
Melihat Lan Yueshang yang mencium kening nya Hua Chenran, Wei Sichu dan Leng Yuesheng sangat ingin menghajar Lan Yueshang dan juga ingin menghancurkan nya.
Tiba-tiba suara dering ponsel terdengar dan membuyarkan lamunan beberapa orang di dalam mobil, mendengar suara nada dering ponsel Hua Chenran terjaga dan terlihat bahwa dia masih sangat mengantuk dan tidak cukup tidur.
Hua Chenran keluar dari pelukan Lan Yueshang, lalu mengambil ponselnya, melihat orang yang meneleponnya dia segera mengangkat panggilan nya.
"Halo....Xiao Ran jangan lupa oleh-oleh nya!" Suara yang penuh dengan kegembiraan terdengar dari ujung telepon, "Juga....ah...ah...tolong"
Lalu tiba-tiba saja suara teriakan dari Lin Huayu terdengar dari ujung telepon, dan suara ini tidak terdengar seperti kebohongan.
"Halo...Huayu... Huayu...halo..!!"
Hua Chenran berulang kali memanggil nama Lin Huayu, tapi tidak ada yang menanggapi lagi.
Wajah acuh tak acuh Hua Chenran berubah menjadi panik dan dia tahu bahwa Lin Huayu tidak akan pernah bercanda dengan hal-hal seperti ini.
Apa yang harus dilakukan?
Panggilan di ponsel itu terputus, tapi Hua Chenran mencoba menelpon beberapa kali dan tidak pernah diangkat, apakah terjadi sesuatu dengan Lin Huayu?
"Ran'er (Chenran) ada apa?"
Tanya mereka bertiga secara bersamaan, dengan wajah yang gugup, karena baru kali ini mereka bertiga melihat kepanikan di wajah Hua Chenran, yang selalu terlihat dingin acuh tak acuh.
"Ini... Huayu tadi menelepon ku, tapi mendengar dari nada suaranya, dia masih sangat senang, tapi tiba-tiba saja aku mendengar dia menjerit dan meminta tolong, apalagi malam-malam seperti ini! Aku takut terjadi sesuatu pada Huayu, apalagi sekarang aku punya firasat buruk!"
Kata Hua Chenran dengan suara yang dipenuhi kekhawatiran yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jika hal ini terjadi pada dirinya sendiri, dia mungkin masih tenang dan juga tahu cara untuk melawan, tetapi Huayu....
Kemudian suara dering ponsel, segera memecah kekhawatiran Hua Chenran karena dia melihat yang menelepon adalah Lin Huayu, jadi Hua Chenran dengan cepat mengangkat panggilan tersebut, tetapi Suara pria yang ada di ujung ponselnya membuat ekspresi di wajah Hua Chenran berubah drastis
"Halo.....Hua Chenran... jika kamu tidak muncul di gedung sekolah Lian yang terbengkalai dalam waktu lima menit, maka.... Lin Huayu....(suara pisau bergesekan dengan besi), kamu tahu konsekuensi nya bukan? Jadi lima menit dimulai dari sekarang!!"
__ADS_1
Setelah itu panggilan itu terputus secara sepihak, wajah Hua Chenran menjadi gelap dan matanya sangat dingin tidak bersuhu, Sial...!!
Sangat berani untuk menyentuh temannya Hua Chenran, kali ini dia harus memberikan pelajaran yang berharga pada orang-orang itu.
Hua Chenran yakin, orang yang menculik Lin Huayu pasti nya adalah tuan He (orang dengan tato bunga manzhushahua di punggung tangan kirinya), tidak ada orang lain yang punya tangan untuk melakukan hal seperti ini, kecuali tuan He!
"Supir....ke gedung sekolah menengah Lian, yang terbengkalai"
Kata Hua Chenran dengan suara yang dingin, kali ini wajahnya penuh dengan kekhawatiran terhadap Lin Huayu dan juga menyalahkan dirinya sendiri, jika bukan karena urusannya sendiri, Lin Huayu pasti tidak akan terlibat dan tidak diculik.
Di gedung sekolah menengah Lian,
Seorang gadis diikat di kursi dan mata nya ditutup dengan kain hitam,
Juga mulutnya di sumpal dengan kain. Ya itu adalah Lin Huayu yang baru saja diculik....
"Hm...hmm...."
Lalu salah satu dari orang yang sedang menjaga Lin Huayu, langsung melepaskan kain yang ada di dalam mulut Lin Huayu.
"Akhirnya bisa bernafas dan berbicara" kata Lin Huayu sambil menghela nafas lega, tanpa menyadari situasi bahwa dia sedang diculik sama sekali.
