Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 22. Kegaduhan di Kafetaria


__ADS_3

Kafetaria Lantai 1


Terlihat ada beberapa murid yang sudah mengantri membawa nampan makanan, banyak yang sudah mulai makan ataupun duduk bercengkrama ria dengan teman-temannya.


Kafetaria di sekolah menengah Luocheng mempunyai bangunan terpisah dari sekolah.


Ada 3 lantai Kafetaria di sekolah menengah Luocheng, yang di lantai 1 biasanya digunakan untuk murid-murid kaya biasa ataupun orang kaya baru sedangkan yang di lantai 2 adalah untuk murid-murid dengan perusahaan besar sebagai pendukung dan lantai 3 kafetaria, biasanya untuk para guru sekolah.


Sekarang Hua Chenran dan Lin Huayu sedang berjalan ke kafetaria


di lantai 1, bukannya rendah hati tapi terlalu malas naik turun lantai 2.


Jika ada yang dekat kenapa tidak kesana saja, biaya juga lebih murah.


"Di sebelah sana tidak terlalu banyak lagi yang mengantri, ayo ke sana"


Lin Huayu langsung menarik tangan Hua Chenran.


"Untungnya aku sudah mengambil nampan makanannya"


Kata Hua Chenran sambil menghela nafas ringan.


"Maaf..aku lupa"


Kata Lin Huayu sambil mengedipkan matanya main-main.


Setelah menunggu selama 10 menit, akhirnya giliran keduanya untuk mengisi nampan kosong ini.


Sesudah mengisi dengan beberapa makanan kesukaan, keduanya mulai memilih tempat dan menemukan agak di sudut.


Duduk di sudut ini, suara-suara berisik mereka tidak terdengar terlalu mengganggu lagi, jadi keduanya makan dengan tenang.


Di sisi lain, kafetaria Lantai 2


"Qiujie makanan di kafetaria lantai 2 adalah yang terbaik"


Kata Li Fanglu dengan senyuman puas di wajahnya.


"Ya, Qiujie untuk seterusnya makan di kafetaria lantai 2 sesuai dengan status dan kedudukan orang tua kita"


Kata Li jianjin dengan ekspresi wajah yang bangga.


"Tentu saja, saya adalah nona bungsu dari keluarga Yu"


Yu Qiujie juga berkata dengan bangga."Ayo turun sepertinya bel masuk hampir berbunyi lagi"


Mereka bertiga pun turun dari lantai 2 dan menuju kelasnya.

__ADS_1


"Qiujie kamu tahu tadi sebelum bel masuk, aku melihat bunga sekolah SMP internasional kita, Jiang Shaoning"


Kata Li Fanglu mencibir.


"Ya aku juga melihatnya, dia semakin cantik. Tapi aku mendengar gosip yang lain..."


Belum sempat Li jianjin menyelesaikan kata-katanya dia dimarahi oleh Yu Qiujie.


"Jangan sebut jalang Jiang Shaoning itu lagi di depanku, terlalu munafik. Cepat ceritakan gosip itu.."


Qiujie berkata dengan wajah penuh semangat akan gosip.


"Aku mendengar ada yang lebih cantik dari jalang itu, tepatnya lebih imut. Juga nilainya adalah yang terbaik dalam tes tahun ini"


Li Jianjin masih belum menyebutkan namanya.


"Siapa itu? Aku selalu berharap ada yang membuat senyum munafik di wajah Jiang Shaoning itu runtuh"


Kata Yu Qiujie dengan penuh semangat.


"Jangan bercerita menggantung seperti itu, katakan dengan jelas"


Kata Li Fanglu sambil memperlihatkan tinjunya.


"Kamu tahu kan si nomor 1 dalam kelas inti, Hua Chenran"


"Nilai hasil tes hanya membuat orang iri, nilainya hampir sempurna"


Kata Yu Qiujie dengan iri.


"Juga aku mendengar gosip lain lagi....." Kata Li jianjin lagi.


"Katakan saja, apa yang bertele-tele"


Kata Li Fanglu sedikit kesal.


"Hua Chenran sekarang adalah wakil ketua kelas inti, sedangkan Jiang Shaoning adalah sekretaris kelas"


Kata Li jianjin jelas dalam suasana hati yang baik.


