
tiba di luar negeri,persiapan pernikahan hampir 100% telah siap,dan semua itu Katie yang mengurus,dan hari ini adalah hari pernikahan telah dilaksanakan oleh dua insan yang sangat mencintai,dan melupakan satu insan diluaran sana yang tersakiti,
didepan penghulu Permana mengucapkan janji suci untuk mengikat Katie dalam suatu pernikahan,Katie sangat bahagia menjadi isteri Permana,
"sayang,terima kasih karena menjadikan aku sebagai pendamping hidupmu" ucap Katie bahagia,
"justru aku yang berterima kasih sayang" kata Permana,
mereka berpelukan,semua keluarga baik itu orang tua Katie ataupun Permana melihat kedua pengantin yang berpelukan ikut berbahagia,
resepsi dilaksanakan,sepasang pengantin berada di atas pelaminan,sedangkan para tamu mulai bergilir memberikan ucapan selamat kepada sang pengantin,disela-sela menerima ucapan selamat,kedua insan yang baru saja terikat dalam ikatan suci berbincang,
"sayang,kamu jangan upload foto apapun dalam sosmed yah" ucap Permana ke Katie,sedangkan katie yang sedang sibuk menyalami para tamu,langsung berkata,
"kok,gitu sih sayang,padahal aku maunya teman-teman aku pada tau kalau aku udah nikah" ucap Katie
"teman kamu kan,sudah datang semua sayang" kata Permana,sebenarnya Permana berkata demikian,karena ketakutan Laras akan mengetahui,dan batal menikah dengannya,itulah egoisnya sang Permana,
__ADS_1
"hmhm,yah udah deh sayang" ucap Katie tanpa menaruh rasa curiga terhadap Permana,
namun dalam benak Katie,untuk saat ini memang dia tak akan meng-upload apapun,namun suatu saat mungkin dia akan meng-uploadnya.
Beda halnya dengan di negara luar dimana sepasang pengantin menikmati hari bahagianya,di seberang negara lain,Laras saat ini sedang menanti juga hari bahagia itu,dia menyiapkan semua kebutuhan dan perlengkapan untuk persiapan pernikahannya dengan Permana,semua itu dilakukan sendiri dan selama mempersiapkan acara pernikahannya dengan Permana,mereka tidak pernah saling komunikasi,Namun Laras tetap percaya akan seorang Permana,laki-laki yang sangat dicintainya,dan memberikan sebuah harapan dan janji.
saat Laras keluar dari kantor dan hendak berangkat ke wedding organizer,Hera menyamparinnya di parkiran kantor,mereka janjian,Hera yang mengendarai motor hampir menabrak mobil mewah yang terparkir,karena tiba-tiba ban motornya jadi oleng dan ternyata ban motornya kempes,sedangkan dalam mobil terdapat seorang asisten sekaligus sahabat dari bos pemilik perusahaan tempat Laras bekerja,
braak,,motor Hera menimpah mobil mewah,Hera jadi gelagapan dengan kejadian tersebut,
"mati aku" ucap Hera memukul jidatnya sendiri,
"her,kamu kenapa" tanya Laras yang juga takut,
"ras,tuh lihat,,lari yuk" ucapnya menunjuk ke mobil yang ditabraknya,dan berniat lari sebelum orang dari mobil turun,
"kok bisa" tanya Laras heran
__ADS_1
"astaga," ucap Laras kembali dan melihat mobil mewah yang lecet,
"trus gimana dong" tanya balik Hera,
belum Laras menjawab pertanyaan Hera,orang yang sedari tadi dalam mobil keluar,dan berjalan ke arah depan mobil dan melihat sekilas mobilnya,sedangkan Hera dan Laras ketakutan,
"kalian kenapa masih disini,mau aku minta uang ganti rugi" ucap si pria
Hera dan Laras yang dalam sisi ketakutan langsung melongo tak percaya dengan ucapan pria barusan,
"mau ganti rugi"?tanya si pria
"eh,kalau bapak minta,kami usahakan,tapi kalau bapak tidak minta,yah Alhamdulillah" ucap Hera yang sadar dari bengongnya,
"ngga usah,nanti aku memperbaiki" ucapnya santai,
Laras dan Hera jadi lega,Hera mengagumi sosok laki-laki yang ada didepannya tersebut,namun belum bernafas lega,tiba-tiba ada suara,
__ADS_1
"memperbaiki apanya" tanya laki-laki yang baru datang,
ketiganya langsung berbalik ke arah suara,,,,