Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 63. Kematian Jiang Shaoning (3)


__ADS_3

Di jalan mereka berdua banyak sekali berbicara, karena Jiang Shaoning terus menerus bertanya kepada dirinya dan juga berbicara dengan manis pada dirinya. Tetapi Qiang Xie, hanya tersenyum dingin dari dalam hatinya. Dia di permukaan tetap saja dengan sabar menjawab semua yang Jiang Shaoning tanyakan, dengan nada yang penuh kelembutan.


Tidak lama kemudian mereka berdua sampai di sebuah taman hiburan, lalu Qiang Xie mengajak Jiang Shaoning masuk, dari tempat rahasia ke markas Geng Blood Shield.


Melihat hal ini Jiang Shaoning merasa berbunga-bunga di dalam hatinya, ini apakah dia spesial! Jadi Qiang Xie menunjukkan semua kepada dirinya.


Bahkan pintu rahasia Qiang Xie tidak dirahasiakan dari Jiang Shaoning nya.


Ketika masuk ke dalam markas Geng Blood Shield, dia sangat terkejut dan langsung terpana karena ada ruang yang begitu besar dibuat di bawah tanah dan masih ada oksigen yang sangat kaya untuk bernafas.


Qiang Xie menuntun Jiang Shaoning ke sebuah ruangan yang agak kecil, Ketika masuk ke dalam ruangan itu Qiang Xie menuangkan Jus jeruk untuk menyegarkan tenggorokan Jiang Shaoning yang kering.


Melihat perhatian khusus Qiang Xie untuknya, tentu saja Jiang Shaoning segera meminum Jus jeruk yang di berikan oleh Qiang Xie. Dia tidak pernah memiliki kecurigaan apapun dan meminum jus jeruk sampai habis.


Mata lembut Qiang Xie segera kembali menjadi dingin seperti biasanya, lalu dia segera berjalan keluar dari ruangan dan mengunci pintunya.


Setelah meminum Jus jeruk yang diberikan oleh Qiang Xie, Kepala Jiang Shaoning mulai merasakan pusing.


Kemudian dia melihat ke sekeliling ruangan, tapi tidak ada lagi Qiang Xie di dalam ruangan dan dia berjalan ke arah pintu dan berusaha untuk membuka pintu, tapi pintu tidak bisa dibuka karena dikunci dari luar.


Jiang Shaoning menjadi sangat takut, apa yang sebenarnya yang terjadi? Apakah dia disuruh tunggu disini untuk melihat Qiang Xie membawa Hua Chenran kepadanya? Atau bisa juga mungkin Qiang Xie ini adalah seorang psikopat, yang suka untuk mengurung dan menyiksa para gadis muda, yang diberitakan baru-baru ini sedang terjadi di kota A?


"Kakak Xie! Kakak Xie tolong buka pintunya!" Teriak Jiang Shaoning dengan suara yang sangat keras, dia dengan jelas sekarang merasakan bahwa ruangan ini tidak benar. Dia juga mencium bau anyir darah yang sangat kuat di hidungnya dari ruangan ini, hatinya sangat takut dan badannya gemetar. Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa jadi seperti ini?


"Qiang Xie! Qiang Xie! Biarkan aku keluar dari ruangan ini, aku pasti akan berperilaku baik".


Kata Jiang Shaoning dengan suara yang sangat keras dan dipenuhi dengan keputusasaan.


Tapi setelah beberapa kali mengetuk pintu dan berteriak dengan keras, tidak ada tanggapan sedikit pun dari Qiang Xie dan lainnya. Bahkan jika kedua punggung tangannya sakit dan berdarah, Jiang Shaoning tidak segera berhenti dan terus mengetuk pintu.


Tiba-tiba Jiang Shaoning merasakan kepalanya mulai merasakan pusing lagi dan badannya terasa sangatlah panas. Dia merasa ingin melepaskan semua pakaiannya sekarang, ataupun merobeknya untuk meredakan panas yang ada di tubuhnya.


Kemudian pintu terbuka dan ada tiga pria jelek dan gendut yang masuk ke dalam ruangan.


Walaupun dia merasakan panas di seluruh tubuhnya, tapi kewarasan Jiang Shaoning masih tetap bertahan.


Tentu saja Jiang Shaoning merasakan Shok! Dan juga sangat terkejut dengan melihat semua yang ada di depannya.


Wajahnya menjadi sangat pucat, dia sekarang mengerti apa yang sedang terjadi, tapi mengapa?


