Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 178. Kedua bayi memanggil baba


__ADS_3

Rumah Sun


Setelah memarkirkan mobilnya,  Lan Yueshang dengan cepat keluar dari mobil dan membuka pintu untuk Hua Chenran, sambil berkata


"Silahkan tuan putri.."


"Terimakasih tuan muda Lan"


Kata Hua Chenran dengan sopan, sambil keluar dari mobil.


"Tuan putri ku, ayo masuk"


Kata Leng Yuesheng dengan senyum di wajahnya, di samping kiri Hua Chenran dan juga tangan kanannya terulur ke depan.


Hua Chenran tersenyum tipis, lalu dia menjabat tangan Leng Yuesheng dan dalam hatinya, dia senang dengan permainan putri dan pangeran seperti ini. Sebelum Hua Chenran dapat mengatakan sesuatu, tangan kirinya dipegang oleh Lan Yueshang. Hua Chenran menoleh ke arah Lan Yueshang, dengan ekspresi wajah yang kebingungan. Ini adalah putri dan pangeran, bukan 1 putri dengan dua pangeran?!


"Ran'er kamu parsial!"


Kata Lan Yueshang dengan ekspresi sedih di wajahnya saat ini, bukan wajah yang selalu dingin tanpa ekspresi apapun.


Hua Chenran terkejut ketika melihat ekspresi sedih di wajah Lan Yueshang yang dingin, bukankah ini adalah orang yang selalu berwajah dingin tanpa ekspresi apapun setiap harinya. Apakah orang ini salah makan obat?


Tolong jangan membuat ekspresi wajah sedih, seperti anak anjing yang ditinggalkan oleh pemiliknya, jantung kecil nya tidak tahan, ok!!


Tetapi siapa yang membuat umurnya baru 15 tahun, wajah yang tampan dan kekanakan, dan juga masih ada lemak bayi di wajahnya yang sedih. Siapa pun yang melihat akan merasa kasihan, jika anak laki-laki cantik semuda ini membuat ekspresi sedih di wajahnya. Tetapi Hua Chenran....


"Ekhm...Jangan main-main lagi, aku ingin segera masuk untuk melihat, bayiku Yi'er dan Yan'er!" Hua Chenran sengaja berkata dengan nada marah. Jika terus seperti ini, bahkan mungkin Leng Yuesheng yang di samping kanannya sekarang, tidak tahu apa lagi yang akan dia lakukan.


Setelah mengatakan itu Hua Chenran, melepaskan kedua tangannya dari genggaman Lan Yueshang dan juga Leng Yuesheng. Kemudian dia berlari ke dalam rumah dengan cepat.


Lan Yueshang dan Leng Yuesheng melihat Hua Chenran dengan senyum di wajah mereka, lalu mereka berdua menoleh, mata biru dan coklat itu bertemu dengan peringatan dan provokasi di mata masing-masing. Setelah itu saling mendengus dingin dan keduanya berlari untuk segera menyusul Hua Chenran.


Masuk ke dalam rumah, Hua Chenran langsung berjalan menuju kamar nya, lalu saat dia melewati ruang tamu, dia melihat Yi'er dan Yan'er merangkak ke arah Jian Liu dan Jian Zi. Terlihat Jian Liu dan Jian Zi tersenyum dan terus menyemangati Yi'er dan Yan'er.

__ADS_1


Senyum lembut muncul di wajah Hua Chenran, dia tidak menyangka hanya hampir setengah bulan dia pergi ke kota A dan pelelangan di pulau Cangyun, kedua bayinya Yi'er dan Yan'er sekarang bahkan sudah bisa merangkak.


Hua Chenran kemudian berjalan ke ruang tamu, begitu Hua Chenran sampai di ruang tamu, segera Yi'er dan Yan'er menoleh kearah Hua Chenran dan saling mengoceh satu sama lain, lalu berksta secara bersamaan "Mama...ma...mama.." lalu terus berjalan merangkak ke arah Hua Chenran dengan senyum dan cekikikan di mulut mereka berdua.


Melihat Yi'er dan Yan'er berjalan merangkak ke arah lain, mereka berdua agak enggan lalu menoleh, mereka berdua tidak terkejut lagi sekarang, kenapa Yi'er dan Yan'er berbelok arah, tidak berjalan merangkak ke arah mereka berdua.


Ternyata Hua Chenran sudah kembali, jadi pantas saja!


"Nyonya kecil, bukankah kamu kembali terlalu tepat waktu?"


Kata Jian Zi dengan sedikit keluhan dan agak getir, hey... dia sudah lama menunggu Yi'er dan Yan'er yang imut, berjalan merangkak ke arah nya untuk pertama kalinya, sebagai pengasuh dia terlalu tidak kompeten.


"Jian Zi kamu memang selalu tahu, bahwa aku adalah orang yang memang tepat waktu!" Hua Chenran berkata sambil tersenyum. Dalam hatinya Hua Chenran merasa agak lucu dengan ekspresi wajah Jian Zi.


