Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 207. Hukuman bagi pengkhianat


__ADS_3

Setelah Li dan anak buahnya itu berhasil untuk memindahkan kontainer-kontainer senjata itu, Li tiba-tiba merasa sangat aneh dalam hatinya, karena apa yang terjadi sekarang bisa dikatakan terlalu mulus dan tidak ada hambatan sama sekali, keraguan pun muncul di dalam hatinya.


"Hei Di, aku merasa sangat aneh sekarang, sepertinya ini semua terlalu mulus, bahkan tidak ada gangguan dari pihak Meng Qian atau pun Qiang Xie, ini benar-benar aneh, kan?" Karena merasa terlalu ragu, Li pun akhirnya mengatakan hal ini kepada Hei Di di sampingnya.


"Tuan Li, saya rasa wajar saja jika yang kita lakukan kali ini mulus dan tidak ada gangguan dari berbagai pihak yang lainnya. Hal-hal seperti ini, bukankah kita sudah melakukan nya lebih dari sekali, jadi itu wajar saja bila mulus" kata Hei Di dengan suara yang tenang, namun tetap saja tidak lupa untuk menyanjung seperti yang biasa dia lakukan.


Li juga memikirkan apa yang baru saja dikatakan oleh Hei Di, segera semua keraguan dalam hatinya pun segera menghilang tanpa jejak.  Mungkin ini karena dia terlalu senang dan juga gugup, yang dia inginkan hampir tercapai. Ya, ini hanya tinggal selangkah lagi.....


Hanya beberapa detik kemudian, ada keheningan yang aneh di pelabuhan, tidak ada jejak orang-orang geng Blood Shield yang biasanya menjaga dan memeriksa pelabuhan, kemana semua orang ini pergi? Bagaimana mungkin banyak orang dari anak buahnya yang tidak menyadarinya?


"Pertunjukan dimulai!" Suara Hua Chenran sangat ringan, seolah-olah suara itu hilang terbawa oleh angin sepoi-sepoi.


Di tengah keheningan pelabuhan, ribuan ular-ular dari berbagai macam jenis dengan warna dan panjang yang berbeda itu tiba-tiba muncul begitu saja dari berbagai arah mengelilingi Li dan juga anak buah nya.


Melihat pemandangan yang seperti ini siapapun pasti akan geli, jijik dan yang pasti akan sangat ketakutan.


Memang pada saat ini, itulah yang dirasakan oleh Li dan anak buahnya!


"Hei ini bukan satu atau dua ular, ini ribuan ular, ah!"


"Apa yang sedang terjadi?"

__ADS_1


"Sial menakutkan!"


Beberapa orang terkejut, ada juga yang masih bingung dan tentu saja ada yang ketakutan.


Ular-ular itu tidak langsung pergi menyerang mereka semua, tetapi hanya mengelilingi Li dan anak buahnya dengan mulut terbuka, seolah-olah jika mereka bergerak maka ular akan segera menggigit.


Tentu saja ini lebih mengerikan, dari pada diserang langsung. Wajah Li dan anak buahnya semua nya itu pucat seperti kertas, ketakutan terpancar jelas di mata mereka semua.


"Tuan Li, ular-ular ini terlihat sangat aneh"


"Ya.... kenapa ini terlihat seolah-olah sedang mengawasi kita?"


Pengawal-pengawal ini berbicara dengan suara pelan dan ketakutan, kulit kepala mereka semua terasa mati rasa. Bukannya mereka takut pada ular, akan tetapi ini bukan hanya satu ular, akan tetapi ribuan!


Bagaimana perasaan mu jika ada ribuan pasang mata ular yang melihat ke arah mu dengan ganas dan mulut ular itu terbuka lebar, seolah-olah ular menunggu menggigit mangsanya di saat yang tepat. Bukankah itu akan terasa sangat menakutkan? Bahkan mereka menyesal untuk mengawal tuan Li hari ini, ular-ular itu terlihat sangat menakutkan, ah!


