Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 182. Bertemu Dengan 300 anak


__ADS_3

Tidak lama kemudian mobil BMW X6 sudah masuk ke jalan jalur gunung.


Lengkungan kecil muncul di bibir Qiang Xie, akhirnya hampir sampai.


Sementara itu Hua Chenran berhenti di depan sebuah toko buku, lalu dia menyuruh sopir untuk pulang ke rumah Sun lebih dulu, karena dia lama keluar hari ini. Tentu saja dia tidak bisa mengatakan akan pergi ke pinggiran selatan kota Jinghai.


Kemudian Hua Chenran mengirim pesan pada Qiang Xie, alamatnya saat ini dia berada.


"Huayu, ayo makan hotpot dulu"


Ajak Hua Chenran ke Lin Huayu.


"Hotpot? Oke!"


Jawab Lin Huayu dengan antusias.


Sebenarnya Lin Huayu linglung dan memikirkan mengapa dia merasa hari ini buruk, tetapi ketika ada yang menyebut hotpot pikiran nya tersapu begitu saja. Yang ada dalam kepalanya adalah makan hotpot, sudah lama dia tidak memakannya.


Mereka berdua pun menyeberang jalan dan masuk ke restoran yang ada di depan toko buku, setelah itu mereka berdua langsung memesan hotpot yang sudah lama dinantikan.


"Kenapa memesan untuk tiga porsi?"


Tanya Lin Huayu dengan penasaran, apakah Hua Chenran ini sangat kelaparan?


"Kamu akan tahu sebentar lagi"


Kata Hua Chenran dengan sengaja.


"Huh..! Pura-pura misterius lagi. Jika saja itu cowok cantik waktu untuk menunggu itu berharga!"


Gumam Lin Huayu dengan suara yang sangat pelan.


Tidak lama kemudian, pesanan hotpot mereka sudah datang.


Pada saat Lin Huayu ingin memakan hotpot yang sudah dari tadi membuat dia ngiler, sebuah suara tiba-tiba mengejutkan Lin Huayu.


"Saudari Hua, maaf terlambat"

__ADS_1


Kata Qiang Xie dengan suara yang terdengar santai, tetapi jika dilihat ada rasa hormat besar dalam nada suara Qiang Xie.


"Tidak apa-apa, aku tidak terlalu terburu-buru. Qiang Xie duduklah, kita makan ini dulu, sudah terlanjur di pesan, tidak baik menyia-nyiakan makanan, ayo makan bersama"


Kata Hua Chenran dengan santai, biarkan Lin Huayu bersenandung senang dulu, nantinya hei.....


Mata Lin Huayu langsung berbinar, ternyata itu adalah laki-laki cantik dan sebenarnya orang dewasa!


Hua Chenran tersenyum kecil, ketika melihat reaksi Lin Huayu. Kemudian dia berkata pada Qiang Xie


"Qiang Xie kenalkan ini adalah teman ku Lin Huayu, dia juga akan ikut bersama kita berdua ke villa Hua. Huayu ini adalah bawahan ku dari geng Blood Shield, Qiang Xie"


Yang terakhir Hua Chenran berkata dengan suara yang pelan.


"Halo"


Qiang Xie menyapa Lin Huayu dengan agak canggung.


"Halo, Lin Huayu"


Lin Huayu juga balik menyapa, dia tidak peduli dengan Qiang Xie yang canggung saat menyapa nya. Dia sedang dalam suasana hati yang baik hari ini, ternyata tidak rugi, ini adalah seorang pria yang cantik! Waktunya tidak terbuang percuma.


"Apa yang kepala kecil mu pikirkan sekarang?" Hua Chenran kemudian berkata sekali lagi pada Qiang Xie


"Ayo makan dulu"


Kemudian mereka bertiga mulai makan hotpot dengan lahap, setelah itu mereka bertiga naik ke dalam mobil BMW X6, Qiang Xie berkendara dengan kecepatan tinggi menuju ke arah selatan kota Jinghai.


Masuk ke jalur jalan gunung, dua puluh menit kemudian mobil BMW X6 itu berhenti, di depan pintu gerbang hitam setinggi tujuh meter.


Dua patung singa yang besar di depan pintu gerbang hitam, menambahkan keagungan dan juga misteri, membuat orang ingin tahu bangunan apa yang ada di balik pintu gerbang hitam? Tetapi juga efek sebaliknya ada beberapa orang yang takut, dengan apa yang ada di balik pintu gerbang hitam setinggi tujuh meter.


