
"Hua Chenran! Tidak! Berikan penawar racun ini, ah...akh...."
Tubuhnya tiba-tiba merasakan rasa sakit yang sangat hebat.
"Kamu adalah iblis! Hua Chenran kamu adalah seorang iblis"
Kata-kata Dai Yuping hanya seperti angin lalu di telinganya. Hua Chenran sudah banyak mendengar kata-kata kutukan, yang mengatakan bahwa dia adalah seorang iblis, dan dia sudah sangat kebal dengan kata-kata itu.
Di benua Surga Suci, Hua Chenran terkenal dengan metode kejam dan ganas dalam membunuh musuhnya. Jadi banyak orang yang memberikan julukan 'Bunga Iblis' kepada Hua Chenran, oleh para pembudidaya abadi, bahkan di beberapa tempat nama Hua Chenran adalah sangat tabu untuk diucapkan.
"Dai Yuping...Dai Yuping....Sudah cukup banyak orang yang sudah mengatakannya, Jadi apa? Juga jika bukan karena perbuatan mu yang sangat baik padaku, bagaimana mungkin aku mengambil jalan berdarah dan menjadi seorang iblis"
Suara dingin Hua Chenran penuh dengan kebencian dan dendam.
"Ya, aku adalah iblis! Aku seperti ini karena siapa? Bukankah itu karena kamu Dai Yuping? Lalu bagaimana dengan kamu Dai Yuping? Tentunya kamu adalah lebih buruk dari iblis itu sendiri."
"Kamu adalah orang yang sudah membunuh kedua orang tuaku dan menjebak ku di penginapan Anxi malam itu. Kamu tahu betapa takutnya aku Ketika aku bangun, bahkan sampai ingatan ku pun sengaja untuk dilupakan, karena malam itu membuat ku mempunyai bayangan psikologis. Apakah kamu tahu? saat kamu membawa kepala desa ke rumah ku waktu itu, dan bahkan menuduhku melakukan hal yang sangat buruk pada usia muda,
Membuat reputasi ku hancur dengan sengaja memberitahu bahwa aku sedang hamil di depan publik, betapa malunya dan tertekannya waktu itu sehingga aku ingin bunuh diri dan menggugurkan kandungan ku"
"saat itu aku berubah pikiran dan ingin menyimpannya, tapi bahkan kamu tidak bisa melihat aku memiliki sedikit kebahagiaan, dengan sengaja hari itu kamu menendang perutku dan membuat satu-satunya harapan hidup ku menghilang. Aku sangat naif dan berhati lembut pada saat itu, bahkan jika aku sangat membencimu tapi aku tidak pernah berniat untuk membunuh mu, memikirkannya sungguh konyol. Dai Yuping kamu tidak melepaskan untuk menyiksaku dan menemukan seorang pria untuk menghancurkan hatiku, ketika aku ingin pergi dari kota B kamu malah membuat ulah lagi dan segera pergi untuk membunuh ku"
Walaupun Dai Yuping sekarang sedang sekarat, dan berjuang dari rasa sakit pil racun busuk. Tapi dia sekarang seorang kultivator dan telinganya dapat mendengar semua yang dikatakan oleh Hua Chenran.
__ADS_1
Tapi semakin lama Dai Yuping mendengar perkataan Hua Chenran, semakin dia mengernyitkan dahinya dan semakin heran! Kapan dia pernah membuat dia keguguran? Kapan dia pernah menemukan seorang pria untuk menghancurkan hatinya? Juga kapan dia pernah membunuhnya?
Yang ada sekarang Hua Chenran yang sudah jelas-jelas ingin membunuh dirinya sekarang.
"Sepertinya kamu sangat penasaran kenapa aku mengatakan ini, hal itu adalah perbuatan hal-hal jahat yang sudah kamu lakukan di masa lalu kepada ku, jadi aku terlahir kembali dan sekarang hanya untuk membalas dendam kepada mu dan membuat hidupmu tidak lebih baik daripada kematian haha...."
Kata Hua Chenran dengan tenang, tapi dia segera tertawa dengan suara yang sangat dingin.
