Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 25. Rencana Jahat Yu Qiujie


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, suara-suara mobil lalu lalang di jalan terdengar.


Di dalam mobil dua orang gadis duduk dengan ekspresi wajah yang sangat berbeda, yang satunya terlihat serius dan yang lainnya hanya acuh tak acuh bahkan ada kecenderungan melumpuhkan wajah.


"Xio ran, kemarin Yu Qiujie itu benar-benar keterlaluan. Dia sengaja melakukan itu semua terang-terangan karena status keluarganya"


Kata Lin Huayu yang jarang terlihat ekspresi serius di wajahnya. Kemarahan terlihat jelas di matanya


"Untungnya aku menyimpan semua foto-foto dan video kemarin. Pokoknya hari ini aku akan membalasnya sedikit" kata Lin Huayu dengan senyum di wajahnya.


"Biarkan saja gadis itu melompat, jika dia berani melakukannya lain kali, hasilnya akan lebih indah dari sekedar ketumpahan makanan sisa"


Hua Chenran berkata dengan nada acuh tak acuh, karena dia tidak terlalu peduli dengan anak kecil 15 tahun. Usianya sendiri yang lebih dari 300 tahun akan malu untuk berurusan langsung dengan hal-hal sepele seperti Yu Qiujie dalam hidupnya.


"Tapi dilihat dari temperamennya kemarin, hari ini mungkin dia melakukan sesuatu yang gila lagi"


Lin Huayu sedikit khawatir.


"Tidak apa-apa, dia tidak akan datang ke sekolah hari ini"


Hua Chenran mengatakan hal ini dengan begitu percaya diri, karena dia sudah berbicara dengan Sun Lili tentang informasi pribadinya. Dia sengaja untuk menghapus semua informasi tentang dirinya dan dia juga meminta buku hukou diubah setelah ujian semester pertama.


"Jika Yu Qiujie gelisah tentang urusan pribadi ku, jangan katakan aku kejam" tanpa sadar aura mendominasi keluar dari dirinya,


sehingga sekarang kecantikan yang biasanya imut itu terlihat mendominasi.


Lin Huayu menatap wajah Hua Chenran dengan linglung dan berkata


"Xio ran sangat mendominasi"


Melihat Lin Huayu yang memandangnya dengan tatapan linglung dan tidak wajar.


"Huayu aku masih suka laki-laki"


Dia masih merinding dalam hatinya.


Pulih dari keadaan linglungnya, Lin Huayu memprotes dengan keras


"Favorit ku adalah laki-laki cantik"


"Hahaha....."


Mendengar perkataan Lin Huayu, dia hanya tertawa terbahak-bahak.


"Sial...kamu menipu"


Lin Huayu berkata sambil pipinya merah, tidak tahu apakah karena marah atau malu.


"Jangan marah oke..."


Kata Hua Chenran sambil mengambil kotak makan dan membukanya. Lalu bau harum dan manis kue camilan tersebar ke seluruh mobil.


"Wow.... camilan" berpura-pura batuk dengan ekspresi sedikit marah Lin Huayu berkata " hanya kali ini saja"


Lalu dia mengambil semua camilan dan menghabiskan semuanya dalam sekali jalan.


Sesampainya di gerbang Sekolah Menengah Luocheng, keduanya turun dan berjalan ke kelas inti.


Dalam Kelas,


Jiang Shaoning hanya ingin merobek wajah imut kedua gadis yang duduk di depan mejanya.


Untungnya Wei Sichu tidak akan datang karena sakit, ada perasaan krisis dalam hatinya sekarang.


Apakah Wei Sichu yang temperamen hangat seperti matahari akan jatuh hati pada gadis imut tapi dingin?


Sial! bah...apa yang dia bayangkan, itu hanya membuatnya menjadi gila.


Memikirkan sesuatu Jiang Shaoning kembali tersenyum lembut


"Teman sekelas Lin Huayu saya pikir kamu tidak seharusnya duduk di sini, aturan guru Ma sangat ketat"


Kata-kata Jiang Shaoning lembut dan seperti perhatian pada teman sekelas.


Dan suaranya memang tidak besar, tapi teman kelas yang lainnya jelas mendengar apa yang dikatakan oleh Jiang Shaoning.


Lin Huayu mengernyitkan keningnya ketika mendengar perkataan Jiang Shaoning, samar-samar dia merasa Jiang Shaoning ini tidak baik. Jadi Lin Huayu menjawab dengan santai.


