Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 163. Kembali Ke Kota A


__ADS_3

Di luar mall, ada sepuluh orang yang berkumpul di depan nya. Empat gadis cantik dan enam pria tampan, jadi bagaimana mungkin itu tidak menarik perhatian banyak orang.


"Shang, ini sudah hampir terlambat, lebih baik pergi ke bandara sekarang"


Kata Hua Chenran dengan suara yang tenang.


"Baiklah, ayo.."


Kata Lan Yueshang sambil tersenyum kecil, senyum di wajahnya yang seperti es, membuat wajahnya yang tampan menjadi semakin tampan.


Yue Qing melihat senyum di wajah Lan Yueshang dengan terpesona, lalu dia melihat senyum itu ternyata untuk Hua Chenran, gigi nya terkatup rapat, kepalanya tertunduk, tapi mata itu berkedip dingin, dia ingin sekali merobek wajah  Hua Chenran itu.


Hua Chenran yang sedang berbicara dengan Lan Yueshang, merasakan kebencian yang mengarah kepada dirinya, kemudian dia melihat ke arah Yue Qing yang kepalanya tertunduk, seringai dingin muncul di wajahnya. Lalu dia segera memegang tangan Lan Yueshang dengan erat.


"Semuanya sampai jumpa lagi!"


Kata Hua Chenran dengan senyum kecil di wajahnya.


"Jika pergi ke ibukota, telpon aku dulu Oke, Qinting siap menjadi pemandu wisata terbaik di Ibukota untuk Xiao Ran" kata Mo Qinting dengan sedikit dramatis, dari nada suaranya juga terdengar keengganan. Baru kali ini dia menemukan teman yang cocok dengan nya, tapi sekarang harus pergi dan terpisah, jujur Mo Qinting sedikit enggan melihat Hua Chenran kembali ke kota A.


"Siap... siap Ibu pemandu wisata!"


Kata Hua Chenran dengan bercanda


"Sial! Xiao Ran! Aku baru berusia 16 tahun!" Kata Mo Qinting sengaja untuk berpura-pura marah.


"Baiklah,...nenek pemandu wisata!"


Ulang Hua Chenran sekali lagi dengan kata-kata yang cukup menggelitik.


"Hahaha......"


"Hahaha......"


Semua orang sudah tertawa terbahak-bahak, begitu mendengar dialog antara Hua Chenran dan juga Mo Qinting, melihat wajah Mo Qinting yang berubah dari merah ke putih, lalu ke hijau lagi. Semua orang langsung tertawa terbahak-bahak tidak bermoral lagi. Akhirnya perpisahan disertai dengan tawa, tidak hanya keengganan saja.


Yue Qing dan Yue Ning melihat kedua mobil yang berkendara ke arah bandara, dengan senyum suram di wajah mereka berdua. Di kepala mereka berdua sekarang memikirkan beberapa cara untuk menyingkirkan Hua Chenran selamanya, agar jauh dari tunangan mereka berdua, yaitu Lan Yueshang dan Wei Sichu.


Bandara Internasional, Kota A.


Seorang gadis yang cantik dan tiga orang pemuda yang tampan, baru saja turun dari pesawat, ya tentu saja mereka berempat adalah Hua Chenran, Lan Yueshang, Wei Sichu dan Leng Yuesheng.

__ADS_1


Saat keluar dari bandara, banyak gadis yang mengepung mereka untuk foto dan tanda tangan. Hua Chenran bisa membayangkan wajah gelap dari ketiga pemuda di sampingnya ini, tapi dia sekarang dilihat dengan mata pisau dan iri oleh para gadis-gadis ini, oke..Hua Chenran merasa merinding dalam hatinya, sial! Apa salahnya?!


"Maaf kami bukan boyband"


Kata Wei Sichu dengan suara yang agak keras dan jengkel.


"Bisa tolong berikan jalan"


Leng Yuesheng masih berkata dengan sopan, tapi matanya sangat dingin.


"Saya juga bukan manajer mereka!"


Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin, karena Hua Chenran lebih tinggi daripada gadis lain di usianya,


Apalagi dia memakai masker di wajahnya dan juga topi. Jadi dari tampilan saat ini dia terlihat seperti gadis berusia sekitar 18 tahun.


"Minggir!"


Kata Lan Yueshang dengan dingin


Ada apa dengan gadis-gadis ini? Mereka bukan artis terkenal!! Jadi Lan Yueshang melepas maskernya, tapi itu adalah kesalahan besar yang lain, karena wajah yang lebih cantik daripada wanita itu terlihat. Jadinya gadis-gadis itu menjadi semakin ganas dan berkata sangat dramatis.


"Cantik...ayo tanda tangan!"


"Mata biru yang cantik!"


