Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 135. Tuan He?


__ADS_3

Setelah memakan pil hitam itu, wajah nyonya Jiang perlahan menjadi pucat.


Setelah itu dia merasa tubuh nya  sangat menyakitkan, seperti digigit oleh ribuan semut. Nafasnya mulai terasa sesak, apakah ini perasaan yang dialami ketika orang mati?


Seperti mengetahui pikiran nyonya Jiang, Hua Chenran berkata dengan nada suara yang dingin


"Tenang saja, aku tidak akan pernah membiarkan kamu mati"


Karena terlalu murah untuk mu! Dan Hua Chenran juga tidak mengatakan kalimat terakhir nya. Supaya nyonya Jiang masih punya sedikit harapan untuk bisa hidup.


"Ah....kamu... racun apa ini?"


Kata Nyonya Jiang terputus putus sambil mengatur nafas nya. Setelah itu nyonya Jiang jatuh ke lantai dan terus menggeliat kesakitan.


"Tidak apa-apa! Itu adalah racun kecil dan tidak menyebabkan kematian jadi tenang saja" Hua Chenran masih menjawab dengan suara yang dingin.


Apakah seharusnya menggunakan racun yang lebih baik? Hua Chenran agak terjerat lama dengan pemikiran ini, belum tahu ide apa yang ada di dalam kepalanya, tapi saat ini mata Hua Chenran berbinar-binar.


Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Hua Chenran, segera nyonya Jiang memuntahkan seteguk darah hitam dan wajahnya pucat.


Tidak apa-apa? Racun itu hanyalah racun kecil? Jadi tenang saja? Jika Hua Chenran tidak cepat pergi dari sini, nyonya Jiang merasa dia akan mati karena tekanan marah yang sangat berlebihan. Mulut gadis kecil busuk Hua Chenran, sangat beracun!.


"Pil hitam itu tidak memiliki efek samping, hanya saja orang yang minum pil hitam akan menjadi bisu dan buta" kata Hua Chenran dengan senyum mencibir di sudut mulutnya.


"Ah.... terkutuk....licik..Hua Chenran kamu kejam!"


Teriak nyonya Jiang dengan suara yang sangat keras dan histeris, tidak! Dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa dia akan menjadi seorang wanita yang buta dan bisu.


"Ya ampun! Dimana aku kejam!"


Kata Hua Chenran dengan suara yang sangat terkejut, seolah-olah dia tidak tahu apa-apa dan dikatakan kejam begitu saja oleh orang-orang. Lalu dia kembali melanjutkan dan berkata


"Jika bukan karena nyonya Jiang yang memprovokasi saya dulu, saya tidak perlu melakukan hal-hal boros ini"


Hal-hal boros..? Mendengar ini nyonya Jiang sekali lagi memuntahkan seteguk darah hitam.


Dia digambarkan sebagai hal-hal yang boros? Benar-benar keterlaluan.


Tidak! Tidak, tunggu nyonya Jiang merasa tidak pernah memprovokasi Hua Chenran. Tuan He.., ya benar itu tuan He yang memprovokasi, jadi kenapa dia yang harus disiksa seperti ini dengan pil hitam beracun?


Memikirkan ini nyonya Jiang segera berkata kepada Hua Chenran


"Bukan aku... bukan aku yang ingin memprovokasi kamu, tetapi itu adalah tuan He...ya tuan He. Aku sudah memberitahu sesuatu yang penting, sekarang beri penawarnya!"


Dengan cara ini dia pasti lolos dari Kematian, tapi dia tidak berdamai jika tuan He itu juga tidak disiksa dan diberi pil beracun seperti dirinya.

__ADS_1


"Tuan He?"


Kata Hua Chenran dengan terkejut,


Mungkinkah..?


Segera jawaban dari nyonya Jiang, mengkonfirmasi tebakannya.


Melihat bahwa Hua Chenran masih belum tergerak, nyonya Jiang terus mengutuk leluhur ke delapan belas Hua Chenran di dalam hatinya, tapi dia tetap berkata dengan arogan


"Iya itu adalah tuan He! Orang itu sangat aneh dan dia seperti hantu bisa muncul dan menghilang kapan saja. Juga dia sangat membenci mu"


Nyonya Jiang terus berkata dengan penuh semangat, supaya Hua Chenran membebaskan dirinya dari siksaan pil hitam beracun ini.


Dia menyesalinya! Sungguh dia sangat menyesal, kenapa dia tertegun dan takut untuk mati, akhirnya malah menelan pil hitam tanpa sadar.


"Masih saja seperti kura-kura, terus saja bersembunyi"


Kata Hua Chenran sambil mencibir,


'AnYan' terakhir kali sangat merugikan diri nya dan juga teman yang lainnya. Jadi dia harus tetap menyelesaikan akun satu per satu dengan tuan He ini.


"Aku sudah mengatakan semuanya, berikan aku penawar sekarang!"


Kata Nyonya Jiang dengan penuh kemarahan, dia tidak tahan lagi dengan rasa sakit ini.


Kata Hua Chenran sambil tertawa terbahak-bahak, sampai keluar air mata dari sudut matanya.


"Kamu...kamu tidak tahu malu..!!"


Nyonya Jiang benar-benar tidak punya ide apalagi, untuk mengutuk Hua Chenran dengan kata-kata yang kasar dan kotor.