Terlahir kembali? Terlalu novel! Hal ini tidak mungkin terjadi. Tapi tidak dapat dipungkiri bahwa Hua Chenran tidak perlu berbohong kepada nya.
"Hua Chenran Pantas saja kamu bisa merencanakan semua ini dan menjebak tuan ku"
Rasa sakit di seluruh tubuhnya sungguh menyiksa, sekarang saja dia sudah tidak tahan menanggung racun ini sehari, apalagi untuk 90 tahun kedepannya. Tidak! Membayangkan nya sudah sangat mengerikan, tidak!
"Hua Chenran maafkan aku, tolong bunuh aku, aku tidak bisa menahan rasa sakit ini, biarkan aku mati lega"
"Apa? Apa kata mu tadi? Aku tidak bisa mendengar nya dengan jelas"
Hua Chenran berkata dengan sengaja, sambil menyentuh daun telinganya sendiri.
Gigi perak Dai Yuping terkatup penuh dengan kemarahan, dan juga sedang menahan rasa sakit di seluruh tubuh.
Ini Disengaja! Tidak tahu malu! Bahkan orang yang sekarat masih saja menggertak nya. Dai Yuping tahu bahwa Hua Chenran disengaja, tapi dia tetap tidak bisa berbuat apa-apa.
__ADS_1
Dia hanya bisa berkompromi dengan Hua Chenran sekarang, supaya dia bisa membunuh nya tanpa rasa sakit.
Karena untuk dibebaskan adalah omong kosong, kebencian Hua Chenran kepadanya seperti sudah sampai ke dalam sumsum tulang.
"Hua Chenran.... maafkan aku oke? Aku sudah sangat menyesal sekarang, beri aku kematian tanpa rasa sakit, aku tidak ingin mengalami rasa sakit seperti ini lagi" Kata Dai Yuping dengan air mata mengalir dan matanya penuh dengan permohonan.
"Terlambat! Dai Yuping Semuanya sudah terlambat, Bahkan jika kamu minta maaf kepada ku dengan air mata darah pun, aku tidak akan pernah memaafkan kamu"
Kata Hua Chenran dengan suara dinginnya.
Mata Dai Yuping yang semula penuh dengan harapan, segera meredup dan mulai terlihat jelas kilatan putus asa di matanya sekarang. Tangan terkepal erat, bibir tipisnya terkatup, dia mencoba untuk menahan rasa sakit.
Melihat kondisi Dai Yuping yang sekarat sekarang, Hua Chenran hanya tertawa terbahak-bahak. Lalu dia kemudian membalikkan badannya dan keluar dari ruang Dark Room.
Keluar dari ruang Xuantian, dia merasa amarahnya sudah sedikit mereda, lalu kemudian dia tidur.
Ketika pagi harinya, Sun Lili, Mei dan Ling datang ke rumah sakit dan lalu Hua Chenran mengatakan segala yang dia tahu saat jatuh ke dasar tebing.
Lalu datang teman sekelasnya satu persatu, Tenang saja dengarkan aku baik-baik, mereka terus saja berkicau dan menggunakan banyak liur dan berbicara dengan mereka semua untuk mengusir tamu. Anak remaja terlalu menakutkan saat mereka bergosip, dan juga yaitu karena anak remaja itu hanya menjaga rasa sedih mereka mengandalkan satu sama lain untuk menghilangkan rasa sepi itu.
Dunia nona muda dan tuan muda itu, Hua Chenran memahaminya. Lalu dia berkedip kepada Lin Huayu sebagai isyarat untuk mengusir tamu.
Setelah teman sekelasnya pergi, tubuh dan pikiran Hua Chenran menjadi rileks sedikit. Tapi setelah itu dia tidak bisa rileks lagi, karena nyonya Jiang tiba-tiba datang untuk menjenguknya ke rumah sakit.
__ADS_1
Hua Chenran melihat nyonya Jiang yang melihat ke arah nya penuh dengan kebencian mengerikan yang membuat Hua Chenran mengerutkan keningnya, karena mengganggu tidur nya sekarang.