
Ji Lang yang berada di samping Lan Yueshang sangat terkejut, ketika dia melihat tuan muda nya menangis.
Memang apa yang dilihat oleh tuan muda nya? sehingga dia menangis dengan sangat putus asa, seolah-olah hidup nya tidak lagi berarti.
"Tuan muda, anda kenapa?"
Ji Lang berada di sampingnya dengan sangat khawatir dan cemas. Sejak kematian ibunya enam tahun yang lalu, tuan muda itu tidak pernah lagi menangis dan menjadi sangat dingin dan dewasa hanya dalam satu malam saja. Kali ini tuan muda menangis, pasti ada hubungannya dengan orang yang dicintai oleh tuan mudanya.
"Ji Lang periksa sekali lagi, semua informasi tentang Hua Chenran"
Kata Lan Yueshang dengan sangat dingin dan matanya yang dingin itu dipenuhi dengan amarah yang dalam.
"Baik tuan muda"
Jawab Ji Lang dengan keringat dingin di punggung nya. Sepertinya dia pernah memeriksa nama ini dulu, apakah Hua Chenran ini adalah seorang gadis? Merasakan AC di sekelilingnya Ji Lang dengan cepat pergi seolah dikejar oleh hantu.
Lan Yueshang sedang dikelilingi oleh kesedihan yang mendalam, saat ini dia tertawa terbahak-bahak. Tapi air matanya jatuh semakin deras dan tawa itu di penuhi dengan kesedihan, sakit hati dan ketidakberdayaan.
Pantas saja selama ini Hua Chenran selalu membenci dirinya, sekarang dia sudah tahu alasan nya. Karena Hua Chenran itu adalah adik tirinya dari ayah yang sama.
Ibunya meninggal bukan karena penyakit jantung, tetapi itu karena ayahnya yang selingkuh dan selalu meninggalkan ibu dalam kedinginan.
Setiap hari mereka berdua berteriak dan bertengkar, walaupun selalu di sembunyikan di depannya, tapi dia tetap tahu semuanya.
__ADS_1
Dia sangat membenci orang ketiga dan semacam penggoda itu, juga dia selalu mengingat pesan ibunya, untuk menikah hanya dengan orang yang di cintai oleh dirinya dan juga mencintai dirinya. Supaya istrinya kelak tidak akan bernasib seperti ibunya.
Sekarang dia sudah menemukan seseorang yang membuat hatinya berdenyut, tetapi ternyata dia adalah anak dari jenis yang sangat dia benci, Anak lain dari ayah nya yang di sembunyikan, adik tirinya. Sungguh sangat Ironis sekali, bahkan sebelum meninggal tiga bulan yang lalu, ayah nya ini masih sempat menambahkan dua saudara lain untuk dirinya.
Lan Yueshang menghapus air mata nya, matanya bengkak dan memerah.
Hatinya sekarang sudah hancur bukan? Jadi tidak perlu ada cinta lagi, yang tersisa hanyalah kebencian.
Tapi apakah Lan Yueshang bisa?
Di saat yang sama, di Keluarga Leng.
Di sebuah kamar yang bercat serba coklat dan hitam, terdengar suara seorang laki-laki yang sedang bernyanyi, di selingi dengan suara air yang mengalir dari waktu ke waktu.
Leng Yuesheng masih sangat senang hari ini, bisa makan bersama dengan orang yang dia cintai. Apalagi itu adalah masakan yang dibuat oleh calon istrinya, memang cocok untuk dijadikan seorang istri, masakan yang dibuat oleh Hua Chenran itu lezat.
Baik, sudah diputuskan dia akan menunggu nya dewasa selama enam tahun lagi, saat berumur 20 tahun.
Tunggu! Enam tahun, sepertinya itu terlalu lama. Tapi apa daya tidak bisa menikah jika dibawah umur, dan dia harus mencari cara, untuk membuat harimau betina jatuh cinta padanya.
