
"Ketua, pengkhianat itu sudah ditemukan. Orang itu adalah orang yang baru bergabung ke dalam geng Blood Shield kita, juga pengkhianat itu bercampur di aula MuZiTang"
Kata Qiang Xie untuk mengalihkan topik pembicaraan.
"Bagus, bangunlah! Sekarang kita bertiga akan pergi ke Xitang (ruang hukuman)" kata Hua Chenran sambil mengelus dagunya, sudut bibirnya yang kemerahan sedikit dimiringkan.
Gui Xiong dan Qiang Xie yang melihat sudut bibir Hua Chenran yang sedikit dimiringkan, merasa berbulu dalam
hati mereka, pengkhianat itu pasti akan sangat sial. Tapi tentu saja mereka berdua tidak akan bersimpati terhadap orang-orang, yang ingin menghancurkan geng Blood Shield.
"Ayo pergi!"
Kata Hua Chenran sambil berjalan keluar dari ruangannya, diikuti oleh Gui Xiong dan Qiang Xie dibelakang nya, mereka bertiga terus berjalan menuju ke arah ruang interogasi (penyiksaan).
Begitu sampai di sana, penjaga segera menyapa Hua Chenran dan membuka pintunya. Kemudian Hua Chenran, Gui Xiong dan juga Qiang Xie segera masuk ke dalam ruang interogasi.
Pada saat mereka masuk, dilantai terlihat seorang pria yang pingsan dengan kedua tangan dan kakinya terikat. Hua Chenran melihat ini dengan acuh tak acuh, dia berkata
"Bawakan air, bangunkan pria pengkhianat ini"
Begitu kata-kata Hua Chenran keluar, penjaga yang berada dalam ruangan segera pergi mengambil air, hanya beberapa saat kemudian penjaga itu membawa seember air dan langsung menuangkan seember air ke tubuh pria pengkhianat itu.
"Siapa yang berani menyiram Laotzu, benar-benar mencari mati!"
Sebuah raungan keras keluar dari mulut pria pengkhianat itu. Setelah puas berteriak, tidak ada suara sama sekali, dia segera membuka matanya.
Begitu matanya terbuka, yang dia lihat sekarang jelas adalah gadis kecil secantik peri. Jadi apakah dia sudah datang ke surga dan mendapatkan seorang gadis peri yang sangat cantik.
Tatapan mata pria itu hanya terpaku pada wajah Hua Chenran, dan tidak bisa berhenti untuk terus menatap.
Bahkan jika disiram dengan seluruh air dilautan, dia bersedia.
"Peri, apakah ini di surga?"
Tanya pria pengkhianat itu dengan suara yang dipenuhi dengan harapan.
Walaupun baru saja bergabung dengan geng Blood Shield, dia tahu bahwa pengkhianat hanya bisa mati.
__ADS_1
Tapi sekarang dia tidak menyesal karena ternyata ada peri kecil yang sedang menunggu nya di surga.
Tentu saja begitu Hua Chenran membuka mulutnya, fantasi pria pengkhianat itu langsung hancur berkeping-keping dalam sekejap.
"Potong! Siapa yang peri?"
Jawab Hua Chenran dengan suara yang dingin dan sinis. Lalu dia segera melanjutkan, lalu dia segera berkata dengan nada suara yang dingin
"Katakan siapa orang yang menyuruh mu untuk menjebak ku kemarin"
Pria pengkhianat itu sangat terkejut,
Nada suara yang dingin itu segera membuat dirinya ketakutan dalam lubuk jiwanya, seolah-olah jika dia tidak menjawab dengan benar, satu kata kematian saja, tidak cukup untuk meredakan kemarahan nya.
"Jawab! Jangan biarkan aku bertanya untuk yang ketiga kalinya!"
Hua Chenran berkata dengan suara yang rendah tapi sangat dingin, dan tidak sabar. Cukup untuk membuat udara membeku di ruangan itu.
Pria pengkhianat itu menggigil, lalu dia kemudian segera sadar kembali.
Tapi apa yang dia lihat malam itu tidak akan pernah, dia lupakan. Pria itu jelas jauh lebih menakutkan dari pada gadis kecil di depannya ini. Jadi pria pengkhianat memutuskan untuk menutup mulutnya rapat-rapat, tidak menjawab pertanyaan Hua Chenran sepatah kata pun.
