Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 130. Rubah kecil


__ADS_3

"peri? Jika itu peri, aku tidak mungkin berada di sini" kata Hua Chenran dengan senyum muncul di wajahnya, tapi senyum itu lebih ke kesedihan. Jika bukan karena gagal pada saat guntur Kesengsaraan itu, bagaimana mungkin dia akan bisa kembali lagi ke bumi ini?


"Ran'er kamu baik-baik saja?"


Tanya Lan Yueshang agak khawatir, begitu dia melihat senyum sedih itu muncul di wajah Hua Chenran.


"Hei... apakah wajah ini cantik?"


Tanya Hua Chenran dengan dingin dan kali ini matanya menjadi lebih dingin lagi dan tajam, seolah-olah tatapan matanya bisa menusuk orang.


Nima! Berapa kali dia harus terus mengutuk hari ini, kenapa dia lupa untuk memakai topeng kulit wajah itu hari ini, sangat tertekan! Kali ini benar-benar sangat ceroboh. Tapi tetap saja dia tidak suka ada orang yang memandang wajahnya dengan tatapan mata obsesif seperti itu.


Wei Sichu kemudian pulih dari mata obsesif nya, mata ungu itu pun juga menjadi lembut dan cemerlang, sama seperti biasa nya saat dia selalu memandang Hua Chenran, seolah obsesif nya tadi hanyalah ilusi dan tidak terjadi apa-apa sama sekali.


"Ya, tentu saja. Jika tidak mengapa aku terpana tadi" jawab Wei Sichu dengan agak malu, habis! Sudah berakhir. Kenapa dia tidak tahu bahwa dia punya keinginan yang begitu posesif untuk nya. Chenran pasti sudah melihat semuanya dan ingin menjauhi nya.


"Bisakah kalian bertiga berbicara nanti saja, ayo makan dulu"


Kata Leng Yuesheng sambil terus mengambil sayuran dan daging ke dalam mangkuk nya sendiri.


Tentu saja mereka bertiga tidak berbicara lagi dan langsung duduk untuk makan, bagaimana mungkin makanan lezat tidak di makan?


Suara dering ponsel terdengar, jadi Hua Chenran meletakkan sumpitnya.


Lalu dia melihat siapa yang mengirim pesan, ternyata ini adalah pesan dari Qiang Xie, tidak mungkin Qiang Xie mengirim pesan jika tidak ada yang penting. Jadi Hua Chenran segera membuka pesan yang dikirim oleh Qiang Xie ke ponselnya.


Ternyata dia khawatir karena tidak dapat dihubungi, Setelah membaca pesan yang lainnya lagi ternyata ada beberapa masalah yang muncul dan memang harus didiskusikan dengan dirinya. Masalah ini tentang urusan internal Geng Blood Shield, tidak boleh di tunda sama sekali dan dia harus memikirkan solusi secepatnya.


Malam ini dia sepertinya harus pergi ke sana, untuk dapat menyelesaikan masalah ini secara langsung.


Untuk saat ini yang penting adalah makan dan membuat perut terisi, memikirkan makanan lezat lagi, Hua Chenran meletakkan ponselnya dan mengambil sumpitnya, ingin kembali untuk makan. Tetapi apa yang dilihat di depannya saat ini, sungguh sangat membuat dia ingin berteriak keras bahwa dia bukanlah seorang babi.

__ADS_1


Bagaimana mungkin Hua Chenran tidak terkejut melihat, daging dan sayuran sudah menggunung di mangkuk nya saat ini. Dan tentu saja pelakunya, siapa lain...., selain bukan ketiga anak laki-laki cantik, yang sedang makan bersama dengan nya, di meja makan yang sama saat ini.


Tetapi Lan Yueshang, Leng Yuesheng dan Wei Sichu, berpura-pura tidak melihat apa-apa dan juga mereka bertiga sedang fokus pada makanan lezat di depan mereka saat ini, tidak terlihat seperti orang yang sudah menumpuk daging dan sayuran di mangkuk nasi nya Hua Chenran.


Melihat mereka seperti itu, tentu saja Hua Chenran tidak peduli lagi. Jadi dia hanya menghela nafas dan terus makan dengan lahap, tanpa tidak memperhatikan di sekelilingnya lagi.


Sungguh dia sudah sangat kelaparan saat ini, sebelum itu dia hanya makan satu buah apel dan itu bagaimana mungkin cukup untuk mengisi perut nya yang sudah kelaparan seharian.


