
Dua centi...satu centi.....
Nafas ambigu mulai terjalin antara Hua Chenran dan Lan Yueshang, bibir kecil merah Hua Chenran yang seperti kelopak mawar, hampir bersentuhan dengan bibir merah dan tipisnya Lan Yueshang.
"Kalian berdua! Apa yang sedang kalian lakukan di hutan"
Suara dingin dari seorang anak laki-laki dan dipenuhi dengan kemarahan terdengar, di telinga nya Hua Chenran dan juga Lan Yueshang.
Seketika segera Hua Chenran dan juga Lan Yueshang terkejut dan berhenti, kemudian mereka berdua melihat mengalihkan pandangan nya ke arah samping kanan mereka berdua. Betapa terkejutnya Hua Chenran dan Lan Yueshang, melihat yang berteriak tadi ternyata adalah Leng Yuesheng.
Wajah Hua Chenran memerah dan dia juga menjadi malu, karena dulu Hua Chenran sempat mengatakan bahwa Leng Yuesheng adalah seorang yang cabul. Oh... sekarang lihatlah diriku sendiri melakukan hal yang sama dengan Leng Yuesheng. Ini memalukan bagi dirinya dan dia sekarang hanya ingin, menemukan sebuah lubang untuk bersembunyi.
Wajah Lan Yueshang juga memerah karena malu, dan jelas sangat malu.
Karena dia dilihat oleh musuhnya sendiri saat-saat terlemah nya dan juga sekarang dia yang dilecehkan oleh seorang gadis yang satu tahun lebih muda dari dirinya, dilihat oleh Leng Yuesheng seperti ini sekarang.
Sialan! Dia pasti akan diejek selama sebulan penuh tentang kejadian ini.
Tetapi yang dirasakan oleh Leng Yuesheng sebenarnya jelas berbeda, dengan apa yang Hua Chenran dan juga Lan Yueshang pikirkan tentang Leng Yuesheng.
Melihat Hua Chenran dan Lan Yueshang yang hampir saja berciuman, membuat hati Leng Yuesheng sangat kesakitan.
Apalagi sekarang bahkan mereka berdua, masih saja tiduran di tanah dan masih saling berpelukan dengan mesra, tidak segera bangun padahal sudah dengan jelas kepergok. Apakah mereka masih akan melakukan hal yang lebih dari sekedar berciuman?
Hatinya yang sakit kini dipenuhi dengan amarah, wajahnya segera menjadi dingin dan gelap.
"Kalian berdua masih saja belum bangun, Apakah kalian sengaja ingin melakukan hal yang lebih dari hanya sekedar berciuman?"
Tanya Leng Yuesheng dengan suara yang dingin dan dipenuhi dengan kemarahan. wajahnya sekarang benar-benar menjadi gelap dan juga sangat dingin.
Ketika Hua Chenran dan juga Lan Yueshang mendengar apa yang diucapkan oleh Leng Yuesheng, pikiran mereka berdua segera menjadi jelas dan pulih dari rasa kebingungan, karena terkejut oleh penampakan Leng Yuesheng yang tiba-tiba saja, sudah ada di samping mereka berdua.
Bahkan mereka berdua pada saat itu, tidak merasakan dan tidak tahu bahwa ada orang yang berjalan ke arah mereka berdua.
Kemudian Hua Chenran dan Lan Yueshang langsung bangun dan lalu segera berdiri dengan tenang. Juga Lan Yueshang mulai menepuk baju dan celana nya untuk membersihkan bajunya dari debu yang menempel.
__ADS_1
"Hei... cabul, ini tidak seperti yang kamu lihat, aku....."
Hua Chenran ingin menjelaskan bahwa ini hanya salah paham.
Tetapi perkataan nya segera di potong oleh Leng Yuesheng, yang kini sudah sangat marah dengan Hua Chenran dan lebih lagi dengan Lan Yueshang.
"Hua Chenran! Kamu... tidak perlu menjelaskan, aku sudah melihat semuanya dengan jelas memakai kedua mataku sendiri, kalian berdua akan berciuman jika aku tidak datang untuk menghentikan kalian, ya kan?
Kata Leng Yuesheng dengan marah terhadap Hua Chenran.
"Leng Yuesheng aku bisa menjelaskan ini benar-benar tidak...."
Kata Hua Chenran dengan tenang, berusaha untuk menjelaskan sekali lagi bahwa itu hanyalah salah paham.
Dia tidak akan mencium Lan Yueshang, tapi melakukan hanya untuk membuat Lan Yueshang mengakui bahwa dia kalah.
Sebelum bahkan Hua Chenran selesai berbicara, perkataan nya disela lagi oleh Leng Yuesheng yang berkata
"Cukup! Hua Chenran kamu dulu menggoda ku dan sudah menerima ciuman pertama ku, lalu sekarang kamu bahkan menggoda si biru ini?"
Leng Yuesheng memang sengaja untukĀ mengatakan nya, sambil menunjuk dan menatap ke arah Lan Yueshang dengan dingin. Karena dia ingin menunjukkan bahwa Hua Chenran lebih dulu mengenalnya.