"Terimakasih sudah memuji"


Kata Hua Chenran sambil tersenyum kecil, lalu dia segera berdiri dan berjalan menuju ke arah nyonya Jiang selangkah demi selangkah.


Jiwa nyonya Jiang gemetar ketakutan, begitu dia melihat Hua Chenran berjalan menuju ke arah dirinya.


Jadi dia berusaha menggeser tubuh nya untuk mundur ke belakang.


Seringai tipis terlihat di wajah Hua Chenran, dia berhenti tepat lima langkah lagi dari nyonya Jiang dan berkata dengan suara yang lembut.


"Padahal saya sudah melupakan masalah kematian Jiang Shaoning dan tidak tidak berencana untuk pergi menghancurkan perusahaan Jiang, tapi karena kamu memprovokasi saya hari ini, nyonya Jiang harus siap dengan konsekuensi yang harus di tanggung, karena memprovokasi Hua Chenran. Tapi saya adalah gadis yang baik hati, jadi saya hanya membalas terhadap anda saja. Saya bukan orang yang tidak masuk akal untuk pergi menghancurkan perusahaan dari keluarga Jiang, jadi anda bisa lega"


Lalu dia membalikkan badannya dan terus berjalan menuju ke arah pintu, gadis yang baik? Hua Chenran bukan seorang perawan maria dan bukan orang yang suci, dia tidak membalas terhadap perusahaan keluarga Jiang, tapi bagaimana dengan tuan He?

__ADS_1


Mengetahui bahwa nyonya Jiang sudah tidak berguna dan bahkan membocorkan informasi tentang dirinya sendiri, tuan He itu pasti akan membunuh atau pun menghancurkan seluruh keluarga Jiang. Sambil terus memikirkan hal ini, Hua Chenran hanya tersenyum licik dan ketika sampai di pintu, dia berhenti dan Hua Chenran berkata dengan tenang


"Sebenarnya memang aku yang membunuh Jiang Shaoning"


Setelah mengatakan itu Hua Chenran pergi dari kamar nyonya Jiang, tanpa melihat ke belakang lagi. Jika Hua Chenran melihat mungkin dia harus mempersiapkan gendang telinga nya.


Suara Hua Chenran tidak besar atau kecil, tetapi kata-kata itu terdengar dengan sangat jelas di telinga nya nyonya Jiang sekarang.


"Ah.....ah....Hua Chenran aku pasti akan membunuhmu! Aku pasti akan membalaskan dendam untuk anakku Ning'er, kamu gadis busuk, jalang..."


Nyonya Jiang terus saja berteriak seperti orang gila, tapi dia tidak tahu Karena kesalahan nya sendiri, semua anggota keluarga Jiang harus siap menghilang dari muka bumi.


Sementara itu, Hua Chenran berhasil keluar dari keluarga Jiang dengan aman. Kemudian Hua Chenran masuk ke dalam mobil dan langsung dia memejamkan matanya untuk tidur.


Lalu Hua Chenran teringat sesuatu dan mengambil sebuah flashdisk hijau dan melemparkan ke Qiang Xie.


"Simpan baik-baik"


"Ya, ketua!"


Kata Qiang Xie setelah dia menangkap flashdisk hijau dari Hua Chenran.


Melihat flashdisk hijau ini, Qiang Xie tidak bisa menahan rasa penasaran, darimana Hua Chenran tahu bahwa flashdisk ini ada pada nyonya Jiang?


Juga bagaimana Hua Chenran ini menyelidiki hal ini? Jadi dia tidak tahan lagi dan bertanya pada nya


"Ketua bagaimana kamu tahu bahwa flashdisk hijau ini ada pada nyonya Jiang? Bagaimana anda menyelidiki?"


Qiang Xie terus menunggu jawaban dari Hua Chenran.


Tapi segera jawaban Hua Chenran membuat Qiang Xie tersedak, karena Hua Chenran berkata dengan tenang


"Intuisi wanita"


Qiang Xie : "..."


Dia menyesali nya! Seharusnya dia tidak bertanya apalagi ketua yang sedang mengantuk dan ingin tidur, karena tindakan ini hanya seperti membangunkan ular yang akan menggigit karena dibangunkan dari tidurnya.


Hua Chenran yang melihat ekspresi Qiang Xie, tertawa terbahak-bahak dalam hatinya, tapi sekarang dia masih menutup mata dengan bahu nya yang gemetar, karena dia sudah hampir tidak tahan lagi menahan tawanya melihat Qiang Xie yang kaku.


Mengapa dia bisa tahu? Itu karena dia meletakkan tanda spiritual di flashdisk hijau itu, sehingga dia dapat dengan mudah melacaknya.


Hua Chenran sendiri heran, mengapa Tuan He ini tidak menghapus tanda yang dia tinggalkan di flashdisk itu?


Mungkin jika tebakan nya benar, kekuatan tuan He ini hampir sama dengan dirinya sendiri, memikirkan tentang ini Hua Chenran merasa agak rileks. Karena tanda yang Hua Chenran tinggalkan, hanya bisa dilihat apabila tingkat kultivasi mencapai tahap Jindan (golden core).

__ADS_1


Tebakan nya mungkin hampir 80% benar tentang kekuatan tuan He.


__ADS_2