Masakan Si cabul itu memang lezat, walaupun itu memang di bawahnya sedikit, tapi orang tidak bisa untuk tidak berhenti makan, kecuali jika perut anda sudah sangat kenyang.


"Ini memang lezat, tapi rasanya sedikit dibawah Chenran" kata Wei Sichu dengan jujur, dia merindukan makan berduaan dengan Chenran setiap harinya di jam istirahat. Lalu senyum konyol muncul lagi di wajah Wei Sichu, yang membuat orang lain ingin mengetuk kepala nya supaya dia bisa sadar dari kekonyolannya.


"Ya, ini memang benar. Jika ada kesempatan, Ran'er kita berdua bisa memasak bersama-sama"


Kata Leng Yuesheng dengan senyum lembut di wajahnya, suara itu sangat lembut seperti air, menghanyutkan.


Di mata nya sekarang hanya ada Hua Chenran seorang.


Jadi Hua Chenran menjawab dengan suara yang dingin, tapi agak santai


"Ya, jika ada kesempatan"


"Itu bagus"


Tambah Leng Yuesheng dengan suara yang lembut, itu dipenuhi dengan kegembiraan yang besar dan senyum terus muncul di wajahnya. Jika Ran'er menjawab seperti ini, maka pasti akan ada kesempatan baginya.


Lan Yueshang melihat interaksi antara Leng Yuesheng dan Hua Chenran, dengan mata dingin.


Tentu saja dia cemburu dan juga iri,


Karena mereka berdua sudah pernah memakan masakan Hua Chenran, dia menggertakkan gigi penuh dengan kebencian, tekanan rendah (AC) mulai tersebar ke seluruh ruangan.

__ADS_1


"Kamu sudah pernah memakan masakan yang dimakan oleh Ran'er?"


Nadanya seperti bertanya, tetapi jelas itu seperti sudah mengkonfirmasinya.


Leng Yuesheng tidak menjawab tapi dengan seringai penuh kemenangan muncul di wajahnya, mata coklat persik itu penuh dengan provokasi.


Mata biru berair itu menjadi dingin dan tajam, terus menatap ke arah Leng Yuesheng.


Mereka berdua saling menatap dengan mata dingin, Segera bau bubuk mesiu tercium di udara.


Wei Sichu yang sedang mengingat kenangan indah nya dengan Hua Chenran, tentu saja tidak menyadari bau bubuk mesiu, bahkan jika dia tahu, dia tidak akan peduli.


Sementara itu Hua Chenran sedang makan dengan lahap, bahkan tidak menyadari ada bau bubuk mesiu di udara sekarang, seolah-olah makanan yang di depannya tampak terlihat lebih baik, dari pada ketiga anak laki-laki cantik yang sedang makan bersama dengan nya. Bahkan jika


Hua Chenran tahu dia hanya akan mengira musuh abadi itu bertengkar lagi, dan itu tidak ada hubungan nya dengan dia. Dia tidak pernah peduli.


Wei Sichu terus makan sambil tersenyum, dan sesekali dia melihat ke arah Hua Chenran. Melihat bahwa Hua Chenran sudah selesai makan, dia segera berkata dengan tenang


"Chenran supir ku sudah menjemput, jadi aku akan mengantarmu pulang ke rumah Sun nantinya"


"Bagus"


Hua Chenran tahu ini dengan baik, awalnya Wei Sichu membuat alasan bahwa Hua Chenran ada di rumahnya kan? Jadi tentu saja dia harus pulang di antar oleh Wei Sichu untuk dapat menghindari kecurigaan.


Setelah mendengar percakapan antara Hua Chenran dan Wei Sichu, baru sekarang Lan Yueshang dan juga Leng Yuesheng, ditipu oleh Wei Sichu yang di samping dirinya sekarang.


Rupanya kelinci kecil yang cerah itu adalah rubah kecil sebenarnya di dalam tubuhnya.


Ternyata alasan mengapa Wei Sichu untuk mengirim Hua Chenran ke rumah Sun, adalah karena dia dapat berduaan dengan Hua Chenran di dalam mobil nantinya dan juga dapat berbicara dengan santai dan bebas, tanpa gangguan dari kedua musuh abadi itu.


senyum cerah sehangat matahari muncul di wajah Wei Sichu, tapi di mata Kedua Lan Yueshang dan Leng Yuesheng, senyum itu adalah provokasi bagi mereka berdua.

__ADS_1


ya, senyum itu adalah senyum nya yang penuh dengan kemenangan, karena dia dapat berduaan dengan Hua Chenran tanpa adanya gangguan apapun.


__ADS_2