Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
kisah cinta Laras dan permana


__ADS_3

sejak pernyataan cinta Permana ke Laras,hubungan mereka makin romantis bahkan sudah merencanakan untuk hubungan yang lebih serius kejenjang pernikahan,bahkan Laras sudah memanggil Permana dengan sebutan "mas". dan disekolah para guru sudah mengetahui hubungan kedua insan tersebut,bahkan si Hera sang sahabat juga mengetahuinya,karena setiap hari Laras di antar oleh Permana ke rumahnya bahkan ke kampus,jika Laras mempunyai mata kuliah,seperti saat ini Laras di antar oleh Permana setelah selesai mengajar ke rumah Laras.


Hera yang sudah bekerja sama dengan Laras semenjak mereka bersahabat di bangku kuliah,saat ini sedang mengemas barang laundry untuk diantar,namun dia tidak berangkat sebelum Laras sampai rumah. Beberapa menit kemudian Laras telah sampai di halaman rumah yang diantar oleh sang kekasih Permana,


"mas,masuk yuk!"ajak Laras


Permana pun mengiyakan ajakan Laras untuk masuk dalam rumahnya,sedangkan Hera yang berada dalam rumah melihat Laras dan Permana masuk,langsung pamit untuk mengantar barang laundry.


"Ras,kebetulan kalian udah datang,aku pamit yah,mau antar barang" ucap Hera


"iya,hati-hati ,bawa kendaraan!" ucap Laras


"hati-hati her" ucap Permana,sejak pacaran sama Laras,Permana juga akrab dengan Hera.


"ok.pak guru" ucap Hera berlalu


Laras dan Permana yang mendengar ucapan Laras,saling menatap dan tersenyum.

__ADS_1


setelah kepergian Hera,Permana duduk di depan tv,sedangkan Laras membuat kopi untuk Permana di dapur,


"mas,ini kopinya,maaf yah,ngga ada kuenya,hehehe" ucap Laras,


"ngga apa-apa sayang,sini duduk samping mas" ucap Permana


"entar yah mas,aku masak dulu,mas disini aja nonton" kata Laras,


Laras pun memasuki dapur dan berkutat dengan peralatan dapur,setelah memakan waktu hampir 1 jam,masakan Laras sudah selesai,dan siap untuk disantap,dia pun memanggil Permana untuk makan,


"mas,makan yuk,kita kan belum makan di sekolah" ucap Laras,


Laras kembali ke depan televisi menemani Permana tanpa hijab dan duduk di samping permana,Permana menoleh ke Laras dan entah kenapa perasaannya jadi kacau melihat penampilan Laras,Laras terlihat sangat cantik dan terlihat leher seksinya yang mengundang selera para laki-laki.Permana secara refleks mendekatkan bibirnya ke bibir Laras,dan ciuman pun tak bisa dihindari,dari ciuman biasa menjadi ciuman panas yang cukup lama,entah setan apa yang merasuki Permana sampai-sampai tangannya tidak bisa dikondisikan yang membuka kancing baju Laras,sedangkan Laras langsung sadar akan kelakuan Permana,


"mas,jangan mas" ucap Laras menolak


"cuma sebentar ras,ngga lebih kok" mohon Permana,

__ADS_1


Laras hanya bisa pasrah apa yang akan dilakukan Permana,dimana Permana membuka dua kancing baju Laras,dan diremaslah dua gundukan Laras,dan benar hanya sampai disitulah perbuatan Permana,Permana kemudian mengancing kembali baju Laras,


"maaf ras,tadi aku kelewatan,habis kamu menggoda sih" ucap Laras


"mas,ihh" ucap Laras memukul lengan Permana,


"ras,kamu janji sama aku,ngga boleh ada lelaki lain selain aku,kamu hanya boleh milik aku seorang" ucap Permana serius dan menyalipkan sebagian rambut Laras ke telinganya,


"aku janji,tapi mas harus janji juga" ucap Laras


"Iyya sayang" kata Permana dan memeluk laras.


"sayang,mas harus balik,Hera juga udah pulang tuh kayaknya" ucap Permana


Hera baru tiba di halaman rumah,


"iya mas,hati-hati yah" ucap Laras

__ADS_1


"Iyya sayang,sampai ketemu besok lagi" ucapnya sambil berdiri dan merapikan pakaiannya yang sedikit berantakan,


__ADS_2