
Tiba-tiba saja sedikit senyum muncul di wajah tampan Lan Yueshang yang sedingin es, ada sedikit fluktuasi di matanya yang selalu dingin acuh tak acuh. "Hua Chenran bagaimana jika kita berdua bertaruh?"
Tanya Lan Yueshang dengan dingin.
Lan Yueshang yakin jika tingkat kultivasi Hua Chenran, mungkin saja dibawahnya. Pertama kali dia melihat tingkat kultivasi Hua Chenran, tapi tidak diketahui dan tidak terlihat. Mungkin saja Hua Chenran menggunakan sejenis artefak untuk menutupi Tingkat kultivasi nya.
"Bertaruh? Taruhan apa memang nya? Bagaimana bertaruh nya?" Tanya Hua Chenran dengan tenang. Sebenarnya dalam hatinya dia merasa sangat bersemangat, taruhan ini dia pasti akan berjuang untuk menang.
"Kita berdua bertaruh, dengan cara bertarung. Jika aku menang kamu harus mengatakan yang sebenarnya kepada ku, dan jika kamu menang aku akan memberimu 1 permintaan"
Kata Lan Yueshang dengan nada yang serius kepada Hua Chenran.
Lan Yueshang yakin Hua Chenran pasti akan segera setuju! Karena satu permintaan itu, sudah dianggap banyak bagi keluarga Lan mereka.
"1 permintaan? Apa keuntungan nya coba? Juga aku sudah mengatakan kita berdua tidak pernah bertemu ataupun saling mengenal sebelum nya" Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin dan wajah yang terlihat agak jengkel.
Tapi dalam hatinya Hua Chenran sangat tertarik dengan 1 permintaan ini, bukankah ini adalah keluarga Lan yang di ibukota. Hai...ini menjadi semakin menarik....
"Dengan 1 permintaan itu, kamu bisa meminta apapun!"
Kata Lan Yueshang dengan yakin dan terlihat serius. Tetapi dalam hatinya dia terkejut, dengan Hua Chenran yang tidak langsung menyetujui kata-katanya, bahkan juga bertanya keuntungan dari 1 permintaan ini.
"Apapun?"
Tanya Hua Chenran sekali dengan senyum rubah dan kilatan licik di matanya.
"Tentu saja"
Setelah mengatakan itu dia tertegun, lalu Lan Yueshang merasakan firasat buruk dalam hatinya. Jadi dia juga kembali berkata kepada Hua Chenran dengan sedikit canggung dan panik.
"Maksudku, Satu permintaan itu, juga adalah sesuatu yang memang seharusnya mampu aku lakukan"
"Tuan muda Lan, saya hanya percaya pada dua kata pertama yang sudah anda ucapkan tadi. Karena anda sudah menunjukkan ketulusannya, maka wanita ini akan enggan setuju untuk bertarung dengan anda"
__ADS_1
Hua Chenran berkata dengan nada dingin dan seringai di wajahnya.
"Bagaimana jika kita menambahkan lingkaran? Siapapun yang keluar dari lingkaran lebih dulu, dia akan menjadi orang yang kalah, oke?"
Kata Lan Yueshang dengan serius.
"Baiklah! Ide yang bagus"
Jawab Hua Chenran dengan tenang.
Begitu kata-kata Hua Chenran selesai diucapkan, Lan Yueshang juga, dia benar-benar ingin memuntahkan seteguk darah. Di depan Hua Chenran dia benar-benar tidak bisa berkata-kata, dan katanya dia juga masih enggan untuk bertarung dengan nya! Tidak masuk akal!
Kemudian Lan Yueshang mulai mengambil ranting kayu kering dan mulai menggambar lingkaran, yang kira-kira ukuran nya sama seperti ring pertandingan biasa.
Tapi semuanya sudah diucapkan dan juga dia sekarang sudah selesai menggambar lingkaran nya.
"Ayo lakukan!" kata Lan Yueshang.
"Baiklah!"
Mereka berdua bertarung dengan tidak menggunakan energi spiritual, karena ini masih di area sekolah, banyak orang yang akan datang untuk melihat kesenangan nanti, apabila terdengar suara keras pertarungan.
"bang!...bang..."
Suara saling adu tinju terdengar di sekitar hutan, saat Hua Chenran akan akan meninju ke perut, Lan Yueshang memutar badannya dan kaki nya hendak menendang Hua Chenran dari belakang, tapi Hua Chenran berhasil menghindar ke samping.
