Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 89. Detak Jantung


__ADS_3

"Jadi tuan muda Lan, apa nya yang tidak mungkin?"


Kata Hua Chenran dengan senyum kecil di wajah nya, dia diam-diam lucu dalam hati nya melihat wajah Lan Yueshang yang terkejut. Ini juga rasa pencapaian, hari ini dia sudah melihat beberapa ekspresi wajah nya Lan Yueshang, yang seperti es seribu tahun. Dia tidak tahu bagaimana reaksi Yun Xi jika melihat wajahnya Lan Yueshang yang terkejut seperti sekarang ini di depan dirinya.


Melihat Hua Chenran yang tersenyum ke arahnya, tetapi matanya terlihat seperti sedang menertawakan ekspresi wajah dirinya yang terkejut. Lan Yueshang merasa tidak nyaman dan kesal dalam hatinya, itu bukan karena diam-diam menertawakan dirinya, tetapi itu lebih karena Lan Yueshang tidak ingin citranya yang dingin hancur di depan Hua Chenran.


"Itu.. ekhm.. bagaimana mungkin aku bisa keluar dari lingkaran ini, bahkan aku sendiri tidak menyadari nya?"


Lan Yueshang bertanya dengan nada yang agak sedikit canggung.


Tapi yang Lan Yueshang tidak tahu, bahwa Hua Chenran dari awal juga memang sudah tidak peduli tentang citra nya Lan Yueshang, dan Hua Chenran dari awal memang tidak menganggap Lan Yueshang itu baik.


"Itu menjadi salah mu sendiri untuk menjadi linglung, jadi wanita ini mengambil kesempatan, untuk terus menyerang tanpa henti dan berhasil menggiring mu keluar dari lingkaran. Bagaimana? Sangat bagus, bukan?"


Kata Hua Chenran dengan senyum bahagia di wajahnya. Bukankah ini sedikit pintar, tapi sebenarnya tadi dia berencana untuk menggunakan trik kecantikan, supaya membuat Lan Yueshang menjadi terpikat dan itulah akhirnya Lan Yueshang menjadi linglung dan tidak fokus bertarung.


Kata-kata Hua Chenran berhasil membuat Lan Yueshang mengingat senyum licik di wajah Hua Chenran. Jadi saat itu Lan Yueshang berpikir bahwa Hua Chenran, pasti akan segera menggunakan cara-cara yang sangat licik. jadi nya dia mulai berpikir keras untuk menyusun rencana lain, yang dapat membuat dirinya bisa mengalahkan Hua Chenran dengan cepat. Tanpa dia sadari ternyata dia menjadi linglung, Hua Chenran pun memanfaatkan kesempatan ini, untuk terus-menerus menyerang dirinya hingga ke garis lingkaran yang sudah dia gambar sendiri.


"Hua Chenran! Kamu benar-benar gadis yang sangat licik"


Kata Lan Yueshang dengan suara yang dingin kepada Hua Chenran.


Tidak pernah terbayang bahwa dia, Lan Yueshang! akan tertipu oleh seorang gadis yang satu tahun lebih muda daripada dirinya sendiri.


"Huh...itu bukan licik namanya tetapi itu adalah sebuah strategi estetik"


Kata Hua Chenran dengan suara yang sengaja terdengar agak sombong, dengan kedua tangan di pinggang nya.


Lan Yueshang ini sudah kalah, tapi dia masih juga tidak bisa menerima kenyataan nya, Hua Chenran tidak tahu harus berkata apa untuk bisa membuat anak laki-laki didepannya ini, segera bangun dari fantasi nya.

__ADS_1


Benar-benar sangat menyebalkan.


"Hanya kamu sendiri yang punya ideĀ  estetik seperti itu" Kata Lan Yueshang dengan dingin.


Karena Lan Yueshang masih tidak bisa menerima, bahwa dia kalah taruhan dari Hua Chenran. Itu juga artinya dia harus memenuhi satu permintaan dari Hua Chenran, apapun yang diminta oleh nya.


"Itu tuan muda Lan tahu! Jadi tentu saja kamu sekarang sudah kalah, jangan berani untuk menyangkal kekalahan, jika tidak kamu Lan Yueshang, bukanlah seorang laki-laki sejati tentu nya" Kata Hua Chenran dengan sedikit penghinaan dan juga seringai dingin, yang terlihat jelas di wajahnya.


