Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
Episode 33


__ADS_3

Dalam toilet Laras masih memikirkan permana, yang tadinya sedang enak-enaknya langsung fokus ke Handphone miliknya, entah Laras menjadi curiga terhadap suaminya tersebut, karena bagaimanapun Permana sudah lama meninggalkannya dan tiba-tiba muncul kembali dalam kehidupannya.


Laras keluar dari toilet dan melihat permana sudah tertidur, mungkin karena lama menunggu laras dalam toilet akhirnya permana tertidur, Laras naik di atas kasur dan berbaring di samping suaminya.


Subuh pun tiba, Laras terbangun untuk melaksanakan kewajibannya, selama ini setelah kejadian suatu subuh laras membangunkan Permana dan permana tidak merespon bahkan dengan muka kesal karena dibangunkan, dan saat itulah Laras tidak pernah lagi membangunkan suaminya untuk melaksanakan shalat subuh, yang terpenitng bagi laras sudah mengingatkan akan kewajibannya terhadap Allah untuk Suaminya tersebut. Setelah sahlat Laras menuju dapur untuk memasak, dirasa semua telah tersaji Laras membangunkan Permana untuk makan,


"mas, bangun yuk" ucap Laras membangunkan Permana dengan mengggoyangkan bahu suaminya


"hoamm, udah jam berapa" ucap Permana


"Jam 6 lewat mas" kata Laras


Permana duduk di tempat tidur dan bersandar

__ADS_1


"semalam kamu kenapa ngga bangunin aku" kata Permana


"aku ngga tega, bangunin mas, mas kelihatan capek" kata laras sambil membersihkan kamar


"justru aku yang ngga tega semalam lihat kamu" kata Permana


Laras yang sudah memahami arah pembicaraan suaminya langsung berkata


"udah yuk, bangun mandi, makan, kalau masalah itu, kan masih banyak waktu mas" kata Laras menarik suaminya agar segera mandi.


Permana masuk dalam toilet dan tiba-tiba handphone miliknya bergetar, Laras mengalihkan perhatiannya ke handphone yang berada di atas meja samping tempat tidur, Laras melangkah dan ingin mengambil handphone milik Permana, dan secara kebetulan Permana telah selesai mandi, dia keluar dan langusng mengambil handphone miliknya.


"handphone mas tadi bergetar, barangkali ada panggilan" kata Laras heran melihat suaminya yang tegang

__ADS_1


"owh, ini klien yang akan aku temui sebentar" ucap Perman dan menyimpan kembali handphone yang sudah di silent dan mengambil baju yang telah disiapkan isterinya.


Laras pun keluar dari kamar dan menuju ruang dapur menunggu sang suami untuk sarapan bersama, Laras duduk dan meratapi tingkah laku Permana barusan, tapi dia pun membuang pikiran negatifnya lagi. Permana keluar dari kamar dengan style pakaian yang sudah disiapkan oleh Laras, mereka pun makan bersama tanpa ada yang bersuara.


Selesai makan dan membersihkan tempat makan, Laras dan Permana keluar dari rumah menuju ke tujuan masing-masing dengan kendaraan masing-masing pula.


Laras berangkat ke kantor, sedangkan Permana menuju kafe tempat pertemuan dengan kliennya, di perjalanan mobil Permana kena lampu merah, Permana membuka kaca mobil dan tiba-tiba dari arah samping ada sebuah mobil yang berwarna biru juga berhenti karena lampu merah, mobil berwarna putih tersebut juga membuka kaca mobil dan pandangan mereka bertemu, Permana sangat syok melihat keberadaan wanita yang sudah 1 bulan tersebut tidak ditemuinya, namun bagi wanita tersebut sangat bahagia, saking bahagianya wanita tersebut berteriak di dalam mobil,


"Sayaaaaaang" teriak Katie sambil melambaikan tangannya dalam mobil


Permana pun hanya bisa tersenyum, dan seketika lampu merah berganti dengan lampu hijau yang artinya tanda mobil untuk berjalan kembali, Permana melajukan mobilnya dan disusul mobil yang di bawah katie, mobil Katie mendahului mobil Permana, dan kemudian berhenti begitupun dengan Permana,


Katie turun dan berlari menuju mobil sang suami,mereka berpelukan untuk melepas kerinduan mereka,

__ADS_1


"sayang, kok kesini ngga bilang-bilang sama aku" kata Permana melepas pelukan dan membelai rambut Katie dengan sayangnya


__ADS_2