Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 51. Pesta, Identitas Terungkap (1)


__ADS_3

Malam hari yang dipenuhi bintang,


Di gunung TaoHua 2 mobil sport berjalan sangat cepat, saling bersaing satu sama lain. Sorak Sorai dari gadis-gadis terdengar dengan jelas.


Mobil sport merah dan mobil sport kuning berselaksi dengan sangat cepat, ini adalah lap terakhir, entah siapa yang akan menang. Maka dari kecepatan kedua mobil sport itu semakin cepat.


"Leng Yuesheng..... Leng Yuesheng"


"Lan Yueshang.... pasti akan menang"


"Tidak sayang ku Sheng pasti akan menang"


"Leng Yuesheng aku mencintaimu"


"Lan Yueshang....Lan Yueshang"


"Lan Yueshang aku mencintaimu selamanya..."


"Hei... lihat mobil mereka berdua sudah terlihat"


Mata orang-orang mulai terfokus dan tidak berkedip sedikit pun, takut kehilangan momen menarik ini.


Tapi sorakan fans mereka berdua tetap tidak terputus, malah menjadi semakin keras terdengar.


Tiba-tiba mobil sport merah kecepatannya bertambah, meninggalkan mobil sport kuning di belakangnya. Finish terlihat, tentu saja mobil sport kuning tidak akan tinggal diam dan juga menambahkan kecepatan mobilnya.


Ternyata memang mobil sport merah yang tiba di garis finish terlebih dulu.


Tiba-tiba Leng Yuesheng keluar dari mobil sport kuningnya, dengan wajah penuh amarah dan juga kebencian di matanya tidak disembunyikan.


"Biru!! Kamu benar-benar curang"


"Tidak ada peraturan untuk tidak curang, pernahkah kamu membuat syarat seperti itu, tidak kan? Kalau begitu terima saja nasibmu"


Kata Lan Yueshang dengan seringai berbahaya di wajahnya. Hatinya sedang bahagia hari ini, malam ini adalah malam yang indah.


"Kamu...kamu...Sialan!!!"


Leng Yuesheng sangat marah mendengar perkataan Lan Yueshang, sehingga dia tidak tahu harus menjawab apa, juga dia mulai menendang ban mobilnya untuk melampiaskan kemarahannya.


Rubah tua... benar-benar rubah tua yang licik. Penampilannya yang dingin hanyalah kedok, sebaliknya perutnya benar-benar sangat hitam.


"Kamu tercela! Bahkan menggunakan senjata Tersembunyi"


Amarah Leng Yuesheng tidak tertahan lagi dan langsung dia meraung penuh kemarahan.


"Ini pintar bukan tercela, perhatikan baik-baik kata-kata mu. Juga bahkan jika kamu mati, itu akan lebih baik lagi untuk ku" Lan Yueshang juga secara terang-terangan menginginkan kematian Leng Yuesheng.


"Sialan!! Pertandingan berikutnya, aku pasti tidak akan kalah"


Kata Leng Yuesheng dengan penuh percaya diri.


"Jangan pernah pikirkan hal itu"


Kata Lan Yueshang dengan sinis.


Leng Yuesheng segera pergi, tidak ingin lagi mendengar ejekan dari musuhnya, karena kalah dari pertandingan balap malam ini benar-benar memalukan.


Melihat ke arah perginya Leng Yuesheng, Lan Yueshang hanya tersenyum dingin acuh tak acuh.


"Penggoda itu, apa yang bisa dilakukan olehnya selain mengeluh"


Rumah Sun

__ADS_1


Ding!


( Suara pesan masuk terdengar )


[ Lili : Xio ran! Bisa ke ruangan kakak


            Sebentar ]


[ Chenran : Tentu saja bisa kak! Otw ]


Setelah membaca pesan dari Sun Lili, Ekspresi wajah Hua Chenran menjadi serius. Sun Lili tidak akan meminta dia untuk datang ke ruangannya, kecuali memang ada hal-hal penting yang harus dibahas olehnya.


Jadi Hua Chenran segera keluar dari kamarnya dan mengetuk pintu kamar Sun Lili yang ada di sampingnya.


"Masuk"


Kata Sun Lili dari dalam kamarnya.


Mendengar perkataan Sun Lili, dia pun mulai membuka pintu dan masuk ke dalam kamar Sun Lili.


"Kemarilah dan duduk di sini"


Kata Sun Lili sambil tersenyum kecil.


