata 'kematian' dan ingin meretas Leng Yuesheng dengan pedangnya, tiba-tiba saja muncul asap tebal yang menutupi seluruh tubuh mereka berdua. Asap itu membuat air matanya terus keluar, Jadinya Hua Chenran harus tetap menutup matanya. Tapi kesadaran ilahi nya tetap dilepaskan.


Selanjutnya adalah keluar nya berbagai macam nama binatang dari mulut Hua Chenran. Karena ketika Hua Chenran membuka matanya, dia hanya melihat tanah kosong dibawah, tetapi Leng Yuesheng hilang seperti ditelan bumi, bahkan jejaknya pun sudah tidak terdeteksi oleh kesadaran ilahi yang dimiliki nya. 


Setelah lelah menghafal seluruh nama-nama binatang dan mencari sekeliling hutan belakang penginapan, Hua Chenran akhirnya kembali memasukkan pedangnya ke dalam ruang Xuantian.


Melihat ruam dan luka di tubuhnya, Hua Chenran mengerutkan keningnya dan segera memakan pil penyembuh.


Lalu dia segera berjalan kembali ke kamarnya, mata dingin Hua Chenran terlihat seperti ingin Mencabik-cabik jiwanya Leng Yuesheng.


Memikirkan hal yang dialami olehnya dulu di penginapan Anxi, hatinya dingin dan badannya juga sedikit gemetar ketakutan dan sedikit jijik.


Dulu walau dengan cara apapun, dia memaksa untuk mengingat kembali bagaimana kejadian malam itu di penginapan Anxi dengan jelas, tetap saja dia tidak bisa mengingat apapun tentang itu dengan jelas. Bahkan setelah sekian lama yang teringat hanya sepasang mata biru, yang terus menatapnya seperti binatang buas.


Pantas! Pantas saja dia dulu ingin ingatan ini terkunci rapat-rapat. Karena malam itu dia benar-benar melakukan hubungan intim dengan dua orang sekaligus. Apa logika ini?


Bagaimana dengan kedua putranya nanti jika mengetahui hal-hal ini?


Mungkin jika kedua putranya sudah dewasa nanti, mereka berdua pasti akan bertanya siapa ayah mereka, bukan?


Apa yang harus dia jawab? Bahwa mereka berdua kembar tetapi ayah mereka berdua berbeda?


Lelucon! Sungguh inilah mengapa kelahiran Kembali dirinya terjadi?

__ADS_1


"Hahaha......"


Tiba-tiba saja, Hua Chenran tertawa terbahak-bahak, air matanya jatuh, tawa liar itu, penuh dengan kegilaan, dingin, kebingungan dan putus asa, bergema di seluruh penginapan itu.


Ternyata tiga kehidupan hidupnya hanyalah lelucon yang dimainkan oleh para tongkat dewa.....


Nima! Dai Yuping..!!!!!


Seharusnya dia dulu meretasnya dengan pedangnya, hingga bahkan jiwanya tidak bisa lagi berengkarnasi.


Ketika masuk ke dalam kamarnya, Hua Chenran tidak langsung mandi tetapi dia segera masuk ke ruang Xuantian, lalu dia membuka pintu dimensi ilusi untuk latihannya.


Menghapus air matanya,


Kali ini dia memilih beast yang tingkat nya lebih sulit daripada malam-malam sebelumnya.


Malam ini dia ingin menjadi gila latihan dan melampiaskan semua rasa frustasinya, setelah menemukan sebuah kebenaran yang membuat hatinya sangat sakit dan dingin.


Di depannya sekarang muncul sepuluh beast harimau api, dengan semua beast di tahap Kekuatan pembangunan yayasan lapisan 2.


Untuk melampiaskan kebenciannya, Hua Chenran menganggap beast itu adalah Leng Yuesheng dan juga Lan Yueshang.


Karena dia maju terburu-buru hingga tujuh tingkatan, pondasi kultivasinya sangat tidak stabil dan kokoh. Walaupun kelihatan kekuatan tahap Pemurnian qi tingkat 12 dianggap tinggi, tapi itu hanyalah sebuah cangkang kosong jika pondasi kultivasinya tidak kokoh. Jadi hanya dengan latihan keras dan kejam seperti ini, pondasi kultivasinya benar-benar sangatlah kokoh.


Sudah hampir beberapa jam dia dikejar dan menghindari para beast harimau api, kemudian dia segera mengeluarkan pedangnya. Seharusnya para beast juga sudah kelelahan, walaupun ruang dimensi ini adalah ilusi tingkat dewa.


Tapi sekali lagi untuk pernyataan ini, Hua Chenran hampir menjadikan dirinya sendiri manusia panggang.


Sayangnya ini bukan beast ular, jika tidak dari tadi dia sudah menyerang bagian tujuh incinya.


