Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 113. Aku Tidak Akan Pernah Memaafkan Kalian Berdua!


__ADS_3

Melihat air mata Hua Chenran yang jatuh, membuat hati mereka berdua semakin sakit lagi.


"Ran'er..."


Kata Leng Yuesheng dengan suara yang pelan, tapi kemudian tidak ada lagi kalimat yang keluar dari mulut nya. Karena Leng Yuesheng tidak tahu harus berkata apa! Jika dia berkata akan bertanggungjawab terhadap Hua Chenran, maka mungkin saja dia hanya akan menjadi lebih marah, dia juga ingin meminta maaf, tapi ketika mendengar semua penderitaan yang telah di rasakan oleh Hua Chenran, Leng Yuesheng merasa bahwa kata-kata maaf bahkan tidak cukup.


"Ran'er, apakah berita di desa Dachen beberapa bulan yang lalu itu benar?"


Tanya Lan Yueshang dengan sangat terkejut, jika benar itu, maka berita hantu seorang gadis hamil menyerang warga desa itu benar, maka gadis yang menjadi hantu adalah Ran'er.


"Iya! Lan Yueshang, kamu benar!"


Jawab Hua Chenran dengan tenang, sambil menghapus air matanya yang masih saja belum berhenti mengalir.


"Ran'er aku akan bertanggungjawab!"


Kata Leng Yuesheng dengan suara yang sangat serius. Matanya penuh dengan tekad yang kuat. Dia juga sangat bingung sekarang, setelah dia tahu bahwa dia punya anak dengan Hua Chenran. Dia memang sangat senang, tapi tidak tahu harus berkata apa atau bertindak bagaimana? Jujur


dia masih sangat bingung sekarang,


tapi untuk menikah dengan Ran'er dia benar-benar bertekad dan tulus!


"Penggoda kamu diam!"


Kata Lan Yueshang dengan dingin, sambil mengetuk kepala nya Leng Yuesheng. Lalu kemudian dia kembali melanjutkan dan segera berkata


"Ran'er jangan pernah percaya dengan kata-kata yang diucapkan oleh si penggoda, Ran'er aku pasti akan bertanggung jawab padamu"


Lan Yueshang berkata dengan tulus


pada Hua Chenran, dengan suara nya yang terdengar lembut, itu memang sangat berbeda dengan bagaimana dia berkata pada Leng Yuesheng tadi.


Bagaimana tidak! Hua Chenran adalah orang yang dia cintai!

__ADS_1


"Bertanggung jawab? Huh.... sungguh lucu, kata-kata ini membuat diri ku merasa sangat muak!" Dulu memang sebelum dia bertransmigrasi ke benua Surga Suci, dia sangat berharap orang itu bertanggungjawab untuk dirinya.


Tapi lihat kenyataan nya! Jika bahkan dia tidak pergi ke sekolah menengah Luocheng, apakah akhirnya sekarang akan sangat berbeda?


"Hua Chenran yang dari desa Dachen sudah mati! Jadi tidak perlu bagi salah satu dari kalian berdua untuk bertanggung jawab! Karena aku tidak membutuhkan tanggung jawab mu"


Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin dan tajam. Dia tidak ingin lagi berurusan dengan masalah emosional seperti ini, dia sekarang hanya ingin terus meningkat kultivasi nya dan menemukan orang yang punya tato bunga manzhushahua di punggung tangan kirinya. Setelah itu baru dia bisa hidup dengan bahagia bersama dengan kedua anaknya.


Rasa panik muncul di hati mereka berdua, ini berarti jangankan minta maaf, bahkan hubungan mereka berdua dengan Hua Chenran sekarang ini, tidak lebih baik dari pada orang asing pada umumnya.


Juga kesempatan untuk bisa menikah dengan Hua Chenran juga kandas.


"Ran'er aku minta maaf, oke! Aku sangat bersalah dan aku adalah orang yang paling bersalah, jadi maafkan aku Ran'er" Kata Leng Yuesheng dengan suara yang menyedihkan,


Dia melihat Hua Chenran dengan mata yang penuh permintaan maaf.


"Ran'er kami tahu bahwa ini adalah salah kami, jadi Ran'er maafkan kami berdua, Oke! Aku tidak ingin menjadi orang asing dengan mu Ran'er!"


Ini terasa seperti sebuah mimpi, begitu dia bangun dari tidurnya, dia sudah menjadi seorang ayah dari bayi laki-laki empat bulan. Sampai saat ini yang harus dia lakukan adalah minta maaf dan dimaafkan oleh Ran'er.


