
3 jam kemudian, mereka berempat akhirnya sampai di Kota Nanyang.
Hari pun sudah mulai gelap, jadi mereka mulai mencari penginapan.
Jalanan di sekitar pinggiran kota Nanyang ini sangat padat kendaraan dan sangat banyak orang, ini karena pameran tanaman herbal akan diadakan besok, jadi wajar saja.
Melihat penginapan dengan kondisi sesuai dengan yang mereka inginkan, Wei Qiang mulai memarkirkan mobilnya. Mereka berempat lalu keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam penginapan.
Wei Qiang mulai memesan empat kamar, setelah membayar biaya penginapan, masing-masing mulai mengambil kunci dari Wei Qiang dan mereka langsung masuk ke kamar.
Setelah masuk ke dalam kamarnya, Hua Chenran langsung mandi. Lalu dia hanya memakai baju kaos dan rok jeans sederhana dan segera turun kembali ke bawah, untuk memesan makanan.
Ketika turun dia melihat sekilas siluet orang, yang sepertinya Samar-samar dia pernah melihatnya, tapi dimana?
Menoleh sekali lagi, orang itu telah menghilang. Tapi kenapa dia seperti merasa sangat membenci orang itu?
Mendengar suara bunyi perutnya sendiri, Hua Chenran baru teringat dia turun untuk memesan makanan.
Sepertinya dia harus cepat-cepat maju ke tahap pembangunan yayasan, supaya tidak perlu untuk terlalu memikirkannya makan setiap hari.
Sesampainya di bawah, Hua Chenran melihat Lin Huayu, Wei Sichu dan juga Wei Qiang sudah memesankan makanan untuknya. Lalu dia segera berjalan menuju ke arah mereka bertiga dan menyapa mereka, setelah itu Hua Chenran duduk di samping Lin Huayu.
"Keduanya adalah makanan kesukaan ku, terimakasih sudah memesannya"
Kata Hua Chenran dengan senyum tipis di wajahnya.
"Bukan apa-apa, makanlah"
Kata Wei Sichu dengan tenang, sambil meletakkan daging ayam ke dalam mangkuk Hua Chenran.
"Ya"
Jawab Hua Chenran dengan ringan.
Lalu kemudian dia segera memakan makanannya. Sejujurnya dia sedikit terkejut, ternyata Wei Sichu yang justru memesan makanan untuknya.
Setelah selesai makan malam, Wei Qiang melihat ke arah Lin Huayu, yang selalu menatapnya dengan mata berbinar-binar, saat pertama kalinya masuk ke dalam mobil. Tapi sekarang gadis kecil di depannya ini, hanya akan melihatnya dengan tatapan acuh tak acuh, tanpa fluktuasi apapun dimatanya. Dia merasa sedikit tidak nyaman dalam hatinya,
Apakah sekarang pesonanya sudah berkurang?
Tentu saja tidak ada yang mengetahui emosi batin Wei Qiang saat ini. Jika pun mereka tahu, tentu saja mereka bertiga tidak akan peduli.
"Kalian bertiga ingin pergi keluar jalan-jalan, atau ingin beristirahat di kamar sekarang?" Tanya Wei Qiang.
Sebenarnya dia belum terlalu lelah dan ingin jalan-jalan sebentar di sekitar penginapan, tapi jika bisa keluar untuk jalan-jalan bersama bukankah lebih baik?
"Tentu saja keluar untuk jalan-jalan!"
Jawab Lin Huayu dengan tenang.
Datang ke pasar barang antik, tentu saja dia harus pergi keluar untuk melihat-melihatnya.
"Iya aku juga ingin pergi jalan-jalan"
__ADS_1
Jawab Hua Chenran dengan tenang.
Dia adalah seorang kultivator tahap pemurnian qi tingkat 12, jadi tentu saja dia tidak merasa lelah.
"Karena kalian semua pergi, tentu saja aku juga ikut pergi"
Kata Wei Sichu sambil tersenyum.
