Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
Ditinggal selamanya


__ADS_3

laras tidak bisa lagi mendengar berita tersebut, sehingga dia pingsan,Katie pun membantu Laras agar dia cepat siuman dan melihat jazad kedua orang tuanya,Katie menempelkan minyak kayu putih pada hidung Laras,dan alhasil Laras pun siuman,dan langsung menuju ke jazad kedua orang tuanya yang baru dikeluarkan dari ruang IGD.


"Bu,pak,kenapa kalian secepat ini ninggalin Laras" ucap Laras bergantian memeluk jazad kedua orang tuanya dengan Isak tangis


Katie dan kedua orang tuanya mendekatinya,mereka dapat merasakan kesedihan Laras,bagaimana tidak saat ini Laras baru berusia 16 tahun,dia sangat butuh kasih sayang,tapi Allah berkehendak lain memanggil orang tua Laras dengan cepat,apalagi mengingat cerita Laras sebelumnya, bahwa mereka tidak memiliki sanak keluarga lain.


"yang sabar sayang,kami ada untuk kalian" ucap ibu Katie dengan menghapus air matanya yang jatuh di pipi melihat kesedihan Laras


"tapi,kenapa ini terlalu cepat Tante Allah memanggil mereka"

__ADS_1


"inilah jalan Allah nak,kamu harus sabar" kata ibu Katie,sedangkan ayah Katie hanya diam melihat percakapan dua wanita tersebut.


"aku udah ngga punya siapa-siapa Tante" Laras bertambah sedih mengucapkan kata-kata itu.


"husst,kata siapa kamu tidak punya siapa-siapa,,aku selalu ada untukmu ras" ucap Katie menenangkan Laras dengan memeluknya,disaat mereka sedih-sedihnya,tiba-tiba perawat datang


"maaf,untuk kepulangan kedua jazad tersebut,silahkan melakukan pengurusan ambulance,dan sekalian dengan administrasinya" ucap seorang perawat


"iya ma, ras,kamu jangan sedih lagi yah,kita harus melakukan pemakaman,kamu harus kuat,jangan biarkan kedua orang tuamu melihatmu sesedih ini" ucap Katie

__ADS_1


"tapi aku ngga bisa kat" suara tangis kembali terulang


"husst,,Ras,tenang,kamu ikut ambulance atau ikut sama aku di mobil" ucap Katie memberikan pilihan


"aku di ambulance" ucap Laras masih dengan tangisan di pipinya.


Pengurusan dan pembayaran telah dilakukan oleh ibu dari Katie,dan kedua jazad orang tua Laras dinaikkan di mobil ambulance,Laras berlari dan masuk dalam mobil menemani kedua jazad orang tuanya,dia tak pernah berhenti menangis bahkan dalam perjalanan dia terus menangis,sopir dan ibu Katie yang ikut dalam mobil ini ikut sedih melihat gadis remaja yang menangisi kepergian orang tuanya selama-lamanya, sedangkan di rumah duka sudah banyak orang yang menyambut jazad dari orang tua Laras,


Semenjak hidup kedua orang tua Laras terkenal baik dan ramah di masyarakat,tidak pernah berselisih dengan orang-orang sekitar,dengan kejadian ini orang-orang sekitar ikut sedih dan merasa kehilangan sosok orang baik.Jazad diturunkan dari mobil,dan disambut dengan Isak tangis dari masyarakat,Laras pun turun dari mobil dengan tangis sedih dan langsung dipapah oleh salah satu warga,Laras tidak mampu lagi menahan kesedihannya,dan dia pun tidak sadarkan diri,warga membopong Laras masuk dalam rumahnya yang di dalamnya sudah ada beberapa santri yang melakukan penamatan Al-qur'an,warga terus berusaha membangunkan Laras dari pingsannya,karena sebentar lagi memandikan mayat,dan Laras pun tersadar.

__ADS_1


Acara memandikan mayat akan segera dilaksanakan,Laras yang sudah sadar, dia diikutkan dalam memandikan jazad kedua orang tuanya,setelah selesai kemudian proses mengkafani dan menshalati jenazah,semua itu Laras ikuti,dan terakhir adalah pemakaman,Laras benar-benar terpukul dengan kejadian yang menimpanya untung ada Katie sahabatnya yang terus menyemangatinya dan tak lupa pula warga sekitar yang membantu mengurus jenazah orang tuanya.di tempat pemakaman,Laras menangis di batu nisan kedua orang tuanya,yang dimakamkan berdampingan,orang sudah pulang satu persatu dari pemakaman umum tersebut tinggallah Laras,Katie dan kedua orang tuanya.----


__ADS_2