
Di atap rumah sakit, terdapat seorang pria sedang duduk bersila.
Tiba-tiba saja pria berjubah hitam itu memuntahkan seteguk darah hitam, wajahnya segera menjadi sangat pucat, matanya pun manjadi dingin tanpa suhu dan juga dipenuhi dengan kebencian yang mendalam.
"Tidak mungkin..!! Tidak mungkin 'AnYan' berhasil dikalahkan."
Kata pria itu dengan gigi nya yang terkatup dan amarah yang tidak bisa di abaikan dalam nada suara nya.
Apakah ada kultivator yang sudah tahap YuanYing di bumi ini? Atau Hua Chenran itu juga adalah seorang kultivator? Jika Hua Chenran juga adalah seorang kultivator, maka kemarahan master bisa dibayangkan.
Ketakutan yang dalam terlihat di mata pria berjubah hitam itu, ketika dia mengingat metode hukuman yang akan diterima oleh nya, tidak lain adalah tidak lebih baik daripada kematian. Setelah itu, pria itu lalu segera pergi dari atap rumah sakit.
Di sisi lainnya terlihat ada tiga orang anak laki-laki dan seorang gadis yang berada dalam gendongan, berlari ke sebuah gang yang sepi.
Lan Yueshang, Leng Yuesheng, Wei Sichu dan juga Hua Chenran sudah berada jauh dari rumah sakit.
"Sekarang kita harus pergi ke mana? Aku tidak mungkin pulang ke rumah dengan keadaan seperti ini, juga pergi ke hotel hampir tidak mungkin sama sekali." Kata Wei Sichu dengan sambil terengah-engah, karena baru saja dia berhenti berlari.
"Benar juga, pakaian kita berempat berantakan dan dipenuhi darah seperti ini. Apalagi sekarang Ran'er pingsan seperti ini, jika orang-orang melihat kita berempat, pasti dengan gambaran kita bertiga yang sudah menggertak Ran'er"
Kata Leng Yuesheng dengan tenang, tapi kedua awan merah di wajahnya mengkhianati ketenangan nya.
Karena kata-kata dari Leng Yuesheng, jadi Lan Yueshang dan Wei Sichu juga melihat ke arah Hua Chenran yang sedang pingsan dalam gendongan Lan Yueshang. Baju berantakan dan juga hampir semua kancing baju seragam terlepas, melihat pemandangan ini mereka bertiga segera tersipu. Setelah itu Leng Yuesheng melepas baju luar nya, kemudian dia mulai menutupi tubuh Hua Chenran. Tidak mungkin dia membiarkan Lan Yueshang dan Wei Sichu melihat tubuhnya.
"Penggoda, kamu bisa menelepon Ji Ruan dan menyuruh untuk menjemput kita berempat di sini.
Kita akan beristirahat di villa ku dulu, kondisi Ran'er sangat tidak pasti sekarang dan tidak mungkin untuk membawanya ke rumah sakit"
Kata Lan Yueshang dengan suara yang dipenuhi dengan kekhawatiran.
Kemudian Wei Sichu baru teringat, dia masih punya sebotol pil yang dapat menyembuhkan dan pil ini juga dapat menambahkan energi spiritual.
"Aku masih punya pil penyembuhan yang di berikan oleh Chenran pada ku tadi, mungkin pil penyembuhan ini bisa memperbaiki kondisi tubuhnya Chenran sedikit" kata Wei Sichu sambil mengeluarkan sebotol pil penyembuhan, dari baju nya.
Lan Yueshang pun mengambil satu pil dan ingin memberikan nya ke pada Hua Chenran, tetapi Hua Chenran sekarang pingsan, apakah dia dapat menelan pil penyembuhan ini? Jadi Lan Yueshang segera memasukkan pil itu ke dalam mulutnya, dan langsung mencium bibir kecil Hua Chenran.
Tentu saja setelah memberikan pil penyembuhan, Lan Yueshang secara tidak sengaja berlama-lama.
__ADS_1
Leng Yuesheng dan Wei Sichu melihat ke arah Lan Yueshang dengan amarah yang dalam, jika bukan karena Hua Chenran sekarang berada di dalam gendongan Lan Yueshang, mereka berdua sudah memberikan Lan Yueshang pelajaran yang sangat baik.
"Kamu sangat baik memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan!"
Kata Wei Sichu dengan amarah yang tidak di sembunyikan.
"Apa kamu tidak melihat Ran'er sekarang pingsan dan masih belum bangun, juga sembuh dari lukanya"
Kata Leng Yuesheng dengan keras, luka dalam Hua Chenran pasti nya lebih parah dari mereka bertiga. Jika tidak, bagaimana mungkin Hua Chenran bisa pingsan dengan muntah seteguk darah hitam, bukan nya darah merah.