Hua Chenran pun juga balas tersenyum dan duduk di sofa.


Wajah Sun Lili menjadi lebih serius dan bermartabat, lalu dia menatap ke arah Hua Chenran dan berkata


"Xio ran kakak punya hal penting untuk dikatakan kepada mu"


"Hal penting apa itu kak Lili? apakah hal itu berkaitan dengan ku?"


Tanya Hua Chenran dengan ekspresi penasaran di wajahnya.


Jawab Sun Lili dengan serius, lalu kemudian dia melanjutkan


"Kakak baru menerima berkas tentang ini dua hari yang lalu, tapi kakak ingin mengatakan padamu secara langsung, jadi kakak baru berbicara dengan mu hari ini"


"Memangnya apa itu kakak Lili?"


Tanya Hua Chenran dengan tenang.


Kenapa kakak Lili sangat berbeda hari ini, ekspresi wajahnya terlalu serius.


"Xio ran setelah kamu meninggalkan kabupaten Anxi, ada seseorang yang menanyakan kabar tentang kamu selama sebulan lamanya. Kakak Lili tidak tahu apakah dia jahat atau tidak, jadi kakak harus berbicara dengan mu secara langsung. Juga apakah kamu punya kerabat lain?"


Kata Sun Lili dengan sedikit lebih tenang sekarang.


"Tidak!! Aku tidak punya kerabat lain, karena ayah dan ibuku mereka berdua adalah yatim piatu, jadi tidak mungkin ada kerabat"


Jawab Hua Chenran dengan serius.


Siapa yang mencarinya? bahkan orang itu mencarinya selama sebulan.


Setelah berpikir beberapa saat, dia melihat ke arah Sun Lili dan bertanya


"Bagaimana ciri-ciri orang itu?"


"Berarti itu bukan kerabat mu, tapi juga sangat tidak mungkin untuk mencari kamu selama sebulan lamanya"


Setelah mengatakan itu, Sun Lili berhenti sebentar dan berkata


"Menurut laporan dari berkas yang kakak dapatkan, Orang itu adalah laki-laki dan juga laki-laki itu punya tato bunga manzhuhua di punggung tangan kirinya"

__ADS_1


Mendengar perkataan Sun Lili, segera mata Hua Chenran menjadi dingin tanpa suhu, busur haus darah tersungging di bibirnya, di matanya yang dingin juga terdapat kebencian yang dalam. Bagaimana tidak! Orang itu sudah membunuh kedua orang tuanya, membingkai dirinya tidur dengan laki-laki, sehingga dirinya hamil dan bahkan tidak puas jika tidak membuat dirinya menderita sampai mati.


Semua karena orang itu, dia harus kehilangan orang-orang yang dicintainya, dia hidup dengan penuh ejekan dan penghinaan dari warga desa Dachen. Dia pasti akan membalas dendam, membuat hidupnya tidak bisa lebih baik daripada kematian.


"Laki-laki yang punya tato bunga manzhuhua di punggung tangan kirinya, aku pasti akan membuat hidupnya tidak bisa lebih baik daripada kematian"


Kata Hua Chenran dengan suara yang sangat dingin tanpa suhu, membuat orang gemetar dan dingin sampai ke tulang mereka.


Sun Lili yang mendengar suara dingin Hua Chenran, tidak bisa membantu tapi merasakan gemetar dan badan kedinginan, sepertinya orang itu adalah yang berbuat jahat terhadap Hua Chenran.


"Tenang dulu Xio ran! Sekarang yang penting kamu harus tenang, karena laki-laki itu tidak muncul lagi dan tidak ada orang di kabupaten Anxi yang melihatnya lagi setelah itu. Orang itu seperti menguap dari bumi"


Kata Sun Lili dengan tenang. Tapi Sun Lili penasaran siapa orang itu yang membuat Hua Chenran seperti ini.


"Sebenarnya siapa laki-laki dengan tato bunga manzhuhua itu?"


"Laki-laki itu adalah orang dibalik layar, yang merencanakan semua hal-hal buruk padaku, dia ingin membunuhku. Jika dia tidak ada di sini, bagaimana aku bisa menangkap orang itu dan membalas dendam?"


Tanya Hua Chenran dengan sangat tidak nyaman, mendengar tentang informasi musuh yang masih hidup dan berkeliaran di sekitarnya.


