
Di bawah pohon ada dua bayi kecil berukir merah muda terkikik ceria, merangkak kesana-kemari di atas matras tebal, sesekali duduk bermain dengan berbagai mainan lucu.
Di samping mereka berdua ada dua orang wanita berusia sekitar 20'an, mengawasi kedua bayi dengan senyum lembut di wajah mereka.
"Yi'er dan Yan'er menjadi semakin imut dan imut dari hari ke hari" kata Jian Liu seperti penggemar idola yang fanatik, siapa yang membuat nya tidak tahan dengan hal-hal yang imut. Sekarang ada dua bayi yang super imut di depannya, bagaimana mungkin dia tidak fanatik, ah!
Jian Zi memutar bola matanya dengan malas, tidak pernah menyangka saudarinya ini tidak tahan dengan hal yang imut, setelah bertahun-tahun ini ternyata dia telah tertipu dengan wajah tenang saudari perempuannya.
"Tidak imut sama sekali! Sudah hampir dua bulan ini kedua bayi ini tidak memanggil bibi sekalipun" kata Jian Zi dengan ekspresi mengeluh di wajahnya.
"Yi'er dan Yan'er masih sangat muda, lagi pula memanggil ayahnya bahkan tidak lancar, apa yang kamu harapkan?" Kata Jian Liu dengan ekspresi tenang di wajahnya, dimana ekspresi penggemar fanatik tadi?
Sudut mulut Jian Zi berkedut-kedut, dia tidak pernah menyangka bahwa Saudari nya ini juga pandai dalam mengubah ekspresi wajahnya lebih cepat dari pada membalikkan halaman buku, ah!
"Sudah siang hari, Yi'er dan Yan'er pasti sudah lapar, matahari nya juga sudah naik, ayo masuk ke dalam dulu" kata Jian Liu lagi sambil terus tertawa kecil, berjalan ke arah Yi'er dan menggendong nya.
"Nyonya kecil pasti juga sudah dalam perjalanan pulang sekarang" Jian Zi berkata dengan senyum di wajahnya, sambil berjalan ke arah Yan'er lalu menggendongnya.
Mereka berdua kemudian masuk ke dalam rumah, dengan kedua bayi imut yang masih terkikik gembira di dalam gendongan mereka berdua.
__ADS_1
Mobil putih terparkir di halaman rumah, Hua Chenran dan Lin Huayu keluar dari mobil dan langsung pergi masuk ke dalam rumah.
Hua Chenran dan Lin Huayu melewati ruang tamu, dan suara susu yang memanggil dengan terkikik gembira, segera menghentikan langkah kaki mereka berdua.
"Ma...mama..." Yi'er dan Yan'er pun memanggil dengan gembira, ketika mereka berdua melihat Hua Chenran yang baru saja melewati ruang tamu.
Sebenarnya Hua Chenran sengaja lewat begitu saja, karena dia ingin mendengar panggilan dari kedua putra nya yang imut.
Hua Chenran berbalik dan melihat Yi'er dan Yan'er mengulurkan kedua lengan pendek dan gemuknya ke arah Hua Chenran dengan penuh semangat meminta untuk dipeluk.
Bagaimana mungkin Hua Chenran bisa tahan dengan hal ini...?
Bahkan sebelum Hua Chenran mulai berjalan, Lin Huayu sudah lebih dulu memimpin dan menggendong Yan'er dengan senyum di wajahnya.
Berpikir seperti ini, Hua Chenran sudah berdiri di depan Jian Liu dan kemudian mengambil Yi'er ke dalam pelukannya, mencium kedua pipi tembem nya dengan gemas.
Mereka berempat dan dua bayi kecil duduk di ruang tamu, berbicara tentang kelakuan Yi'er dan Yan'er dan beberapa kali ada selaan tawa yang menyenangkan hati.
Setelah itu Hua Chenran dan Lin Huayu masuk ke dalam kamarnya, dengan dua bayi kecil di dalam gendongan mereka berdua.
__ADS_1
Kali ini Yi'er dan Yan'er masih saja sangat energik bahkan setelah minum susu, jadi Hua Chenran dan Lin Huayu juga ikut bermain dengan kedua hal kecil yang imut itu.
Namun secara tidak sengaja Yi'er yang berbaring di dalam gendongan Hua Chenran melihat foto Leng Yuesheng, kemudian berkata dengan tekikik gembira "Baba.."
Kata-katanya sangat lancar dan bahkan jari telunjuknya yang gemuk menunjuk ke arah foto Leng Yuesheng, matanya yang berair melihat ke arah Hua Chenran meminta pujian seolah-olah dia telah mengatakan hal yang benar.
"Ya...ini adalah Baba nya Yi'er" setelah sedikit jeda Hua Chenran pun berkata lagi dengan senyum geli di wajahnya "Yi'er nya ibu sangat pintar"
"Baba....baba...." Hua Jingyan juga ikut berteriak dengan gembira ketika dia mendengar saudara laki-lakinya yang berkata baba. Dia juga ingin dipuji oleh ibunya.
"Yan'er nya ibu juga sangat pintar" Hua Chenran memuji dengan senyum lembut di wajahnya, kedua bayi ini selalu saja bersaing satu sama lain dalam hal yang sepele seperti kedua orang bau itu!
Begitu memikirkan Lan Yueshang dan Leng Yuesheng, Hua Chenran terkejut, kapan kedua orang ini sering muncul di dalam pikirannya? Bahkan untuk sekarang dia juga berpikir jika ada kedua orang ini bersama dengan dirinya dan kedua bayi, keluarga itu akan lengkap.
Tidak!
Apa yang dia pikirkan! Hua Chenran membuang pikiran ini jauh-jauh, ya dia memikirkan ini pasti karena dia ingin kedua bayi ini ada ayah, bukan maksud yang lain! Ya itu dia!
Begitu memikirkan hal ini, tanpa sadar hatinya terasa agak nyaman, namun kenapa Hua Chenran merasa hatinya lebih tersesat lebih dari pada sebelumnya.
__ADS_1
Menggelengkan kepalanya lagi, dia mulai sengaja menekan hal-hal ini dalam hatinya, dan mulai berbicara dengan kedua bayinya lagi.
Di dalam ruangan dua wanita, dua gadis muda dan dua bayi kecil imut berbicara dan tertawa, kehangatan dalam ruangan bertahan untuk waktu yang lama.