Qiang Xie membuka jendela mobil, lalu pintu gerbang hitam itu pun terbuka perlahan, Qiang Xie langsung mengemudi mobil masuk ke dalam dan dua pengawal di pintu gerbang memberi hormat pada Qiang Xie.


Setelah memarkirkan mobilnya, Qiang Xie turun lebih dulu dan dia membuka pintu untuk Hua Chenran dan Lin Huayu, keduanya pun turun dari mobil dengan ekspresi takjub di wajah muda mereka berdua.


Di depan mereka adalah bangunan seperti kastil abad pertengahan, dan mereka berdua belum pernah melihat kastil kuno abad pertengahan.

__ADS_1


Sentuhan warna dominan hitam dan beberapa di cat putih, di setiap inci bangunan kastil. Atapnya berwarna merah darah, ditambah beberapa mawar liar dengan warna hitam dan juga merah merambat di dinding bangunan kastil, itu sangat terlihat seperti bangunan kastil vampir yang mereka berdua tonton di TV.


Kemudian mereka bertiga berjalan menuju ke arah kastil.


Ekspresi wajah Qiang Xie terlihat gugup, seolah-olah ada sesuatu yang ingin dia katakan, tetapi dia tidak berani untuk mengatakannya.


"Qiang Xie, katakan saja. Ada apa?"


Tanya Hua Chenran pada Qiang Xie


"Sebenarnya anak-anak yang saya kumpulkan, mungkin lebih banyak dari yang ketua katakan"


Ini sebenarnya karena dia juga adalah seorang anak yatim-piatu dulunya, jadi ketika ada kesempatan ini, dia juga ingin membantu mereka yang sesuai dengan kriteria Hua Chenran untuk hidup lebih baik dari pada berada di panti asuhan, menunggu untuk diadopsi.


"Tidak apa-apa, justru lebih banyak lebih baik lagi" kata Hua Chenran dengan senyum di wajahnya, dia memang perlu lebih banyak anak buah untuk menghadapi musuhnya kali ini. Karena yang namanya master itu pasti sudah mengirimkan orang yang lebih kuat dari pada He Lin.


"Berapa banyak memangnya?"


"Semua anak-anak yang berhasil saya kumpulkan, totalnya ada 350 orang"


Jawab Qiang Xie dengan sedikit lega, untungnya ketua tidak marah! Ini adalah pertama kali dia melakukan sesuatu yang bukan maksud ketua, jadi nya Qiang Xie merasakan gugup dalam hatinya.


Lin Huayu yang berjalan di samping Hua Chenran, mendengar kata-kata yang Hua Chenran dan Qiang Xie katakan, Lin Huayu hanya merasa pusing mendengar nya. Karena dia tidak mengerti apa yang mereka bicarakan sama sekali, yang dia tahu adalah mengumpulkan 350 anak, memangnya untuk apa itu?


"Oh..., 350 orang? Boleh juga, aku sempat mengira ada 400 orang anak"


Kata Hua Chenran agak kecewa, tapi dia juga tidak tahu apakah anak-anak itu bersedia untuk menjadi bawahan nya, jika mereka tidak mau menjadi bawahan nya....


Saat Hua Chenran sedang berpikir sesuatu, kata-kata Qiang Xie pun membuyarkan lamunannya.


"Ketua silahkan masuk"


Kata Qiang Xie, setelah pintu kastil terbuka. Di pintu sudah berdiri seorang laki-laki setengah baya yang berdiri di samping pintu dan juga langsung memberi hormat kepada Qiang Xie, Hua Chenran dan juga Lin Huayu.


"Nona Hua, Nona Lin, Tuan Qiang, silahkan ikuti saya"


Kata butler sambil tersenyum, lalu mulai membimbing jalan kepada mereka bertiga, menuju ke tempat anak-anak itu ditempatkan.

__ADS_1


Mereka bertiga dibimbing ke aula kastil yang sangat luas, kastil ini empat kali lipat lebih besar dari pada rumah Sun. Tempat ini sangat luas dan ada beberapa lantai di kastil ini.


Anak-anak di aula duduk diam dan tidak berbicara apapun saat dia dan lainnya masuk. Di mata anak-anak itu ada semacam rasa ingin tahu, takut, tekad, acuh tak acuh, dan juga ada penghinaan.


__ADS_2