Kemudian Leng Yuesheng mengambil ponselnya dan melihat pesan yang dikirim oleh kakeknya, lalu dia mulai membuka pesan itu dan segera tidak bisa berkata-kata, dengan kenaifan dan kekanak-kanakan dari kakeknya, setelah membaca tulisan yang ada di bawah foto itu.
Setelah mendownload foto itu, wajah Leng Yuesheng tiba-tiba menjadi pucat, dan hatinya terasa sakit seperti tersayat ribuan pisau. Ponselnya itu tiba-tiba jatuh ke lantai kamar nya.
__ADS_1
Dia tidak bisa percaya dengan apa yang dilihat oleh matanya sendiri sekarang. Sepertinya matanya ini sekarang bermasalah, iya pasti itu karena matanya yang bermasalah.
Foto itu adalah foto dua orang gadis muda yang cantik dan ceria, dengan dua bayi yang imut dalam gendongan mereka berdua masing-masing. Siapa yang tidak suka melihat foto yang indah seperti ini?
Tetapi masalah nya adalah gadis muda yang ada dalam foto ini adalah orang yang dia cintai, juga dua bayi dalam gendongan itu, sangat mirip dengan foto kecil dirinya dan si biru.
Dan dari informasi yang dia tahu tentang Hua Chenran adalah, dia punya 2 adik kembar yang masih berusia sekitar empat bulan. Jadi tidak salah lagi, Hua Chenran dan kedua bayi itu adalah 3 cucu yang dimaksud oleh kakeknya.
Sekarang dia teringat hal yang hampir dia lupakan, cara si biru itu melihat Hua Chenran sama juga dengan dirinya, saat kemarin di hutan belakang sekolah. Bukankah dia itu sangat membencinya dan selalu memandang rendah anak dari orang ketiga, lihat Lan Yueshang itu sekarang jatuh cinta dengan anak dari orang ketiga juga, apalagi mereka itu masih punya hubungan darah.
Si biru itu mengira bahwa hanya dia yang teraniaya, walaupun ayah tidak mencintai ibu si biru tetapi si biru itu punya kasih sayang dari ibunya. Tapi Leng Yuesheng? Walaupun ayah itu berkata ibu nya adalah orang yang sebenarnya ayah cintai, jadi apa?
Hidupnya malah tidak lebih baik, jika dalam hal apapun dia kalah dari si biru itu, ibu akan selalu mencambuk atau pun menyiksa hingga menurut, dia harus selalu bisa mengalahkan Lan Yueshang dalam segala aspek.
Sekarang dia sudah tahu alasan mengapa Hua Chenran terlihat sangat membenci dirinya, memikirkan hal ini, dia merasa seperti hidup dalam drama cinta terlarang dua saudara tiri yang jatuh cinta pada saudarinya.
Pantas saja dia tidak merasa jijik ataupun muntah saat dekat dengan Hua Chenran, ternyata itu karena hubungan darah yang ada antara mereka berdua. Senyum mencela diri sendiri, terlihat jelas di wajah Leng Yuesheng. Ekspresi senyum di wajah nya sekarang terlihat lebih jelek dari pada menangis.
Leng Yuesheng berbaring terlentang di atas kasur nya, lalu lengan kirinya menutupi matanya. Terlihat tetesan air mata jatuh membasahi kasur, dan tangan kanannya mengepal, kuku itu menusuk telapak tangan nya hingga berdarah, tetapi Leng Yuesheng tidak merasakan sakit apapun, karena hati nya sekarang sangat menyakitkan.
Sekarang dia sudah terlanjur jatuh cinta, ini jelas adalah cinta antara laki-laki dan perempuan. Bukan jenis cinta kakak laki-laki ke pada adik perempuan nya.
"Ran'er! Sekarang apa yang harus aku lakukan?"
__ADS_1
suara Leng Yuesheng yang terdengar parau dan sedikit tercekat, bergema di kamar nya yang kedap suara.