Rebirth Of The Lady Cultivator

Rebirth Of The Lady Cultivator
Bab 69. Kota Nanyang (2)


__ADS_3

Di dalam mobil, kedua gadis muda sedang berbicara dengan riang.


"Huayu, tadi Wei Sichu bilang dia ingin mengajak kita berdua ke kota Nanyang, soalnya besok ada pameran tanaman herbal yang langka disana nantinya. Bagaimana..?"


Hua Chenran bertanya dengan tatapan mata penuh harapan.


Ini kesempatan! Lin Huayu merasa bahwa dia tidak perlu datang ke kota Nanyang, nantinya nasibnya pasti akan menjadi bola lampu mereka berdua saja. Jadinya jawabannya jelas Lin Huayu dengan tegas menolak.


"Tidak"


Kata Lin Huayu sambil menggelengkan kepalanya.


Tapi jelas ada jejak licik berkedip di mata Lin Huayu, tapi hanya sesaat.


"Ayolah... Huayu" kata Hua Chenran sambil membuat suara membujuk.


Jika Huayu tidak datang nanti tidak akan seru, juga nanti bakalan ada sepupunya Wei Sichu, Sun Lili pasti tidak akan memberi dia izin untuk pergi ke kota Nanyang.


Sebenarnya Lin Huayu punya rencana sendiri besok, yaitu dia dan Yun Xi akan mengikuti Hua Chenran dan juga Wei Sichu, dari belakang mereka nantinya ke kota Nanyang.


Daripada tidak ada apapun yang bisa dilakukan di hari libur ini, lebih baik melanjutkan projek untuk membuat Hua Chenran dan Wei Sichu bersama.


Melihat Lin Huayu yang tampak terdiam, dan tidak menanggapi ataupun menjawab apa-apa dari tadi,


Hua Chenran akhirnya berkata :


"Wei Sichu juga mengatakan bahwa dia akan mengajak sepupunya nanti.


Lihat saja Wei Sichu adalah laki-laki cantik, pastinya sepupunya juga tidak jauh dari Wei Sichu"


Mata Lin Huayu sedikit berbinar, juga keteguhannya mulai goyah Ketika dia mendengar kata-kata Hua Chenran.


Jika ada seorang pencuci mata dalam perjalanan ke kota Nanyang, sangat menyenangkan! Tapi Lin Huayu sendiri masih sedikit merasa ragu dan mulai menanyakan sekali lagi.


"Benarkah...?"


"Tentu saja! Wei Sichu sendiri yang mengatakannya kepada ku"


Jawab Hua Chenran dengan senyum sukses di wajahnya. Hua Chenran tentu tahu kelemahan Lin Huayu adalah laki-laki cantik, tentunya di dalam kamarnya terdapat banyak poster boyband ataupun anime yang ditempelkan di langit-langit ruangan.


"Baiklah! Jika begitu aku ikut"


Kata Lin Huayu sambil tersenyum kecil di wajahnya.


Rumah Sun


"Akhirnya sampai juga ke rumah"


Kata Lin Huayu dengan senyum bahagia di wajahnya.


"Huayu, kenapa terlihat sangat bahagia?" Tanya Hua Chenran dari belakang.


"Bukankah nanti kita akan melihat anak laki-laki cantik? Tentu saja aku bahagia". Jawab Hua Chenran masih dengan senyum bahagia di wajahnya.


"Sepertinya kakak Lili belum pulang, karena aku tidak melihat mobilnya tadi di bawah" kata Lin Huayu sambil melihat ke kiri dan kanannya.


"Aku akan menelepon kakak Lili nanti untuk memberitahu kita berdua pergi ke kota Nanyang" Hua Chenran berkata sambil terus berjalan ke arah kamarnya.


"Itu bagus"

__ADS_1


Tambah Lin Huayu dengan tenang, lalu kemudian dia berjalan ke arah dapur untuk memakan camilan.


Dalam kamarnya Hua Chenran mengambil ponselnya dan segera menelepon Sun Lili.


"Oh..Xio ran ada apa?"


Suara lembut Sun Lili terdengar dari ujung ponselnya. Tidak biasanya Xio ran meneleponnya, apa ada yang salah di rumah?.


"Ini...Kakak Lili, aku akan pergi ke pasar barang antik Xichen di kota Nanyang hari ini, kebetulan kami punya waktu hari libur 3 hari"


Kata Hua Chenran Kepada Sun Lili, supaya Sun Lili tidak merasa khawatir melihat dia tidak pulang ke rumah selama 3 hari.


"Em... baiklah hati-hati dijalan"


Kata Sun Lili dengan tenang, Sun Lili tahu Hua Chenran menyebutkan kata 'kami' pasti ada Lin Huayu di sana.


Kemudian mereka berdua berbicara beberapa patah kata lagi, sebelum mengakhiri panggilannya.


Di depan rumah Sun sudah ada sebuah mobil mewah terparkir.


Di dalam mobil terdapat dua anak laki-laki berusia 14 dan 21 tahun.


