
Tapi pemikiran Hua Chenran salah kali ini, memang para pembunuh bayaran bergidik ngeri dan sangat ketakutan melihat bagaimana cara Hua Chenran mengalahkan musuh.
Tetapi mereka berpikir lain, yaitu mereka hanya akan mati di tangan Hua Chenran, tetapi jika misi yang dilakukan gagal, maka kembali ke organisasi mereka pasti akan mendapatkan hukuman, yang hidup tidak lebih baik dari pada mati. Jadi mereka tidak ragu-ragu untuk mati dan melawan Hua Chenran sekuat tenaga mereka.
Melihat ketegasan di mata pihak lain, Hua Chenran berpikir buruk dalam hatinya, Kemudian Hua Chenran merasa kedua tangannya digenggam dan dia menoleh ke kiri dan kanan nya, melihat cahaya ketegasan dan senyum di wajah Lan Yueshang dan Leng Yuesheng, tidak tahu kenapa ada dorongan rasa percaya dan hatinya terasa seperti ada kehangatan...
Pikirannya terus berkata untuk menolak kehangatan ini, karena kehangatan hanya kelemahan dan suatu hal yang tidak boleh dia miliki.
Tapi kehangatan ini dia mendamba, emosi yang tidak diketahui terus masuk di sudut hatinya, biarkan dia egois malam ini!
Hua Chenran tersenyum kecil dan senyum kali ini begitu nyata, bukan senyum cibiran atau ejekan. Sehingga membuat Lan Yueshang dan Leng Yuesheng terpesona dan mereka bertiga saling melirik, ini hanya satu jalan terakhir yang tersisa, bertarung bersama hingga akhir.
Pemimpin pembunuh bayaran itu mendengus dingin dan mencibir
"Kami tidak pernah takut dengan trik kecil mu, malam ini kami akan membuat kalian bertiga menghilang dari muka bumi, hahaha......"
"Sungguh nada yang besar! Lalu kita akan melihat siapa yang akan tertawa pada akhirnya" kata Hua Chenran dengan suara yang dingin dan tajam.
Ada ekspresi percaya diri di wajah Hua Chenran kali ini, tidak seperti kesusahan seperti sebelumnya.
"Sombong! Lalu kita akan melihat!"
Ucap pemimpin pembunuh bayaran, kemudian dia berkata lagi dengan suara yang keras "Serang!!"
Pertarungan antara para pembunuh bayaran dan trio Hua Chenran pun pecah, suara dentingan pedang pun terdengar semakin intens dan intens.
"Klang....klang.....Klang.."
"Denting.... denting..."
Hua Chenran berusaha yang terbaik untuk menghindari serangan kiri dan kanan nya, pemimpin pembunuh bayaran yang dia hadapi ini pun adalah yang paling kuat di antara pembunuh bayaran yang lain nya.
__ADS_1
Saat dia dikacaukan oleh serangan dari sebelah kiri nya, pedang itu hampir mengenai jantung nya, lalu dia mengelak dengan berputar, setelah itu Hua Chenran menyerang dari belakang, tapi pemimpin pembunuh bayaran itu berhasil menahan pedang nya, setelah itu terlihat percikan api di antara kedua bilah pedang.
Beberapa pembunuh bayaran pun, mengira ini adalah kesempatan lalu menyerang Hua Chenran dari semua belah pihak, Hua Chenran berputar, menendang betis pemimpin pembunuh bayaran, lalu Hua Chenran membalikkan badannya dan menusuk pembunuh bayaran yang ada di belakangnya, darah keluar dari perut pembunuh bayaran, Hua Chenran menarik pedangnya dan pembunuh bayaran pun jatuh ke tanah dan langsung mati.
Pada saat itu, pembunuh bayaran segera menyerang Hua Chenran lagi, dengan reaksi yang cepat Hua Chenran berhasil menghindar, tetapi lengan nya tergores dengan pedang dan luka sedalam satu cm dan juga panjangnya mungkin sekitar 34 cm.
Darah terus menerus keluar dari lengannya, kemudian Hua Chenran mengklik titik akupuntur nya sendiri, untuk menghentikan pendarahan.
Melihat situasi ini Hua Chenran sudah kehilangan hampir 70% energi spiritual nya, kepalanya mulai terasa sedikit pusing, mungkin ini karena dia kehilangan banyak darah. Lalu dia segera memakan pil penyembuhan dan pil penambah darah. Segera saja wajah pucat Hua Chenran, terlihat mulai agak kemerahan kembali.
Tetapi Hua Chenran tidak melihat bahaya yang datang dari belakang, Setelah memakan pil Hua Chenran tahu bahwa sudah terlambat untuk menghindar, tetapi rasa sakit yang dia harapkan tidak datang, tapi jelas dia mendengar suara pedang tajam yang menusuk daging. Membalikkan badan nya, Hua Chenran melihat bahwa yang menahan pedang nya adalah Leng Yuesheng, yang sekarang sudah terluka di perutnya dan darah kental keluar dari mulut nya, Hua Chenran saat ini hampir terganggu dan serangan datang dari depan, Ayunan pedang Hua Chenran lebih cepat dan Hua Chenran sudah menggorok leher pembunuh bayaran.
Ketika pembunuh bayaran terjatuh ke tanah dengan mata terbuka, dia juga menarik pedangnya dan langsung mengeluarkan pil dan memberikan pil penyembuhan itu kepada Leng Yuesheng yang terluka, ada rasa khawatir di mata Hua Chenran.
