Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 86. Wajahmu Terlihat Akrab


__ADS_3

"gadis Hua! Itu kamu, pasti kamu yang sudah membunuh putriku Shaoning. Pasti itu kamu!"


Kata Nyonya Jiang dengan suara penuh kebencian ke arah Hua Chenran.


"Nyonya Jiang, kapan saya pernah berbicara dengan putri anda? Juga semua bukti sudah jelas! Apalagi yang ingin nyonya Jiang katakan?"


Kata Hua Chenran dengan suara yang agak jengkel, jelas dia baru saja ingin beristirahat dan tidur dengan nyaman tapi, nyonya Jiang ini muncul dengan tiba-tiba dan mengganggu tidurnya.


"Juga Nyonya Jiang! Satu fakta yang tidak bisa disangkal, putri andalah  yang menyuruh seseorang untuk membunuh saya. Jadi bagaimana saya harus menuntut tentang hal itu?"


Kata Hua dengan lembut, tapi matanya menatap ke arah nyonya Jiang dengan dingin dan tajam.


Apakah Hua Chenran ini benar-benar anak berumur 14 tahun. Lihatlah gaya bicaranya yang bisa membuat dirinya, tidak bisa menjawab apa yang Hua Chenran tanyakan tadi.


Nyonya Jiang akhirnya tidak tahu harus menjawab apa, mulutnya kini sudah menutup dan terdiam, Ketika Nyonya Jiang melihat mata dingin dan tajam Hua Chenran ke arahnya, Nyonya Jiang akhirnya mundur ke belakang beberapa langkah, entah kenapa melihat mata Hua Chenran tanpa sadar dia ketakutan. Tapi tetap saja nyonya Jiang menjawab


"Itu hanya sebuah rumor di media sosial! Shaoning ku selalu lembut dan baik hati, bagaimana mungkin dia menyuruh orang untuk membunuh"


Setelah mengatakan itu Nyonya Jiang segera pergi keluar dari kamarnya Hua Chenran dengan tergesa-gesa, takutnya nanti Hua Chenran akan mengatakan sesuatu yang membuat dia menyesali nya, lebih baik sekarang pergi dari rumah sakit ini.


Kebetulan Lin Huayu yang baru saja membeli makan siang, dia melihat seorang wanita paruh baya keluar dari bangsal Hua Chenran, siapa itu?


Kemudian Lin Huayu segera teringat,


Bukankah itu Nyonya Jiang?


Kekhawatiran muncul di hati Lin Huayu, jadi dia dengan cepat berjalan ke arah bangsal Hua Chenran.


Begitu dia membuka pintu dan dia melihat Hua Chenran yang tampak sangat santai, sambil membaca buku.


Dia tidak bisa menahan untuk tidak bertanya kepada Hua Chenran


"Xiao ran! Kamu baik-baik saja?"

__ADS_1


"Huayu Apakah aku gadis yang mudah untuk diintimidasi?"


Tanya Hua Chenran pada Lin Huayu sambil tersenyum kecil.


"Mendengar perkataan mu sekarang, aku rasa, aku harus bersimpati untuk nyonya Jiang!" Dalam hatinya Lin Huayu diam-diam menyalakan lilin untuk nyonya Jiang. Lalu dia segera meletakkan makanan di atas meja dan juga menyerahkan kepada Hua Chenran, sementara itu dia juga ikut makan dengan tenang.


Setelah selesai makan Lin Huayu merasa agak mengantuk, lalu dia tidur siang sebentar.


Saat Hua Chenran akan mengambil bukunya untuk membaca lagi, ponselnya berdering, lalu Hua Chenran mengambil ponselnya. Melihat nama yang dikenal olehnya Hua Chenran segera mengangkatnya.


"Ketua"


Suara dingin terdengar dari ujung ponsel Hua Chenran, tapi ada rasa hormat dalam suaranya.


"Ya Qiang Xie, ada apa?"


Tanya Hua Chenran dengan tenang.


Hua Chenran berpikir, apakah ada masalah dalam Geng Blood Shield?


Kata Qiang dengan nada yang agak terdengar serius.


"Itu bagus! Aku akan melihatnya sendiri setelah aku sembuh nanti, tidak perlu untuk datang ke rumah sakit untuk menjenguk ku. Karena aku tidak ingin orang-orang tahu bahwa aku adalah seorang pemimpin geng Blood Shield, untuk sekarang usiaku masih tidak memungkinkan, juga sekarang polisi masih mengawasi kita dan lebih baik bagi kita untuk dapat berinteraksi berjauhan seperti ini, supaya tidak membangkitkan kecurigaan publik" Kata Hua Chenran dengan tenang dan acuh tak acuh.


Lalu Hua Chenran kembali bertanya kepada Qiang Xie dengan dingin dipenuhi dengan kejengkelan.


"Sepertinya masih ada lagi, katakan saja semuanya dengan jelas!"


Dia tidak ingin ada anak buah yang menyembunyikan sesuatu dari dirinya sendiri, walaupun untuk alasan demi kebaikan nya.


