
Tetapi walaupun suaranya dan tingkahnya sudah menjadi seperti kucing sungguhan, badannya yang besar dan tampilannya tetap adalah seekor harimau. Hua Chenran terus meyakinkan hal ini dalam hatinya.
Lalu Hua Chenran memberikan pil itu pada harimau, pil yang ada di tangan nya adalah pil penyembuhan tingkat 4, untuk luka ringan pada harimau, itu akan segera sembuh lebih cepat.
Harimau memakan pil penyembuhan tingkat 4 yang diberikan Hua Chenran tanpa ragu-ragu, beberapa saat setelah harimau memakan pil penyembuhan tingkat 4 ini, arus hangat mengalir ke seluruh tubuhnya dan rasa sakit di beberapa bagian tubuhnya, menjadi lebih baik dari pada sebelumnya, lalu perlahan tidak ada rasa sakit lagi sedikit pun di tubuhnya, dan hanya energi penuh dengan kekuatan yang tersisa.
"Meowww~~ Meow Meow..."
(Wow~~ sungguh pil yang hebat"
Sekarang tatapan mata harimau pada Hua Chenran penuh dengan rasa kekaguman, manusia yang punya pil dengan efek yang sangat hebat, pasti adalah orang yang baik. Berarti gadis kecil tirani di depannya sekarang ini, adalah manusia yang baik. Setelah dia memikirkan hal ini, hati harimau yang waspada terhadap manusia yang licik, diletakkan sepenuhnya. Sekarang dia percaya dengan gadis kecil tirani yang ada di depannya.
Hua Chenran yang melihat tatapan harimau itu kepada dirinya sendiri, hampir ingin tertawa terbahak-bahak sekarang. Tetapi kali ini dia berusaha untuk menahannya lagi, kemudian Hua Chenran menjulurkan tangannya dan mengelus kepala harimau yang lucu dan agak bodoh ini.
Karena kewaspadaan nya terhadap Hua Chenran telah dihilangkan sepenuhnya, harimau itu tidak akan menolak saat Hua Chenran mengelus kepalanya, harimau juga merasakan nyaman saat kepalanya di elus dan matanya menutup, mengeluarkan suara kucing kecil "Meow~~"
Harimau tertentu yang sudah menutup matanya pada saat ini, sama sekali tidak melihat kilatan licik di mata Hua Chenran.
Harimau tertentu merasakan firasat buruk lagi dalam hatinya, lalu dia segera berfikir mungkin ini karena dia baru saja sembuh, jadinya dia pun berpikiran buruk seperti ini.
________________&&&&&_____________
Di sebuah gurun pasir yang luas dan juga mempunyai sinar matahari yang sangat terik~~~
__ADS_1
Dari kejauhan terlihat seorang gadis muda yang juga mungkin umurnya terlihat belasan tahun, dia memakai payung berwarna ungu dan memakai kacamata hitam, wajahnya ditutupi dengan cadar ungu, yang ikut senada dengan warna payung yang besar itu.
Gaya seperti itu memang sangat aneh, tetapi ini adalah gurun berpasir dan sinar matahari nya sangat terik, jadi memakai seperti itu tidak membuat orang-orang heran. Tetapi yang terlihat lebih aneh lagi dalam tahun ini adalah, gadis muda itu duduk di punggung harimau setinggi dua meter yang terlihat sangat mengerikan, tapi entah kenapa dari jauh itu terlihat agak harmonis.
Bila dilihat dari dekat, mungkin juga orang akan melihat bahwa seekor harimau, juga memiliki emosi yang kaya di wajah dan mata mereka.
Ekspresi wajahnya kebingungan dan terlihat tidak yakin, di matanya pun terdapat emosi ketidakberdayaan, seperti telah ditipu dan juga dianiaya.
Dalam hatinya harimau tertentu pun merasa pahit dalam hatinya, kali ini sebagai harimau yang agung, tertipu oleh manusia yang masih gadis kecil yang tirani, dia meratapi nasibnya. Akan tetapi karena gadis kecil yang tirani itu memberi dia makan banyak daging yang enak, kali ini harimau tertentu berbaik hati memaafkan manusia licik yang menipunya, ya setelah memikirkan hal ini, harimau merasa bahwa memang hatinya terlalu baik, dibandingkan dengan harimau-harimau yang lain.
Jika Hua Chenran melihat semua ekspresi di wajah harimau dan bahkan membaca isi hati harimau, Hua Chenran pasti tidak akan berhenti untuk terus tertawa terbahak-bahak, sepanjang hari ini.
