
"Hachihh...!"Hua Chenran menggosok hidung nya dengan punggung tangannya, matanya menyipit dengan berbahaya ke arah Lin Huayu yang sedang makan "Siapa yang berbicara buruk terhadap ku?"
"Hei...hei....hei, Xiao Ran kemana kamu melihat! Seolah-olah akulah yang berbicara buruk..?" Lin Huayu berkata dengan marah dan curiga, namun di dalam hatinya dia tertawa terbahak-bahak, memang dia terus memfitnah Hua Chenran karena melatihnya dengan cara kejam yang tidak bermoral, huh!
"Benarkah...?" Matanya masih tetap menyipit ke arah Lin Huayu.
"Ekhm! Besok kita akan kembali ke sekolah tidakkah aku tidak perlu untuk berlatih hari ini...?"Lin Huayu melihat ke arah Hua Chenran dengan mata bulat berair, penuh dengan permohonan, Lin Huayu mencoba untuk terlihat imut, membiarkan temannya Hua Chenran di depannya untuk bersimpati kepadanya.
"Ya...besok kita kembali bersekolah, jadi tidak...." Hua Chenran sengaja tidak mengatakan kalimat yang terakhir, dan mata Lin Huayu penuh dengan harapan.
"Tidak perlu untuk berlatih!" Ucap Lin Huayu dengan gembira.
"Tidak ada yang diizinkan untuk tidak berlatih!"senyum licik tersungging di bibir merah muda Hua Chenran, dan setelah mengatakan itu, Hua Chenran berdiri dan pergi dari sana.
Wajah Lin Huayu tidak bisa dikatakan lagi, sekarang sudah berwarna-warni dan yang terakhir segelap pot, Lin Huayu sepertinya sudah mengira akhirnya akan seperti ini, namun yang anehnya tetap saja dia tertipu oleh Hua Chenran!
"Hua! Chen! Ran!" Lin Huayu berteriak dengan getir dan berjalan keluar dari kastil menuju ke arah formasi latihan.
"Hahaha....! Lin Huayu sangat lucu" Hua Chenran tertawa terbahak-bahak dan pada saat ini dia masih saja bisa membayangkan wajah Lin Huayu yang berwarna-warni.
Hua Chenran juga tidak menyangka bahwa dia akan kembali ke sekolah satu bulan lebih awal dari yang dia perkirakan, lagi pula sekarang dia sudah maju satu tingkat sesuai dengan yang dia inginkan, formasi latihan itu tidak bisa lagi membuat dirinya maju ke tingkat selanjutnya, jadi lebih baik untuk kembali ke sekolah, tidak baik baginya untuk tidak pergi ke sekolah begitu lama.
__ADS_1
Dan dia sepertinya dalam beberapa hari terakhir memikirkan kedua saudara tiri yang tampak selalu menjadi musuh abadi, dan juga pemuda yang satu bangku sekolah dengan nya, apakah ini seperti yang orang-orang katakan, bahwa dia merindukan mereka?
Ya... mungkin saja teman sudah lama tidak bertemu, bagaimana mungkin tidak merindukan, Hua Chenran pun mulai menganalisis secara logis.
Sepertinya jalan mereka bertiga untuk membuat Hua Chenran menyadari cinta dari mereka bertiga sepertinya benar-benar akan sangat bergelombang, sangat bersimpati kepada mereka bertiga.
Keluarga Lan,
Terjadi fluktuasi udara yang hebat, angin kencang menderu, cahaya putih bersinar terang, kemudian dari dalam cahaya putih itu muncul dua siluet pemuda yang tinggi dan ramping.
Cahaya putih menghilang, ternyata yang muncul adalah dua orang pemuda pupil berbeda, rambut panjang acak-acakan, wajah yang belepotan tanah, dengan baju mereka yang compang-camping.
"Aku juga tidak menyangka bahwa kita berdua akan keluar dari ruang rahasia ini satu bulan lebih awal dari yang sudah kita rencanakan" Kata Lan Yueshang dengan senyum tipis tersungging di bibirnya, sekarang dia sudah sangat merindukan Ran'ernya.
"Lebih baik pulang dan beristirahat, aku akan pergi ke sekolah Minggu depan saja" Leng Yuesheng sangat kelelahan sekarang, sudah waktunya untuk bersantai, lagi pula Ran'ernya baru datang ke sekolah bulan depan.
"Aku juga" Lan Yueshang juga berpikir sama dengan Leng Yuesheng.
Namun ketika mereka berdua pergi ke sekolah, mereka berdua sangat menyesalinya, membiarkan rubah kecil memimpin duluan mengejar kekasih mereka Hua Chenran.
Sekolah menengah Loucheng,
__ADS_1
Tiga gadis cantik duduk bersila di atas rumput, mereka bertiga berbicara dari waktu ke waktu.
"Sudah dua bulan, kenapa dua mahkluk konyol dan dingin itu tidak ada beritanya sama sekali?" Yun Xi sedikit membosankan, karena tidak ada Lin Huayu yang sefrekuensi dan Hua Chenran yang mengajarinya pelajaran fisika dan kimia.
"Yun Xi! Siapa yang kamu panggil dingin..?!" Suara penuh amarah dan penuh keluhan terdengar di telinga mereka bertiga.
"Kenapa aku mendengar suara Xiao Ran? Apakah aku berhalusinasi?" Yan Jina menatap ke arah Mu Yaning dan Yun Xi dengan sedikit konyol.
"Yun Xi! Bagaimana mungkin adik Yuyu yang imut ini konyol!" Suara raungan amarah Lin Huayu bergema.
"Eh.... sepertinya aku mendengar suara raungan marah Huayu.." Mu Yaning agak sedikit tidak yakin, dia melihat ke arah Yan Jina dan Yun Xi.
Yun Xi dan Yan Jina menganggukkan kepala mereka berdua, mereka bertiga berbalik dan melihat ke belakang dan ternyata itu memang benar adalah Hua Chenran dan juga Lin Huayu, yang sedang berjalan ke arah mereka bertiga.
Mu Yaning, Yan Jina dan Yun Xi melambaikan tangan mereka bertiga dengan penuh semangat, senyum ceria muncul di wajah mereka bertiga dalam sekejap.
Melihat senyum ceria ketiganya, amarah Hua Chenran dan Lin Huayu menghilang, senyum ceria juga muncul di wajah mereka berdua, keduanya juga melambaikan tangan mereka ke arah mereka bertiga.
"Woo....Yaning....Jina...Yun Xi, adik Yuyu merindukan kalian Woo..."kata-kata yang dimut-imutkan dan ekspresi wajahnya yang sedih itu, sepertinya sudah dipraktikkan ribuan kali oleh Lin Huayu.
Kegembiraan reuni menghilang, angin dingin berhembus, beberapa garis hitam menggantung di wajah mereka berempat.
__ADS_1