Sahabatku Maduku

Sahabatku Maduku
ungkapan perasaan


__ADS_3

dengan keseringan mengajar dan pertemuan di sekolah,Permana mulai ada hati sama Laras,dan hari ini rencananya dia akan mengutarakan isi hatinya kepada laras. Laras tiba di sekolah pada tengah hari,karena paginya ada jadwal kuliah.Permana menunggu kedatangan Laras di kantin siswa.Jadwal mengajar Permana tidak ada untuk hari ini,namun dia tetap datang pagi hari,karena akan menunggu Laras dan mengungkapkan isi hatinya yang sudah lama dirasakan,


Laras tiba disekolah pada pukul 11.00,dia mengendarai motornya sendiri,karena saat ini Hera sedang ada keperluan keluarga.setelah tiba,Laras langsung menuju ke kelas,karena waktu mengajarnya telah tiba,dan selama 2 jam pelajaran yang disampaikan laras,para siswa dan siswi dapat menyimak pelajaran dengan baik.selesai mengajar,Laras menuju parkiran untuk mengambil motor dan hendak ke pasar untuk membeli parfum laundry,karena stok parfum yang ada di rumah sudah menipis,sedang masih banyak pakaian yang akan dilaundry.


karena lama menunggu Laras di kantin,akhirnya permana beranjak dari kantin ke kelas tempat mengajar laras,namun tidak dilihatnya,akhirnya dia ke tempat parkiran,dan dilihatnya Laras sedang ingin menaiki motornya dan akan beranjak pergi,namun sebelum itu terjadi Permana memanggilnya dan menghampiri Laras di motornya,


"Ras,tungguuu" ucap Permana berteriak dan melambaikan tangannya,


sedangkan Laras yang merasa dipanggil oleh seseorang celingak celinguk mencari sumber suara,dan dilihatnya Permana yang berdiri di depan kelas dekat dari parkiran,dia pun turun kembali dari motornya,karena Permana sudah berada didekatnya,


"kok,cepat banget pulangnya" tanya Permana


"ini,aku mau pergi beli sesuatu,biasa keperluan Laundry di rumah,kenapa emang?" jawab Laras


"hmhm,aku mau bicara sesuatu,bisa tidak?" tanya balik Permana,


"bisa sih,apa sih yang mau dibicarakan"tanyanya penasaran,


"kita bisa bicara di kantin aja,atau taman sekolah mana yang kamu suka?"tanya Permana ke Laras


"kalau aku yang ditanya,Dimana aja,disini juga boleh"ucap Laras,

__ADS_1


"kita ke taman aja yuk!"ajak Permana,dan langsung memegang tangan Laras,sedang laras hanya bisa pasrah di pegang tangannya oleh Permana,


sampai di taman,Permana duduk berdampingan dengan Laras.


"Ras,ada sesuatu yang aku ingin katakan" ucap Permana serius,


"apa sih,dari parkiran ituuuu trus yang dibicarakan" ucap Laras dengan bercandanya,


"ras ,serius nih,dengarin aku yah" ucap Permana,


"Pak Permana yang terhormat,dari tadi aku nih serius dengarin kamu,cepat katakan,aku mau pergi nih!" ucap Laras,


"ok.ok.aku katakan,tapi kamu tatap aku dan lihat aku"


",hmhm,Ras,sebenarnya aku suka sama kamu" ucap Permana sambil menghembuskan nafas,


Laras terdiam dan langsung berkata,


"maksudnya apa?" tanya Laras bahagia dalam hati,namun dia tetap bersikap santai,dia tidak mau dulu memperlihatkan kalau sebenarnya dia juga punya perasaan sama Permana,


"maksudnya tuh, aku suka sama kamu Laras,yah artinya aku cinta sama kamu" ucap Permana dengan serius,

__ADS_1


"sejak kapan kamu suka sama aku"?tanya Laras masih berpura-pura,


"hmhm,sebenarnya semenjak masuk disini,aku mulai tertarik sama kamu,tapi aku takut ungkapin,takut kamu sudah ada yang punya,tapi setelah aku perhatikan selama ini,ngga ada orang yang spesial ngantarin kamu,selain sahabat kamu itu yang perempuan, dan dari situ aku yakin kalau kamu belum ada yang punya,makanya saat ini aku memantapkan diri dan memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hatiku sama kamu" ucap Permana Panjang lebar,


Laras diam mendengar penjelasan Permana,


"Ras,gimana perasaan kamu sama aku,ada harapan tidak buat akunya?"tanya Permana deg-degan,


"hmhmh,gimana yah"?ucap Laras sambil berpikir,


"Ras,please yah" ucapnya memohon kepada Laras sambil mematupkan kedua tangannya,


Laras yang melihat Permana memohon ,hanya bisa tersenyum dan mengatakan,


"sebenarnya aku tuh juga suka sama kamu" ucapnya sambil menunduk dan tidak berani menatap Permana,


sedang Permana yang mendapat jawaban itu sangat bahagia,dan wajahnya sangat berseri-seri karena rupanya Laras juga menyukainya,dan dia pun secara refleks menarik Laras dalam pelukannya,Laras pun membalas pelukan Permana,namun hal itu tidak berlangsung lama,karena mengingat mereka ada di taman,takut dilihat oleh siswa apalagi sesama guru.,


"udah dong pelukannya,nanti kita dilihat sama siswa apalagi guru" ucap Laras melepas pelukan mereka,


"Iyya yah,aku lupa kita ada dimana,heheheh,entar kita masuk ruang BK lagi,malu dong kitanya,bukan siswa yang masuk ruang BK,tapi guru,hahahaha" ucap Permana,

__ADS_1


mereka pun berdua tertawa,


__ADS_2