
Melihat senyum cerah dari gadis di depannya yang tersenyum begitu cerah, sambil mengatakan selamat tinggal kepada dirinya, membuat manajer toko sedikit ketakutan, ada firasat buruk yang terlintas dalam hatinya, tetapi mungkinkah gadis kecil itu ingin menggunakan ayah gulanya untuk menekan posisinya di toko baju high-end ini? Mimpi besar!
Manajer toko itu tersenyum dingin dan sangat menghina kepada Mo Qinting dan Hua Chenran yang masih berdiri di luar toko, seperti sedang menonton acara yang bagus.
Tiba-tiba ponselnya berdering, lalu manajer toko segera mengambil ponselnya dari saku jasnya, melihat orang yang meneleponnya, manajer toko menjadi sangat gugup dan takut tanpa alasan.
"Halo.....tuan Ji"
Kata manajer toko dengan suara yang sangat lembut dan sopan dan juga beberapa poin rasa hormat. Sangat kontras dengan cara bicaranya dengan Mo Qinting tadinya.
"Sial! Wanita yang penuh kebencian! Kamu tidak perlu lagi menjadi manajer di toko Classy High ini lagi, hampir saja toko yang sudah dibangun oleh bos selama delapan tahun ini, hampir runtuh oleh kamu!"
Suara yang kasar dan merendahkan terdengar dari ujung ponselnya.
Setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh pria dari ujung ponselnya, wajah manajer toko juga tiba-tiba menjadi pucat dan berkata dengan memohon dengan getir
"Tidak! Aku tidak ingin dipecat! Tolong biarkan aku tetap bekerja di toko Classy High ini"
"Jangan biarkan aku berkata untuk yang kedua kalinya, pergi! Ini karena kamu sudah menyinggung orang yang tidak akan pernah bisa menyinggung"
Kata pria itu dengan suara yang dalam dan dingin, kemudian pria itu segera menutup panggilan nya.
Manajer toko menjadi sangat putus asa, ponselnya jatuh ke lantai dan akhirnya dia melihat ke arah tempat Mo Qinting dan Hua Chenran duduk di luar, akhirnya dia sekarang tahu dan paham arti dari kata-kata yang diucapkan oleh Mo Qinting, yaitu
Selamat tinggal itu benar-benar akan menjadi dipecat dari toko tempat dia bekerja dengan nyaman selama lima tahun terakhir ini. Setelah ini, dimana dia bisa mendapatkan kerja yang sama baik seperti ini?
Siapa Qinting ini di bumi?
Gadis kecil itu mampu untuk mengancam bos toko Classy High ini.
Semakin manajer toko memikirkannya lagi, semakin pucat wajahnya, karena dia hanya ingin menyenangkan keponakan dari wakil walikota, dia harus kehilangan semua yang sudah dicapainya seumur hidup.
Lalu matanya yang redup melihat ke arah Lu Xiang dan Wang Ke yang ada di sampingnya, manajer toko melihat mereka berdua sedang memilih baju dengan gembira dan riang! Manajer toko merasa sangat marah, karena dia membela kedua gadis arogan ini, sekarang pekerjaan nya sudah hilang!
__ADS_1
"Pergi! Kalian berdua keluar dari toko ini sekarang!" Kata manajer toko dengan suara yang dipenuhi dengan amarah yang kental, sekarang dia tidak peduli bahwa yang berada di depannya adalah keponakan dari wakil walikota, karena dia sudah dibutakan oleh kebencian nya.
"Sungguh berani!!"
Kata Wang Ke dengan suara yang sangat keras dan suram. Belum pernah ada orang yang memperlakukan dirinya seperti ini, akhirnya pasti akan tidak beruntung.
"Kamu pasti akan menanggung akibat dari kata-kata mu ini" kata Lu Xiang dengan seringai di wajahnya dan berkata dengan ancaman yang jelas.
"Menanggung akibat? Terimakasih karena kalian berdua, aku sudah menanggung akibatnya sekarang!"
Kata manajer toko dengan dingin dan sambil mencela dirinya sendiri, ini juga karena dia sudah tanpa pandang bulu menghina gadis yang namanya Qinting itu dan gadis yang disamping nya itu matanya terlalu dingin saat dia melihat ke arah nya tanpa sengaja dan sekarang dia harus tahu akibat dari pilihan nya sendiri, sehingga mendapatkan hasil yang seperti ini.