Pasar Barang Antik Xichen terletak di sisi paling barat dari kota Nanyang. Pasar perdagangan barang antik ini sangat luas dan populer sekarang. Setiap harinya, ada lebih dari ribuan pengunjung di pasar antik Xichen ini.
Mereka berempat berjalan sambil melihat-lihat berbagai macam barang-barang antik. Hua Chenran samar-samar mengamati toko-toko di kedua sisi jalan. Hal-hal yang banyak ditampilkan adalah giok kuno, guci, kaligrafi dan lukisan, koin kuno dan sejenisnya, tetapi sebagian besar adalah palsu. Memang ada juga yang barang antiknya asli, tapi itu hanya sedikit itu pun mendapatkannya jika memang orang itu beruntung. Semua barang antik umumnya rata-rata memiliki energi spiritual didalamnya. Dan Hua Chenran tidak bisa untuk merasakan fluktuasi aura sama sekali, pada benda-benda antik ini.
"Baru kali ini aku pergi ke pasar barang antik seperti ini"
Kata Lin Huayu dengan senyum bahagia di wajahnya.
"Aku juga"
Tambah Hua Chenran dengan senyum diwajahnya.
"Ternyata pasar barang antik Xichen ini sangat indah di malam hari, ada banyak lentera di sepanjang jalan ini"
Kata Lin Huayu sambil melihat ke arah lentera kanan dan kirinya.
"Aku paling suka lentera berbentuk kelinci di toko itu, bentuknya imut. Tiba-tiba aku jadi teringat Yi'er dan Yan'er dan mulai merindukan mereka berdua" Kata Hua Chenran dengan kerinduan di matanya.
"Belum juga satu hari! Sudah, memang aku yang paling merindukan Yi'er dan Yan'er"
Kata Lin Huayu dengan bangga.
Sudut bibirnya bergerak-gerak, tenanglah! Ini adalah teman!
Sementara itu Wei Sichu juga melihat melihat ke arah lentera kelinci, yang dikatakan imut oleh Hua Chenran.
Lalu Wei Sichu berjalan ke arah toko itu, Wei Qiang yang melihat toko apa yang dituju oleh sepupunya, terkejut.
Apakah preferensi dan kesukaannya berubah setelah pacaran? Kenapa setelah berpacaran adiknya menjadi suka dengan lentera kelinci.
Di sebuah toko secara tidak sengaja Lin Huayu melihat sebuah gelak giok ungu yang indah, matanya segera berbinar, jadi Lin Huayu langsung menarik Hua Chenran untuk masuk ke toko barang antik tersebut.
"Ada apa Huayu?"
Tanya Hua Chenran yang sudah ditarik masuk ke dalam toko.
"Xio ran, lihat gelang giok ungu ini cantik sekali bukan?"
Lin Huayu berkata sambil jarinya menunjuk ke arah gelang giok yang ada dalam kaca.
Hua Chenran melihat ke arah yang ditunjuk oleh jari Lin Huayu, gelang giok ungu? Lalu tangannya kembali menyentuh gelang dan Hua Chenran merasakan sedikit aura dalam gelang giok ungu tersebut. Tapi dia segera merasakan aura spritual, yang lebih baik daripada gelang giok ungu dan aura spiritual berasal dari sebuah cincin berwarna hitam yang sudah berkarat dan agak jelek.
"Wah.... Huayu gelang giok ungu ini memang cantik" kata Hua Chenran sambil tersenyum kecil.
"Jika kamu menyukai nya, baiklah!"
__ADS_1
Gelang giok ungu ini sangat cocok untuk kami berdua, jadi Lin Huayu segera memanggil bos dan bertanya
"Bos, berapa giok ungu ini?"
Ketika bos melihat gelang giok ungu yang dipegang oleh Lin Huayu, mata bos itu berkedip sedikit dan dia pun berkata sambil tersenyum.
"Gadis kecil itu memiliki mata yang bagus, ini adalah gelang giok dari dinasti Ming, hanya ada dua pasang.