"Ini adalah tamparan di wajah, aku tahu jalang itu selalu mengejar tuan muda Wei, Wei Sichu dari masa SMP"


Kata Yu Qiujie dengan ejekan yang terlihat jelas di wajahnya, lalu tiba-tiba pipinya memerah karena memikirkan sesuatu.


"Qiujie aku tahu kamu sekarang pasti sedang memikirkan tuan muda Lan"


Kata Li Fanglu jelas menggoda Yu Qiujie.

__ADS_1


"Jangan berbohong, jika kamu sedang memikirkannya pipimu pasti memerah tanpa sebab"


Kata Li jianjin sedikit terkekeh.


"Jangan bicara lagi, kalian berdua terlalu berisik" kata Yu Qiujie dengan malu dan sedikit marah.


Lalu ketiganya harus berjalan melewati kantin lantai 1 untuk pergi ke kelas mereka, yaitu kelas 1A.


Saat Yu Qiujie lewat kebetulan dia melihat 2 gadis di sudut yang sudah selesai makan. Melihat wajah kedua gadis itu, kebencian perlahan muncul di mata Yu Qiujie.


Dia ingat gadis dengan rambut berkuncir 2 itu adalah gadis yang sudah membuat tulang di pergelangan tangannya retak.


Kebencian tebal langsung memenuhi matanya ketika dia kembali teringat, ayah dan ibunya memarahinya karena terlalu bodoh, tidak tahu nama orang yang membuat tulang di pergelangan tangannya retak.


Karena tidak tahu namanya sangat susah baginya untuk balas dendam, tapi sekarang gadis itu di depannya.


Seringai kejam muncul di wajah Yu Qiujie, "Hari ini kamu pasti akan merasa perasaan malu dan ditertawakan oleh orang lain untuk waktu yang lama"


Di sisi lain Hua Chenran dan Lin Huayu baru selesai makan dan berjalan untuk menaruh nampan kotor kembali. Keduanya terus berjalan sambil berbicara dengan senyum, tapi Hua Chenran tahu ada yang membencinya dan ingin menargetkannya, hanya bermimpi!!


Ketika Hua Chenran hampir mendekatinya, Yu Qiujie mengambil nampan makanan sisa dari salah satu murid di dekatnya dan melemparkan nampan ke arah Hua Chenran.


Tapi bagaimana mungkin Hua Chenran tidak melawan, jadi dia mengarahkan kekuatan mentalnya ke nampan makanan itu dan nampan makanan langsung berbalik lalu tumpah ke seluruh tubuh Yu Qiujie.


Tidak ada yang menyadari bagaimana nampan makanan itu tiba-tiba berbalik, karena kejadian itu hanya terjadi beberapa detik.


"Ah...."


Yu Qiujie berteriak dengan keras ketika seluruh makanan sisa di nampan tumpah ke seluruh tubuhnya.


"Qiujie kamu baik-baik saja"


Li Jianjin dan Li Fanglu tiba-tiba menjadi panik melihat kejadian yang tidak diharapkan terjadi.


Teriakan keras dari Yu Qiujie dan kedua temannya menarik perhatian dari seluruh murid di kantin.


Mereka melihat Yu Qiujie sebagai lelucon dan kesenangan semata, karena ada banyak yang melihat saat Yu Qiujie mengambil nampan tersebut dan melemparkannya ke arah Hua Chenran. Bahkan ada yang tertawa terbahak-bahak dan mengejek kebodohannya.


Banyak juga dari mereka yang mengambil foto dan mengirimkannya ke forum diskusi sekolah di WeChat.


Hua Chenran dan Lin Huayu melihat kejadian ini hanya tertawa terbahak-bahak di dalam hati mereka.


Lalu keduanya berjalan tanpa melihat ke belakang, tapi Hua Chenran berkata dengan suara pelan dan lembut dan suaranya hanya didengar oleh Yu Qiujie


"Jangan main-main denganku, kami tidak cocok. Jangan membuat dirimu seperti badut melompat didepanku"


Arti dari perkataan Hua Chenran jelas mengatakan tindakan dari Yu Qiujie hanya dianggap sebagai badut yang melompat didepan mata Hua Chenran.

__ADS_1


Urat biru di dahi Yu Qiujie seperti akan meledak kapan saja, dia sangat malu hari ini. Semua murid bahkan senior menertawakan perilakunya, dia sangat malu apabila tuan muda Lan juga mengetahui hal ini.


__ADS_2