Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 41. Terimakasih, Sichu!


__ADS_3

Yang Jian tersedak oleh kata-kata yang diucapkan oleh Hua Chenran.


Bahkan Fang Yue dan Jiang Shaoning juga terpana, tidak tahu harus mengatakan apa pada Hua Chenran.


Kepala sekolah hanya melihat dengan mata yang jelas tidak peduli sama sekali, dengan pertengkaran murid perempuan di depannya lagi. Sudah cukup hari ini, bahkan dia diancam oleh gadis kecil.


"Masalah ini sudah diselesaikan, jadi kalian berempat silahkan keluar dari ruangan ini"


Kata kepala sekolah dengan dingin.


Lalu melihat ke arah Jiang Shaoning, Fang Yue dan Yang Jian dia berkata dengan nada penuh peringatan "Karena kalian sudah tahu hukuman kalian, jadi jangan mengelak dari hukuman kalian membersihkan toilet umum perempuan, 3 hari berikutnya"


Karena mereka bertiga sudah mendapatkan hukumannya. Mereka bertiga keluar dari kantor kepala sekolah dengan malu, karena wajah lebam, seragam sekolah rusak dan rambut acak-acakan.


masalah sudah selesai, Hua Chenran juga keluar dengan sedikit senyum bahagia di wajahnya. Saat dia akan melangkah keluar dari pintu, suara gumaman kepala sekolah terdengar di telinga Hua Chenran.


Kepala sekolah melihat murid-murid perempuan itu dengan mata yang rumit dan kelelahan. Hari ini dia dipaksa untuk bertarung dengan gadis kecil, bahkan mengancamnya.


Menghembuskan nafasnya dalam-dalam dan bergumam pelan.


"Jika bukan karena laporan dari


tuan muda Wei, kenapa aku harus mengurus masalah sepele ini"


Ketika Hua Chenran mendengar kata tuan muda Wei mungkinkah.....


'Wei Sichu' pikir Hua Chenran dalam hatinya.


Sambil berpikir Hua Chenran tidak menghentikan langkahnya dan berjalan ke arah Lin Huayu. Juga dia melihat wajah khawatir temannya, hati Hua Chenran terasa hangat.


"Huayu, aku baik-baik saja"


"Baguslah"


Kata Lin Huayu sambil tersenyum, kemudian dia menghela nafas lega.


Mereka berdua berbicara dengan tentang apa yang terjadi didalam kantor kepala sekolah.


"Lihat penampilan mereka bertiga, apakah terjadi sesuatu di kantor kepala sekolah? Aku tidak menyangka perkelahian antar anak perempuan juga akan sangat kejam"


Dia baru saja datang ke sekolah dan melihat teman-teman yang lainnya datang ke kantor kepala sekolah


untuk menonton pertunjukan.


Ternyata ini benar-benar pertunjukan yang berbahaya.


"Makanya jangan main-main dengan anak perempuan"


Kata gadis di sampingnya dengan mendengus.


"Kapan....kapan aku bermain-main?"


Murid laki-laki berkata dengan suara tergagap.


"Huh..."


Murid perempuan memilih untuk mengabaikannya, lalu dia melihat ke beberapa murid perempuan kelas 1 yang sedang bergosip, matanya pun menjadi berbinar


"Adik junior sebenarnya apa yang terjadi di kantor kepala sekolah tadi?"

__ADS_1


"Kakak senior"


Beberapa murid perempuan menyapa dengan sopan.


"Ini sebenarnya adalah masalah murid kelas inti"


"Mereka bertiga mengunci murid perempuan di toilet karena iri, setelah itu berpura-pura tidak bersalah"


"Kami tidak menyangka bunga sekolah yang lembut, ternyata adalah teratai putih"


"Juga kedua temannya Jiang Shaoning adalah teratai putih lainnya"


"Kapan standar kelas inti turun menjadi sarang dari teratai putih?"


Kata senior perempuan dengan kemarahan dalam kata-katanya.


Karena dia juga merupakan kelas inti (2). Lalu dia kembali bertanya :


"Siapa yang menjadi korbannya?"


"Itu Hua Chenran"


"Bukankah itu yang nomor satu dalam tes masuk Sekolah Menengah Luocheng tahun ini?"


Tanya senior perempuan tanpa sadar.


"Ya, senior. Mungkin mereka mengganggu Hua Chenran karena dia dari keluarga biasa"


"Ini menakutkan, aku juga dari keluarga biasa. Lebih baik kita memberitahu seluruh kelas 1A sampai kelas 1F, supaya tidak tertipu dengan ketiga teratai putih"


"Ide bagus, aku juga akan memberitahu seluruh kelas 2 untuk menjauh dari ketiga teratai putih, supaya tidak tertipu oleh mereka bertiga"


Diskusi mereka pun berlanjut ke tingkat yang lebih parah.


Tapi ini baru permulaan, semua yang terjadi di kantor kepala sekolah dia sudah merekam semuanya. Saat dalam masa skors mereka bertiga selama 3 hari, Hua Chenran akan meminta bantuan Ling untuk menyebarkan ini semua di forum sekolah menengah Luocheng.


Setelah cukup mendengar Hua Chenran menarik tangan Lin Huayu ke arah kelas inti.


"Ayo pergi ke kelas"


"Xio ran, kapan aku setuju...."


Bantah Lin Huayu, dia sebenarnya ingin mengejar ketiga orang yang sudah berbuat jahat pada Xio ran.