Jika gadis ini menginginkannya, harganya akan menjadi lebih murah, 2000 yuan" Gadis kecil didepannya ini mungkin sedang jalan-jalan saja dan terlihat dari bajunya, sepertinya anak orang kaya dan tampang kedua gadis ini polos, jadi lebih mudah untuk ditipu olehnya.
Hua Chenran segera mengerutkan keningnya, begitu mendengar harga yang diucapkan oleh bos dan juga dia tidak melewatkan cahaya licik yang dilihat olehnya di mata bos itu. Jadi Hua Chenran mengambil gelang giok ungu dari tangan Lin Huayu, lalu dia berkedip dengan cepat ke Lin Huayu, kemudian dengan ekspresi jijik di wajahnya dia berkata
"Huayu kapan penglihatan mu menjadi begitu buruk? Kenapa kamu menjadi bingung dan bisa menyukai gelang giok semacam ini, yang sangat mahal untuk 2000 yuan"
Bagaimana mungkin Lin Huayu tidak melihat kedipan mata Hua Chenran,
Jika bisa Lin Huayu ingin tertawa terbahak-bahak disini. Baiklah ibu baptis yang cantik ini, akan datang bermain dengan Xio ran.
"Xio ran bukankah ini bagus?"
Tanya Lin Huayu dengan ekspresi wajahnya yang imut dan sedih.
"Jika memang benar dari dinasti Ming, maka seluruh gelang giok dari dinasti Ming, pasti ada dimana-mana sekarang. Kita pergi saja ke toko barang antik lainnya"
Ucap Hua Chenran dengan sedikit marah, tapi dalam hatinya dia hampir tidak bisa menahan tawanya sendiri.
Lalu dia menarik tangan Lin Huayu.
Lin Huayu melirik gelang giok ungu yang telah dipilih olehnya dengan tatapan cemas, dia menggelengkan kepalanya dan tidak ingin beranjak dari toko itu.
Pemilik toko yang melihat mereka berdua akan segera pergi, dia cemas dan segera memanggil mereka
"Kedua gadis kecil.... gadis kecil"
Lin Huayu berhenti dan kembali melihat gelang giok ungu yang telah dipilih olehnya, menggelengkan kepalanya sambil berkata
"Adikku bilang gelang giok ungu ini tidak seharga 2000 yuan, jadi aku tidak akan membelinya"
"Gadis kecil, jika kamu benar-benar menyukai gelang giok ungu ini, aku akan rugi sekali hari ini dan akan menjualnya kepada mu dengan harga 1800 yuan,oke?"
Sebenarnya nilai gelang giok ini hanya beberapa ratus yuan, lumayan juga berhasil menghasilkan ribuan yuan hari ini.
Kemudian Lin Huayu berpura-pura melihat ke arah Hua Chenran dengan agak cemas, seolah jika tidak membeli dia akan menangis.
Tentu saja Hua Chenran melanjutkan aktingnya, dia dengan ekspresi wajah agak ragu-ragu dan mengambil gelang giok ungu dan berkata
"Bos jika harganya seperti ini, anda dapat memberi saya cincin hitam yang berkarat di samping gelang giok ungu yang satunya lagi"
Pemilik giok berpikir sejenak, wajah tua pemilik toko berpura-pura enggan, dan akhirnya dengan tekad yang kuat dia berkata
"Kalau begitu aku akan kehilangan sekali hari ini" pokoknya sebagian barang di tokonya adalah palsu, jadi memberikan cincin berkarat yang tidak pernah laku, juga merupakan berkah terselubung.
Pemilik toko melirik cincin berkarat dan langsung mengambilnya tanpa keengganan apapun, lalu kembali dia juga mengambil kedua pasang gelang giok ungu. "Baiklah gadis kecil, aku akan membungkusnya untukmu"
__ADS_1
Lin Huayu lalu membayar uangnya, mengambil gelang giok ungu yang telah dia beli, dengan senyum puas di wajahnya. Dan segera berjalan keluar dari toko dengan Hua Chenran.