Dengan situasi seperti ini, sekarang Hua Chenran harus menyerang para beast satu per satu. Lalu Hua Chenran pun mulai bersembunyi di atas pohon di tengah kegelapan malam dan juga menyembunyikan jejak nafasnya.


Beberapa saat kemudian, dia melihat beast harimau api yang hanya sendiri.


Dalam hutan ilusi ini beast harimau api, sekarang pasti sudah tersebar dan tidak berkelompok lagi. Buktinya sekarang Hua Chenran hanya melihat satu beast harimau api saja.


Hua Chenran segera turun dari pohon dengan sangat cepat, dan dia tidak menimbulkan suara sedikitpun.


Tapi tentu saja beast harimau api ini hidungnya lebih sensitif daripada jenis beast harimau lainnya.


"Roar.....Roar...."

__ADS_1


"Sepertinya beast harimau api ini menyadari kehadiran ku"


Kata Hua Chenran dengan tenang.


Kemudian dia tersenyum dingin, lalu muncul tepat disamping harimau api.


Dia menggorok leher harimau api ini dengan cepat, harimau api tidak bisa menghindar dan tentunya ini menjadi nasibnya.


Tapi beast harimau api tidak langsung mati, mata harimau api dengan ganas melihat ke arah Hua Chenran, dengan cakarnya yang cepat, dia berhasil untuk merobek kulit lengan kirinya Hua Chenran. Mata Hua Chenran semakin dingin, dengan lambaian pedangnya sekali lagi, kepala dari beast harimau api telah terputus.


Robekan di lengan kirinya sangat dalam, darah merah itu tidak berhenti mengalir, Hua Chenran merobek bajunya dan membalut luka robekan itu dengan erat, mencegah darah untuk mengalir lagi. Jika luka kecil saja dia tidak tahan, maka bagaimana jika ada situasi yang bahkan lebih sulit, daripada ruang dimensi ilusi ini.


Luka dan rasa sakit yang dirasakan olehnya sekarang, memberitahunya bahwa dia masih merasakan rasa sakit, berarti dia masih hidup.


Untuk mengalahkan semua sembilan beast harimau api yang tersisa, dia menyerang mereka dengan taktik yang sama, yaitu bersembunyi dan menyerang saat beast harimau api kehilangan kewaspadaannya.


Selanjutnya satu persatu beast harimau api, berhasil dikalahkan oleh Hua Chenran dalam kurun waktu empat hari. Luka-luka yang diderita oleh Hua Chenran tidak ringan, bahkan dia melakukan setiap pengintaian tanpa tertidur selama empat hari, didalam ruang Xuantian.


( 24 jam sama dengan 9 hari didalam ruang Xuantian. )


Hua Chenran tampak seperti orang bar-bar yang sebenarnya, dengan pedang di tangan kanannya, Rambut panjang dan hitamnya penuh dengan lumpur dan darah, seluruh tubuhnya dipenuhi dengan luka, juga darah kering dan segar, topeng kulit diwajahnya sudah terkoyak dan hanya tersisa beberapa bagian saja, memperlihatkan wajah Hua Chenran yang sebenarnya sangatlah pucat.


Luka robek di bagian perut, lengan dan kakinya, membuat Hua Chenran harus berjalan dengan sangat lambat.


Setelah beast terakhir dibunuh oleh Hua Chenran, ilusi menghilang dan hutan beast liar itu, kembali menjadi ruang putih kosong.


Kemudian Hua Chenran keluar dari ruang dimensi ilusi dan berjalan ke arah danau lingquan. Hua Chenran memakan pil penyembuhan tingkat delapan (8), setelah itu Hua Chenran melepas semua pakaiannya yang sudah robek, lalu dia segera berendam dalam air lingquan.


Setelah membersihkan seluruh tubuhnya, Hua Chenran segera duduk bersila dengan mata yang tertutup.


Perlahan-lahan dia mengangkut energi spiritual itu ke dalam dantiannya, energi spiritual dalam air lingquan seperti membasuh seluruh tubuhnya dengan lembut, dan segera tubuhnya kembali dipenuhi energi spiritual, yang melimpah di dantian.


Beberapa saat kemudian rasa lembut itu digantikan dengan rasa sakit yang hebat, tapi Hua Chenran tahu ini pasti untuk memurnikan tubuhnya dari kotoran dan juga ini adalah satu kesempatan untuk terobosan!.


Hua Chenran terus menggertakkan giginya dan dengan sabar menahan rasa sakit, juga membimbing energi spiritual ke dantian dengan lembut.


Perlahan-lahan tapi pasti, segera suara "krak" seperti telah menerobos sesuatu terdengar.


Sekarang Hua Chenran sudah menghancurkan penghalang, antara tahap pemurnian qi tingkat 12 dan tahap pembangunan yayasan.


Hua Chenran berhasil menerobos dan sekarang, dia adalah seorang kultivator tahap pembangunan yayasan.

__ADS_1


__ADS_2