Ciri-ciri wajah kedua anak laki-laki ini hampir mirip 2 atau 3 poin.


Mereka berdua adalah Wei Sichu dan Wei Qiang, sepupu Wei Sichu.


Wei Sichu mengambil ponselnya, lalu dia segera menelepon Hua Chenran.


Panggilan pun terhubung, terdengar suara lembut dari ujung ponselnya.


"Halo Sichu"


Kata Hua Chenran


Kata Wei Sichu dengan senyum di wajahnya.


"Baiklah! Kami berdua akan segera turun kalau begitu"


Kata Hua Chenran dengan tenang.


"Oke"


Kata Wei Sichu, lalu mengakhiri panggilannya.


Wei Qiang yang duduk di samping Wei Sichu mulutnya terbuka lebar, tidak menyangka adiknya ternyata sudah punya pacar, di umur 14 tahun.


Sedangkan dia sendiri jangankan pacar, mengaku saja tidak berani.


Kapan anak ini dekat dengan jenis kelamin perempuan? Apalagi sekarang anak ini bahkan sudah punya pacar? Jika tidak! Kenapa nada bicaranya lembut dan perhatian.


"Sichu, pacarmu?"


Tanya Wei Qiang dengan senyum ambigu di wajahnya.


"Bukan! Kami berdua adalah teman"


Bantah Wei Sichu dengan telinganya yang memerah tanpa sadar.


Mata Wei Qiang menyipit, kilatan licik terlihat di matanya.

__ADS_1


"Benarkah?"


"Tentu saja bukan!"


Tambah Wei Sichu dengan suara yang bertambah keras, tapi mata Wei Sichu mengelak dari tatapan Wei Qiang.


"Oh.... bukan"


Kata oh itu memang dengan sengaja diperpanjang, hanya untuk menggoda Wei Sichu.


Pada saat Wei Sichu ingin membantah sekali lagi, suara ketukan terdengar di pintu mobilnya.


Dia menoleh dan melihat bahwa itu adalah, Hua Chenran yang sedang mengetuk pintu mobilnya.


Kaca mobil pun diturunkan dan dia segera berkata


"Chenran, Huayu masuklah!"


"Ok siap tuan muda Wei"


Kata Hua Chenran sambil bercanda.


Lalu Hua Chenran dan Lin Huayu pun masuk ke dalam mobil, kemudian mobil itu langsung berkendara.


Melihat wajah Hua Chenran yang cantik dan terlihat imut, sangat tidak cocok dengan temperamen Wei Sichu yang dingin dan terasing.


Wei Qiang sekarang agak penasaran bagaimana kedua anak yang berbeda ini bisa bersama.


Sementara itu mata Lin Huayu berbinar melihat ke arah Wei Qiang, memang laki-laki cantik. Sekarang perjalanan ini tidak membosankan.


Wei Sichu kemungkinan mulai mengenalkan Hua Chenran dan juga Lin Huayu kepada Wei Qiang dan begitu pula sebaliknya.


Di sisi lain di kediaman keluarga Jiang, di dalam ruangan ada banyak porselen yang pecah di lantai.


Wajah wanita yang semula cantik, kini terlihat suram dan terdistorsi.


Di tangannya terdaftar banyak luka dan darah yang mengalir, karena terkena pecahan porselen.


"Siapa? Siapa yang berani membocorkan informasi tentang, putriku yang menyewa seseorang untuk membunuh Hua Chenran"


Kata Nyonya Jiang dengan suara keras yang terdengar sangat terkejut dan tidak percaya.


"Apakah ini adalah Hua Chenran sendiri yang sengaja memposting tentang kebenaran ini? Tidak! Ini tentu saja tidak mungkin, karena sekarang Hua Chenran tidak dibunuh oleh Geng Blood Shield, berarti anak itu tidak tahu apa-apa tentang putrinya yang ingin membunuhnya"


"Lalu siapa yang melakukannya?"


Nyonya Jiang mulai bertanya pada dirinya sendiri." Hal ini pasti akan menyebabkan dampak yang buruk terhadap perusahaan"


Kemudian nyonya Jiang mengambil ponselnya dengan layar agak pecah di lantai, lalu kembali membuka berita.


#Retribusi! Akibat dari menyuruh untuk membunuh orang lain, akhirnya Jiang Shaoning sendiri yang terbunuh#


#Asli! rekaman suara Jiang Shaoning dengan orang yang disuruh untuk membunuh gadis inisial HCR#


#Jiang Shaoning dibunuh oleh pembunuh berantai, pembunuh berantai ini sudah tidak beraksi selama 4 tahun terakhir!#


#Konspirasi panas hari ini! Apakah pembunuhan Jiang Shaoning ini disengaja, untuk mengadu kedua perusahaan raksasa di kota A?#


Melihat berita terpanas hari ini yang jelas-jelas menjelekkan kematian putrinya, amarah nyonya Jiang melonjak tinggi, ponselnya di tangan kanannya sekali lagi dilempar ke lantai dan hancur berkeping-keping.

__ADS_1


__ADS_2