Kedua sosok itu kemudian saling memukul ke arah perut masing-masing. Hua Chenran semakin mempercepat gerakannya dan Lan Yueshang juga ikut untuk meningkatkan kekuatannya.
Alhasil kedua tinju tepat sasaran dan mereka berdua terpental kebelakang beberapa langkah jauhnya, tetapi mereka berdua tetap menjaga agar tidak keluar dari garis lingkaran yang sudah ditentukan. Seteguk darah lalu keluar dari mulut mereka berdua.
Hua Chenran dan juga Lan Yueshang merasakan rasa sakit, yang hebat di organ dalam mereka berdua.
Hua Chenran perlahan bangun sambil mengelus perutnya yang terasa sangat sakit, kemudian dia menghapus darah yang mengalir di sudut mulutnya.
__ADS_1
Wajah nya yang cantik kini kembali menjadi cerah, pipinya memerah karena kelelahan dan panas, tapi itu membuat wajah Hua Chenran yang cantik, kemudian angin berhembus, tiga ribu sutra hitam diterbangkan oleh angin, kecantikan Hua Chenran sekarang terlihat seperti seorang peri sembilan hari yang baru saja turun dari langit.
Sementara itu Lan Yueshang juga merasa sangat bersemangat sekarang untuk bertarung, karena sudah lama sekali dia tidak menemukan lawan bertarung, yang energi fisiknya hampir sama dengan dirinya sendiri.
Lan Yueshang mengulurkan tangan kanan nya, dan menghapus darah yang mengalir di sudut bibirnya. Seringai muncul di wajahnya yang terlihat lebih cantik daripada wanita, lidahnya menjilati darah yang masih tersisa di bibirnya yang kemerahan.
Cahaya matahari menyinari seluruh tubuhnya, saat ini dia seperti seorang iblis yang menawan, membuat wanita yang melihatnya pasti akan tergoda.
Mata Hua Chenran dan Lan Yueshang saling memandang, ada suasana yang halus dan tenang sejenak. Kedua nya akhirnya merasa ada sesuatu yang salah, lalu mereka berdua terkejut dan memalingkan muka mereka berdua, juga saling mengelak dari tatapan mata masing-masing.
Penjahat! Pria Penarik lebah dan Kupu-kupu. Untuk Mao! Dia tidak mungkin terpana tadi kan? Ini tidak bisa terjadi! Walaupun terpana hanya untuk sesaat saja.
Lan Yueshang sedikit terpana, ada rasa akrab yang aneh Ketika melihat Hua Chenran, dan tadi dia merasa bahwa Hua Chenran, terlihat sangat cantik seperti seorang peri. Dia merasa pipinya sedikit panas, lalu Ada rona merah samar muncul di pipinya, saat dia menghindari tatapan mata dari Hua Chenran dan dia sendiri juga terkejut, karena dia tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya.
Namun hanya beberapa saat kemudian, mata mereka berdua kembali menjadi dingin dan mulai serius untuk bertarung lagi.
"Bang!....bang!.."
"Bang....bang....bang...!"
Gerakan tinju dan tendangan dari Hua Chenran dan Lan Yueshang terus menerus dilakukan dan mereka berdua mulai menyerang dengan cepat, juga tingkat luka dalam yang diderita oleh mereka berdua sekarang, tidak kecil sama sekali.
Ketika mereka berdua sedang bertarung, Lan Yueshang melihat seringai licik yang memang, terlihat dengan jelas di wajah Hua Chenran.
Entah kenapa dia merasa firasat yang buruk dalam hatinya. Tapi dia tetap kembali menjernihkan pikiran nya, agar tetap fokus pada pertarungan.
Saat melihat Lan Yueshang yang hampir saja linglung, seringai di wajah Hua Chenran, lebih dalam lagi daripada sebelumnya. Lalu tidak lama kemudian, Hua Chenran tersenyum dengan cerah dan memperlihatkan gigi-gigi putihnya, lalu dia berkata
"Lan Yueshang kamu kalah!"
"Apa? Tidak mungkin!"
Kata Lan Yueshang dengan keras, lalu dia melihat kaki kiri nya memang benar-benar, sudah keluar dari gambar lingkaran yang dia gambar.
__ADS_1
Bagaimana bisa Hua Chenran membuat dia bisa keluar dari lingkaran? dan dia bahkan juga tidak menyadari nya sama sekali?