"Jangan!..jangan kemari, berhenti!"

__ADS_1


Teriak Jiang Shaoning dengan sangat keras dan berhasil membuat marah ketiga pria yang baru saja masuk.


Lalu salah satu pria itu menampar pipi Jiang Shaoning dengan keras dan berkata dengan nada dingin


"Diam"


Jiang Shaoning pun terjatuh ke lantai yang dingin, dengan pipinya yang bengkak dan darah mengalir dari sudut mulutnya, ketiganya perlahan semakin mendekat dengannya.


Jiang Shaoning mencoba untuk terus bergerak mundur dan berteriak keras dengan air mata tiba-tiba mengalir.


"Tidak!!! Jangan...ah...."


Jiang Shaoning sekarang hanya bisa merasakan rasa keputusasaan yang dalam, saat itu semuanya sudah terjadi pada Jiang Shaoning.


Pagi harinya,


Hua Chenran bangun dan kemudian dia melihat kedua bayinya yang baru saja terbangun. Dia membersihkan dan juga mengganti popok Hua Junyi dan Hua Junyan, lalu menyusui kedua bayinya sampai kenyang.


Setelah itu Hua Chenran berlari di taman belakang rumah, selama beberapa putaran. Melihat tubuhnya sudah dipenuhi oleh keringat, dia kemudian kembali naik ke dalam kamarnya dan segera mandi.


Memakai seragam sekolahnya, dia lalu bermain dengan Yi'er dan Yan'er.


Melihat Jian Zi dan Jian Liu sudah datang, Hua Chenran berbicara beberapa patah kata dengan mereka berdua, lalu keluar dari kamarnya.


Dia juga ikut duduk dan segera pergi untuk memakan makanannya.


Sebelum turun ke bawah, dia dan juga Lin Huayu tidak lupa untuk mengambil kotak bekal mereka.


Lalu turun ke bawah, naik mobil dan segera berkendara menuju sekolah menengah Luocheng.


Kelas Inti 1,


"Kenapa hari ini si teratai putih tidak datang ke sekolah?"


Tanya seorang teman sekelas perempuan dengan nada sedikit sinis dan acuh tak acuh.


"Mungkin saja dia jatuh sakit, karena membersihkan toilet umum"


Jawab perempuan lainnya dengan penuh ejekan.


"Hahaha....benar itu, mungkin saja"

__ADS_1


Jawab teman yang lainnya sambil tertawa terbahak-bahak.


"Ada berita heboh yang lain, apakah kalian bertiga tidak melihat Forum sekolah?" Tanya seorang murid laki-laki pada ketiga perempuan itu.


"Tidak! Memangnya ada apa?"


Jawab mereka bertiga serempak.


"Kepala sekolah kita diganti"


Kata murid laki-laki itu dengan suaranya juga sedikit terkejut.


"Wah..."


Semua murid menjadi diam, mereka terkejut dan segera saja berdiskusi membicarakan tentang masalah ini.


Hua Chenran hanya tersenyum dingin acuh tak acuh, setelah mendengar hal ini, karena dia sudah tahu Qiang Xie berarti sudah melakukan tugasnya.


Untuk urusan kepala sekolah, itu pasti diurus oleh Sun Lili. Jadi dia tidak mempedulikannya lagi dan hanya terus berbicara, dengan Wei Sichu yang ada di sampingnya.


Ketika guru masuk! mereka segera menjadi diam dan tenang, lalu guru memulai pelajaran.


"Kring....."


Bel pulang sekolah berbunyi


Tidak terasa hari ini di sekolah terasa sangat cepat berlalu, lalu Hua Chenran segera memberitahukan Lin Huayu bahwa dia ada keperluan dan tidak akan pulang dengannya.


Menunggu selama 5 menit, akhirnya Hua Chenran melihat mobil BMW X6 berwarna putih berhenti didepannya.


Masuk ke dalam mobil dan dia juga langsung bertanya "bagaimana?"


Hua Chenran tahu bahwa metode menyiksa Geng Blood Shield ini, tidak akan berada terlalu jauh dibawahnya.


"Ketua, tentu saja! ini sesuai perintah"


Jawab Qiang Xie dengan sopan.


Kemudian dia segera menyalakan mobilnya dan kembali berkendara menuju taman hiburan.


"Bagus"

__ADS_1


Ucap Hua Chenran dengan tenang.


__ADS_2