Setelah mengatakan itu, Hua Chenran lalu melihat Yi'er dan Yan'er lagi dan terus menyemangati, Jian Zi dan Jian Liu juga menyemangati dari belakang. Tiba-tiba Yi'er menjadi tidak stabil, tubuhnya hampir saja terbalik, kemudian Hua Chenran dengan cepat maju dan mengambil Hua Junyi kedalam pelukannya.


Hua Junyi yang sedang dalam pelukan Hua Chenran, terus tersenyum dan terkikik senang, seolah-olah memang tidak ada terjadi apa-apa.


"Oh... hampir saja!"


Kata Hua Chenran dan Lan Yueshang bersamaan.


"Ba.....baba...!"


Kata Hua Junyan di tengah-tengah ocehan nya, dengan suara yang agak keras.


Meskipun Lan Yueshang tidak tahu kata-kata ocehan Hua Junyan, tapi kata-kata baba yang jelas terdengar di telinga nya, Lan Yueshang sangat senang ternyata putranya mengenali dirinya sebagai ayah, dia berkata


"Ya...ini ayah" lalu Lan Yueshang mencium pipi Yan'er dengan gemas.


"Apa...?!"


Teriak Jian Zi dan Jian Liu yang dari tadi, hanya mengamati dari dekat.

__ADS_1


Mereka berdua sangat terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Lan Yueshang. Mungkin saat tadi Yan'er berteriak baba, keduanya tidak terlalu terkejut karena itu hanya anak kecil beberapa bulan. Tetapi anak laki-laki yang sedang menggendong Yan'er dalam pelukannya, umurnya tidak jauh berbeda dengan nyonya kecil, mungkin saja seumuran. Jadi bagaimana mungkin??!


Sebuah pemikiran berani terlintas di benak Jian Zi dan Jian Liu, kemudian mereka berdua menempisnya dan berkata dalam hati mereka bahwa itu tidak mungkin! Lalu mereka berdua kembali melihat Lan Yueshang dan Hua Junyan dengan cermat, pupil mata biru yang sama, wajah dingin yang sama, dan juga wajah nya Hua Junyan sepenuhnya terbuat dari cetakan yang sama, dengan Lan Yueshang. Jika bukan ayah dan anak? Apakah itu paman dan keponakan?


Sebelum bahkan mereka berdua meredakan keterkejutan mereka, suara Lan Yueshang membuat Jian Zi dan Jian Liu terbangun dari imajinasi mereka dan jatuh ke imajinasi yang lainnya lagi.


"Yi'er, ayo katakan baba..."


Kata Leng Yuesheng dengan suara yang lembut, saat mengambil Yi'er yang sedang berada dalam gendongan Hua Chenran.


"Baba...baba..."


Ucap Hua Junyi dengan suara nounou yang imut, lalu disertai beberapa ocehan lain yang tidak diketahui artinya oleh siapapun.


Hati Leng Yuesheng langsung meleleh, senyum itu bahkan menjadi lebih lembut dan cerah di wajahnya.


"Muach..!" Leng Yuesheng mencium pipi Yi'er dan berkata pada Yi'er


"Anak ayah memang pintar!"


"Ah..?" Jian Liu dan Jian Zi hampir saja berteriak, lalu dengan cepat kembali menutup mulut mereka.


Tidak dapat dipercaya sama sekali!


Mereka berdua mengira anak laki-laki bermata biru itu adalah ayah dari si kembar, itu sudah luar biasa! Berapa umur anak laki-laki itu? Sekarang mereka berdua melihat satu orang lagi yang sangat mirip dengan Yi'er, warna rambut dan warna pupil mata coklatnya, juga wajah itu seperti terbuat dari cetakan yang sama!


"Hush!" Kata Hua Chenran, sambil menggerakkan jari telunjuk nya dan menaruhnya di bibirnya, seperti postur untuk menyuruh orang diam.


"Jian Zi dan Jian Liu tolong rahasia kan masalah ini untuk sementara waktu, aku sendiri yang akan menjelaskan pada kakak Lili nanti"


Hua Chenran menggelengkan kepala nya tanpa daya, Hua Chenran tahu bahwa bajingan dan cabul ini pasti disengaja hari ini.


Setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Hua Chenran, Jian Liu dan Jian Zi mengangguk-anggukkan kepala mereka berdua. Sepertinya mungkin masalah ini agak rumit, mereka berdua hanyalah pengasuh untuk Yi'er dan Yan'er, jadi tidak mungkin untuk ikut campur dalam masalah nyonya kecil. Mereka hanya bisa membantu dengan diam, dan tidak membuka mulut mereka saat ini dengan sembarangan. Diam-diam mereka berdua berdoa, supaya Yi'er dan Yan'er bisa bahagia ke depannya. Walaupun di masa depan nyonya kecil, telah menikah dengan salah satu ayah dari Yi'er dan Yan'er.

__ADS_1


__ADS_2