Pemandangan pelabuhan Haishi pun tiba-tiba berubah menjadi sebuah hutan yang lebat, kontainer-kontainer senjata yang sudah dipindahkan itu ternyata adalah gelondongan kayu besar, mereka semua terpana dan tidak percaya dengan apa yang ada di depan mata mereka sekarang, setelah itu mereka menggosok mata mereka lagi dan mereka semua memang benar-benar ada di dalam hutan dan ini bukan pelabuhan Haishi.


"Aku tidak bermimpi, bukan?" Tanya seorang pengawal dengan suara yang bergetar ketakutan, baru kali ini dia menemukan situasi yang seperti ini.


"Bagaimana mungkin?!!" Li berkata dengan nada suara yang tajam dan sangat tidak percaya, hal ini sama sekali tidak mungkin! Bagaimana mungkin kontainer-kontainer senjata itu adalah gelondongan kayu?!

__ADS_1


Belum pulih dari keterkejutan dalam perubahan tempat yang tiba-tiba, lalu


kemudian ada berbagai macam jenis burung muncul dan dengan agresif terbang ke arah Li dan anak buahnya, begitu burung-burung itu menyerang Li dan anak buahnya dengan ganas, ular-ular itu pun tidak lagi bertindak mengelilingi mereka, melainkan juga ikut menyerang Li dan anak buahnya dengan agresif.


Kemudian hanya suara teriakan kesakitan dan juga putus asa yang terdengar di seluruh hutan.


Li membelalakkan matanya, dan ini jelas adalah pemandangan yang tidak akan pernah dia bisa lupakan dalam hidupnya!


Hei Di dan yang lainnya dicabik-cabik dan dimakan oleh burung dan ular itu hanya tinggal beberapa daging yang tertempel di tulang-tulang mereka.


Dia sendiri juga tidak tahu, mengapa hanya tubuhnya yang tampak paling utuh di antara mereka semua? Juga luka-luka ini begitu menyakitkan, ah!


Dia tidak tahu sudah berapa kali ular-ular itu menggigit nya, berapa kali bagian tubuhnya itu dirobek oleh cakar burung-burung itu, akan tetapi dia tidak mati sama sekali!, malahan dia sangat ingin untuk mati tetapi dia bahkan tidak bisa untuk pingsan! Setiap detiknya hidup nya sekarang adalah siksaan yang hidup terasa lebih baik dari pada mati!


"Ini adalah hukuman ringan bagi mereka yang mengkhianati geng Blood Shield!" Suara gadis yang dingin dan acuh tak acuh terdengar di telinga nya, Li merasa sangat terkejut di dalam hatinya, dia pun membuka matanya dan melihat jelas tidak ada siapapun di sekitarnya, hantu..??


Hukuman ringan? Li menggigil dalam hatinya, jika ini adalah hukuman yang ringan, lalu bagaimana dengan hukuman berat nya? Li tidak bisa membayangkan sama sekali, kali ini dia sangat ketakutan dan sekarang dia hanya bisa berharap ada orang yang akan menolong nya. Jadi Li menutup matanya lagi, dia sangat pasrah, juga lagi pula dia sebentar lagi akan mati.


"Ck....ck..., Sekarang kamu ada di dalam formasi array ilusi jadi tidak mungkin dan tidak akan pernah ada orang yang bisa menolong mu untuk seumur hidup mu, dan jangan pernah berharap untuk mati! Karena itu sangat murah untuk mu!" Kemudian suara gadis itu terdengar lagi, namun kali ini suaranya itu terdengar begitu suram dan menakutkan!


Li sekali lagi berjuang untuk membuka matanya dan yang pertama muncul di matanya adalah ular kobra Hitam yang mengigit tangan kanan nya, kemudian ular cincin lima warna yang melilit lengan kirinya dan mengapa bahkan ada ular derik gurun yang mengelilingi nya? Li berusaha untuk mengguncang lengannya, namun sekeras apapun dia berusaha, kedua tangannya sekarang sama sekali tidak bisa digerakkan.

__ADS_1


__ADS_2