"Maaf? Sungguh mudah bagi kalian berdua untuk mengatakan kata-kata maaf itu! Ingat, camkan ini baik-baik untuk kalian berdua!"


Kata Hua Chenran dengan dingin dan tajam, setelah jeda dia berkata lagi "Aku, Hua Chenran! tidak akan pernah memaafkan kalian berdua"


Setelah mengatakan itu Hua Chenran bangun dari kursinya, lalu dia terus berjalan tanpa melihat ke belakang.


Wajah mereka berdua sangat pucat, setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Hua Chenran.


Kata-kata Hua Chenran benar-benar seperti petir di hari yang cerah, bagi Lan Yueshang dan Leng Yuesheng.


Hati mereka berdua seperti tersayat ribuan pisau, cinta pertama mereka harus hancur seperti ini. Air mata tiba-tiba perlahan mengalir dari mata Lan Yueshang dan Leng Yuesheng.


Tiba-tiba saja Hua Chenran berhenti lalu membalikkan badannya, tentu saja Lan Yueshang dan Leng Yuesheng sangat gembira ketika melihat Hua Chenran berhenti, ada harapan yang sangat kuat di mata mereka berdua.

__ADS_1


Tapi kata-kata yang di ucapkan oleh Hua Chenran, membuat harapan itu semuanya hancur berkeping-keping.


"Juga... Jangan panggil aku Ran'er! Kita tidak sedekat itu, bahkan tidak lebih baik dari pada orang asing"


Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin dan tajam, lalu setelah itu dia kembali membalikkan badannya dan terus berjalan ke arah gedung sekolah.


Lan Yueshang dan Leng Yuesheng ingin segera mengejar Hua Chenran, tetapi tubuh mereka perlahan jatuh ke tanah. Tubuh mereka berdua ini terasa sangat lembut, seperti tidak ada tulang dan sangat lemah dan itu pun hanya tangan saja yang bisa di gerakkan oleh mereka berdua.


"Hei...biru apakah ini..."


Tanya Leng Yuesheng pada Lan Yueshang.


"Iya! Ini racun lemas, kekuatan spiritual kita hilang dan seluruh tubuh kita lemah seperti tidak ada tulang, selama satu minggu."


Kata Lan Yueshang dengan suara yang dingin dan terdengar sangat pahit, sambil menghapus air matanya.


"Menurut ku racun ini tidak terlalu kejam, tapi sebenarnya yang paling beracun adalah kata-kata Ran'er"


Kata Leng Yuesheng dengan sedih.


Dia tahu maksud dari Hua Chenran menaruh racun ini kepada mereka berdua, jika dalam beberapa jam mereka tidak keluar juga dari hutan, maka mereka pasti akan segera dimakan oleh binatang buas, karena racun ini akan mengeluarkan aroma pemikat binatang buas setelah racun itu berada dalam tubuh seseorang, selama tiga jam lamanya.


Ketika masuk ke dalam gedung sekolah, Hua Chenran melihat lagi ke hutan belakang sekolah. Sebenarnya dia menjadi orang asing dengan mereka berdua, tetapi dia tidak pernah berkata bahwa, kedua bayinya tidak boleh mengenal ayahnya bukan? Jika mereka berdua ingin bertemu dengan Yi'er dan Yan'er, tentu saja dia tidak akan pernah menhalangi mereka berdua untuk bertemu dengan anaknya juga.


Bagaimana pun juga mereka berdua adalah ayah dari kedua bayi nya, dan sekarang dia tidak perlu merasa khawatir lagi kedua bayinya akan di sebut sebagai spesies liar yang tidak punya ayah. Hal itu adalah yang paling dia khawatirkan, jika identitas nya sebagai ibu Yi'er dan Yan'er di ketahui oleh publik. Maka yang paling menderita adalah kedua bayinya.


Untuk masalah memaafkan mereka berdua, mungkin dia juga tidak tahu apakah dia bisa memaafkan mereka berdua? Atau tidak sama sekali?


Hua Chenran tahu bahwa ini tidak sepenuhnya salah mereka berdua, dia dijebak oleh Dai Yuping tentu saja adalah kebodohan nya sendiri, tidak dapat melihat orang dengan benar.


Tetapi masalahnya adalah dia diperlakukan seperti itu, oleh dua orang sekaligus dan itu juga pada saat yang sama. Memaafkan? mungkin saja itu di masa depan, atau mungkin juga tidak. Hanya waktu yang bisa menghapus luka dan hanya waktu juga yang bisa menjawab segala nya.


Setelah itu Hua Chenran menghela nafas panjang sekali lagi, dan terus berjalan menuju kelas inti 1.

__ADS_1


__ADS_2