
Hua Chenran berjalan ke samping kakek, lalu dia segera berkata
"Kakek ini sedikit sakit, tapi kakek harus menanggung nya, jadi jangan terlalu tegang nanti dan rileks kan tubuh dan saraf kakek" salah satu alasan mengapa Hua Chenran mengatakan hal ini, untuk mencegah racun lebih cepat menyebar dan menghilangkan racun akan menjadi lebih sulit lagi.
Setelah melihat Lan Huang tenang dan menganggukkan kepalanya, dia mengambil jarum perak dan segera melakukan teknik akupuntur yang cocok untuk menghilangkan racun, yaitu jarum perak sembilan putaran.
Jarum perak di tempatkan di titik
Quchi, Shousanli, Hegu, Zusanli, Sanyinjiao. Setelah berhasil untuk meletakkan di titik akupuntur, dia memegang tangan Lan Huang dan mengirimkan energi spiritual ke tubuh Lan Huang, untuk menarik racun tertarik oleh jarum perak.
Dokter Lu melihat semua gerakan Hua Chenran yang cepat dalam menempatkan titik akupuntur dengan takjub, melihat gerakan cepat Hua Chenran, Dokter Lu berpikir gerakan seperti ini sudah dilakukan ribuan kali hingga terampil seperti ini, tidak seperti yang dikatakan oleh Hua Chenran, yang baru saja melakukan teknik akupuntur.
Lama kemudian, dahi Hua Chenran dipenuhi oleh kristal-kristal halus dan wajahnya terlihat agak pucat, lalu dia melepaskan tangan Lan Huang dan segera mencabut jarum perak dari titik akupuntur itu, Hua Chenran mencabut semua jarum perak dengan sangat cepat dan terampil, lalu dia mengambil sebuah baskom dan meletakkan di lantai, di samping Lan Huang. Ujung jarum perak sudah berubah menjadi hitam dan terlihat sedikit terkorosi, sungguh racun yang kuat! Sepertinya sekarang pandangan nya tentang bumi tidak sesederhana sebelumnya. Dia juga tidak pernah mengira akan ada kultivator di dunia modern abad 21.
Setelah jarum perak dicabut dari tubuhnya, Lan Huang merasa tubuhnya menjadi semakin sakit dan sakit, dia harus bertahan agar racun ini hilang dari tubuhnya. Jarum perak dicabut dari tubuhnya, seperti ada cairan amis di tenggorokannya, lalu melihat ember di lantai samping tempat tidurnya, dia mulai muntah seteguk darah yang sangat hitam dan baunya memenuhi seluruh kamar.
Lan Huang muntah darah berwarna tiga kali berturut-turut.
"Xu Bo tolong pindahkan ember ini"
Kata Hua Chenran dengan suara yang sedikit lemah, lalu dia mengambil pil yang sudah dia suling dari bunga Xue Tianshan dan menyuruh kakek untuk memakannya. (Pil itu dibuat di saat Hua Chenran berada dalam kapal pesiar) setelah itu Hua Chenran juga segera menulis bahan-bahan untuk mandi obat keesokan harinya, supaya racun ganas tulang dingin ini segera teratasi sepenuhnya dan tidak tinggal gejala sisa bagi tubuh.
"Ok, selesai! Racun dalam tubuh kakek memang sudah hilang, tapi untuk selanjutnya kakek harus mandi obat besok, supaya memastikan tidak ada gejala sisa racun dalam tubuh"
Kata Hua Chenran dengan tenang, sambil mengelap keringat dingin yang ada di dahinya. Dia kehilangan banyak energi spiritual kali ini, jadi dia harus masuk ke dalam ruang Xuantian kali ini dan berendam di mata air panas air Lingquan.
"Xiao Ran terimakasih! Bertemu dengan mu sungguh adalah berkah..."
__ADS_1
Kata Lan Huang dengan lemah dan senyum bercanda di wajahnya, sekarang wajah Lan Huang sudah kembali kemerahan dan kembali energik seperti biasanya.
"Kakek memuji"
Kata Hua Chenran sambil tersenyum kecil, lalu dia melanjutkan dan juga berkata dengan lemah
"Kakek istirahat dulu dengan baik, kakek, Xiao Ran permisi dulu"
Melihat Hua Chenran yang kelelahan, dan tubuhnya juga masih lemah, jadi Lan Huang berkata dengan senyum
"Shang'er dan Shang'er bawa Xiao Ran ke kamarnya untuk beristirahat"
"Ran'er..."