Lan Yueshang sebenarnya, hanya ingin memberikan pil penyembuhan saja untuk Hua Chenran. Tetapi dia tidak bisa berhenti untuk berciuman dengan gadis dalam gendongan nya, lagi pula Hua Chenran adalah gadis yang di cintai oleh nya dan juga ibu dari anak nya. Jadi Lan Yueshang hanyut dalam godaan ini. Setelah melepas ciuman nya, wajah nya memerah karena malu. Memang dia mengakui bahwa dia adalah licik dan suka mengambil kesempatan dalam kesempitan, tapi sekarang jika saja Hua Chenran tahu, ini pasti akan menjadi perang yang panjang lagi.
"Ekhm.... mobil nya sudah datang"
Kata Lan Yueshang untuk dapat mengalihkan perhatian mereka berdua, yang berada di depan nya.
______________________________________
Keesokan harinya di villa,
Di sebuah ruangan, terdapat seorang gadis yang terbaring di atas kasur dan wajahnya tidak lagi terlalu pucat.
"Em....air...."
Kata Hua Chenran tiba-tiba dengan suara yang serak.
Leng Yuesheng pun segera mengambil air dan memberikan nya ke pada Hua Chenran, dengan sendok dipenuhi ke hati-hatian.
Setelah meminum air putih yang di berikan oleh Leng Yuesheng, segera tenggorokan nya mulai membaik.
Melihat ruangan yang asing baginya, Hua Chenran segera bertanya dengan suara yang dingin kepada mereka bertiga yang di sampingnya sekarang.
"Di mana aku sekarang?"
"Ran'er, sekarang kamu sedang berada di villa ku"
Jawab Lan Yueshang dengan senyum kecil di wajahnya, sebenarnya tempat Hua Chenran tidur sekarang adalah ranjang nya. Tetapi intuisi di dalam hatinya mengatakan, bahwa dia tidak boleh mengatakan bahwa ini adalah kasurnya, jika tidak mungkin akan membangkitkan amarah dan juga rasa benci dari Hua Chenran lagi.
__ADS_1
"Jadi sudah berapa aku tertidur?"
Tanya Hua Chenran lagi dengan suara yang datar, tapi dalam hatinya dia sebenarnya sangat cemas, teringat dengan kedua bayinya sekarang.
Apalagi Lin Huayu dan juga orang yang berada di rumah Sun pasti akan mencarinya ke mana-mana.
"Chenran kamu sudah tertidur selama satu hari" jawab Leng Yuesheng.
"Aku sudah memberitahu Lin Huayu, bahwa kamu menginap di rumah ku untuk mengerjakan tugas"
Tambah Wei Sichu, karena dia tidak melewatkan kecemasan yang ada di matanya Hua Chenran.
"Terimakasih Sichu"
Kata Hua Chenran pada Wei Sichu dengan senyum di wajahnya.
"Aku tahu kamu pasti akan khawatir, jadi aku menelepon Lin Huayu"
Kata Wei Sichu dengan senyum di wajahnya. Melihat senyum di wajah Hua Chenran, Wei Sichu merasa lega dan juga bersemangat dalam hatinya.
Melihat interaksi antara Hua Chenran dan Wei Sichu, membuat mereka berdua marah, apalagi sekarang melihat Hua Chenran tersenyum pada Wei Sichu, mereka berdua jadi sangat cemburu karena Hua Chenran tidak pernah tersenyum seperti itu pada mereka berdua. Lan Yueshang dan Leng Yuesheng melihat ke arah Wei Sichu dengan mata pisau.
Entah kenapa Wei Sichu merasa kedinginan di seluruh tubuh nya.
Begitu menoleh dia melihat mata cemburu dan tajam Lan Yueshang dan Leng Yuesheng, kemudian dia kembali tersenyum agak canggung.
Hua Chenran kemudian teringat sesuatu, jadi dia segera duduk dalam posisi lotus. Kemudian dia menyerap energi spiritual tipis, yang berada di kamar ini dan membawanya ke dalam dantian nya, sungguh kejutan yang menyenangkan baginya, karena ternyata dantian nya tidak rusak dan bahkan lebih baik dari sebelumnya.
Hua Chenran bahkan tidak pernah menyangka bahwa tingkat kultivasi nya, naik satu tingkat lagi menjadi tahap pembangunan yayasan lapisan pertama (1). Ini adalah suatu berkah yang tidak terduga.
Senyum cerah pun muncul di wajah cantik Hua Chenran, yang sudah kemerahan lagi sekarang. Tidak lagi pucat tanpa darah seperti pada saat Hua Chenran pingsan di rumah sakit.
Lan Yueshang, Leng Yuesheng dan Wei Sichu terpana melihat senyum cerah Hua Chenran. Apakah ada hal yang baik? Karena tidak mungkin Hua Chenran tersenyum cerah tanpa alasan yang jelas.
Lalu segera mereka bertiga mulai menyadari nya, dan mereka bertiga pun segera berkata secara bersamaan
"Ran'er (Chenran) selamat!"
__ADS_1
"Terimakasih"
Jawab Hua Chenran dengan senyum di wajahnya, dia sangat bahagia sekarang. Ini adalah sesuatu yang dia tunggu-tunggu untuk maju ke tahap pembangunan yayasan lapisan