
Di sebuah taman, bunga-bunga dengan berbagai warna bermekaran.
Tidak jauh dari bunga-bunga yang cantik, Di bawah pohon hijau nan rindang, terdapat dua gadis cantik dengan pesona yang berbeda dan ada dua bayi imut yang sedang belajar merangkak dengan serius.
"Hahaha...., Xiao Ran lihatlah wajah serius Yi'er dan Yan'er, jelas seperti wajah es Lan Yueshang"
Kata Lin Huayu sambil tertawa terbahak-bahak, seumur hidupnya dia belum pernah melihat tampang bayi yang begitu serius dan gigih.
Apa ini karena bayi nya Xiao Ran?
Hua Chenran juga ingin tertawa, tetapi melihat kedua bayi dengan ekspresi wajah yang serius, dia tidak tahan untuk tertawa.
"Ayo... Yi'er, Yan'er datang ke mama"
Kata Hua Chenran menyemangati Hua Junyi dan Hua Junyan yang saat ini sedang merangkak ke arah nya.
"Yi'er dan Yan'er yang imut, datanglah ke ibu baptis" kata Lin Huayu tidak ingin kalah, dan sorot matanya penuh harap dan semangat memandang ke arah Hua Junyi dan Hua Junyan.
"Huh~~"
Hua Junyi dan Hua Junyan mendengus, lalu membuang muka, setelah mereka berdua mendengar apa yang dikatakan oleh Lin Huayu,
Mereka berdua masih marah kepada orang, yang tadi nya menertawakan mereka berdua.
Melihat dua bayi kembar yang bertindak keren, mendengus pada dirinya sendiri, Lin Huayu berduka!
Sudut mulutnya berkedut-kedut, ini apakah benar mereka adalah bayi? Tingkah keren macam apa ini? Dia masih tidak ingin mengakui bahwa dia diabaikan oleh dua bayi kecil!
Apa dosanya menjadi cantik, imut, lembut dan naik hati?!
Lin Huayu meratap dalam hatinya!
Dia merasa tertekan diabaikan!
Jika Hua Chenran bisa mendengar suara hati Lin Huayu, entah berapa kali Hua Chenran akan memuntahkan darah lamanya.
"Huayu, apa rencana mu selanjutnya?" Tanya Hua Chenran dengan raut wajah yang serius.
Mendengarkan pertanyaan Hua Chenran, ekspresi wajah Lin Huayu berubah sekaligus. Tidak ada lagi kekonyolan dan keceriaan saat ini di wajahnya Lin Huayu. Sorot mata nya saat ini terlalu kompleks, tidak ada yang tahu apa yang dipikirkan oleh Lin Huayu saat ini.
"Tentu saja itu menjadi lebih kuat, mengikatkan tingkat kultivasi ku"
Jawab Lin Huayu dengan seringai di wajahnya. Tetapi kesedihan di mata Lin Huayu, bagaimana mungkin dia, Hua Chenran tidak melihatnya!
"Huayu, mengenai ayahmu..?"
Hua Chenran sebenarnya tidak ingin bertanya tentang hal ini, tetapi ini adalah hal yang harus dihadapi oleh Lin Huayu sendiri saat ini. Jika tidak mungkin masalah ini akan menjadi iblis jantungnya dan itu akan dapat menghambat kemajuan kultivasi nya di kemudian hari.
"Xiao Ran! Jangan sebut dia sebagai ayahku! Dia, tidak layak! Orang itu sama sekali tidak layak Xiao Ran"
Kata Lin Huayu dengan ekspresi wajah yang menyakitkan dan juga terdapat banyak kesedihan, air mata Lin Huayu tiba-tiba mengalir.
"Huayu, aku...."
Hua Chenran lalu berhenti dan tidak berkata apa-apa pada akhirnya.
"Xiao Ran, aku tahu" kata Lin Huayu sambil menghapus air matanya, dia lalu melihat ke arah Hua Chenran dan berkata dengan nada yang serius
__ADS_1
"Untuk itu aku punya rencana ku sendiri, aku sudah menunggu lama untuk dapat membalas nya"
"Huayu, ingat! Kamu adalah saudara sedarah ku satu-satunya, jadi jangan malu-malu untuk apapun. Kamu juga adalah sahabat ku, Hua Chenran akan selalu mendukung mu, Ok!"
Kata Hua Chenran sambil tersenyum kecil dan memegang kedua tangan Lin Huayu. Huayu, aku pasti selalu ada di belakang mu dan mendukung mu, berapa banyak kesedihan yang harus dia tanggung selama ini? Ayah kandungnya sendiri berusaha untuk membunuhnya, ini benar-benar....!!
"Xiao Ran, terimakasih!"
Kata Lin Huayu sambil tersenyum kecil, kesedihan di wajahnya sudah sedikit memudar. Lalu Lin Huayu pun kembali berkata dengan nada serius
"Xiao Ran, jangan pikirkan orang yang tidak relevan itu untuk saat ini, ada waktunya untuk membalas! Tapi yang penting sekarang adalah untuk memikirkan orang misterius, yang sudah menghancurkan seluruh Hua villa di benua Tianshi. Aku percaya orang itu pasti sudah mempersiapkan orang lain untuk membunuh mu"
"Orang misterius itu..? Untungnya identitas mu masih belum diketahui oleh orang misterius itu, jika tidak situasi mungkin akan lebih serius"
Kata Hua Chenran, dengan suara yang tenang. Tetapi dia sedang memikirkan sesuatu saat ini. Lalu dia melihat ke arah Lin Huayu cukup lama.
