Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
episode 31


__ADS_3

Waktu meeting berjalan dengan lancar, semua peserta rapat membubarkan diri, sedangkan Athallah dan Lukman kembali ke ruangan, karena waktunya makan siang dan akan ada juga pertemuan setelah shalat Zuhur, jadi Lukman dan Athallah menyempatkan diri untuk makan di luar yang dekat dengan cafe pertemuan selanjutnya,


Saat hendak keluar dari ruangan meeting, Athallah berpapasan dengan Laras dan hera, kedua wanita tersebut berjalan beriringan sambil melihat handphone.


Athallah memperhatikan kedua wanita tersebut dengan berhenti berjalan begitupun dengan Lukman yang heran melihat Athallah yang tiba-tiba berhenti.


"Ka' kenapa? tanya Lukman heran


"kamu lihat dan perhatikan wanita tadi yang berjalan" jawab Athallah


"owh, yang jalan berdua itu" ucap Lukman balik


"hm" dehem Athallah dengan masih memperhatikan Laras dan Hera dari Kejauhan


"emang kenapa, dengan mereka,,,owh atau jangan-jangan kakak ngga suka mereka yang tidak melihat ke arah kakak yah" kata Lukman


"Ngaco kamu" ucap Athallah kemudian berjalan meninggalkan Lukman


Lukman yang ditinggalkan menyusul Athallah


"Mereka kan karyawan di sini, yang satu memakai jilbab biru namanya kalau tidak salah Hera, kalau yang satunya lagi yang memakai jilbab Coklat namanya Laras, mereka bagian dari keuangan di kantor ini" kata Lukman menjelaskan, Lukman memang sudah banyak tau tentang beberapa karyawan dan karyawati yang bekerja di gedung tersebut.

__ADS_1


"owh" ucap seadanya Athallah


di tempat lain, tepatnya di kantin kantor Laras yang sudah masuk kembali bekerja mengajak Hera untuk makan di Kantin, mereka berbincang-bincang sambil menunggu makanan yang mereka sudah pesan


" Ras, gimana? enak ngga jadi pengantin" Tanya Hera


"Maksudnya?" tanya Laras


"Hm, maksudnya kehidupan setelah menikah gitu, apalagi menikah dengan seorang yang sedari dulu saling mencintai" tanya Hera


"hmhm, gimana yah menjawabnya" ucap Laras Bingung


"Ras, bagusan dimana coba kerja di restoran atau kerja kantoran" tanya balik Laras


"jawab aja pertanyaan aku" kata Laras


"bagusan dua-duanya sih, ada segi positif dan negatifnya masing-masing, tapi ambil dari segi positifnya ada pengalaman baru dan banyak teman tentunya" jawab Hera


"kenapa jadi berhenti  kerja di restoran" tanya Hera


"eh, kok aku yang ditanya melulu," kata Hera

__ADS_1


"Jawab aja" ucap Laras


saat Hera hendak menjawab pertanyaan Laras, makanan mereka datang


"ngapain coba aku kerja di restoran lagi, kalau aku udah punya Ijazah, mending gunain  ijazah, kerja di kantoran, dan lebih bersyukurnya lagi aku kerja disini deh dengan kamu" Kata Hera dengan mengaduk dan mencampur adonan bakso yang sudah di pesan.


mereka pun makan bakso yang sudah di pesan


"habis makan bakso ini jawab pertanyaan aku yang tadi" ucap hera sambil memasukkan bakso dalam mulutnya.


Laras hanya menaikkan kedua bahunya mendengar kata Hera


Bakso telah habis disantap oleh kedua wanita tersebut, tinggal minum teh yang sudah di pesan


"Ras, jawab dong pertanyaan aku" kata Hera


"kalau penasaran, yah menikah aja sekalian" kata Laras Cuek


"emang gampang menikah" kata Hera


"udah yuk" ajak Laras berdiri untuk kembali ke ruangan mereka karena waktu istirahat hampir selesai.

__ADS_1


Sebenarnya Laras enggan menjawab pertanyaan sahabatnya, karena dia pun tidak mengerti dengan pernikahannya yang baru seumur jagung tersebut,apalagi sampai saat ini belum ada kontak fisik dari kedua pengantin baru tersebut.


__ADS_2