"Apa? Ini sangat membingungkan! Kenapa dia harus menyakiti kamu. Jelas-jelas kalian tidak bersinggungan sama sekali. Jika seperti ini, maka orang itu pasti mencarimu selama sebulan untuk memastikan bahwa kamu sebenarnya sudah mati" kata Sun Lili sambil mengatakan pendapatnya.


"Tidak semudah itu untuk membuat aku mati, Kakak Lili aku rasa kita harus mengejutkan ular itu" Kata Hua Chenran dengan kilatan licik dan kebencian dalam matanya.


"Mengejutkan ular? Maksudnya?"


Sun Lili agak bingung dengan maksud dari kata-kata Hua Chenran.


"Jika aku tidak bisa menemukannya, maka biarkan laki-laki dengan tato bunga manzhuhua itu datang sendiri kepada ku. Cara ini lebih mudah dan tidak membuang banyak tenaga kita untuk mencarinya ke seluruh Huaxia"


Hua Chenran mengatakan semua rencananya kepada Sun Lili.


Benar saja! Sun Lili tersenyum cerah, kilatan dingin terlintas di matanya


"Rencana yang bagus, supaya dia mengetahui bahwa kamu masih hidup, kakak Lili akan membuat pesta resmi dan mengundang pers untuk mengumumkan bahwa kamu adalah adik angkat kakak yang saleh, jadi laki-laki itu pasti akan mendengar berita ini dan mendatangi kamu"


"Itu dia! Dengan identitas ini pasti banyak orang yang penasaran dan bahkan media akan heboh. Tapi untuk pesta ini kita tidak boleh mengekspos bahwa kakak juga akan mengadopsi sepasang anak kembar, aku tidak ingin Yi'er dan Yan'er dalam bahaya nantinya"


Hua Chenran berkata dengan nada yang tajam dan serius.


"Tenang saja, kakak Lili tahu. Karena kita tidak tahu apa-apa tentang orang itu, juga tidak tahu siapa yang menyuruh orang itu untuk berurusan dengan mu, jadi tidak boleh bertindak terlalu gegabah. Tentu saja kita tidak boleh membuat Yi'er dan Yan'er terlibat dengan hal kotor seperti ini"


Tambah Sun Lili dengan tenang.


"Terimakasih kakak Lili, jika kamu tidak mengatakan hal ini, aku mungkin masih akan berencana untuk mencarinya ke seluruh dunia"


Kata Hua Chenran dengan tulus dan senyum lembut terlihat di wajahnya.


"Kenapa kamu harus berterimakasih, bukankah ini yang seharusnya dilakukan oleh seorang kakak"


Kata Sun Lili dengan senyum bercanda di wajahnya.


Mata Hua Chenran menjadi lembab dan asam, air mata tiba-tiba mengalir dari kedua matanya hingga ke pipinya. Perasaan hangat memasuki hati Hua Chenran, dia merasa sangat tersentuh dengan kebaikan dan ketulusan dari Sun Lili dan juga semua orang di rumah Sun ini. Belum pernah ada yang memperlakukan dia dengan tulus, bahkan dalam kedua kehidupannya dulu, dalam hidup ini dia harus menjadi lebih kuat untuk melindungi orang-orang yang dia sayangi di bumi ini.


"Xio ran kenapa kamu tiba-tiba menangis seperti ini" Tanya Sun Lili dengan kebingungan, jadi dia bangun dari sofa dan berjalan ke arah Hua Chenran dan memeluknya, berusaha untuk menenangkannya.


"Kakak Lili, terimakasih untuk semuanya, kamu sangat baik kepadaku" kata Hua Chenran di sela-sela tangisannya.


"Bodoh! Kamu menyelamatkan hidup kakak, juga kedatangan kamu dengan Yi'er dan Yan'er juga memberikan kebahagiaan pada kakak. Anak kakak tidak ada lagi di dunia ini, mungkin kedatangan Yi'er dan Yan'er juga hadiah dari Tuhan untuk menjadi penghibur bagi hidup kakak yang sudah sepi dan gelap"


Sun Lili mengatakan dengan jujur, apa yang dia rasakan sebenarnya.


Mungkin beberapa orang mengenal selama beberapa tahun, tapi belum tentu menjadi teman sejati. Juga beberapa orang hanya mengenal selama beberapa hari, tapi mungkin benar-benar menjadi seorang sahabat sejati.

__ADS_1


__ADS_2