Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 173. Tekad Membalas Dendam


__ADS_3

Jadi semua dugaan nya benar selama ini, ternyata ayah dan ibu bukanlah orang tua kandung yang sebenarnya.


Mengapa hanya dia sendiri yang punya akar spritual di tubuhnya? mengapa kedua orang tuanya hanya manusia biasa tanpa alat spiritual apapun? Mengapa ada orang yang begitu menginginkan kematian nya?


Sekarang semua nya sudah jelas, identitas nya ternyata adalah putri tertua dari keluarga kultivasi, villa Hua di benua Tianshi.


Ternyata dia bukan kelahiran asli bumi ini! Tapi bahkan setelah dia mengetahui bahwa kedua orang tuanya di benua Tianshi tidak selamat pada saat itu, dia tidak percaya! Sangat tidak percaya! Akar spiritual nya adalah yang terbaik, berarti kedua orang tuanya yang belum pernah bertemu, pasti juga sangat baik dalam kultivasi mereka.


"Bibi Lin, aku yakin bahwa kedua orang tua ku pasti masih hidup! Bukankah kultivasi mereka sangat kuat dan tidak terduga, aku tidak percaya kedua orang tua ku tidak selamat, saat pengepungan malam berdarah itu terjadi"


Hua Chenran tiba-tiba berkata dengan nada suara yang serius.


Dapat didengar ada banyak keyakinan dalam kata-katanya.


"Xiao Ran....!"


Kata Rong Lin dengan suara yang serak, akibat terlalu lama menangis dan dipenuhi emosi yang rumit di mata nya.


"Bibi Lin yakinlah! Kekuatan ku saat ini memang masih sangat lemah, tapi aku yakin tidak lama lagi kekuatan ku pasti akan meningkat, pada saat itu aku pasti membalas dendam, pada orang-orang yang menghancurkan seluruh villa Hua" kata Hua Chenran dengan suara yang tajam dan pupil hitam Hua Chenran menjadi dingin dan dipenuhi dengan kebencian yang mendalam dan mencekik.


"Tidak...! Xiao Ran kamu seharusnya tidak membalas dendam, nyonya Chen sudah berpesan untuk membuat hidup kita aman dan tidak terlibat lagi dengan dunia kultivasi, jadi..."


Kata Rong Lin dengan suara yang agak tercekat, walaupun dia ingin sekali untuk menghancurkan orang, yang telah membunuh semua orang di villa Hua. Dia selalu ingat pesan nyonya Chen sebelum melarikan diri, hiduplah dengan aman, jangan lah berpikir untuk membalas dendam.


"Bibi Lin...!" Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin dan tajam dipenuhi dengan amarah. Kedua mata itu menatap ke mata Rong Lin yang di penuhi dengan emosi rumit, tetapi dia bisa melihat betapa dalam dendam nya bibi Lin, pada orang-orang yang menghancurkan villa Hua malam itu.


Emosi Hua Chenran sedikit mereda, dia tahu sekarang yang paling sedih pastilah bibi Lin yang di depannya sekarang. Di salah satu sisi bibi Lin ingin membalas dendam nya, di sisi lainnya ibunya berkata pada bibi Lin untuk hidup dengan aman dan jangan memikirkan untuk membalaskan dendam pada orang-orang itu.


"Sangat munafik jika aku mengatakan tidak ingin pergi untuk membalas dendam. Xiao Ran! Aku sangat ingin untuk membunuh dan merobek mereka menjadi seribu keping, tetapi pesan nyonya Chen...., ya.. jika nanti kekuatan mu cukup untuk bersaing dengan mereka, lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan, tetapi ingat satu hal bahwa keselamatan mu adalah yang terpenting bagi bibi Lin"

__ADS_1


Kata Rong Lin dengan suara yang sangat serius dan suara nya sangat tenang dengan keyakinan.


"Bibi Lin..., Aku tahu! Walaupun kita tidak membalas dendam, tetapi orang itu sudah tahu lokasi kita dan juga, selama dua tahun ini, semua hal-hal malang yang menimpaku dalam dua tahun ini adalah karena orang yang dikirim oleh sang master yang tidak diketahui. Tapi aku yakin orang yang ingin membunuh ku, pastilah orang yang sudah menghancurkan seluruh villa Hua!" Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin, agak acuh tak acuh tentang masalah yang dihadapi oleh dirinya sendiri. Tetapi masih terlihat mata hitam Hua Chenran, dipenuhi oleh kesedihan dan kesakitan.


"Apa...?! Dapatkah kamu menceritakan ciri-ciri khusus dari orang itu?" Tanya bibi Lin dengan terkejut dan Juga untuk memastikan.


"Orang itu punya tato bunga manzhushahua di punggung tangan kirinya, apakah bibi Lin tahu?"


Tanya Hua Chenran dengan suara yang serius, dia yakin bibi Lin orang dari benua Tianshi tidak mungkin untuk tidak tahu tentang orang ini.


"Tato bunga manzhushahua?!" Kata bibi Lin dengan suara yang gemetar dan wajahnya secara bertahap, lama kelamaan menjadi lebih pucat.


"Bibi Lin, katakan saja!"


Kata Hua Chenran dengan membujuk, melihat dari reaksi bibi Lin sekarang, Hua Chenran tahu bahwa musuh ini sangat sulit untuk dihadapi!


"Benar saja! Seperti dugaan bibi Lin, orang dengan tato bunga manzhushahua di punggung tangan kirinya, adalah orang dari kuil kegelapan! Kekuatan itu bukanlah sesuatu bagi kita untuk melawan, kuil kegelapan ini sangat kuat! Posisi nya di situs suci bagian tengah, benua Tianshi tidak tergoyahkan"


"Xiao Ran! Jika kamu tidak punya kekuatan untuk melawan, lebih baik lupakan saja! Hiduplah di bumi ini dengan damai, jika terjadi apa-apa padamu juga, bagaimana bibi Lin bisa bertanggung jawab pada nyonya Chen dan juga keluarga di villa Hua!"