"Hua Chenran! Siapa yang bilang aku tidak berencana untuk mengakui kekalahan ku?" Kata Lan Yueshang dengan sedikit amarah dalam nada suaranya.


"Jika begitu, katakanlah sekarang!"


Kata Hua Chenran sambil melipat kedua tangannya di dadanya, seolah berkata aku menunggu!.


"Ini baru satu kali kekalahan yang pertama, masih ada dua kali lagi pertarungan untuk menentukan"


Kata Lan Yueshang dengan kilatan licik yang terlintas di matanya.


Kata Hua Chenran penuh dengan kemarahan, dan aura pembunuhan yang tebal keluar dari tubuhnya.


"Juga kapan kita berdua pernah berbicara tentang hanya satu kali pertarungan saja? Tidak ada bukti! Jadi dua kali pertarungan lagi untuk menentukan siapa pemenangnya"


Kata Lan Yueshang tanpa malu-malu.


Tapi sekarang Lan Yueshang agak terkejut dan merasa tercekik dengan aura pembunuhan yang tebal Hua Chenran. Lan Yueshang mengakui bahwa dia adalah orang yang tidak tahu malu, jadi apa? Apapun yang terjadi hari ini, dia, Lan Yueshang! harus mendapatkan jawaban, yang sebenarnya dari Hua Chenran.


"Lan...Yue...Shang!! Baiklah Kamu memintanya" kata-kata pertama kali di ucapkan oleh Hua Chenran dengan penuh amarah, yang kedua diucapkan dengan nada lembut. Tapi semakin lembut kata-kata yang diucapkan oleh Hua Chenran, semakin kejam dia.


"Ups... kenapa marah jadinya?"

__ADS_1


Tanya Lan Yueshang dengan nada yang polos. Seolah-olah yang tadi membuat Hua Chenran marah bukanlah dia.


Seringai jahat muncul di wajah Hua Chenran, kemudian dia mendorong Lan Yueshang ke tanah dan lalu dia langsung menahan kedua tangan Lan Yueshang, hingga Lan Yueshang tidak bisa bergerak. Jarak wajah mereka berdua berjarak sepuluh centi meter.


Lan Yueshang yang tidak menduga bahwa Hua Chenran akan mendorong dirinya ke tanah, tidak siap. Sehingga mudah bagi Hua Chenran untuk menahan kedua tangan nya Lan Yueshang. Dalam lima belas tahun hidupnya, Lan Yueshang dilecehkan oleh seorang gadis yang kasar dan juga galak seperti Hua Chenran.


"Hua Chenran! Apa yang kamu lakukan?" Tanya Lan Yueshang dengan dingin, dia masih merasa sangat terkejut sekarang.


Mendengar pertanyaan yang diucapkan oleh Lan Yueshang, Hua Chenran tidak segera menjawabnya.


Tapi wajahnya semakin dekat dengan wajah Lan Yueshang, lalu kemudian Hua Chenran berbisik di telinganya Lan Yueshang dan berkata "Coba Tebak!"


Nafas hangat berhembus di telinga dan lehernya, Lan Yueshang hanya merasakan tubuhnya menjadi kaku dan tidak berani untuk bergerak. Apakah dia akan menjadi laki-laki pertama yang diperkosa oleh seorang gadis? Ini menakutkan!


"Lan Yueshang kalau begitu katakan bahwa kamu kalah, jika tidak..."


Hua Chenran sekali lagi berbisik di telinga Lan Yueshang, tapi kali ini dengan nada penuh ancaman.


"Aku..."


Setelah mengatakan kata aku, tiba-tiba saja Lan Yueshang menutup mulutnya dan tidak berbicara lagi.


"Sangat keras kepala padahal kamu sudah kalah dalam pertarungan"


Kata Hua Chenran penuh dengan ejekan, tetapi wajah mereka berdua semakin dekat dan dekat.


Lima centi, empat centi, tiga centi....


Tiba-tiba saja jantung Lan Yueshang berdetak dengan kencang, wajahnya memerah hingga ke lehernya. matanya fokus menatap bibirnya Hua Chenran yang semakin dekat dengan bibirnya.

__ADS_1


Bukan hanya Lan Yueshang, tetapi Hua Chenran juga agak gugup sebenarnya dan wajahnya memerah. Karena baru pertama kali dia melakukan hal yang seperti ini, jika bukan karena Lan Yueshang tidak mengaku kalah dia tidak akan melakukan hal-hal yang membuat dirinya terlihat seperti gadis kasar.


__ADS_2