"Aku.... tidak... apa-apa, jangan terlalu khawatir dengan ku" ucap Leng Yuesheng dengan sedikit bercanda.
"Siapa yang khawatir dengan mu!"
Luka di lengan kanan Lan Yueshang lebih parah dari pada Hua Chenran dan ada juga luka di perutnya.
Darah nya terus mengalir, dipastikan bahwa Lan Yueshang akan menjadi mayat, jika pendarahan tidak segera di hentikan. Hua Chenran memberi makan pil penyembuhan dan pil penambah darah ke Lan Yueshang.
Hua Chenran merasa ini sudah cukup lama untuk menunda waktu, seringai licik muncul di wajahnya dan segera Hua Chenran berkata dengan keras
"Luanze! Houchi lakukan"
Begitu suara Hua Chenran keluar, ada sinar perak dan sinar merah keluar dari tubuh Hua Chenran, kemudian kedua sinar itu berubah menjadi dua sosok burung perak setinggi lima meter dan ular merah sepanjang 10 meter.
Dari awal pembunuh bayaran itu sangat menghina dalam hati mereka, setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Hua Chenran. Kartu truf apa yang dimiliki oleh seorang gadis kecil? Begitu melihat sinar merah dan perak, pembunuh bayaran ingin tertawa terbahak-bahak dengan cahaya lampu mainan anak-anak, tapi segera ke enam pembunuh bayaran yang tersisa itu menjadi ngeri dan tidak percaya sama sekali. Mereka belum pernah melihat burung dengan warna perak, apalagi setinggi 5 meter dan juga ular merah berapi-api itu juga sepanjang 10 meter, mengerikan!
Bing Luanze (Phoenix es) dan Long Houchi (Naga api) memandang pembunuh bayaran dengan jijik dan penuh kebencian, berani mengganggu tuan mereka berdua seperti ini.
__ADS_1
Mereka berdua saling memandang dan merasa saat inilah mereka berdua, harus menunjukkan nilai mereka sebagai hewan kontrak.
Bing Luanze mengeluarkan bola es tingkat rendah dari mulutnya dan segera membuat tubuh pembunuh bayaran yang tersisa merasa beku hingga ke tulang. Mereka belum pernah merasakan penyiksaan seperti ini, sangat dingin! Wajah mereka semua segera membiru dan bibir mereka berubah menjadi ungu.
Segera Long Houchi mengeluarkan bola api dan menghanguskan tubuh pembunuh bayaran hingga bersih dan tidak meninggalkan abu sedikit pun.
Juga Bing Luanze dan long Houchi masih sangat pintar, mereka juga meninggalkan satu orang untuk di interogasi oleh tuan mereka.
Setelah menyelesaikan tugas, mereka berdua berubah menjadi bentuk kecil lagi, Bing Luanze mendarat di bahu Hua Chenran, dan long Houchi melilit pergelangan Hua Chenran berubah menjadi gelang merah. Mereka berdua sedang dalam suasana hati yang sangat baik hari ini, karena mereka berdua sudah meningkatkan tingkat kultivasi menjadi tingkat pembangunan yayasan lapisan 9, satu tingkat lagi mereka berdua bisa berubah menjadi bentuk manusia lagi, ditambah malam ini mereka berdua juga menyelesaikan tugas dengan baik, bagaimana mungkin mereka berdua tidak senang.
"Kerja bagus! Kalian berdua bangun di saat yang tepat. Jadi nanti jika ada sesuatu yang bagus di lelang untuk kalian aku akan membelinya sebagai hadiah atas bangunnya kalian"
Hua Chenran berkata dengan senyum puas di wajahnya dan kata-katanya juga menjadi lebih lembut.
"Tuan bukankah anda punya api kelahiran kenapa tidak menggunakan api itu, seharusnya mereka semua sudah mati sejak awal"
Kata Long Houchi dengan marah dan sedikit mengeluh, bukankah api kelahiran nya begitu buruk sehingga tidak digunakan sama sekali?
"Bukan begitu, sebenarnya aku hanya tidak ingin diketahui oleh mereka berdua dulu tentang kekuatan ku yang sebenarnya, itulah aku tidak menggunakan nya"
Jelas Hua Chenran pada Long Houchi, naga api ini masih sangat impulsif seperti sebelumnya.
Bing Luanze hanya memutar matanya dengan jijik, melihat ular merah yang masih terlihat sedikit naif.
"Tuan bagaimana dengan kedua remaja yang pingsan itu?"
"Aku harus mengobati luka mereka berdua dulu, dan masih harus pergi membersihkan mayat, juga noda darah yang ada dalam villa" kata Hua Chenran dengan suara yang tenang, tapi masih ada firasat buruk dalam hatinya, apakah ini belum selesai?
Yang penting sekarang dia harus membersihkan villa ini seperti sebelumnya, firasat buruk dalam hatinya semakin intens.
Kemudian dia segera memasukkan Lan Yueshang dan Leng Yuesheng yang sudah tertidur pulas, karena ini juga pengaruh dari pil penyembuhan yang diberikan oleh Hua Chenran.
__ADS_1
Setelah itu dia langsung kembali ke dalam villa dan melakukan semua yang sudah dia rencanakan tadi.