"Teman sekelas Jiang Shaoning, aku hanya duduk di sini sebentar,


lagipula bukankah temen sekelas

__ADS_1


Wei Sichu tidak datang hari ini"


"Teman sekelas Lin Huayu saya hanya memberikan saran itu saja"


Ekspresi wajah Jiang Shaoning seakan dianiaya, lalu dia melanjutkan dengan kata-kata yang perhatian dan lembut


" lagipula kita tahu bagaimana ketatnya peraturan Guru Ma kan"


Hua Chenran hanya meremehkan Jiang Shaoning di dalam hatinya, terlihat jelas ketidakpuasan di matanya. Jadi Hua Chenran hanya duduk diam dan melihat bagaimana Lin Huayu membalas.


"Terimakasih atas sarannya, tapi aku masih akan tetap duduk di sini. Aku rasa guru Ma tidak akan keberatan dengan murid yang antusias untuk belajar matematika"


Lin Huayu menjawab dengan sopan, tidak seperti biasanya yang santai.


"Teman sekelas Jiang Shaoning, saya rasa guru Ma tidak akan marah dengan murid yang antusias belajar, apalagi Wei Sichu sekarang tidak datang dan itu tidak mempengaruhi yang lain untuk belajar"


Kata Hua Chenran, lalu menghela nafasnya sedikit dan berkata


"Ini hanya menukar tempat duduk sebentar untuk belajar lebih baik"


Kata-katanya masih dingin, tapi ampuh menutup mulut Jiang Shaoning dan ada alasan yang lain.


Guru Ma yang berdiri di luar pintu mendengar dengan jelas percakapan antara ketiganya, lalu dia masuk ke dalam ruang kelas masih memasang wajah datarnya.


Murid-murid dalam kelas inti langsung waspada dan berkeringat dingin di punggungnya, ekspresi wajah mereka jelas pasrah dan siap untuk dimarahi kapan saja.


"Tidak apa-apa, murid Lin Huayu kamu bisa duduk di bangku ini sampai murid Wei Sichu datang"


Kata-kata Guru Ma walaupun datar, tapi ada sedikit perhatian.


Murid yang lainnya dalam kelas juga terkejut, tapi kemudian lega karena tidak dimarahi seperti kemarin.


"Sekarang buka halaman 3 dan..."


Pelajaran terus berlanjut hingga bel jam istirahat berbunyi.


"Baiklah cukup untuk hari ini, sampai jumpa minggu depan"


"Berdiri! Terimakasih Guru Ma"


Hua Chenran berkata pertama sebagai wakil ketua kelas inti.


"Terimakasih Guru Ma"


Setelah Guru Ma keluar, ruang kelas yang tenang menjadi seperti tempat pasar sayur, tapi hanya beberapa menit dan kelas kembali tenang. Tapi bukan karena mereka belajar, lebih tepatnya karena kelas kosong dan tidak ada satu orang pun di sana.


Kafetaria lantai 1


"Ada apa dengan Jiang Shaoning tadi? Sepertinya dia sengaja menargetkan aku tadi, aku bahkan tidak mengenalnya" beberapa saat kemudian wajahnya kembali cerah dan Lin Huayu berkata


"Aku baru ingat sekarang, Jiang Shaoning sangat menyukai Wei Sichu.


Tapi yang lainnya juga mengatakan bahwa Wei Sichu selalu baik untuk gadis dalam kelas yang sama, bukan hanya Jiang Shaoning saja"


"Ck... sayang sekali, berarti itu hanya angan-angannya saja"


Kata Hua Chenran sedikit ironis.


"Bukan hanya itu dia sudah mengejar Wei Sichu sejak 4 tahun yang lalu, juga dia sudah mengaku sebanyak 2 kali di SMP. Tapi Xio ran, ternyata jawaban Wei Sichu adalah dia hanya menganggap Jiang Shaoning sebagai teman sekelas biasa"


Lin Huayu berkata sambil tertawa terbahak-bahak.


"Ini sedikit gila, berapa usianya empat tahun yang lalu?"


Di usia yang sangat muda sudah mengetahui rasa suka untuk lawan jenisnya.


"Bukan hanya Jiang Shaoning yang mengejar dan mengaku padanya pada saat kelulusan, tapi dia menolak semuanya karena Wei Sichu berkata harus fokus untuk belajar"


Kata Lin Huayu dengan wajahnya dipenuhi gosip.


"Aku rasa Wei Sichu masuk akal"


Kata Hua Chenran acuh tak acuh.


"Tapi Xio ran sepertinya kata-kata mu benar, hari ini Yu Qiujie tidak muncul. Bahkan sekarang sudah hampir bel masuk, tapi batang hidungnya tidak terlihat"


Lin Huayu berkata dengan nada penuh kekaguman dan diakhiri dengan ejekan untuk Yu Qiujie.