"Karakter kecil seperti mu terlalu lancang, untuk memarahi keponakan wakil walikota seperti ku"
Kata Wang Ke sambil mendengus dingin.
"Berikut nya pasti adalah kalian berdua" kata manajer toko dengan suara yang dalam, ada makna halus yang tersirat dari kata-kata nya. Juga ini karena manajer toko masih ingat, kata-kata yang diucapkan oleh Hua Chenran terakhir kali kepada Lu Xiang dan Wang Ke, manajer toko bergidik ketika memikirkannya.
Setelah mengatakan itu manajer toko tidak lagi melihat Wang Ke dan Lu Xiang, manajer toko segera pergi dan dari awal sampai akhir tidak berani untuk menatap Mo Qinting dan juga Hua Chenran. Manajer toko berlari secepat kilat, seperti sedang dikejar oleh hantu.
"Hanya karena kita berdua tidak terlihat seperti orang kaya, manajer toko itu menghina kita, huh.... lihat sekarang dia benar-benar merasakan apa itu kemiskinan dan tidak punya pekerjaan seumur hidupnya"
Mo Qinting adalah orang yang sangat pendendam, jadi bagaimana mungkin dia melepaskan orang yang sudah menghinanya dengan sangat mudah.
"Bukankah ini terlalu kejam?"
Tanya Hua Chenran dengan senyum malas di wajahnya yang cantik.
"Yang melakukan hal-hal buruk tanpa pandang bulu, berakhir dengan buruk bukan?" Lalu Mo Qinting melanjutkan dan berkata dengan seringai dingin
"Lalu bukankah Xiao Ran juga akan menjadi kejam?"
"Ekhm.... mungkin lebih kejam"
__ADS_1
Kata Hua Chenran dengan senyum kecil di bibirnya, lalu berkata lagi
"Bagaimana dengan pertunjukan selanjutnya, hari ini aku akan selalu menjadi penonton yang baik"
"Biarkan keponakan wakil walikota itu bahagia untuk hari ini"
Kata Mo Qinting dengan lembut, jangan lihat tampilan nya yang lembut dan polos, jika untuk musuh tidak ada ruang untuk kembali. Juga Mo Qinting yakin Hua Chenran pasti seorang kultivator, dengan tingkat kultivasi yang lebih tinggi daripada dirinya sendiri. Itu sebabnya mungkin dia tidak bisa mendeteksi tingkat kultivasi milik Hua Chenran.
"Ini hampir jam tiga sore, aku harus pergi ke bandara sekarang dengan mereka bertiga" kata Hua Chenran dengan tenang, sambil terus melirik jam di tangan nya.
"Ayo tunggu yang lainnya di luar, aku sudah mengirimkan pesan pada mereka semua untuk berkumpul sekarang di luar mall"
Kata Mo Qinting sambil meletakkan ponselnya kembali ke dalam tasnya.
"Baiklah, ayo pergi"
Kata Hua Chenran sambil berjalan bersama dengan Mo Qinting ke luar.
Sementara itu, Wang Ke dan Lu Xiang sama sekali tidak mengindahkan apa yang dikatakan oleh manajer toko itu.
Karena mereka berdua berpikir, tidak mungkin bahwa manajer toko itu punya kemampuan untuk menyakiti dirinya, jadi tentu saja mereka berdua menganggap kata-kata manajer toko yang pergi sebagai angin lalu. Juga mata mereka masih memandang dengan mencibir dan menghina pada manajer toko yang melarikan diri dengan panik, seolah-olah dia dikejar oleh hantu.
"Aku akan menunggu.."
Kata Wang Ke dengan senyum percaya diri di wajahnya.
Saat ini senyum Wang Ke penuh dengan percaya diri, namun dia tidak melihat Lu Xiang di sampingnya melihat dengan tatapan menghina.
Wang Ke setiap hari selalu saja menggunakan identitas nya sebagai keponakan wakil walikota, untuk menindas orang lain, dia juga salah satu yang selalu saja di tindas oleh Wang Ke ini dari kecil.
Di luar mall, ada sepuluh orang yang berkumpul di depan nya. Empat gadis cantik dan enam pria tampan, jadi bagaimana mungkin itu tidak menarik perhatian banyak orang.
"Shang, ini sudah hampir terlambat, lebih baik pergi ke bandara sekarang"
__ADS_1
Kata Hua Chenran dengan suara yang tenang.