
Ketika malam tiba dan kondisi nya Hua Chenran mulai stabil, mereka segera memindahkan Hua Chenran
ke rumah sakit LinCheng di kota A.
Sesampainya mereka di rumah sakit LinCheng, Wei Qiang dan Wei Sichu pulang ke rumahnya masing-masing, sedangkan untuk Lin Huayu, dia memilih tinggal di rumah sakit untuk menjaga Hua Chenran.
Di kegelapan malam, tiba-tiba saja ada bayangan hitam yang muncul di sisi Hua Chenran.
Tangan kanan bayangan hitam itu hendak menyentuh wajah Hua Chenran, tapi tangannya tiba-tiba di tahan oleh Hua Chenran.
"Harimau betina tetap saja adalah harimau betina, apapun keadaannya"
Kata Leng Yuesheng dengan dingin, tapi dia agak terkejut dan sedikit gugup, melihat tangannya yang masih digenggam, oleh tangan Hua Chenran.
"Oh...ini kamu, anak laki-laki cabul"
Balas Hua Chenran dengan senyum penuh ejekan di wajahnya.
"A..aku bukan orang yang cabul"
Leng Yuesheng segera membantah kata-kata Hua Chenran dengan kesal, tentang dirinya yang dianggap cabul oleh Hua Chenran.
"Jika bukan cabul! Untuk apa ditengah malam seperti ini masuk ke dalam bangsal seorang gadis? dan juga menyentuh wajah gadis itu?"
Tanya Hua Chenran dengan tajam dan dingin, jika dia sebenarnya tidak terjaga entah apa yang akan terjadi?
Walaupun dia tidak merasakan niat membunuh dari anak laki-laki di depannya saat ini. Tapi tetap dia adalah seorang yang cabul di usia muda! Lihatlah Yi'er sebagai bukti.
Memikirkan ini mata nya menatap Leng Yuesheng menjadi semakin dingin, tangan nya mengepal dengan sangat erat.
Melihat tatapan mata Hua Chenran yang semakin dingin ke arahnya, dia merasa berbulu dalam hatinya. Dan genggaman tangan Hua Chenran itu menjadi semakin erat, sehingga dia merasa tulang tangannya akan retak, jika tidak bisa melepaskan tangannya dari genggaman tangan Hua Chenran.
Mata Leng Yuesheng sedikit berkedip,
Kemudian dia berkata dengan dingin.
__ADS_1
"Lepaskan tanganku! Jika tidak maka jangan anggap aku kejam"
Mendengar perkataan Leng Yuesheng, Hua Chenran segera melepaskan tangan Leng Yuesheng dan berkata dengan nada yang dingin dan jijik.
"Siapa juga yang ingin memegang tangan orang yang cabul seperti mu"
Wajahnya menjadi semakin gelap dan kesal, mendengar kata-kata yang tadi diucapkan oleh Hua Chenran, yang mengatakan bahwa dia adalah orang yang cabul. Mata Leng Yuesheng menyipit, lalu senyum jahat terlihat di wajah tampan Leng Yuesheng.
"Baiklah ini yang kamu katakan"
Samar-samar Hua Chenran tiba-tiba merasakan firasat buruk.
Leng Yuesheng bergerak dengan cepat dan menahan kedua tangannya, lalu mulai naik ke atas tidur. Dia sekarang berada di atas tubuh Hua Chenran, keduanya saling menatap, dengan nafas ambigu yang mulai terasa di udara, antara wajah mereka berdua sekarang hanya berjarak sekitar 7 cm.
"Kamu cabul, apa yang sedang kamu lakukan?" Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin.
Leng Yuesheng menatap Hua Chenran dengan senyum jahat di wajahnya, sementara Hua Chenran menatap ke arah Leng Yuesheng dengan tatapan dingin dan juga penuh dengan niat pembunuh.
"Kenapa kamu sangat membenci ku?"
Leng Yuesheng bertanya dengan lugas dan juga wajahnya terlihat sangat penasaran tentang hal itu.
Dia tidak ingin Yi'er dan Yan'er diketahui oleh nya, orang yang diatasnya ini jelas adalah orang yang licik! Tidak tahu rencana apa yang dibuat nya nanti jika mengetahui keberadaan kedua bayinya. Dia tidak ingin berpisah dengan Yi'er dan Yan'er, sekarang di dunia ini hanya kedua bayinya yang dia punya.