"Bel masuk sudah berbunyi, ayo cepat berjalan nanti kita berdua bisa telat" kata Hua Chenran sambil bergegas supaya tidak terlambat.


Kediaman Yu

__ADS_1


Di sebuah ruangan dengan berbagai dekorasi mewah, terdapat 2 perempuan yang sedang duduk berhadapan dengan raut wajah yang sangat berbeda.


"Qiujie ini demi kebaikanmu sendiri, jangan lagi mencoba untuk memprovokasi Hua Chenran"


Kata nyonya Yu dengan membujuk dengan ekspresi wajah khawatir.


"Tapi Bu, dia membuatku sangat malu, aku harus ke sekolah besok. Aku harus membalas penghinaan kemarin yang aku alami"


Yu Qiujie berkata dengan suara penuh kemarahan.


"Tidak! Tidak ada bantahan, kamu harus merenungkan kesalahan mu sendiri dan 2 hari lagi kamu bisa kembali ke sekolah"


Kata nyonya Yu dengan tajam.


"Tidak mau, tidak mau!!"


Jawab Yu Qiujie dengan teriakan keras.


"Qiujie!!! Dengarkan ibu menjauh dari Hua Chenran ok"


Kata nyonya Yu dengan kemarahan.


"Tidak mau, kenapa ibu membantu orang luar, apakah kamu ibu..."


Belum Yu Qiujie menyelesaikan kata-katanya dia ditampar dengan keras oleh nyonya Yu.


Karena berbagai tekanan dari perusahaan dan suaminya, nyonya Yu tidak dapat menahan emosi dan kemarahannya langsung menampar pipi Yu Qiujie ketika mendengar kata-katanya yang terakhir.


Melihat tangannya sendiri menampar pipi anaknya dengan keras, nyonya Yu segera menyesal dan berkata


" Qiujie sayang ibu tidak sengaja, maafkan ibu ok"


Baru kali ini ada orang yang menamparnya begitu keras dan wajahnya masih terasa sakit.


Hati Yu Qiujie masih sakit karena ibunya adalah yang paling menyayanginya, dia paling dimanjakan ketika masih kecil,


semua kemauan dituruti.


Yu Qiujie tidak menjawab apapun, hanya suara terisak yang terdengar. Lalu setelah itu Yu Qiujie lari ke dalam kamarnya dan mengunci kamar nya.


Kembali ke dalam kamarnya Yu Qiujie menangis dengan keras. Beberapa saat kemudian dia mulai menghapus air matanya, lalu mengambil ponselnya dan dalam hatinya, dia agak ragu-ragu.


Tapi memikirkan betapa malunya


dia di sekolah kemarin, kebencian memenuhi matanya


"Aku akan membuat hidup Hua Chenran seperti di neraka dan membuat hidupnya menanggung malu dan aib seumur hidup"


Tidak lagi ragu Yu Qiujie mencari nomor seseorang, lalu menelpon nya.


Setelah terangkat Yu Qiujie langsung memerintahkan orang itu.


"Aku ingin dalam 2 hari ke depan video memalukan Hua Chenran tersebar, ingat Jangan bunuh dia. Jika bisa buat Hua Chenran hamil, itu pasti akan lebih menarik haha......"


Kata-kata Yu Qiujie sangat beracun.


"Baiklah, pembayarannya..?"


Orang itu kembali bertanya dan orang itu juga merinding dalam hatinya, kecemburuan seorang wanita tidak ada yang bisa menanggungnya.


"Setengah setelah tugas selesai dan setengah lagi setelah semua selesai"


Yu Qiujie menjelaskan metode pembayarannya.


"Bagus"


Kesepakatan yang menarik.


Mematikan panggilan nya, Yu Qiujie tersenyum cerah dan ceria.


Kemudian kilatan kekejaman muncul di mata Yu Qiujie


"Hua Chenran kamu akan mengalami malu yang lebih 1000 kali lipat dari diriku, lihat bagaimana kamu bisa bertahan dalam hidup ini"


Kelas inti


Firasat buruk terlintas di hati Hua Chenran, entah kenapa dia merasa kedinginan di punggungnya.


Pada saat Hua Chenran sedang bingung dalam pikirannya, bel pulang sekolah berbunyi.


Jadi Hua Chenran dan Lin Huayu segera kembali ke rumah, juga setelah sampai di rumah melihat kedua bayinya yang imut suasana hatinya membaik dan dia juga segera menepis firasat buruk yang dirasakannya ketika di sekolah tadi.

__ADS_1


Karena Hua Chenran tidak khawatir, dia sekarang adalah seorang cultivator dan juga ahli pedang.


Kalaupun lawan terlalu kuat, dia akan bersembunyi di ruang Xuantian untuk melakukan serangan balik.


__ADS_2