"Ran'er..."
Melihat ini, Hua Chenran memutar bola matanya dengan malas, lalu dia menarik tangan mereka berdua dan sekali lagi menyuruh kakek untuk beristirahat dengan baik, lalu keluar dari kamar kakek dengan kedua tangannya masih menarik tangan nya Lan Yueshang dan Leng Yuesheng.
Tepat setelah Hua Chenran keluar dari kamar Lan Huang, Dokter Lu batu saja selesai menulis di buku pemeriksaan medis nya, begitu dia mendongakkan kepalanya, hanya Lan Huang dan Xu Bo yang tersisa di dalam kamar, Hua Chenran serta kedua tuan muda sudah pergi.
Saat ini dokter Lu menyesal, karena sudah tidak bertanya bagaimana untuk menggunakan metode akupuntur yang pernah hilang dalam sejarah pengobatan Tiongkok itu.
Karena inisiatif Hua Chenran menarik tangan mereka berdua, Lan Yueshang dan Leng Yuesheng segera melupakan kejadian tadi dan hanya menatap ke arah Hua Chenran dengan senyum di wajah mereka.
Karena keluar tanpa berpikir panjang dan menarik tangan mereka berdua, tidak ingin melihat mereka bertengkar. Jadi Hua Chenran lupa menanyakan kamar. Karena sudah ingat dia berhenti dan bertanya
"Di mana kamar untukku?"
__ADS_1
"Oh...kamar... hampir sampai"
Kata Leng Yuesheng agak kegagapan.
Lalu dia mulai mengedipkan matanya pada Lan Yueshang.
"Iya benar..!"
Tambah Lan Yueshang menegaskan, karena dia tidak ingin terlalu cepat sampai, jadi melihat kedipan dari Leng Yuesheng, dia mengerti....
Jadi mereka berdua akhirnya membawa ke kamar di loteng lantai 3 yang sepi dan itu adalah tempat di mana biasanya Lan Yueshang melihat bintang dan juga menenangkan pikirannya. Kadang-kadang bahkan Leng Yuesheng juga tidur di kamar ini selama beberapa hari saat dia datang menginap di rumah Lan, untuk membuat Lan Yueshang kesal dan marah sampai mati.
Membuka pintu kamar, Hua Chenran melihat langit-langit kamar yang dilukis dengan pola galaxy dan planet,
Kamar dan perabotan yang rapi, tidak ada debu sedikit pun, sepertinya dia merasa kamar ini dibersihkan setiap harinya dan dia menduga ini adalah kamar dari salah satu mereka berdua.
Namun Hua Chenran memilih untuk tidak bertanya, dia langsung berjalan, merebahkan tubuhnya dan segera menutup matanya, lalu tertidur pulas.
Lan Yueshang dan Leng Yuesheng hanya menggelengkan kepala, lalu Lan Yueshang berjalan maju dan menutup Hua Chenran dengan selimut, dengan seringai licik di wajahnya, dia mencium keningnya Hua Chenran. Leng Yuesheng yang melihat tidak dapat meneriakinya atau pun memukulnya sekarang, karena takut membangunkan Hua Chenran, jadi dia terpaksa untuk menelan amarah dan kecemburuan.
Lan Yueshang memandang ke arah Leng Yuesheng dengan senyum penuh kemenangan di wajahnya, hatinya sangat bahagia sekarang, dia berhasil untuk mencuri ciuman sekali.
Leng Yuesheng masih menatap ke arah Lan Yueshang dengan dingin, lalu ada senyum bahagia di wajahnya.
Kemudian dia mengecup bibir kecil merah muda Hua Chenran, setelah itu dia langsung keluar dari kamar nya Hua Chenran tanpa melihat wajah Lan Yueshang yang menjadi semakin dingin dan gelap.
Jadi untuk menenangkan hatinya yang sakit, dia juga ingin mengecup bibir merah muda Hua Chenran, pas pada saat itu Hua Chenran membuat gerakan dalam tidurnya, Lan Yueshang terkejut dan segera dia mengurungkan niatnya, lalu dia segera keluar dari kamar Hua Chenran karena takut ketahuan.
__ADS_1