Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 205. Takdirnya selalu berada di tangan nya sendiri!


__ADS_3

Di pagi hari nya, Hua Chenran tetap seperti biasanya tetap masuk ke dalam formasi latihan, untuk sekedar


memantau perkembangan anak-anak.


Lin Huayu, Qiang Xie dan anak-anak yang lainnya baru-baru ini sudah mulai menunjukkan peningkatan, walaupun itu hanya sedikit saja, akan tetapi Hua Chenran masih tersenyum diam-diam dalam hatinya.


Namun ini bukanlah tingkat yang dia tetapkan, jika itu di benua surga suci, yang mereka semua capai pada saat ini hanyalah yang lebih buruk dari pada sampah! Akan tetapi di sini adalah bumi, dengan energi spiritual yang sangat tipis dan hampir tidak ada sama sekali, ah! Mendapatkan sedikit kemajuan pada saat ini juga adalah suatu pencapaian!


Situs suci! Kuil kegelapan! Tidak tahu seberapa kuat itu, akan tetapi dia Hua Chenran, tidak akan menyerah!


Semua ini hanya harus dilakukan selangkah demi selangkah, ya ... walaupun ini sangat lambat, akan tetapi manfaat yang di dapat pasti....


Sementara itu di sisi lainnya, Long Houchi dan Bing Luanze mulai menjelajahi seluruh hutan di sekitar kastil lagi untuk yang kedua kalinya.


Mereka berdua mengeluarkan aura keagungan dari naga dan Phoenix, dan segera berbagai jenis ular dan juga burung berkumpul di sekitar


Long Houchi dan juga Bing Luanze.


Long Houchi dan Bing Luanze pun mulai berbicara dengan serius pada berbagai jenis ular dan juga burung yang berkumpul, dengan bahasa binatang yang hanya dipahami oleh kalangan mereka saja.


Beberapa burung-burung elang ada yang meneteskan air liurnya, ketika melihat banyak ular-ular kecil yang berada sangat dekat dengan nya, akan tetapi mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh Phoenix es di depannya,  burung-burung elang ini kemudian segera menghilang gagasan ini dan untungnya mereka tidak menyerang ular-ular kecil ini pada saat pertama muncul, jika tidak mereka mungkin akan menjadi elang panggang atau mungkin menjadi patung es.


Walaupun beberapa kata mereka tidak mengerti, akan tetapi sekarang yang dilakukan oleh mereka adalah dekrit dari naga dan Phoenix yang agung, berani nya mereka berkata bahwa mereka semua tidak mengerti!


Akan tetapi inti utama dari apa yang diperintahkan oleh naga dan Phoenix yang agung, mereka semua mengerti dengan sangat jelas!

__ADS_1


Kemudian Long Houchi dan Bing Luanze mengeluarkan cahaya perak dan merah, kedua cahaya itu segera menyelimuti semua ular dan juga burung-burung itu, cahaya ini adalah cahaya yang berfungsi melindungi ular dan juga burung itu.


"Karena kalian sudah mengerti, sekarang lanjutkan!" Kata nya Long Houchi dengan suara yang dingin dan penuh dengan dominasi, tidak seperti biasanya yang bertindak impulsif.


"Pergi dan lakukan!" Kata Bing Luanze dengan singkat dan nada suara nya yang dingin seperti biasanya, tidak berubah sama sekali.


Ular-ular dan juga burung-burung itu segera pergi dengan cepat, ini karena mereka menganggap sekarang apa yang di perintahkan oleh Bing Luanze dan Long Houchi adalah tugas yang sangat penting, seperti sebuah dekrit kekaisaran dari seorang kaisar.


Long Houchi dan Bing Luanze setelah itu berubah menjadi cahaya, cahaya itu kemudian terbang ke arah kastil untuk melaporkan, bahwa mereka berdua sudah menyelesaikan tugas penting yang diperintahkan oleh Hua Chenran untuk dilakukan.


Di sisi yang lainnya, Meng Qian duduk di dalam ruangan yang gelap, serta wajahnya yang agak kuyu seperti usianya bertambah sepuluh tahun.