Lalu Lin Huayu melihat sekeliling ruangan yang gelap, ketakutan lalu menyelimuti hatinya dan lagi pula banyak orang dengan berotot dan wajah yang kasar terus menatap ke arah nya, Lin Huayu meneguk ludahnya, akhirnya dia tahu bahwa dia diculik!Tapi untuk apa? Dia ingat bahwa dia tidak menyinggung siapa pun dalam hidupnya selama 15 tahun.
Melihat Lin Huayu yang masih linglung, salah satu orang segera melemparkan pisau ke arahnya.
Wajah Lin Huayu pucat ketika pisau hampir mengenai wajahnya, lalu dia memilih menutup matanya untuk menerima takdir, tetapi setelah lama menunggu tidak ada rasa sakit di wajahnya, dia menghela nafas lega.
Membuka matanya, Lin Huayu lalu melihat seorang pria yang tampan, berumur sekitar 26 tahun menatap ke arah nya dengan tatapan main-main.
Lin Huayu merasa berbulu dalam hatinya, apakah akhirnya dia juga akan diperkosa sebelum dibunuh?
__ADS_1
Ini menakutkan! wajahnya menjadi semakin pucat tanpa darah.
"Katakan semua informasi tentang Hua Chenran!!" Kata He Jun dengan suara yang dingin dan keras, wajah nya sekarang terlihat sangat galak, sehingga ketampanan itu menghilang.
Hua Chenran? Kenapa orang ini bertanya tentang Xiao Ran? Wajah ketakutan Lin Huayu pun tiba-tiba menjadi tegas dan berkata
"Aku tidak tahu apa-apa!" Kemudian dia melanjutkan dan berkata
"Siapa kamu?"
"Sudah diberikan kesempatan kamu tidak menggunakan dengan baik, lalu cambuk gadis ini sepuluh kali, lihat apakah gadis kecil ini masih sangat keras kepala" kata He Jun dengan senyum kejam di wajahnya. Lalu dia melihat Lin Huayu dengan ekspresi terkejut di wajahnya dan berkata secara sengaja atau tidak sengaja
"Kamu masih tidak berbicara! Lihat apakah Hua Chenran itu benar-benar adalah teman mu! Lihat apakah dia akan datang untuk menyelamatkan kamu? Aku rasa gadis kejam seperti itu tidak mungkin muncul di sini seperti yang dijanjikan! Hahaha...."
He Jun masih ingat bagaimana Dai Yuping dibalas oleh Hua Chenran, jika bukan karena dia membutuhkan lagi Dai Yuping, tentu saja dia tidak akan menyembuhkan dan bahkan mengajarkan teknik kultivasi ganda pada Dai Yuping, tentu saja ini karena tubuh Dai Yuping adalah tubuh Xuanyin, yang memang sangat cocok untuk kultivasi ganda keselarasan antara yin dan yang.
Sementara itu, tepat 5 menit dalam janjinya Hua Chenran sudah sampai di depan gedung sekolah menengah Lian, Hua Chenran berlari dengan menggunakan kekuatan spiritual, tentu saja lebih cepat dari mobil.
Tanpa basa-basi dia langsung masuk ke dalam gedung sekolah menengah Lian, tapi Hua Chenran menggunakan ruang Xuantian, jadi tidak ada orang yang bisa melihat Hua Chenran masuk ke dalam gedung sama sekali, bahkan kamera CCTV tidak akan bisa mendeteksi keberadaan Hua Chenran.
Saat ini Hua Chenran masih berada dalam ruang Xuantian, dari dalam ruang Xuantian, dia bisa melihat ke luar dan dia dapat merasakan bahwa Lin Huayu semakin dekat dengan nya, karena gelang giok ungu yang dibeli oleh mereka berdua terakhir kali bersinar dan kulit nya merasakan kehangatan samar dari cahaya yang dipancarkan oleh gelang giok ungu.
Tepat saat Hua Chenran akan masuk keluar dari ruang Xuantian untuk mengecek keberadaan Lin Huayu, suara yang menurutnya sangat-sangat menjengkelkan terdengar secara jelas di telinga Hua Chenran.
"Ini sudah lima menit! Hua Chenran belum juga datang, dia sama sekali tidak menganggap mu seorang teman! Jadi mengapa kamu..."
Sebelum He Jun menyelesaikan kata-katanya, suara serak dan lemah menyela kata-kata He Jun
"Oke!"
Ternyata suara serak dan lemah ini adalah Lin Huayu, yang sudah dipukuli dengan cambuk.
__ADS_1