Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 204. Rencana dimulai!


__ADS_3

Di kastil,


Hua Chenran dan Qiang Xie baru saja turun dari mobil BMW X6 itu, pada saat ini Lin Huayu dia juga baru saja keluar dari formasi latihan, mereka bertiga berpapasan dan berbicara satu sama lain, sambil berjalan menuju ke dalam kastil.


Sesampainya di dalam kamarnya, Hua Chenran pun langsung mandi dan menyegarkan tubuhnya.


Setelah itu Hua Chenran pun masuk ke dalam ruang Xuantian, dia melihat bahwa Bing Luanze dan Long Houchi tidak ada di bawah pohon tempat dia beristirahat biasanya.


Hua Chenran berjalan menuju ke arah pohon itu, lalu dia mulai duduk di sofa yang ada di bawah pohon itu, memejamkan matanya sebentar dan menunggu Bing Luanze dan Long Houchi berjalan ke arah nya nanti.


Tidak tahunya Hua Chenran akhirnya benar-benar ketiduran, padahal dia hanya ingin menyipitkan matanya sebentar sambil menunggu naga api dan Phoenix es itu.


Bing Luanze dan Long Houchi, kedua naga dan Phoenix ini baru saja selesai berlatih di ruang ilusi, mereka berdua keluar dan ingin berbaring sebentar di bawah pohon tempat biasanya itu mereka berdua beristirahat sejenak.


Sesampainya di sana yang mereka berdua lihat adalah profil tertidur Hua Chenran yang sangat pulas, jadi mereka berdua hanya datang ke sofa di sebelah lainnya, tidak menggangu Hua Chenran yang sedang tertidur pulas di sofa itu.


Lama kemudian, akhirnya Hua Chenran bangun dari tidurnya.


Begitu Hua Chenran membuka matanya, yang dia lihat hanyalah ular merah dan burung gagak hitam yang muncul di depan matanya.

__ADS_1


"Bagus sekali, akhirnya kalian berdua sudah ada di sini" kata Hua Chenran dengan nada suara yang lembut, dan juga dengan senyum yang sangat cerah di wajahnya.


Melihat hal ini, baik Bing Luanze dan Long Houchi menggigil ketakutan dalam hati mereka berdua. Walaupun mereka berdua mengakui bahwa, tadi mereka berdua sempat terpana dengan senyum cerah Hua Chenran yang sangat mempesona, membuat semua bunga itu kehilangan warna nya, akan tetapi setelah terpana sesaat akhirnya mereka berdua pun menyadari bahwa mereka tersesat!


Tidak ada angin dan tidak ada hujan, tetapi tiba-tiba saja Hua Chenran berbicara begitu lembut dan senyum di wajahnya itu sangat cerah, iblis! Ini pasti ada iblis!


Bing Luanze dan Long Houchi sangat percaya dengan hal ini, sehingga dua ular dan burung gagak hitam ini pun menggigil ketakutan, mereka berdua pun bertanya-tanya, siapa yang akan sial kali ini, karena membuat marah harimau betina tersenyum yang sangat murung ini?


"Tu...tuan ada apa...?" Tanya Bing Luanze kali ini dengan sedikit tergagap, biasanya dia berbicara sangat sedikit dan juga sedikit dingin, kecuali beberapa kali berbicara panjang lebar hanya untuk membuat Long Houchi marah.


Akan tetapi kali ini dia menjadi agak tergagap, karena tidak tahu ide hantu apa yang ada di dalam pikirannya tuan nya yang satu ini.


Pada saat Hua Chenran membunuh He Lin pada saat itu, bagaimana mungkin dia tidak bisa melihat jiwa He Lin yang tersisa itu melayang pergi dengan tergesa-gesa, tetapi dia memperhatikan senyum yang sangat cerah ini pada saat itu, dan sekarang senyum cerah ini muncul lagi....


Bagaimana He Lin kalah, bagaimana bisa jiwa yang tersisa itu lolos dengan mulusnya dan pergi dengan selamat, Bing Luanze merasa bahwa semuanya itu sudah ada di dalam rencana nya Hua Chenran, dan mungkin beberapa orang yang akan datang ke bumi ini ke depan nya, mungkin juga sudah ada di dalam rencana Hua Chenran.


Ini hanya perkiraan nya sendiri dan tidak tahu apa yang dipikirkan oleh dirinya sendiri itu benar?


Jika benar seperti ini, seberapa dalam dan menakutkan nya Hua Chenran?!

__ADS_1


Untungnya! Untungnya dia sekarang adalah hewan kontrak nya sendiri, jika dia secara paksa melepas kontrak antara mereka berdua, Bing Luanze yakin hidupnya sekarang pasti tidak akan lebih baik dari pada kematian.


Memikirkan hal ini, Bing Luanze berkeringat dingin dalam hatinya.


"Kenapa kamu menjadi tergagap seperti itu?" Tanya Hua Chenran masih dengan suara yang lembut dan senyum cerah di wajahnya.


Kemudian Hua Chenran melanjutkan dan berkata, "aku butuh bantuan dari kalian berdua" senyum nya masih sangat cerah, tetapi kedua pupil mata hitam nya itu menjadi dingin.


"Tentu saja tuan, katakan saja!" Kata Bing Luanze dan Long Houchi secara bersamaan, dengan nada suara yang tegas dan penuh tekad.


"Baiklah, seperti ini....." Hua Chenran mengatakan bantuan apa yang dia perlukan dari Bing Luanze dan juga Long Houchi.


Tetapi setelah mereka berdua selesai mendengar kata-kata Hua Chenran, segera sudut mulut mereka berdua berkedut hebat, kenapa tuan mereka berdua ini membutuhkan hal-hal itu begitu banyak? Sebenarnya apa yang di rencanakan oleh Hua Chenran?


Hua Chenran melihat mata mereka berdua memandang ke arah dirinya, dengan kebingungan dan ada juga penuh rasa ingin tahu, Hua Chenran segera kembali ke ekspresi wajahnya yang acuh tak acuh lagi, seolah-olah senyum cerah dan suara lembut yang tadi hanyalah ilusi semata.


"Tuan tenang saja, kami berdua pasti akan mendapatkan sebanyak yang tuan inginkan" kata Bing Luanze pada Hua Chenran, dengan suara yang sudah kembali dingin seperti itu sebelum nya.


"Semakin banyak semakin baik, dan semakin kacau itu semakin baik lagi" kata Hua Chenran dengan suara yang lembut, tetapi membuat Bing Luanze dan Long Houchi yang mendengar dengan keringat dingin di punggung mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2