"Baru saja Geng Blood Shield kita memiliki konflik dengan Geng Black Shadow, jadi itu saja dan tidak masalah yang lainnya untuk saat ini"


Kata Qiang Xie dengan agak gugup di sisi lain telepon. Qiang Xie masih sangat takut dengan metode yang dilakukan oleh Hua Chenran untuk menangani seorang pengkhianat dari Geng Blood Shield sendiri. Ini pasti peringatan dari Ketua, jadi untuk kedepannya Qiang Xie mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak ceroboh.

__ADS_1


"Kirim informasi geng Black Shadow ini padaku nanti, katakan saja pada ketua geng Black Shadow itu bahwa ketua dari Geng Blood Shield akan menantang nya untuk melakukan sebuah duel dengan adil. Tapi dengan syarat, jika kita menang Geng Black Shadow akan menjadi milik ku, tapi jika aku kalah Geng Blood Shield akan menjadi milik nya"


Kata Hua Chenran dengan senyum jahat di wajahnya. Meskipun dia tidak tahu tentang Geng Black Shadow ini, tapi dia adalah seorang kultivator dan dapat dengan yakin untuk dapat mengalahkan Geng Black Shadow.


Ini bagus setelah keluar dari rumah sakit yang membosankan, dia akan mendapatkan pertarungan yang baik.


"Baik Ketua! Anda dapat yakin"


Jawab Qiang Xie dengan dingin, tapi suaranya dipenuhi rasa hormat dan dipenuhi dengan kepercayaan diri.


"Juga, Qiang Xie buatlah aku jatuh dari tebing Grand Canyon Zhangjiajie, seakan-akan ini dilakukan oleh keluarga Jiang yang masih curiga bahwa akulah yang membunuh Jiang Shaoning itu. Kamu tahu kan harus bagaimana melakukan nya?"


Kata Hua Chenran dengan kilatan licik di matanya, seringai dingin tersungging di bibir tipisnya. Siapa yang melakukan hal buruk terlebih dulu, harus siap untuk menanggung akibatnya. Seperti Jiang Shaoning, dia sengaja menyuruh orang untuk memperkosa dan membunuhnya. Jadi tentu saja Jiang Shaoning harus siap untuk dibunuh oleh dirinya.


"Baik ketua! Aku juga sangat ingin melakukan hal ini dari kemarin"


Suara Qiang Xie terdengar lebih dingin dari sebelumnya, akhirnya punya kesempatan untuk melakukan hal-hal yang menarik.


Engah! Hua Chenran tidak bisa berkata-kata, sudut mulutnya bergerak-gerak dan dia menemukan bahwa bawahannya sebenarnya punya pemikiran yang sama dengan dirinya sendiri, atau dia sebenarnya suka melakukan hal-hal seperti ini.


Kemudian Hua Chenran dan juga Qiang Xie hanya berbicara beberapa patah kata lagi dan segera mengakhiri panggilan ponselnya. Lalu Hua Chenran kembali menghapus penghalang spritual yang telah dipasang tadi, takutnya Lin Huayu mendengar suaranya, saat berbicara tentang topik berdarah seperti tadi.


Seminggu kemudian, Hua Chenran akhirnya sembuh dari cedera patah tulang kaki kirinya. Sun Lili berkata bahwa dia tidak boleh pergi ke sekolah dulu sebelum benar-benar sembuh, tapi apakah Hua Chenran akan patuh? Tentu saja tidak! Dia sudah berjamur selama seminggu, jadi tentu saja dia membutuhkan udara yang segar.


Sekolah Menengah Luocheng


Hua Chenran yang baru saja kembali ke sekolah setelah seminggu ini berbaring di rumah sakit, mulai berlari dengan pelan dan senyum bahagia muncul di wajah cantiknya.


Karena terlalu bersemangat dia tidak terlalu memperhatikan orang-orang di sekitarnya dan segera menabrak seseorang yang ada di depannya. Ketika Hua Chenran hampir jatuh ke tanah, seseorang dengan cepat menarik tangan Hua Chenran dan segera melingkarkan tangannya di pinggang Hua Chenran dengan erat untuk mencegah kembali terjatuh.


"Terimakasih"


Kata Hua Chenran dengan tenang, lalu dia mengangkat kepalanya dan segera dia bertemu dengan pupil biru yang dingin dan dalam, penuh dengan ketidakpedulian dan acuh tak acuh. Hati Hua Chenran langsung menjadi dingin, kilatan kebencian terlintas di matanya, tapi hanya sekejap saja. jika bukan karena dia tidak melihat wajahnya dulu tadi, dia tidak akan pernah mengucapkan kata-kata terimakasih kepada Lan Yueshang.

__ADS_1


Lan Yueshang juga melihat wajah Hua Chenran dengan dingin dan agak tenang, tetapi dalam hatinya dia merasa ada rasa keakraban dengan gadis didepannya ini, lalu dia melihat tangannya yang masih memeluk pinggang Hua Chenran, wajah dingin Lan Yueshang tiba-tiba tersipu dan buru-buru melepaskan tangannya dari pinggang Hua Chenran. Tapi kemudian dia merasa ada yang kosong dalam hatinya dan dia agak terkejut, kemudian dia segera berkata kepada Hua Chenran


"Sama-sama, tapi maaf sebelumnya wajahmu terlihat akrab, apakah kita pernah bertemu sebelumnya?"


__ADS_2