"Ekhm.... Xiao Ran aku tahu kamu cantik, tapi jangan menatap ku terus seperti itu. Bagaimana jika Xiao Yu salah jalan dalam percintaan nanti?"
Kata Lin Huayu sambil membuat ekspresi wajah yang menyedihkan.
Hua Chenran sedang serius dalam memikirkan sesuatu, tetapi ketika dia mendengar kata-kata Lin Huayu, Hua Chenran merinding dan mengkeplak kepala Lin Huayu agak keras.
"Plak..!"
"Ampun...hei, Xiao Ran aku hanya main-main, tidak serius!"
Kata Lin Huayu membela diri nya, sambil mengelus kepalanya yang pintar dan cerdas. " Bagaimana nanti jika aku menjadi bodoh, dan juga banyak berpikiran aneh?!"
Sudut mulut Hua Chenran berkedut hebat, sungguh! Lin Huayu selalu berpikir aneh setiap harinya, jadi tidak salah untuk memukul kepala nya untuk diluruskan sedikit!
Woo oh-oh
Ma Ma Ma Mamba
Oh eh-o eh-o
neon gwangyareul tteodolgo isseo
(Aya ya ya ya ya ya)
naui bunsineul chatgo sipeo
(Aya ya ya ya ya ya)
Hey Ma Mamba"
"Siapa yang memutar lagu Korea?"
Tanya Lin Huayu tiba-tiba.
"Itu ponsel ku"
Kata Hua Chenran, lalu dia segera mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan tersebut.
"Halo Qiang Xie"
"Sejak kapan~~?!!"
__ADS_1
Kata Lin Huayu dengan ekspresi terkejut di wajahnya.
"Halo ketua! Semua yang diminta oleh ketua sudah berhasil dilakukan.
Ada 300 anak yatim-piatu di villa Hua yang sudah dikumpulkan menurut ciri-ciri dan kriteria khusus ketua"
Kata Qiang Xie melaporkan semua yang sudah dikerjakan oleh nya.
"Kerja bagus! Qiang Xie, nanti aku akan pergi ke sana. Bagaimana dengan hal-hal yang berkaitan dengan pelatihan anak-anak itu?"
Tanya Hua Chenran lagi, karena dia baru teringat tentang hal ini.
"Tenang saja ketua, semua sudah dipersiapkan dengan matang"
suara dingin dan serius Qiang Xie terdengar dari ujung telepon.
"Ya, tertibkan anak-anak itu dulu, nanti aku akan meyakinkan mereka semua sepenuh nya!"
Kata Hua Chenran dengan tenang dan penuh dengan rasa percaya diri.
"Siap! Sesuai yang dikatakan ketua"
Jawab Qiang Xie dengan serius dan nada suara nya penuh rasa hormat dari lubuk hatinya, karena saat ini geng Blood Shield sudah hampir sama dengan geng Azure di kota A.
Perkembangan seperti ini hanya dalam kurun waktu beberapa bulan, siapa yang akan membayangkan bahwa geng Blood Shield yang baru muncul akan berkembang secepat itu.
Ditambah dengan seluruh kota Haishi sekarang di bawah yurisdiksi mereka dari geng Blood Shield, cabang dari geng Blood Shield sekarang yang dulu adalah geng Black Shadow.
Setelah mengakhiri panggilan dengan Qiang Xie, Hua Chenran melihat ke arah Lin Huayu, seolah dia sudah memutuskan sesuatu untuk nya.
"Xiao Ran, kenapa kamu melihat ku seperti ini?" Lin Huayu bertanya dengan agak bingung, tetapi dalam hatinya dia merasakan ada sesuatu yang buruk yang akan menimpanya.
"Lin Huayu! Kamu ingin menjadi kuat? Kamu ingin memajukan tingkat kultivasi mu lebih cepat?"
Tanya Hua Chenran dengan serius.
"Tentu saja, itu tidak perlu untuk dipertanyakan lagi, bukan?"
Kata Lin Huayu sambil memutar bola matanya dengan malas.
Seringai pun muncul di wajah Hua Chenran, dia segera berkata
"Bagus! Sangat bagus! Lin Huayu kamu tidak akan menyesal bukan?"
"Tidak mungkin aku menyesal karena meningkatkan tingkat kultivasi ku, bukan? Jangan bercanda Xiao Ran!"
Kata Lin Huayu dengan agak marah, tetapi sebenarnya Lin Huayu tidak marah pada Hua Chenran, hanya dia sedikit menggertak walaupun tidak ada hasilnya.
"Ini baru sepupu ku! Nanti kita berdua akan pergi bersama!"
Kata Hua Chenran dengan senyum cerah di wajahnya.
Ada apa ini? Lin Huayu merasakan suatu bahaya yang sepertinya, itu membuat kehidupan santainya di hari-hari bahagia ini menghilang sepenuhnya. Kemudian Lin Huayu segera menepis nya, mungkin saja Xiao Ran pergi untuk belanja baju.
Pikirkan hal yang positif saja!
Di samping Hua Chenran, Yi'er dan Yan'er yang sedang memegang mainan, saling melirik dengan mata yang penuh simpati pada Lin Huayu.
__ADS_1