
"Mulai sekarang panggil aku Tuan"
Kata Hua Chenran dengan suara yang tenang dan senyum di wajahnya.
"Tuan!!"
Teriak semua anak-anak dengan suara yang keras dan bersemangat.
"Sekarang kalian lari keliling area kastil ini 5 kali putaran!"
Perintah Hua Chenran kepada mereka semua, dengan senyum yang tidak pernah hilang dari wajahnya.
"Baik tuan!"
Jawab mereka semua dengan kompak, setelah itu mereka segera berlari sesuai dengan perintah dari Hua Chenran.
Lalu Hua Chenran menoleh dan dia melihat ke arah Lin Huayu, yang dari tadi sedang sibuk menyemangati anak-anak yang baru saja berlari.
"Huayu~~"
Panggil Hua Chenran dengan suara yang lembut kepada Lin Huayu.
Buruk!
Kapan Xiao Ran pernah memanggil namanya selembut ini? Pasti ada konspirasi! Lin Huayu lalu menoleh ke arah Hua Chenran, sambil sedikit tertawa hehe.....
"Eh....Xiao Ran ada apa?"
Tanya Lin Huayu pada Hua Chenran.
__ADS_1
Benar-benar ada firasat buruk dalam hatinya, uuu.... Sebenarnya apa yang ingin dikatakan oleh Hua Chenran!
"Berbaris dalam barisan, lari keliling area kastil ini 5 kali putaran!"
Perintah Hua Chenran kali ini dengan ekspresi wajah serius, tidak ada lagi kelembutan di wajahnya yang tadi pada dia memanggil Lin Huayu.
"Ah.....!!"
Teriak Lin Huayu mundur dua langkah ke belakang.
"Seharusnya aku tidak ikut pergi ke sini! Keingintahuan itu benar-benar membunuh kucing!"
Keluh Lin Huayu, lalu dia melihat ke arah Hua Chenran dengan ekspresi wajah yang menyedihkan dan mata itu seolah-olah air matanya bisa jatuh kapan saja.
"Huayu apakah kamu ingin menjadi kuat? Apakah kamu ingin membalas dendam pada orang-orang yang sudah menyerang villa Hua?"
Mata Lin Huayu melebar, melihat ke arah Hua Chenran. Memikirkannya lagi, dia sebenarnya tidak termotivasi sama sekali untuk menjadi seorang yang kuat, supaya bisa pergi untuk membalas dendam. Tetapi.....
"Huayu, bumi ini bukan perhentian kita! Ini baru awalnya!"
Hua Chenran melihat ke arah langit, lalu menunjuk ke arah sana
"Lihat Huayu, langit itu masih sangat luas dan menunggu kita untuk menjelajahi nya. Aku tidak pernah tinggal permanen di bumi, dan aku tidak ingin orang yang mengikuti itu lemah dan membuat semua orang itu jatuh ke bawah" melihat bahwa ada perubahan di matanya Lin Huayu, Hua Chenran pun melanjutkan
"Jadi jika kamu ingin mengikuti jejak ku dan bertarung berdampingan, Lin Huayu ini adalah kesempatan nya"
Setelah mengatakan itu Hua Chenran, menggelengkan kepalanya lalu dia berbalik dan pergi tanpa melihat ke belakang nya.
Lin Huayu yang baru tersadar dari renungan nya, menjulurkan tangannya ke depan dan dia ingin menghentikan Hua Chenran, tetapi Hua Chenran tidak ada lagi di depan nya, Hua Chenran sudah pergi dengan sangat cepat.
__ADS_1
Mata Lin Huayu meredup, melihat ke arah anak-anak lain yang berlari...
Kata-kata Hua Chenran terus terulang di benaknya.....
Dia berkata tidak tinggal permanen di bumi, dia berkata tidak ingin ada orang yang lemah mengikuti nya, dan dia berkata bahwa orang yang lemah akan dapat menyeret semua orang ke bawah.
Tetapi bagaimana jika Lin Huayu nya juga kuat? Semua akan berbeda.....
Dia berkata 'Jadi jika kamu ingin mengikuti jejak ku dan bertarung berdampingan, Lin Huayu ini adalah kesempatan nya'
Kesempatan....!!
Dia sekarang punya kesempatan untuk menjadi kuat, mengikuti jejak Hua Chenran dan tidak akan pernah menyeret Hua Chenran ke bawah!
Tekad yang kuat pun mulai muncul di mata Lin Huayu, mata itu kembali cerah, senyum pun muncul di wajah Lin Huayu. Setelah itu Lin Huayu pun segera menyusul dan masuk ke dalam barisan anak-anak itu untuk berlari.
Di atas pohon, terlihat seorang gadis muda yang tersenyum puas.
"Tuan sepupu mu akhirnya bertekad dan termotivasi untuk berlatih"
Kata Bing Luanze yang sedang berada di atas bahu Hua Chenran sekarang.
"Ya, jika aku tidak mengeluarkan kata-kata yang kejam itu, mungkin Huayu tidak akan pernah termotivasi untuk menjadi kuat, walaupun dia punya keinginan untuk menjadi kuat"
Kata Hua Chenran agak tidak berdaya
"Sebenarnya sepupu tuan juga punya potensi yang bagus, masih belum terlambat untuk memulai kembali"
Kata Long Houchi, dengan kepalanya berdiri tegak melihat ke arah mereka semua berlari. Lalu Long Houchi pun kembali berbaring malas di lengan Hua Chenran.
__ADS_1