Melihat pria pengkhianat itu jelas berusaha untuk menutup mulutnya itu rapat-rapat, Dalam hatinya dia sangat marah. Sepertinya dia sudah lama terlalu lembut, baiklah sekarang dia akan bermain lebih kasar. Senyum pun muncul di wajahnya, tapi Gui Xiong dan Qiang Xie tahu siapa yang akan sangat sial berikut nya, dapat dilihat bahwa sekarang kesabaran Hua Chenran sudah habis.
Kemudian Hua Chenran duduk di sofa dengan malas, dia melihat ke arah para penjaga, lalu dia pun segera berkata sambil tersenyum kecil.
"Ambil jarum dan tusuk semua kuku kaki dan tangannya, jangan berhenti sampai dia mengatakan nya"
Kali ini Hua Chenran yakin pria ini pasti akan membuka mulutnya.
Beberapa saat kemudian, hanya terdengar suara teriakan dan juga kutukan, tidak ada habisnya dari pria pengkhianat itu. Akhirnya kemudian Hua Chenran melambaikan tangan nya, untuk memberi isyarat berhenti.
Bibir kecil merah muda itu terbuka
"Jika kamu masih tidak ingin untuk menjawab pertanyaan ku, baiklah kita akan mulai cara kedua yang lebih baik lagi dari cara pertama"
Setelah mendengar penyiksaan itu di hentikan pria pengkhianat itu lega, tetapi setelah mendengar kata-kata Hua Chenran mengenai penyiksaan kedua yang lebih baik, pria pengkhianat itu rasanya tidak ingin hidup lagi. Ini benar-benar adalah iblis, bukan peri sama sekali, dia salah Sepertinya, gadis di depannya ini ternyata lebih menakutkan dari pada pria yang menyuruhnya untuk berpura-pura bergabung dengan geng Blood Shield.
__ADS_1
Akhirnya pria pengkhianat itu tidak tahan lagi, dan berkata dengan nada yang sinis, juga sangat ketakutan.
"Kamu adalah iblis! Kamu jelas adalah seorang iblis! Aku tidak akan pernah mengatakan nya!"
Mendengar perkataan pria dengan tampilan wajah gelap dan matanya yang ketakutan, Hua Chenran hanya memutar bola matanya dengan malas, sekarang dia mendengar kata-kata ini lagi, siapa bilang dia adalah seorang peri? Juga menjadi iblis bagi para musuh itu adalah suatu keharusan.
Tidak akan mengatakan nya? Baik!
"Penjaga tolong ambil pisau....."
Belum selesai Hua Chenran berkata, pria pengkhianat itu memotongnya lebih dulu dan dia berkata
"Aku akan mengatakan nya, tolong jangan ambil pisau lagi, aku akan mengatakan nya" suara itu sangat gugup dan dipenuhi ketakutan, kali ini pasti akan lebih menyakitkan! Jarum saja dia sudah merasakan rasa penderitaan seabad, apalagi pisau!
Hua Chenran segera menatap pria pengkhianat itu dengan mata yang dingin dan tajam, dan postur tubuh nya seolah-olah dia menunggu pria pengkhianat itu untuk mengatakan semua kebenarannya.
"Katakan"
Suara Hua Chenran terdengar tenang dan ringan, tapi tidak bisa dibantah sama sekali. Apalagi kedua tangannya sedang bermain, dengan pisau yang baru saja diambil oleh penjaga.
"Itu... seorang pria berjubah hitam yang menyuruh ku, untuk mempelajari semua detail bangunan markas rahasia geng Blood Shield.
Lorong, ruangan, posisi lukisan, patung. Juga jika saya melakukan tugas ini dengan baik saya akan di bayar 100 juta Yuan, jadi siapa orang bodoh yang akan menolaknya? Lalu karena itulah, selama satu bulan ini saya terus mencoba yang terbaik, untuk mencari informasi"
Kata nya dengan wajah yang terlihat lebih jelek dari pada menangis. Air mata mengalir dan terlihat sangat menyedihkan, tapi sayang di mata orang dalam ruangan ini itu terlihat menjijikkan, dengan semua ingusnya.
Seorang pria berjubah hitam? Lalu apakah itu dia? Hua Chenran pun segera bertanya dengan ekspresi dingin di wajahnya.
"Seperti apa pria itu? Atau apakah ada ciri-ciri khusus?"
"Wajahnya tidak bisa dilihat sama sekali, pria itu menutupinya dengan jubah. Tapi untuk ciri-ciri khusus, ada tato bunga manzhushahua di punggung tangan kirinya"
Kata pria pengkhianat dengan penuh semangat.
"Itu dia...! Tidak heran.."
Kata Hua Chenran dengan gigi terkatup.
__ADS_1