
satu tahun mereka pacaran,yang artinya satu tahun juga Permana sudah mengajar di sekolah yang sama dengan laras,dan beberapa bulan yang lalu Permana berangkat ke luar negeri untuk mengajukan lamaran di sebuah perusahaan di luar negeri,dan itu semua tanpa sepengetahuan Laras,karena Permana ingin memberikan kejutan buat kekasihnya tersebut,namun entah itu sebuh kejutan atau kekecewaan buat Laras, dan hari ini adalah pengumumannya,Permana berada di ruang guru,dia sangat berharap bisa bekerja di perusahaan impiannya tersebut.
Diruang guru Permana bersama dengan beberapa rekan guru,kecuali Laras karena saat ini dia lagi mengajar di kelas,Permana berharap kali ini doanya diterima,dan pada saat memeriksa hasil pekerjaan siswa-siswinya,hp permana berbunyi dan menandakan ada pesan untuknya,saat membuka dia langsung meneteskan air mata karena kebahagiaan dan harapannya tercapai,dan isi pesannya,
"selamat kepada bapak Permana,anda lolos,dan diharapkan melengkapi berkasnya dan melapor ulang"
"Alhamdulillah" Puji syukur Permana atas kelulusannya,
para rekan guru lain yang mengetahui ikut mengucapkan selamat kepadanya.Dan Permana memohon kepada rekan guru yang berada dalam ruangan agar tidak memberitahukan Laras atas kejadian ini,dia sendiri yang akan menyampaikannya.
Setelah mengajar Laras ke ruang guru untuk mengambil tas yang ditinggalkan,dan ingin pamit kepada para guru dan Permana untuk kembali ke kampus,karena dia punya jadwal mata kuliah.sampai di depan ruang guru,dia mengetuk pintu
tok
tok
tok
"Assalamu Alaikum" salam Laras membuka pintu,
"Waalaikum salam" jawab serentak para guru tanpa terkecuali,
Laras melihat ke arah Permana dan tersenyum,Permana pun membalas senyuman Laras,dan memberikan kode kepadanya untuk duduk disampingnya,Laras pun duduk disamping Permana,para guru yang lain sudah menganggap biasa selama hal itu tidak berlebih,dan tidak dilakukan dihadapan para siswa-siswi,
__ADS_1
"Ras,nanti aku yang antar yah ke kampus,sekalian aku juga yang jemput" tawar Permana,
"ngga usah,aku di jemput sama Hera,dia sekarang lagi nungguin aku di parkiran" jawab Laras.
"ok.tapi jemputnya aku yah,aku mau ngajakin kamu jalan-jalan habis kuliah, sekalian ada yang ingin aku sampaikan" ucap Permana,
"ok.sayang" ucapnya berbisik takut didengar para guru lain,
Laras pun pamit kepada Permana dan para guru lain.
Waktu menunjukan pukul 2 sore,yang artinya Laras sudah selesai kuliah,dan Permana sudah ada di depan kampus untuk menjemput Laras,dari kampus Permana mengajak Laras ke pantai,sampai disana Laras merasa heran karena semenjak pacaran dengan Permana,baru kali ini dia mengajaknya ke pantai,yang biasanya hanya ke taman.mereka duduk di bawah pohon yang dekat dari pantai.
"mas,tumben ngajak aku kesini" tanya Laras yang kepalanya bersandar di bahu Permana,
"ngga' juga sih mas,eh tadi katanya ada yang ingin disampaikan" kata Laras mengingatkan Permana,
"begini sayang" kata Permana memperbaiki duduknya,dan Laras pun menghadap ke Permana
"berapa bulan yang lalu, waktu aku ngga ada selama 1 Minggu itu, aku pergi ke luar negeri" ucap Permana serius,
Laras yang mendengar langsung berkata,
"kenapa ngga bilang terus terang mas,kenapa cuma bilang berkunjung ke rumah orang tua" kata Laras,
__ADS_1
selama ini Laras tidak pernah bertemu keluarga Permana,jangankan bertemu,saling telpon saja tidak pernah,karena Permana tidak pernah mengenalkannya.
"maaf sayang,dan satu lagi,aku melamar kerjaan di perusahaan besar disana,dan Alhamdulillah hari ini aku diberitahukan kalau aku lulus" sambung Permana,
"artinya mas,harus kesana,dan meninggalkan aku disini" ucap Laras sedih dan tidak bisa menahan air matanya,
"jangan nangis dong sayang,aku kan cuma kerja disana,kita kan masih bisa telponan" kata Permana menghapus air mata Laras,
sedangkan Laras tidak kuat lagi,dan memeluk Permana erat.permana membalas pelukan kekasihnya,
"udah yah nangisnya,aku kan cuma kerja ngumpulin uang,biar sukses,dan kembali ke kamu" ucap Permana
"kalau aku pergi,kamu jangan main sama laki-laki lain yah,tunggu aku,aku akan menikahi kamu sayang" ucapnya mengusap kepala Laras,Laras pun mendongak dan melepas pelukannya,
"mas,janji yah" kata Laras,
"Iyya,mas janji,kamu jangan nangis lagi" kata Permana,
"mas kapan berangkatnya" tanya Laras
"rencananya lusa" jawab Permana
Laras kembali memeluk Permana,sampai waktu sore mereka kembali ke rumah,Permana mengantar Laras ke rumahnya.
__ADS_1
Waktu telah tiba dan hari ini Permana akan berangkat,dan pada hari pengumuman kelulusan kemarin Permana juga pamit kepada kepala sekolah dan rekan guru ditempatnya mengajar,saat ini Laras bersama Hera mengantar Permana ke bandara,Permana pamit ke Laras dan memeluknya erat,dan mencium kening Laras,dan semua itu tidak lepas dari salah satu penumpang pesawat yang sama dengan Permana,sebenarnya orang itu memiliki pesawat jat pribadi,namun kali ini dia menaiki pesawat biasa,dia berangkat keluar negeri untuk mengatasi permasalahan yang disebabkan oleh anak buahnya sendiri,dan dibandara dia disuguhkan dengan pemandangan yang baginya hanya remaja ABG yang melakukan itu,dia pun merasa risih dengan dua pasang manusia yang saling berpelukan,bahkan laki-lakinya mencium kening si wanitanya