"Tidak! Kamu jelas berbohong! Aku rasa bukan itu alasannya, kamu jelas tidak mengatakan yang sebenarnya"
Kata Leng Yuesheng dengan jengkel,
Saat pertama kali Hua ChenranĀ melihatnya, jelas itu adalah hanya tatapan untuk membunuh musuh.
Tapi saat Hua Chenran melihat wajahnya, matanya menjadi semakin dingin dan dipenuhi dengan kebencian yang dalam. Dia ragu-ragu sejenak dan memutuskan untuk bertanya kepada Hua Chenran.
"Apakah kita berdua pernah bertemu sebelumnya?"
Keterkejutan dan kepanikan terlintas di hati Hua Chenran, apakah anak laki-laki ini, juga lupa dengan apa yang terjadi di penginapan Anxi?
__ADS_1
Tidak heran! Hua Chenran merasa sangat lega di dalam hatinya, jadi berarti dia tidak akan pernah tahu tentang Yi'er dan Yan'er. Dia tidak tahu entah berapa lama dia bisa menyembunyikan hal ini, yang pasti cabul seperti ini tidak pantas untuk menjadi ayah untuk Yi'er dan Yan'er nya yang imut.
Melihat mata Hua Chenran yang baru saja menatap nya dengan penuh penghinaan, membuat dirinya sedikit malu. Apakah dia salah menduga?
Karena Leng Yuesheng sudah mengetahui, apa yang sangat ingin dia ketahui, sekarang sudah saatnya untuk pergi dari sini. Leng Yuesheng lalu menatap Hua Chenran sejenak, kemudian dia mengecup pipinya dengan cepat dan segera melompat keluar dari jendela dan berkata
"Ingat aku Leng Yuesheng"
Dia benar-benar dimanfaatkan dan bahkan pipinya dicium olehnya, Hua Chenran tidak bisa untuk tidak mengutuk nya beberapa kali.
"Dasar bajingan!...dasar cabul"
Jika bukan karena kakinya yang patah saat ini, dia pasti sudah mengejarnya dan meretas nya dengan pedang.
Tunggu! Tunggu sebentar! Apa yang dikatakan oleh anak laki-laki itu tadi!
Leng Yuesheng!!
Nama anak laki-laki tadi itu adalah Leng Yuesheng, bukankah berarti dia dari keluarga Leng, keluarga nomor 1 di kota A ini. Untungnya dia tadi tidak mengatakan apapun, tentang apa yang terjadi di penginapan Anxi.
Jika berurusan dengan keluarga Leng, bukankah itu akan sangat merepotkan dan nanti pasti juga akan melibatkan Sun Lili. Dia tidak ingin karena dirinya yang egois, dan ingin membalas dendam terhadap pria Leng Yuesheng dan Lan Yueshang, keluarga Sun akan terlibat dengan keluarga Leng dan keluarga Lan.
Di sisi lain, Leng Yuesheng yang baru saja keluar dari rumah sakit, sedang duduk dengan linglung dan tidak tahu apa yang sedang dipikirkan olehnya.
Dia pergi ke rumah sakit bukan karena khawatir dengan kondisinya.
Tidak mungkin dia khawatir! ketika mendengar Hua Chenran, jatuh dari tebing Grand Canyon Zhangjiajie.
"Tidak! aku pergi ke rumah sakit, bukan karena khawatir dengan kondisinya saat ini, ini pasti karena dia ingin memberikan pelajaran kepada Hua Chenran, ya.. itu dia!"
Kata Leng Yuesheng dengan tegas sambil menepuk pipinya dengan kedua tangannya.
Lalu dia mulai memikirkan saat tadi mencium pipi Hua Chenran, pipinya memerah hingga ke lehernya. Lalu Leng Yuesheng menggelengkan kepalanya lagi, dan mulai untuk menepuk wajahnya beberapa kali.
Kenapa dia mulai memikirkan wajah harimau betina? Tidak ada sikap lembut sama sekali, sangat kejam.
__ADS_1
Juga ekspresi wajah harimau betina yang terkejut karena dicium olehnya di pipinya, wajahnya terlihat imut.
Ada kegembiraan yang aneh dalam hatinya tiba-tiba, karena sampai saat ini, dia tidak merasa muntah atau pun merasa jijik setelah mencium pipi Hua Chenran.