Hua Chenran terdiam setelah dia mendengar identitas, dari pria yang punya tato bunga manzhushahua di punggung tangan kirinya, dia tidak tahu harus berkata apa sekarang.


Kekuatan nya yang dulu Sepertinya bahkan tidak cukup, untuk dapat mengalahkan kuil kegelapan ini. Apalagi sekarang tingkat kekuatan kultivasi nya, hanya baru mencapai tahap pembangunan yayasan lapisan ke tujuh, kapan dia bisa membalas dendam atas kematian seluruh keluarga villa Hua! 10 tahun, 100 tahun atau ribuan tahun!


"Tetapi yang namanya Master itu pasti sudah menemukan orang yang dia kirim untuk membunuh ku telah mati, jadi master itu pasti tidak akan pernah berhenti sampai di situ saja!


Sekarang aku baru saja mengalahkan pria itu, ini sepertinya hanya lah ketenangan sebelum badai..."


Kata Hua Chenran dengan suara yang tenang dan masih acuh tak acuh.

__ADS_1


"Xiao Ran.... kamu tidak..."


Bibi Lin ingin mengatakan sesuatu, tetapi hanya tergagap tidak mampu untuk mengatakan kata selanjutnya, Rong Lin tersenyum masam.


Tetapi bahkan sebelum Rong Lin selesai mengatakan sesuatu, Hua Chenran berkata dengan suara yang dingin dan senyum pahit di wajahnya


"Jika kita tidak melawan, kita hanya akan menjadi ikan di talenan dan akan disembelih kapan saja. Bibi Lin bahkan jika kita tidak melawan, dia sudah bergerak, si master itu pasti sudah merencanakan orang lain yang lebih kuat, dari orang yang sebelum nya, untuk membunuh ku. Jadi nya apakah kita akan melawan atau tidak, Master itu pasti akan tetap membuat hidup kita tidak lebih baik daripada kematian, jika kita berhasil ditangkap oleh master itu"


"Xiao Ran.... bagaimana mungkin bibi Lin melupakan kekejaman dari kuil kegelapan bagi musuhnya" kata bibi Lin dengan penuh rasa kasihan dan mencela dirinya sendiri. Kuil apa itu kuil kegelapan! Siksaan nya yang sangat kejam terkenal di seluruh benua Tianshi, tidak ada pihak yang ingin menyinggung kuil kegelapan. Justru karena inilah dia sangat takut jika Hua Chenran di tangkap oleh kuil kegelapan. Hidup Hua Chenran, pasti tidak akan lebih baik dari pada mati.


"Bibi Lin, karena aku sudah memutuskan untuk melawan dan membalas dendam, aku pasti akan berlatih lebih giat lagi. Juga aku pasti akan membuat pil yang membuat kemampuan kultivasi bibi Lin akan kembali seperti saat di benua Tianshi dulunya" Kata Hua Chenran dengan suara yang tegas dan dipenuhi dengan keyakinan, matanya yang dingin juga dipenuhi tekad yang kuat.


"Xiao Ran, bibi Lin akan selalu berada di samping mu, bibi Lin mendukung kamu sepenuhnya! Bibi juga sangat ingin membunuh orang-orang itu dengan tangan bibi Lin sendiri!"


Kata Rong Lin dengan suara yang serius, dan matanya juga dipenuhi dengan tekad yang kuat. Hanya dengan membalas perbuatan buruk orang-orang itu, hidupnya kembali tenang, jika tidak hidupnya akan selalu dihantui rasa bersalah, karena dia hanya duduk diam dan tidak bertindak melakukan apa-apa. Dalam lima belas tahun ini hidupnya selalu dihantui rasa bersalah pada nyonya Chen, keluarga Hua dan nona Xilan.


"Bibi Lin, yakinlah! Tidak peduli berapa tahun lamanya, kita pasti akan bisa membalas dendam pada orang yang menghancurkan villa Hua"


Kata Hua Chenran dengan suara yang keras, mata dingin itu berkilat dengan cahaya pembunuhan yang kuat.


"Ya, bibi Lin yakin!"


Kata Rong Lin dengan suara yang penuh keyakinan dan ada senyum bahagia di wajahnya. Nona tertua keluarga nya harus menanggung beban dendam berdarah ini, pada usia yang masih begitu muda! Walaupun dia ingin membujuk untuk tidak membalas dendam, tetapi orang yang disebut master itu pasti juga tidak akan pernah berhenti untuk membunuh nona tertua keluarga nya, walaupun dia tidak membalas nya.


"Tapi....bibi Lin, bagaimana dengan Huayu?" Tanya Hua Chenran dengan sedikit kesusahan, dia tidak ingin melibatkan Lin Huayu dalam urusan balas dendam nya. Sekarang bibi Lin sudah bergerak, dia sekarang juga harus maju ke tahap selanjutnya lebih cepat, supaya dia juga bisa menjaga Lin Huayu. Mau tidak mau, sekarang Lin Huayu sudah terlibat. Kemudian Hua Chenran melihat wajah teman nya, Lin Huayu yang wajahnya pucat, dia hanya bisa menghela nafas tidak berdaya melihat semua ini.


"Tentu saja Huayu pasti juga punya keinginan untuk membalas dendam!"


Kata bibi Lin dengan suara yang penuh kesusahan dan keyakinan.

__ADS_1


"Maksud...bibi Lin...?"


Tanya Hua Chenran dengan tenang, tetapi ekspresi wajahnya yang terlihat penasaran tidak ditutupi sama sekali.


__ADS_2