Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
kesedihan Laras


__ADS_3

keadaan itulah yang sering terjadi,jika Katie menginap di rumah Laras,namun mereka cuma menganggapnya bercanda.


Keesokan harinya,mereka berangkat ke sekolah dari rumah Laras,pekerjaan sekolah mereka telah selesaikan dengan baik,mereka dijemput oleh mang Dimang sopir dari Katie,karena sebelumnya katie lah yang menelponnya di pagi hari untuk menjemputnya di rumah Laras, dan pagi ini juga kedua orang tua Laras akan mengunjungi sanak saudaranya di kampung.


Sampai di sekolah Nusa Bangsa,Laras dan Katie masuk dalam kelas,pelajaran pertama telah usai selanjutnya pelajaran kedua,sementara menerima pelajaran bahasa Inggris yang dibawakan oleh seorang guru laki-laki yang bernama Arnol,umurnya sekitar 35 tahun dan sudah berkeluarga ,tiba-tiba ada seorang guru perempuan masuk dalam kelas.


"Assalamu Alaikum" salam guru perempuan yang bernama indah


"Waalaikum salam" jawab mereka serentak


"maaf mengganggu pelajarannya pak,ada yang aku sampaikan" lanjut Bu guru Indah


"owh,silahkan Bu" Arnol mempersilahkan Bu guru Indah,karena kayaknya hal yang penting,dan ternyata memang sangat penting rupanya.


Bu guru Indah menghampiri Laras,Laras pun menjadi tegang,


"Ras,pulang lah nak,orang tuamu mengalami kecelakaan" ucap Bu Indah sedih.


bagai disambar petir seorang Laras,mendapat kabar hari ini,bagaimana tidak tadi pagi sebelum berangkat sekolah, orang tuanya baik-baik saja

__ADS_1


"ibu ngga' bercanda Khan" tanya Katie yang duduk disamping laras


sedangkan Laras yang mendengar berita itu,langsung syok,tidak bisa berbuat apa-apa,dia langsung berdiri setelah mendengar berita tersebut,sedangkan Katie menenangkan sahabatnya


"Ras,kamu tenang yah,mudah-mudahan mereka ngga apa-apa" ucap Katie menenangkan Laras


"trus mereka sekarang dimana Bu"?tanya Katie


"kalian cepat ke rumah sakit harapan,dan Katie temani Laras" perintah Bu indah


Laras dan katie pun berangkat ke rumah sakit yang telah diberitahu sebelumnya dan diantar oleh sopir mang Dimang,karena kebetulan mang Dimang masih di sekolah,tiba di rumah sakit,Laras langsung ke receptionis menanyakan ruang orang tuanya disusul oleh Katie


"owh,yang kecelakaan itu,mereka masih dalam IGD" tanya perawat yang bertugas di bagian reseptionis.


Laras berlari ke ruang IGD,tanpa mempedulikan lagi Katie sahabatnya, bahkan dia sudah tidak kuat lagi,dia terus memanggil kedua orang tuanya.


"bapak,ibu,ini ngga mungkin terjadi pada kalian,semoga mereka tidak apa-apa ya Allah" ucap Laras menangis


"amiiiiin" ucap orang yang batu datang,dan ternyata mereka adalah kedua orang tua Katie

__ADS_1


kedua orang tua Katie mengetahui kabar tersebut,karena dia menelpon anaknya untuk mengetahui keberadaannya,dan Katie pun bercerita tentang apa yang menimpah keluarga Laras,sehingga keduanya menuju ke rumah sakit,Laras yang mendengar suara lain langsung berdiri melihat mereka,ibu Katie pun merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Laras,dan Laras langsung masuk dalam pelukan ibu katie


"kamu yang sabar yah nak,kita berdoa semoga mereka selamat" ucap ibu Katie yang bernama Salma


"hu,hu,hu,Bu,kenapa ini terjadi sama mereka"ucap Laras menangis tersedu-sedu.


"sabar nak,ini semua kehendak Allah,Allah tidak akan memberikan kita ujian yang berat,kamu dapat melaluinya sayang" ucap Salma sambil mengelus kepala Laras


"Ya Allah,selamatkanlah kedua orang tuaku" dia Laras dalam pelukan ibu Katie yang masih menangis.


selang beberapa menit,ruang IGD terbuka,Laras langsung melepas pelukan ibu Katie,sedangkan kedua orang tua Katie menghampiri dokter yang menangani kedua orang tua Laras,Laras pun menghampiri dokter tersebut,sebelum Laras membuka suara,dokter yang berbicara terlebih dahulu


"maaf keluarga pasien" ucap sang dokter


"saya dok" ucap Laras dengan deraian air mata


"maafkan kami,kami sudah berusaha,tapi Allah berkehendak lain" ucap dokter


"tidaaaaaaaaakk" kata Laras tidak kuat lagi,dan langsung pingsan,sehingga ayah Katie langsung menahan Laras.

__ADS_1


__ADS_2