Kemudian memberikan mereka beberapa pelajaran.


Hua Chenran memilih untuk mengabaikan kata-kata Lin Huayu, karena dia tahu Lin Huayu pasti akan mengejar mereka bertiga.


Kelas inti


Ketika masuk ke dalam kelas, ternyata pelajaran sudah berakhir. Juga bangku Jiang Shaoning, Fang Yue dan Yang Jian kosong. Artinya mereka sudah pulang ke rumah dari tadi.


"Mereka bertiga sudah pulang, aku tidak punya kesempatan untuk memberi pelajaran kepada mereka"


Lin Huayu bergumam dengan cemberut.


"Huayu cepat duduk, selanjutnya adalah pelajaran kimia" kata Hua Chenran dengan tenang.


"Oh... aku mengerti"

__ADS_1


Jawab Lin Huayu sambil berjalan ke arah mejanya sendiri.


Kemudian Hua Chenran pun duduk kembali di bangku nya, lalu dia melihat ke arah Wei Sichu dan berkata kepada nya


"Terimakasih, Sichu!"


Wei Sichu yang mendengar ucapan terimakasih dari Hua Chenran pun terkejut, karena dia belum memberitahu. Bagaimana bisa Hua Chenran tahu? Wei Sichu jadi pusing memikirkan nya. Jadi Wei Sichu menanggapi dengan bingung.


"Apa?"


"Pokoknya, terimakasih!"


Kata Hua Chenran sekali lagi.


Dari wajah Wei Sichu yang bingung, dapat dilihat bahwa Wei Sichu saat ini benar-benar kebingungan. Juga dari matanya yang dingin dipenuhi keterkejutan, Hua Chenran dapat menebak, Wei Sichu sepertinya ingin membantunya secara rahasia, supaya dia tidak tahu.


Tapi untuk apa Wei Sichu membantunya?


Hua Chenran menjadi ragu-ragu sejenak, lalu dia melihat ke arah Wei Sichu beberapa kali lagi.


Tapi dari Wei Sichu, Hua Chenran tidak merasakan kejahatan apapun.


Mungkin saja Wei Sichu membantunya, untuk alasan lainnya yang tidak dia ketahui?


Tapi yang jelas, Wei Sichu membantunya hari ini. Jadi jika Wei Sichu butuh bantuan darinya, dia pasti akan membantunya. Prinsipnya sangat jelas, yang baik padanya dia pasti juga akan baik pada orang itu, Tapi jika ada yang jahat pada dirinya maka, dia pasti akan membalas 10.000 kali lebih kejam.


Dari samping, Wei Sichu beberapa kali melihat ke arah Hua Chenran. Apakah sekarang Hua Chenran sudah mengetahuinya? Menghela nafas lega dalam hatinya, Wei Sichu merasa lebih baik untuk tidak membicarakan masalah ini lagi. Lebih baik biarkan saja seperti ini, supaya pendekatan yang dilakukan olehnya menjadi lebih mudah. Wei Sichu merasa dinding yang tidak terlihat diantara mereka tampaknya menipis.


Tanpa sadar ada lengkungan kecil di bibirnya, tapi itu hanya sesaat.


Guru kimia mengajar di depan dengan penuh semangat, sementara pikiran beberapa murid di dalam kelas inti sedang berkelana ke seluruh dunia.


Bel istirahat berbunyi, guru pun segera menyelesaikan pelajaran nya.


Ketika guru keluar beberapa teman sekelas perempuan datang ke meja Hua Chenran dan berkata beberapa patah kata untuk menghibur dan juga ada yang meminta maaf kepada nya, karena sempat termakan oleh kata-kata buruk tentang Hua Chenran dari Jiang Shaoning.


Teman sekelas perempuan yang lain sekarang mulai melepas prasangka buruknya tentang Hua Chenran.


Setelah berbicara dengan Hua Chenran, mereka baru menyadari bahwa bukannya Hua Chenran sombong, tapi lebih karena dia tidak banyak berbicara dan tampilan wajahnya yang dingin membuat mereka agak enggan untuk berbicara dengan Hua Chenran.


Lalu mereka pun mengajak Hua Chenran ke Kafetaria bersama, tapi Hua Chenran menolak karena dia sudah membawa bekal dari rumah. Jadi mereka tidak memaksa dan setelah itu turun ke Kafetaria.


Waktu turun ke kafetaria teman sekelas perempuan berkata


"Ternyata Hua Chenran itu ramah, tidak seperti kata Jiang Shaoning yang mengatakan bahwa Hua Chenran itu sombong"


"Iya, aku tadi merasa sedikit bersalah karena sudah menjelek-jelekkan Hua Chenran dibelakangnya"


"Apakah kamu sudah meminta maaf pada Hua Chenran?"


"Ya, aku meminta maaf tadi, Untungnya tadi Hua Chenran tidak marah dan mau memaafkan ku"


"Hai... jika Hua Chenran menjadi aku, mungkin aku tidak akan memaafkan kamu"


"Sial! Kamu temanku atau bukan?"


"Aku hanya berbicara tentang faktanya"


"Sudahlah kalian berdua, bukankah Hua Chenran saja sudah memaafkan"

__ADS_1


"Untunglah, kita semua belum terhasut terlalu jauh, jika tidak bukankah kita menjadi orang yang lebih buruk dari teratai putih seperti Jiang Shaoning nantinya?"


"Jangan membicarakannya lagi, itu terlalu menakutkan!!"


__ADS_2