
pesawat telah terbang menuju tempatnya,Laras dan Hera kembali ke rumah,untuk melakukan aktifitas kesehariannya.hari-hari telah dilalui Laras tanpa Permana disisinya,mulai ke tempat mengajar dan kuliah.
sudah sebulan Permana telah pergi ke luar negeri,yang artinya sudah sebulan ini Laras tidak bersama dengan kekasihnya,dan sebulan ini pula Permana tidak pernah menghubunginya,Laras sering kali mencoba menghubungi kekasihnya itu,tapi semuanya nihil,nomornya tidak bisa dihubungi.entah dia mengganti nomor atau membuang nomornya atau memang dia tidak mau dihubungi,Laras hanya mengambil dari sisi positifnya mungkin Permana sedang sibuk dengan pekerjaannya.walaupun dalam sebulan ini mereka tidak pernah komunikasi,namun entah mengapa Laras tetap yakin dengan kesetiaan sang kekasihnya,apalagi Permana sudah berjanji bahwa dia akan pulang menikahinya.
Hari berganti hari bulan berganti bulan bahkan sudah 2 tahun lamanya Laras yang telah menyelesaikan kuliahnya dengan mendapat nilai cumlaude,dan Laras bangga terhadap prestasi dirinya walau hanya dari usaha laundry dan mengajar sebagai guru honorer,sekarang masih bisa hidup bahkan sekarang hidupnya lebih mapan dengan membuka usaha laundry yang lebih besar lagi.
Sebulan telah selesai dan sudah mendapatkan ijazahnya,dia langsung melamar di sebuah perusahaan,dan Alhamdulillah tanpa kendala dia langsung diterima di perusahaan tersebut.
di negara lain,yang sudah 2 tahun menetap disana,Permana sekarang menjadi manager yang sangat diandalkan di perusahaan Corporation,saat ini dia duduk di kursi kebesarannya sambil mengerjakan beberapa pekerjaan yang sangat mendesak,namun tiba-tiba seorang wanita datang tanpa mengetuk pintu langsung duduk di meja dekat dengan Permana,
"sayang," ucap wanita tersebut memeluknya dan mencium pipinya,
"sayang,datang kok ngga bilang-bilang" ucap Permana membalas pelukan kekasihnya,
"biar jadi surprise,kerja apa sih sibuk amat,sampai-sampai aku datang tidak dilihat" kata Katie ngambek,
__ADS_1
Wanita itu adalah Katie,Permana sudah menjalin hubungan dengan katie sudah 1 tahun lamanya,
flasback
mereka bertemu di sebuah perusahaan saat Permana mewakili perusahaanya untuk meeting di perusahaan milik ayah Katie,dan saat itu pula Katie ikut bersama sang papa,Dalam ruangan meeting Permana tengah fokus memaparkan bahan persentasenya,Katie yang lagi asyik memainkan handphonenya langsung beralih melihat ke sosok laki-laki yang dengan lantang memaparkan persentase,Katie kagum dengan sosok tersebut,dan secara tidak langsung juga Permana melihat ke arah Katie,pandangan mereka ketemu,keduanya membalas senyum,dan setelah meeting selesai Katie memanggil Permana,mereka berbagai kontak,dan dari keseringan chating,mereka jadi dekat dan menjalin hubungan,Permana tidak lagi mengingat kekasihnya yang ada di sana,janjinya untuk pulang menikahi Laras sudah dilupakan sesaat.
flasback end
Katie yang duduk di atas meja langsung ditarik permana ke pangkuannya dan memeluknya,
Katie langsung mencium bibir Permana,
"hmhm,perusahaan itu kan milik papa aku sayang,jadi yah terserah aku lah" ucap Katie,
"yah udah,kamu duduk di sofa dulu yah sayang,aku masih ada kerjaan,selesai ini kita keluar,kemana pun kamu mau"ucap Permana.
__ADS_1
Katie menurut apa yang yang dibilang oleh kekasihnya tersebut,sambil membuka-buka internet,dan senyum bahagia mengembang di bibirnya tak kalah melihat postingan seseorang,dan itu adalah postingan salah satu temannya di SMA dulu selain Laras,
"semoga sukses teman SMA dengan usaha laundrynya" postingan foto rumah Laras dengan tulisan "Laras Laundry"
Katie yang tadinya senyum langsung tegang dan memperjelas foto tersebut,dia ingat betul kediaman Laras,karena sering menginap di rumah Laras,dia pun mengingat sahabat yang tidak pernah dihubunginya,
"gimana yah keadaannya,mau dihubungi hilang kontak,semoga kamu sukses selalu yah" gumam Katie dan melihat foto Laras di internet
"apa dia masih mengingat aku sahabatnya,atau sudah melupakan aku" ucap katie sedih,
"tapi kalaupun masih mengingat aku,kenapa ngga hubungi aku,atau dia sama halnya dengan aku yang kehilangan kontak juga"kata sedih yang masih bisa didengar oleh Permana.
tanpa disadari Permana yang sudah menyelesaikan pekerjaannya langsung duduk di sofa samping Katie,
"kamu kenapa hmhm" ucap Permana mengusap kepala Katie,
__ADS_1
"owh,ngga sayang ini sahabat aku,usahanya di-posting oleh teman aku juga" kata Katie memperlihatkan postingan tersebut,Permana pun mengambil dan melihat secara seksama,dan matanya langsung membulat