Saat ini emosi Hua Chenran sedang memburuk, dia sudah menjelajahi gurun pasir tetapi masih tetap tidak menemukan yang spesiesnya sendiri.
Sementara itu di hutan yang lebat,
Tiga orang anak berpakaian hitam compang-camping, dengan berbagai luka cakaran yang besar di beberapa bagian tubuhnya.
Dua orang anak adalah laki-laki, umurnya sekitar 12 atau 13 tahun. Seorang anak yang lainnya adalah seorang gadis yang juga berumur sekitar 13 tahun, dengan rambut yang di ikat seperti ekor kuda.
Di mata ketiga anak-anak itu terlihat emosi sedikit ketakutan, tetapi lebih banyak terlihat ketegasan di mata mereka bertiga untuk melawan.
Mereka bertiga melihat ke arah Serigala berwarna abu-abu yang badannya besar dan kira-kira tingginya hampir dua meter. Benar-benar terlihat sangat menakutkan, apalagi gigi-gigi tajam yang diperlihatkan oleh serigala abu-abu, seperti siap untuk pergi menerkam ke arah mereka bertiga kapan saja.
__ADS_1
Tetapi jika diperhatikan, ada banyak lubang yang dalam di tubuh serigala abu-abu dan jelas itu mengeluarkan banyak darah dari tubuh serigala itu.
Serigala abu-abu itu tetap berdiri dengan teguh, walaupun kepalanya terasa sedikit pusing karena serigala abu-abu itu sudah kehilangan banyak darah dari dalam tubuhnya.
Serigala abu-abu itu kemudian melolong panjang dengan suara yang sangat keras, dia ingin segera pergi memakan makanan yang ada di depan nya sekarang, rasanya pasti sangat lezat, jumlahnya ada tiga dan dia pasti akan kekenyangan untuk dua hari berikutnya.
Serigala abu-abu itu terus melihat ke arah mereka seperti akan memakan mereka bertiga segera, rasa takut membanjiri lubuk hati mereka bertiga, apakah ini adalah akhirnya?
Emosi melankolis dan putus asa pun muncul di mata mereka bertiga,
Mereka sudah ikut berlatih dengan keras selama dua minggu ini, mereka juga sudah mulai maju ke tahap pemurnian qi lapisan pertama! Ini tidak cukup kuat, ah!
Lalu tiba-tiba mereka bertiga teringat bagaimana tuan mereka yang hanya satu tahun lebih tua dari mereka, tapi terlihat sangat kuat dan cantik. Pasti tuan mereka ini sudah melakukan latihan yang lebih keras dari pada mereka bertiga di usia yang lebih muda lagi, jika tidak mengapa tuan terlihat sangat kuat sekarang.
Mereka bertiga ingat bahwa tuan tidak suka orang yang lemah dan lebih tidak suka dengan orang yang pengecut, pada saat masuk ke formasi latihan ini, mereka bertiga melihat harapan besar di mata tuan mereka.
Sekarang adalah saatnya untuk bisa menunjukkan kemampuan mereka bertiga, sudah sejauh ini, kenapa harus takut, padahal serigala abu-abu juga punya banyak luka di tubuhnya, dengan pisau yang ada di tangannya.
Ketakutan di mata mereka bertiga menghilang dan digantikan dengan ketegasan dan tekad. Mereka bertiga tidak bisa mengecewakan tuan! Juga mereka harus menjadi lebih kuat lagi agar tidak menjadi beban dalam tim sebanyak 325 orang ini. Mereka tidak ingin menjadi beban yang menarik teman-teman mereka ke bawah, jadi mereka harus menjadi lebih kuat.
Hanya dengan pertarungan nyata yang seperti ini, ini mampu membuat kemampuan dan fondasi kultivasi menjadi lebih kuat di masa depan.
Ini adalah apa yang dikatakan oleh tuan mereka, sekarang mereka pun mengerti artinya, mereka kemudian menatap erat ke arah serigala itu lagi sebagai alat terobosan tingkat maju kultivasi mereka ke tingkat lainnya.
__ADS_1
Huh~~! Karena serigala abu-abu ini memperlakukan mereka bertiga sebagai makanan, kali ini giliran mereka bertiga yang memandang serigala abu-abu itu, seperti melihat alat terobosan mereka untuk maju dalam kultivasi mereka.