"Buka maskernya! Buka maskernya!"


"Buka maskernya! Buka maskernya!"


"Aku yakin dua yang lainnya juga lebih tampan"


"Aku akan menggunakan energi spiritual untuk membuat mereka tidak bisa bergerak selama 1 menit, jadi saat itu kita berempat, lari, Ok?"


Kata Hua Chenran lewat transmisi suara, pada tiga remaja laki-laki yang sudah terkepung oleh puluhan penggemar.


"Satu...dua....tiga! Lari!!"


Kata Hua Chenran dengan suara yang pelan.


Kemudian mereka berempat berlari dengan mengenakan kekuatan spiritual dalam tubuh mereka, jadi hanya dalam beberapa detik saja, mereka berempat sudah berada di luar bandara, setelah itu mereka berempat segera naik ke dalam mobil.

__ADS_1


"Sangat mengerikan, pasti ada boyband di bandara hari ini, mungkin saja gadis-gadis itu salah mengira bahwa kita adalah boyband yang mereka maksud" Kata Leng Yuesheng dengan wajah yang muram.


"Tidak begitu, bukankah mereka sudah melihat wajah Lan Yueshang, tapi tetap saja mereka tidak berhenti untuk mengepung kita berempat"


Kata Wei Sichu dengan suara yang dingin.


"Yang lebih mengerikan lagi, mereka melihat ku dengan mata pisau dan tatapan mata mereka penuh dengan rasa iri, padahal aku sudah mengatakan bahwa aku bukan manajer Kalian bertiga, lagipula aku baru 14 tahun, apakah mereka tidak melihatnya?" Keluh Hua Chenran.


"Ran'er, kamu seperti ini terlihat seperti gadis berusia 18 tahun!"


Jawab Lan Yueshang dengan jujur.


"Salahkan aku karena sedikit lebih tinggi daripada mereka"


Kata Hua Chenran sambil memutar matanya dengan malas. "Oke tolong bangunkan aku jika sudah sampai di rumah Sun" setelah mengatakan itu Hua Chenran menutup matanya dan berusaha untuk tidur.


"Oke"


Kata Lan Yueshang dengan senyum di wajahnya, lalu dia menarik Hua Chenran ke dalam pelukannya dan membiarkan Hua Chenran tidur dengan nyaman.


Hua Chenran yang baru saja tertidur, tidak menyadari saat ditarik dalam pelukan Lan Yueshang, ketika dia menyadari nya Hua Chenran ingin keluar dari dalam pelukan Lan Yueshang, tetapi Lan Yueshang berkata dengan suara yang lembut


"Tidurlah..."


Kata-kata lembut Lan Yueshang seperti kekuatan magis, membuat Hua Chenran merasa tenang, memang dia sedikit lelah dan belum tidur dengan nyenyak, Hua Chenran sekali menguap dan tidak berpikir apa-apa lagi, dia kemudian tertidur dalam pelukan Lan Yueshang.


Leng Yuesheng dan Wei Sichu menatap ke arah Lan Yueshang dengan mata dingin dan tajam.


Mereka berdua sangat ingin mengalahkan Lan Yueshang, selalu saja memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.


Lan Yueshang menatap ke arah Leng Yuesheng dan Wei Sichu dengan senyum penuh kemenangan di wajahnya, tapi setelah beberapa saat tidak ada lagi senyum di wajahnya itu, karena dalam pelukannya Hua Chenran tidak tidur dengan diam, dia selalu bergerak menggosokkan kepala nya di dada Lan Yueshang seperti kucing. Ini adalah penyiksaan bagi Lan Yueshang, seluruh tubuhnya panas, tapi gadis dalam pelukannya dia tidak bisa melakukan apapun.


Melihat Hua Chenran tidur dalam pelukannya, hatinya terasa manis, tapi ketika tubuhnya bereaksi, wajahnya memerah, dia sangat malu dan seperti penyiksaan baginya.


Lan Yueshang sangat ingin cepat sampai ke rumah Sun, tapi dia juga ingin momen seperti ini bertahan selamanya, ini sangat kontradiktif.


Leng Yuesheng dan Wei Sichu melihat ekspresi wajah Lan Yueshang yang berubah, mereka sangat terkejut, lalu mereka tertawa terbahak-bahak.


Karena takut Hua Chenran bangun, mereka berdua menahan tawanya, tetapi bahu mereka yang gemetar mengkhianati mereka berdua.


Tetapi mata mereka berdua yang iri, tidak terlepas dari mata Lan Yueshang, jadi Lan Yueshang mengabaikan tawa mereka berdua dan memeluk Hua Chenran dengan erat, kemudian mencium keningnya.

__ADS_1


__ADS_2