Walaupun kenyataannya sudah ada di depannya, walaupun ketua itu sudah mengisyaratkan kepada dirinya tentang tumor ganas itu, dia tidak mempercayai nya dalam hatinya bahwa tumor ganas itu ternyata adalah bawahan nya yang paling dia percayai di antara yang lainnya.


Memang, sepertinya dia seharusnya tidak terlalu mempercayai orang itu!


Meng Qian bangkit dari tempat duduknya, lalu mengambil setumpuk berkas di sudut meja, kemudian dia berjalan keluar dari ruangan itu....


Di dalam Ruang Xuantian,


Hua Chenran duduk bersila dengan mata terpejam, di sekelilingnya yang tenang di penuhi dengan kabut asap putih samar, semakin lama kabut asap putih semakin menebal, tidak lama kemudian kabut asap putih itu berputar di sekitar Hua Chenran.


Putaran kabut asap putih itu berputar cukup pelan, namun lama kelamaan menjadi semakin cepat dan tidak lama kemudian kabut asap putih itu perlahan-lahan terlihat semakin tipis kembali, ternyata jika dilihat lebih dekat, kabut asap putih itu terserap ke dalam tubuhnya Hua Chenran.


Ketika kabut asap putih itu sepenuhnya hilang terserap ke dalam tubuhnya Hua Chenran, mata nya yang terpejam pun terbuka, pupil mata hitam nya yang acuh tak acuh dan tenang itu penuh dengan ekstasi pada saat ini, karena sekarang dia sudah maju lagi menjadi seorang kultivator pembangunan yayasan tahap kesembilan (9)!.

__ADS_1


Siapa yang tidak senang, maju ke tingkat pembangunan yayasan tahap kesembilan hanya kurang dari satu bulan?! Hua Chenran secara alami merasa sangat senang di dalam hati, akan tetapi dia masih tidak merasa perlu puas dan berbangga diri hanya dengan tingkat kemajuan ini.


Karena musuhnya, mempunyai tingkat kultivasi yang lebih tinggi dari pada dirinya sendiri.


Mungkin di mata orang yang namanya Master itu, Hua Chenran nya hanyalah semut belaka yang mudah untuk diinjak kapan saja!


Akan tetapi, apakah Hua Chenran nya bersedia menjadi semut belaka yang dipikirkan oleh sang Master itu?


Tidak! Tidak akan pernah dalam hidup ini!


Dia tidak akan pernah membiarkan dirinya di injak-injak lagi seperti di kehidupan sebelumnya!


Takdirnya selalu berada di tangan nya sendiri!


Suatu saat nanti, Hua Chenran nya akan memperlihatkan, bagaimana seekor semut belaka yang dapat di injak-injak kapan saja, yang selalu dipikirkan oleh sang Master itu akan menggigit nya hingga jiwanya tidak bersisa!


Hutang kehidupan, dibayar dengan kehidupan! Hua Chenran nya pasti akan mengembalikan semua rasa sakit dan keputusasaan, dari semua keluarga Hua ribuan kali lipat dari pada yang dia dan juga keluarganya derita sebelumnya!


Pupil hitam acuh tak acuh dan tenang Hua Chenran pun perlahan menjadi sedingin gletser es seribu tahun, pada saat dia memikirkan hal ini.


"Tuan!"


"Tuan!"


Dua suara yang berbeda terdengar di telinga nya Hua Chenran, matanya berkedip dan gletser es seribu tahun pun menghilang di matanya, setelah itu kembali digantikan dengan mata yang acuh tak acuh dan juga tenang seperti biasanya.

__ADS_1


Suara yang keras dan ceria, yang itu pastilah Long Houchi yang selalu saja impulsif. Suara yang dingin dan acuh tak acuh, suara yang ini pastilah milik Bing Luanze yang dingin.


Hua Chenran membalikkan badannya dan senyum tipis segera tersungging di bibir merah muda itu, mendengar dari nada panggilan dari mereka berdua, pasti tugas yang tadinya di berikan oleh nya kepada mereka berdua sudah dilakukan dengan baik!


__ADS_2