
setelah kepergian Laras bersama dengan Hera dari tempat parkir,laki-laki yang berada dalam mobil pun menyalakan mesin mobilnya untuk pergi ke apartemen.
laki-laki tersebut adalah Athallah Arafa,laki berstatus duda tanpa anak,orang yang sangat disegani oleh setiap orang.dia adalah direktur perusahaan yang sangat besar tempat Laras bekerja.
di negara lain,Permana hari ini akan berangkat kembali ke negaranya,saat ini Katie mengantar sang kekasih ke bendara untuk melepas kepergian sang kekasih,
"sayang,aku ikut yah" ucap Katie memohon,
"ngga bisa sayang" jawab Permana
"yah udah,kamu hati-hati yah sayang" ucapnya menyalami dan mencium pipi sang kekasih
"kamu hati-hati juga disini sayang,awas jangan selingkuh dari aku" kata Permana
"hmhm,kamu meragukan kesetiaan aku yah,yang boleh bilang gitu aku loh sayang,kamu kan mau kembali lagi ke negara I,jangan sampai ketemu cinta lama" ucap Katie seadanya
"ya udah sayang,aku pergi" ucapnya mengalihkan ucapan Katie.
Penumpang di arahkan ke pesawat,Permana pun meninggalkan Katie yang melambaikan tangannya,setelah Permana menghilang,baru Katie meninggalkan juga bandara.sedangkan dalam pesawat yang telah berada dalam udara,Permana yang duduk dekat jendela pesawat,
"akhirnya aku kembali," ucapnya lirih.
berapa jam kemudian,pesawat telah sampai di bandara tujuan,Permana dijemput oleh orang tuanya,
__ADS_1
"pa' apa Khabar?" tanya Permana memeluk ayahnya,
"kabar papa baik,kamu sendiri gimana" tanya balik sang ayah,
"Alhamdulillah baik,mama ngga ikut pah? ucap Permana,
"mamamu lagi di rumah menyiapkan makanan kesukaanmu" jawab sang ayah
"ya udah,yuk pa,aku juga udah lapar" ucap Permana
mobil sang papa diambil alih oleh Permana untuk di bawa,
"emang kamu ngga capek apa?"tanya sang papa
"ya udah,kamu yang bawa,tapi hati-hati"
"ok.pak bos" jawabnya
dalam perjalanan pulang,secara tidak sengaja Permana melihat Seorang wanita yang berjalan anggun masuk di pusat perbelanjaan,
"apa mungkin,dia Laras,tapi kok makin cantik,ngga mungkin dia" ucap dengan menyangkal pemikirannya
Permana melajukan mobilnya ke kediamannya.
__ADS_1
Esok harinya Permana ingin mengunjungi Laras di rumahnya,selama Permana menjalin hubungan dengan laras, dia tidak pernah menceritakan hubungannya kepada keluarganya begitupun hubungannya dengan Katie,
Permana menuruni tangga ke ruang tamu,yang disana sudah ada keluarga mereka berkumpul,
"pa,ma,aku keluar sebentar yah"ucap Permana
"kamu,mau kemana" ucap sang papa
"mau temuin seseorang pa,udah lama ngga bertemu" ucap Permana
"ya udah,sekalian bawa calon mantu" ucap sang mama yang duduk disamping suaminya
"pasti," ucapnya dengan berlalu pergi
"pa,jangan-jangan,yang ditemui calon mantu kita" ucap sang mama
"mudah-mudahan,Permana emang sudah pantas menikah dan memberikan kita cucu,umur kita udah tua" ucap sang mama
sedangkan dalam perjalanan Permana sangat senang,yang akan bertemu wanita yang dicintainya dulu,dan sejenak melupakan katie yang di negara sebelah.sampai di rumah Laras,dia ragu untuk turun dari mobil,Permana menunggu dalam mobil,apalagi rumah Laras pintunya tertutup,Karena sementara ini Laras sedang keluar membeli perlengkapan dapur di rumahnya bersama Hera,3 jam Permana menunggu di mobil dan hendak kembali,namun tiba-tiba ada suara motor yang terparkir disamping mobilnya,Laras telah tiba bersama dengan Hera,Permana turun dari mobil,Laras melihatnya,
"mas" ucapnya kaget dan senang,
Permana melihat Laras dan tersenyum,sambil merenggangkan tangannya,secara refleks dan senang Laras masuk dalam pelukan sang kekasih yang sangat dicintainya,walau sudah beberapa tahun tidak ada komunikasi,Laras tipe cewek yang setia.Sedangkan Hera yang melihat sahabatnya juga terlihat senang,dan dia masuk sendiri dalam rumah Laras dan tidak ingin menggangu sepasang insan yang melepas kerinduannya.
__ADS_1