Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 91. Genre film


__ADS_3

Dalam kepala nya Hua Chenran hanya berpikir, sepertinya Lan Yueshang juga adalah orang aneh lainnya yang sama saja dengan Leng Yuesheng.


Lan Yueshang melihat ke arah Hua Chenran yang terlihat serius seperti sedang memikirkan sesuatu, dan tidak fokus dengan sekitarnya, jadi dia memanfaatkan kesempatan ini dan Lan Yueshang segera mencium pipi nya Hua Chenran.


Setelah itu dia segera berlari dengan sangat cepat, senyum cerah terlihat di wajahnya, lalu sambil berlari dia hanya berkata kepada Hua Chenran.


"Aku kalah! Satu permintaan itu kamu bisa mengatakan nya kapan saja dan apa pun itu, good bye..."


Hua Chenran terkejut dan mematung saat Lan Yueshang mencium pipinya, setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Lan Yueshang, dia kembali tersadar dan segera berlari mengejar Lan Yueshang sambil terus berteriak dengan keras


"Lan Yueshang! Bajingan... berhenti kamu, berhenti untuk wanita ini..!!"


Beberapa saat kemudian, Lan Yueshang sudah hilang dalam pandangan nya. Karena sudah sampai dia area bangunan sekolah, lalu Hua Chenran tidak lagi berteriak dan berlari, dia hanya berjalan seperti biasanya menuju ke arah kafetaria.


Sesampai nya di kafetaria, Hua Chenran mencari Lin Huayu dan juga Wei Sichu. Tiba-tiba saja ada Yun Xi dibelakang nya, yang dengan sengaja mengagetkan dirinya.


Setelah terkejut oleh tindakan Yun Xi, Hua Chenran segera berpura-pura menjadi marah dan berkata


" Yun Xi! Aku marah sekarang! Bagaimana jika aku jantungan"


"Kamu! Jantungan? Oh... Chenran, aku tidak percaya. Tapi sorry ya... tidak akan aku lakukan lain kali, aku minta maaf oke..." Kata Yun Xi sambil membuat wajah yang menyedihkan.


"Ekhm...demi wajah sedih mu itu, baiklah aku akan memaafkan mu"


Kata Hua Chenran dengan sengaja sedikit mendengus. Kemudian Hua Chenran bertanya kepada Yun Xi


"Oh...ya Yun Xi, dimana yang lainnya?"


"Ini sudah hampir jam masuk, mungkin mereka sudah kembali ke dalam kelas Sekarang. Lagipula Chenran, kenapa kamu baru pergi ke kafetaria jam-jam segini?"


Tanya Yun Xi dengan sedikit gosip tertulis di wajahnya.


Ini pasti sedang mencari gosip lagi, terlihat jelas di wajahnya seperti sedang menunggu sepotong berita untuk di ghibah kan dengan teman yang lainnya. Jadi Hua Chenran yang tahu sifat Yun Xi, hanya berkata


"Aku kira aku membawa bekal tadi makanya aku tidak terlalu khawatir makan telat, tetapi saat mencari kotak  bekal di dalam tas, aku baru teringat aku memang lupa membawanya. Jadi aku pergi ke kafetaria untuk makan, tetapi aku tidak melihat satupun dari kalian..."


"Kamu belum makan? Kebetulan ayo makan bersama aku sebenarnya juga pergi ke Kafetaria untuk makan"

__ADS_1


Kata Yun Xi sambil memegang tangan Hua Chenran, lalu menarik nya. Dia sekarang tidak perlu susah lagi untuk mengajak Lin Huayu menemaninya makan, kebetulan sekali ada Chenran disini.


Mereka berdua kemudian mengambil beberapa lauk kesukaan mereka, lalu setelah itu mereka berdua memilih lokasi meja yang tidak terlalu berisik.


Beberapa saat kemudian, mereka berdua pun selesai makan dengan lahap dan sangat kenyang.


"Kriiiingg......."


(Bel masuk berbunyi)


"Ya ampun! Baru saja selesai makan harus olahraga lagi, kapan aku bisa mendapatkan badan yang montok dan ideal jika begini terus"


Kata Yun Xi dengan penuh keluhan.


"Lebih baik kita berlari sekarang, daripada nanti telat akan lebih bermasalah lagi. Apalagi sekarang ini adalah saat jam pelajaran guru Ma, mampus kita!" Kata Hua Chenran dengan senyum kecil di wajahnya.


"Lari...woi, kamu masih bisa tersenyum begitu, aku pergi sekarang good bye..." Kata Yun Xi sambil terus berlari dan mengirim flying kiss untuk Hua Chenran yang masih duduk dengan tenang di kafetaria.