Setelah mengatakan itu, Leng Yuesheng segera berlari keluar dari hutan, dengan wajah yang terlihat sangat sedih.
"Cabul....woi..." Teriak Hua Chenran dengan suara yang keras, tetapi dia tidak berhenti dan terus berlari.
"apa apaan sih? Leng Yuesheng itu benar-benar konyol. Sepertinya aku tidak perlu untuk menjelaskan apapun, karena dia hanya punya pemikiran sepihak saja, aku hanya akan menjadi susah sendiri nanti..huh.." Hua Chenran hanya merasa Leng Yuesheng itu tidak pernah normal, kemudian ekspresi wajah Hua Chenran berubah menjadi penuh kekhawatiran. Nanti jangan sampai Yi'er nya, menjadi aneh seperti Leng Yuesheng.
Saat Hua Chenran bergumam dan mengeluh tentang Leng Yuesheng, disisi lain wajah Lan Yueshang perlahan menjadi semakin dingin lagi, setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Leng Yuesheng.
Apalagi saat Hua Chenran berbicara dengan Lan Yueshang dia berkata dirinya dengan 'aku' bukan 'wanita ini' yang kasar, perlakuan seperti ini hanyalah perbedaan antara langit dan lumpur, tidak bisa diterima!.
Kemudian Lan Yueshang memegang bahu Hua Chenran dengan kedua tangan nya, ekspresi marah terlihat jelas di wajahnya sekarang.
"Lan Yueshang! Apa yang kamu lakukan? Ingat kamu sudah kalah.
__ADS_1
Juga satu hal lagi yang harus kamu ingat, kita berdua sebelumnya memang tidak pernah bertemu, atau pun saling mengenali satu sama lainnya diantara kita"
Hua Chenran berkata dengan penuh emosi, karena hari ini dia sangat marah dengan Leng Yuesheng yang aneh dan tidak jelas, sekarang bahkan makhluk didepan nya ini juga ikut-ikutan, yang benar saja...!!
"Apa kamu benar sudah dicium oleh Leng Yuesheng?"
Tanya Leng Yuesheng dengan dingin.
Matanya terfokus di bibir merah yang seperti kelopak mawar Hua Chenran.
"Ya, benar"
Hua Chenran menjawab dengan jujur, karena ia merasa tidak perlu ada yang disembunyikan. Itu juga bukan rahasia militer ataupun negara, jadi kenapa tidak mengatakan dengan jujur saja, biar lebih jelas.
"Itu, benar?" Tanya Lan Yueshang untuk memastikan, melihat bahwa Hua Chenran mengangguk, wajahnya Lan Yueshang menjadi lebih dingin.
Kemudian dia bertanya sekali lagi
"Dimana Leng Yuesheng mencium kamu?"
Melihat mata dingin Lan Yueshang yang bisa memakan orang, Hua Chenran merasa merinding untuk pertama kalinya. Jika dia menjawab lagi pasti akan terjadi hal yang buruk, jadinya Hua Chenran memilih untuk diam dan tidak menjawab.
Melihat Hua Chenran yang diam, amarah Lan Yueshang semakin baik.
Tetapi segera sebuah ide yang bagus terlintas di benaknya, seringai licik muncul di wajah nya Lan Yueshang.
Kemudian dia melihat ke arah bibir nya Hua Chenran dan berkata
"Jangan biarkan Leng Yuesheng itu mencium mu lagi, dia itu sebenarnya sangat jijik dengan perempuan"
Hua Chenran berpura-pura untuk terkejut, mulutnya terbuka lebar karena dia tidak percaya sama sekali, lalu dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Bagaimana mungkin Hua Chenran percaya dengan apa yang dikatakan oleh Lan Yueshang, jika begitu yang membuat dia hamil siapa? Terus bagaimana Yi'er bisa ada? jika Leng Yuesheng tidak melakukan hal itu padanya.
Kemudian Hua Chenran hanya terus menganggukkan kepalanya saja dengan ringan, supaya Lan Yueshang tidak membuat dirinya repot lagi.
Padahal yang dikatakan oleh Lan Yueshang itu memang benar. Hua Chenran tidak percaya, karena jelas Leng Yuesheng itu mencium pipinya secara paksa.
__ADS_1
Tadi adalah kesempatan yang bagus untuk membalas dendam, tapi dengan Leng Yuesheng yang pemarah seperti tadi, dan dia sendiri yang sudah terciduk padahal hanya salah paham saja. Semuanya benar-benar sangat berantakan, sekarang lagi ada Lan Yueshang, yang seperti akan menelan dirinya hidup-hidup.
Melihat Hua Chenran yang menganggukkan kepalanya dan terlihat patuh, amarah nya Lan Yueshang menghilang entah kenapa. Hari ini dia mengalami banyak sekali perubahan emosi dan ekspresi wajah, yang bukan seperti dirinya sendiri sama sekali. Ini pasti karena dia tidak ingin, teman berlatih kultivasi (Hua Chenran) berteman baik dengan musuh nya (Leng Yuesheng) makanya munkin dia menjadi sangat marah hari ini, pasti itu!.