"Kenapa bahkan Yun Xi harus menggunakan kata good bye juga?"


Kata Hua Chenran dengan heran.


Setelah Hua Chenran duduk di bangku nya dan berbicara dengan Wei Sichu cukup lama, baru kemudian Yun Xi masuk ke dalam kelas inti 1. Jadi dia melihat ke arah Yun Xi dan bertanya dengan gabungan bahasa bibir dan isyarat.


Chenran: Yun Xi! Kenapa lama sekali


                   Baru masuk ke dalam kelas?


Yun Xi : aku kebelet pipis tadi, jadi


                Pindah ke jalur toilet. Baru


                Setelah itu masuk ke kelas.


Chenran : Oh...!


Setelah mengatakan itu Hua Chenran kembali berbicara dengan Wei Sichu, sampai tiba-tiba guru masuk dan memotong pembicaraan mereka.

__ADS_1


Jadi semua murid dalam kelas inti 1, segera menjadi diam. Mengeluarkan buku pelajaran nya dan meletakkan di atas meja, membuka halaman yang disuruh oleh guru, kemudian mereka mulai mendengar penjelasan dari guru Ma tentang matematika. Walaupun rata-rata hanya akan jadi masuk kuping kanan keluar kuping kiri, yang penting adalah mendengar penjelasan guru dengan baik.


Lama kemudian, pelajaran matematika pun berakhir... yei...


Ketika guru Ma keluar semua nya mulai lagi ribut, dengan kegiatan mereka masing-masing.


"Chenran! Jadi bagaimana? Kemana kamu akan pergi nanti, supaya aku bisa memesan tiketnya sekarang. Takut nya perlu mengantri nanti, untuk mendapatkan tiket nya"


Kata Wei Sichu dengan tenang, sambil menatap wajah Hua Chenran, dengan senyum lembut terlihat di wajahnya.


"Em...aku sudah pernah pergi ke taman hiburan sih..., Jadi pergi ke bioskop saja". Jawab Hua Chenran, dengan tangan kanan nya, yang mengelus dagu nya yang mulus.


"Jadi jenis genre film apa nanti yang ingin kamu tonton?" Tanya Wei Sichu lagi untuk memastikan, supaya nanti dia bisa tahu, genre film yang disukai oleh Hua Chenran. Juga semoga saja Hua Chenran akan memilih film yang bergenre romantis.


"Genre..... baiklah! Genre film yang... Komedi atau pun genre film aksi, nah pesan sekarang...jika bisa pesan tiket film tentang seni beladiri Jianghu ataupun film perang yang terbaik"


Kata Hua Chenran sambil berpikir genre film yang disukai oleh nya.


Wei Sichu terdiam, sudut mulutnya bergerak-gerak dan berkedut cukup lama. Tidak pernah terpikir bahkan Hua Chenran akan suka dengan film perang seperti itu, bahkan dia sendiri yang laki-laki tidak suka menonton film perang. Hua Chenran ini, adalah benar-benar gadis yang istimewa.


"Baiklah aku akan memesannya sekarang" kata Wei Sichu sambil memilih tiket film apa yang ingin dia beli, lalu dia melihat film seni beladiri Jianghu, yang memang ada romantis nya sedikit, jadi Wei Sichu sudah membuat keputusan dan segera membeli tiket film nya.


"Sini aku lihat sebentar, aku ingin memilih nya juga" kata Hua Chenran yang baru saja selesai menulis.


"Kamu telat berbicara! Tiket nya sudah aku beli beberapa menit yang lalu, jadi bagaimana?"


Kata Wei Sichu dengan agak tidak nyaman, dia ingin membuat Hua Chenran terkesan padanya, tapi sekarang...ini sebuah kesalahan.


"Coba aku lihat"


Kata Hua Chenran yang penasaran dengan film apa, yang dipesan oleh Wei Sichu.


"Oh...ini tentang seni beladiri"


Kata Wei Sichu dengan tenang, lalu memperlihatkan film yang tiketnya sudah dibeli oleh Wei Sichu.


"Wah...ini bagus! Aku suka film seni beladiri yang seperti ini, tidak hanya ada bertarung saja, tapi juga ada kisah romantis nya sedikit, bagus"

__ADS_1


Kata Hua Chenran sambil tersenyum puas, Ketika melihat film yang sudah dipesan oleh Wei Sichu.


Mendengar perkataan Hua Chenran, akhirnya Wei Sichu tahu. Walaupun Hua Chenran tidak seperti gadis yang pemalu dan kelihatan lembut itu, tapi tetap saja Hua Chenran yang seorang gadis, pasti juga akan menyukai hal-hal yang berbau romantis.


__ADS_2